
Keesokan harinya, saat hari mulai pagi terlihat seorang pemuda tampan mengenakan baju berwarna biru, pemuda tersebut adalah Li Xuan.
Li Xuan ingin mengajak Huang Rong sarapan bersama, tetapi ternyata Huang Rong sudah meninggalkan penginapan lebih pagi.
Akhirnya Li Xuan bergegas menuju ke lantai satu untuk sarapan, setelah selesai sarapan Li Xuan segera meninggalkan penginapan.
Setelah berjalan beberapa saat Li Xuan sampai di gerbang desa, sebelum meninggalkan desa Seribu Bambu Li Xuan bertanya kepada penjaga gerbang desa.
"Maaf tuan saya ingin bertanya, jalan menuju hutan kematian kearah mana yah?" tanya Li Xuan
Kedua penjaga gerbang tersebut saling berpandangan, karna tingkat kultivasi mereka lebih tinggi dari Li Xuan jadi mereka bisa melihat tingkat kultivasi Li Xuan.
Mereka terkejut karna mereka tau hutan kematian sangat berbahaya, banyak hewan iblis di dalam hutan kematian dan jarang ada yang keluar dengan selamat dari hutan kematian.
Tetapi pemuda di depannya hanya berada ditahap Awal Pembentukan Jiwa ingin memasuki hutan kematian.
'apa dia sudah bosan hidup.' pikir kedua penjaga tersebut.
"Kamu tinggal menuju kearah Timur, setelah melewati beberapa desa kamu akan sampai di hutan kematian." jawab salah satu penjaga
"Sekiranya berapa lama, jika saya menuju kesana sekarang?" tanya Li Xuan
"Jika kamu jalan kaki mungkin membutuhkan beberapa hari, tetapi jika kamu menggunakan kuda kemungkinan hanya sehari penuh." jawab penjaga tersebut
Setelah mengetahui dimana dan jarak menuju hutan kematian, Li Xuan memutuskan untuk membeli kuda menggunakan semua sisa uang yang ia miliki.
Setelah berkuda hampir seharian, akhirnya Li Xuan sampai di depan hutan kematian.
Selama di perjalanan Li Xuan hanya memakan makanan yang ia bawa dari penginapan desa Seribu Bambu.
Saat memasuki hutan kematian hari mulai gelap, Li Xuan segera membuat api dan berburu hewan kecil untuk dimakannya.
__ADS_1
Tetapi saat Li Xuan mengejar kelinci buruannya itu, dia dihadang seekor serigala berbulu perak.
Saat dikejar serigala berbulu perak Li Xuan terjatuh tepat didepan goa, tanpa diduga darah Li Xuan menetes kesebuah formasi sihir dan membuat lubang hitam dibawah Li Xuan.
Serigala perak yang saat itu sedang menerkam Li Xuan ikut masuk kedalam lubang hitam tersebut.
Li Xuan pingsan saat dirinya terjatuh, ia tersentak kaget saat melihat serigala berbulu perak tersebut meninggal di samping nya.
Li Xuan melihat sekitar dan menyadari bahwa ia tidak sedang berada dihutan kematian.
'dimana aku? mengapa aku sampai disini?' gumamnya dengan kebingungan
Saat melihat sekitar Li Xuan menemukan sebuat tengkorak dengan posisi sedang bersemedi dan di kepalanya terdapat sebuah api berwarna putih.
Li Xuan menghampiri tengkorak tersebut dan api putih dikepala tengkorak itu segera masuk kedalam kepala Li Xuan.
Li Xuan tersentak kaget saat api putih tiba tiba masuk kedalam kepalanya. Tak lama kemudian beberapa ingatan muncul dikepala Li Xuan.
Setelah selesai memahami apa yang baru saja terjadi, Li Xuan melihat cincin spesial di tangan tengkorak tersebut.
"Senior mohon ijin untuk mengambil cincin Spesialmu, saya berjanji akan menggunakannya dengan baik." ucap Li Xuan sambil kowtow tiga kali sebagai ucapan terima kasihnya
Bagaimanapun juga secara tidak langsung Li Xuan menjadi murid dari leluhur tersebut.
Setelah meneteskan darahnya ke Cincin tersebut untuk menjadi kepemilikannya, Li Xuan tersentak kaget melihat isi dari Cincin tersebut.
Li Xuan melihat tumpukan emas seperti puluhan bahkan ratusan gunung, banyak sekali senjata dari tingkat menengah sampai tingkat tinggi dan beberapa senjata pusaka.
Terdapat juga banyak buku beladiri dari tingkat rendah sampai tingkat tinggi dan beberapa tingkat surgawi.
Li Xuan juga menemukan beberapa buah yang menurutnya aneh, karna ini pertama kalinya Li Xuan melihat buat seperti itu.
__ADS_1
Saat Li Xuan mencoba memakan satu buah berbentuk seperti anggur tetapi berwarna emas.
Setelah memakan buah itu, Li Xuan merasakan tubuh nya di penuhi dengan energi. Li Xuan segera mengambil posisi bersila dan mengedar kan energi tersebut.
Tak kerasa hampir satu minggu Li Xuan mengedarkan energi itu akhirnya terdengar suara yang sangat keras.
Boom...
Boom...
Terdengar dua suara keras dari dalam tubuh Li Xuan. Li Xuan masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.
"buah ajaib apa yang barusan aku makan, mengapa energi yang di hasilkan sangat banyak, tidak cuma berhasil menembus penghambat yang selama ini ada di tubuhku, tetapi membuat aku menerobos dua tingkat sekaligus!" ucapnya dengan senang sekaligus tidak percaya
Setelah melihat dari kenangan leluhur, buah yang baru saja Li Xuan makan adalah anggur emas yang memungkin kan yang memakan akan meningkatkan tingkat kultivasinya.
Sekarang Li Xuan berada di tahap Akhir Pembentukan Jiwa, dan dia kembali melihat buah ajaib yang ada di dalam Cincinnya.
"mungkin aku akan berlatih disini sampai aku mampu bersaing dengan orang² di luar sana." ucap Li Xuan
'Dengan semua buah ajaib ini aku akan segera menaikan kultivasiku dengan cepat.' gumam nya dalam hati
'jika kutivasiku tinggi maka tidak akan ada yang menindasku lagi.' gumam Li Xuan sambil tersenyum
"Adik sui, aku akan segera menyusulmu dan akan membalas segala kebaikanmu selama ini dan aku akan membungkam semua orang yang dulu menghinaku!" ucap Li Xuan dengan penuh tekad
Setelah selesai bekata demikian, mata Li Xuan dipenuhi dengan tekad yang kuat.
Li Xuan segera mengeluarkan beberapa buah lagi dari Cincin Spesialnya dan bersiap untuk berkultivasi.
Hai para readers, terima kasih sudah membaca novel ini, mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya karna ini karya pertama Author. Jadi jika masih banyak kekurangan mohon di maklumi.
__ADS_1
jika kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih Like, Comen & rate 5 Bintang yah :) .