Defying Heaven

Defying Heaven
Patriak baru


__ADS_3

Li Xuan melihat patriak dan tiga tetua sudah tergletak tak berdaya. Li Xuan segera menghampiri Feng Sui yang sedang menangis memegangi Patriak Feng.


"Adik Sui, apa yang terjadi!?"tanya Li Xuan


"Kak Xuan, ini semua ulah Tetua Xiao! Tetua Xiao menyerang semuanya untuk mendapatkan posisi patriak!"ucap Feng Sui


Li Xuan segera berdiri dan langsung menghadap Tetua Xiao.


"Apa benar ini semua ulahmu!?"tanya Li Xuan


"Hahaha..... Jika iyah memang kenapa? Sampah sepertimu tidak akan bisa menghentikanku!"ejek Tetua Xiao


Wajah Li Xuan semakin tidak sedap di pandang setelah Tetua Xiao mengakui semuanya.


"Kali ini kau sudah kelewatan Tetua Xiao! Mungkin jika hanya dulu kau menyerangku, aku tidak terlalu mempermasalahkan. Tetapi sekarang, kau menyerang Patriak dan tiga Tetua hanya untuk keuntunganmu sendiri! Tidak bisa di maafkan!"ucap Li Xuan dengan marah


"Hahaha.... Memang kenapa bocah! Sampah sepertimu, marah pun tidak ada gunanya!"


"Lebih baik kau segera menyusul mereka ke neraka!"ucap Tetua Xiao sembari menyerang Li Xuan


Tapak penghancur!


Li Xuan menangkis serangan Tetua Xiao dengan mudah. Tetua Xiao yang panik, mengetahui bahwa seranganya dengan mudah di tangkis oleh Li Xuan, segera menjaga jarak dengan Li Xuan.


Feng Sui dan 4 Tetua yang melihat adegan itu ikut terkejut.


'Bagaimana bisa sampah ini menjadi begitu kuat.'gumam Tetua Xiao


"Tetua Xiao kau memang tidak layak untuk hidup!"bentak Li Xuan


Tetua Xiao merasakan Aura membunuh yang sangat kuat dari arah Li Xuan. Itu membuat Tetua Xiao merasakan sulit untuk bernafas, Tetua Xiao yang merasa panik, langsung mencoba menyerang Li Xuan lagi.


"Rasakan ini bocah Tengik!"ucap Tetua Xiao langsung menyerang


Tapak Penghancur!


Tetua Xiao mencoba kembali menyerang Li Xuan menggunakan Tapak Penghancur, karna Tapak Penghancur adalah Jurus paling hebat yang dimiliki Tetua Xiao.


Kali ini Li Xuan tidak menangkis, Tetapi mencoba melawanya.


Tapak Naga!


Dua serangan tapak saling berbenturan, tetapi karna kekuatan Li Xuan lebih tinggi membuat Tetua Xiao terpental mundur.


Bruukk....


Aarggh.....


Teriak Tetua Xiao, sebelum akhirnya mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.


"Tetua Shen, cepat tolong aku!"pinta Tetua Xiao


Tetua Shen yang dari tadi hanya diam dan melihat, mendengarkan Tetua Xiao meminta bantuan darinya, membuat Tetua Shen ketakutan. Tetua Shen takut jika nasib dirinya akan seperti Tetua Xiao.


"Maaf Tetua Xiao!"ucap Tetua Shen sembari mencoba lari kabur dari tempat itu


Li Xuan melihat Tetua Shen mencoba melarikan diri, dengan cepat Li Xuan mengeluarkan pedang dari Cincin Spesialnya dan mengejarnya.


Tubuh Hantu!


Teknik Menggambar Pedang!

__ADS_1


Wuuush...


Tubuh Li Xuan menghilang dari tempatnya dan tiba-tiba berada di depan Tetua Shen.


Sriiingg.....


Sebuah kilatan putih degan cepat melintas di udara dan Seketika kepala Tetua Shen terlepas dari kepala.


Tetua Xiao yang melihat adegan tersebut menjadi sangat ketakutan.


Setelah membunuh Tetua Shen, Li Xuan langsung menghadap Tetua Xiao dan mencekiknya.


"Orang sepertimu tidak layak hidup!"bentak Li Xuan


Li Xuan tidak memberikan kesempatan untuk Tetua Xiao menjawab ucapanya dan langsung membunuhnya.


Kreeaaakk....


Sebuah suara patah tulang dari leher Tetua Xiao.


Feng Sui yang melihat semua kejadian pembunuhan yang dilakukan Li Xuan, membuatnya mengeluarkan semua isi perutnya.


'Seberapa kuat kak Xuan sebenarnya' gumam Feng Sui


Tiga Tetua yang melihat semua kejadian tersebut hanya diam, tidak berani berkata apapun.


Setelah membunuh Tetua Xiao, Li Xuan langsung menuju kearah Patriak dan mencoba menolongnya.


"Tian Long, adik Fei, tolong berikan ini dan bantu para Tetua yang terluka."ucap Li Xuan memberikan Pil


"Baik Tuan."


Feng Sui terkejut melihat perubahan sangat berbeda dari Li Xuan.


"Adik Sui, bagaimana keadaan Patriak?"tanya Li Xuan


"Aku tidak tau."


"Boleh aku mempriksanya?"


"Silahkan kak Xuan."


Li Xuan mencoba mempriksa keadaan Patriak Feng, tiba-tiba wajah Li Xuan berubah menjadi sangat tidak sedap di pandang.


"Bagaimana keadaan kakek, kak Xuan?"tanya Fen Sui


"Patriak sudah tidak ada lagi, adik Sui."ucap Li Xuan lirih


Feng Sui langsung menangis di pelukan Li Xuan.


"Adik Sui, jangan menangis begitu, patriak juga pasti tidak ingin melihatmu menangis seperti ini. Ikhlaskan agar Patriak bisa tenang meninggalkanmu."ucap Li Xuan


"Lebih baik kita segera urus pemakaman patriak."lanjut Li Xuan


Feng Sui mengusap air matanya dan mengangguk.


Tiga Tetua sudah mulai bisa menggerakan tubuhnya setelah di obati Tian Long dan Huang Fei.


"Tetua Zhang, tolong suruh seseorang untuk memanggil Xiao Yu dan Shen Tian. Ada sesuatu yang ingin saya sampaikan."ujar Li Xuan


"Baik nak Xuan."jawab Tetua Zhang

__ADS_1


Tak berselang lama Terlihat dua pemuda berusia 17 tahun memasuki ruangan tersebut.


"Ayahh..."


Teriak Xiao Yu dan Shen Tian bersama melihat orang tuanya yang sudah meninggal.


"Tetua Zhang, apa yang terjadi?"tanya Xiao Yu dan Shen Tuan


"Xiao Yu, Shen Tian, kedua Tetua itu aku yang membunuhnya!"ucap Li Xuan dengan dingin


"Kau! Bukankah kau sampah yang sudah pergi 2 tahun lalu!?"ucap Xiao Yu terkejut melihat Li Xuan


"Xiao Yu, Shen Tian, orang tua kalian telah membunuh Patriak! Dan bukan hanya itu mereka berdua juga menyerang ketiga Tetua lainya."ucap Tetua Zhang


"Benar yang di katakan Tetua Zhang. Maka dari itu aku memberi kalian 2 pilihan! Mati disini, atau segera tinggalkan Sekte pedang penghancur!"ucap Li Xuan


Xiao Yu dan Shen Tian tertegun mendengarkan ucapan Li Xuan.


"Emang sampah sepertimu bisa apa!"ucap Xiao Yu


"Sampah? Siapa yang kau anggap sampah!"bantah Li Xuan dan langsung mengeluarkan Aura membunuh


Aura membunuh Li Xuan membuat kedua pemuda tersebut hampir kehilangan kesadaranya.


"Kami mohon maaf Tetua, jika begitu kami akan segera pergi meninggalkan sekte bersama adik Xiao."ujar Shen Tian


"Sekarang kita bukan tandinganya lebih baik kita pergi dan memikirkan cara lain untuk balas dendam."bisik Shen Tian kepada Xiao Yu


"Ayo adik Xiao!"ucap Shen Tian sembari menarik Xiao Yu


'Aku akan membalasmu Li Xuan.'gumam Xiao Yu


Kabar meninggalnya Patriak dan penghianatan dua Tetua pun membuat para murid Sekte Pedang Penghancur sedih sekaligus geram. Semua murid mengikuti pemakaman Patriak Sekte.


Setelah selesai pemakaman Patriak Feng Hui, Li Xuan mengadakan rapat bersama dengan Feng Sui dan ketiga Tetua yang tersisa.


"Nak Xuan, apa yang ingin anda bicarakan?"tanya Tetua Zhang


"Jadi begini Tetua, saya ingin mengusulka Feng Sui menjadi patriak, apa ada yang keberatan?"ujar Li Xuan


"Tapi nak Xuan, bukankah Feng Sui terlalu kecil untuk menjadi Patriak?"ucap Tetua Hong


"Benar, memang Feng Sui masih kecil, maka dari itu aku ingin para Tetua membantunya untuk mengurus Sekte."ucap Li Xuan


"Dan mencari dua orang lagi yang kuat, dan dapat di percaya untuk di jadikan Tetua."lanjut Li Xuan


"Jika memang begitu, baiklah kami akan membantu sebisa kami."ujar Tetua Jun


"Bagaimana adik Sui? Apa kau mau menjadi Patriak?"tanya Li Xuan


"Tapi kak Xuan..."jawab Feng Sui ragu


"Adik Sui."


"Baiklah aku akan menjadi patriak, mohon bantuanya para Tetua."ucap Feng Sui dengan tegas


Setelah rapat selesai, kabar Feng Sui menjadi Patriak pun segera tersebar keseluruh Sekte Pedang Penghancur.


Hai para readers, terima kasih sudah membaca novel ini. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya karna ini karya pertama Author. Jadi jika masih banyak kekurangan mohon di maklumi.


jika kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih Like, Comen & rate 5 Bintang yah :) .

__ADS_1


__ADS_2