Defying Heaven

Defying Heaven
Masalah Baru


__ADS_3

"Apa Sekte Bulan Hitam yang kau maksud adalah asal dari token ini?" ucap Li Xuan sembari mengeluarkan token yang di berikan Huang Rong


"Bagaimana kau mempunyai token tamu kehormatan dari sekte saya?" ucap Huang Fei terkejut


Karna yang Huang Fei tau bahwa token itu adalah token khusus yang dimiliki orang tertentu bahkan para tetua Sekte Bulan Hitam harus menghormati pemilik token tersebut.


"Maafkan saya Tuan! saya tidak mengetahui bahwa anda memiliki token tersebut." lanjut Huang Fei


"Mengapa kau memanggilku Tuan? bukankah aku sudah memberitahu namaku." ucap Li Xuan bingung


Huang Fei menjelaskan fungsi token tersebut.


'Pantas saja paman Huang dulu bilang bahwa aku akan disambut dengan baik setelah menunjukan token ini, ternyata token ini begitu spesial' gumam Li Xuan


"Apa saat penyerangan Paman Huang Rong berada di sekte?" tanya Li Xuan


"Apa yang kau maksud adalah Patriak Huang?" tanya Huang Fei


Li Xuan hanya menjawab dengan mengangguk


"Patriak Huang atau yang Tuan panggil Paman Huang adalah ayah saya. Ayah pada saat itu berada di Sekte dan saat sebelum ayah menyuruh saya pergi, ayah menghadang beberapa ahli untuk memberikan waktu untuk saya lari." ucap Huang Fei dengan menangis dan tatapan kebencian terlihat di mata Huang Fei


Li Xuan tertegun mengetahui identitas dari Huang Fei.


"Aku tau apa yang kamu pikirkan, tetapi kemarahan tanpa kekuatan sama saja dengan bunuh diri." ucap Li Xuan


"Jika kau ingin membalaskan dendam, menjadilah lebih kuat dan saya akan membantu kamu untuk membalaskan dendam. Bagaimanapun juga, aku berhutang budi dengan paman Huang." Lanjut Li Xuan


Huang Fei mengerti apa yang di maksud Li Xuan, dengan kultivasinya sekarang balas dendam sama saja bunuh diri.


Li Xuan juga sebenarnya dapat dengan mudah menghancurkan Sekte Tengkorak Api dengan bantuan Tian Long, tetapi Li Xuan juga ingin agar Huang Fei menjadi lebih kuat dan membalaskan dendam dengan kekuatanya.


"Sekarang kemana tujuanmu?" tanya Li Xuan


"Saya tidak punya tujuan akan kemana Tuan." jawab Huang Fei


"Jangan panggil saya Tuan, gimana jika kau Panggil saya Kak Xuan. Karna kau juga anak dari Paman Huang." usul Li Xuan


"I..iya kak Xuan." ucap Huang Fei dengan canggung dan pipinya memerah karna malu


"Karna kau tidak punya tujuan sekarang, bagaimana jika kau ikut kami ke desa atau kota terdekat?" usul Li Xuan


Huang Fei mengangguk dengan usulan Li Xuan, karna sekarang ia tidak mempunyai tujuan.


Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mereka. Setelah beberapa jam kemudian Li Xuan sampai di sebuah Kota Koi Emas.


Li Xuan segera masuk dan mencari penginapan yang ada di kota Koi Emas. Setelah berkeliling akhirnya li Xuan menemukan penginapan.


Penginapan itu adalah penginapan Bintang 5 hanya orang tertentu saja yang mampu menginap di penginapan tersebut.


Li Xuan dan lainya bergegas masuk kedalam penginapan.


Tetapi Li Xuan tidak di sambut dengan baik meskipun terlihat berwibawa, tetapi pakaian yang di gunakan Li Xuan sangat tidak layak.


"Selamat datang Tuan apa yang bisa saya bantu?" ucap pelayan


" Saya ingin memesan 3 kamar." Jawab Li Xuan


"Mohon maaf tuan, kami tidak menyediakan kamar yang murah dan kamar disini paling murah 10 koin perak per kamar." ucap pelayan dengan acuh

__ADS_1


"Siapa bilang saya pesan kamar yang paling murah? Saya ingin kamar VIP." jawab Li Xuan santai


Setelah melihat ekspresi ragu dari pelayan tersebut Li Xuan mengeluarkan 30 koin emas.


"Apa segini cukup untuk tiga kamar tiga hari?" ucap Li Xuan santai


Mata pelayan tersebut melebar setelah melihat koin emas di tangan Li Xuan.


"jika begitu tidak masalah tuan, untuk VIP ada di lantai tiga." ucap pelayan tersebut dengan gugup


Di sisi lain Huang Fei masih tidak percaya bagaimana tidak pemuda di depannya dengan mudah memberikan koin emas kepada orang lain.


"Mari tuan, saya tunjukan kamar anda." ucap pelayan dengan senyum ramah


Setelah sampai lantai tiga di depan kamar Li Xuan berbicara dengan Huang Fei dan Tian Long.


"Beristirahatlah, besok kita berjalan-jalan untuk melihat kota ini bersama, dan makan malam kalian akan diantarkan ke kamar kalian." ucap Li Xuan sebelum masuk kekamarnya


Li Xuan segera membersihkan diri dan beristirahat.


"Sudah lama aku tak merasakan tidur di tempat tidur." ucap Li Xuan


Saat Li Xuan akan tertidur tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar. Li Xuan segera bangun dan membuka kan pintu.


"Maaf Tuan makan malamnya sudah siap." ucap pelayan dengan sopan


"Bawa saja kedalam kamar dan tolong siap kan satu pasang baju untuk saya." ucap Li Xuan sembari memberikan satu koin emas


Pelayan tersebut mengangguk dan segera menerima koin emas tersebut, sebelum meninggalkan Li Xuan.


Berapa saat kemudian pelayan itu kembali membawa makanan dan satu pasang pakaian berwarna biru.


"Taruh saja disitu." ucap Li Xuan sambil menunjuk meja kecil


Setelah selesai pelayan tersebut segera meninggalkan kamar Li Xuan.


Li Xuan Segera mengenakan pakain yang dibawa pelayan dan memakan hidangan makan malamnya sebelum akhirnya tertidur di tempat tidurnya.


Saat hari masih sangat pagi, Li Xuan sudah terbagun dan segera membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri Li Xuan keluar kamarnya dan bergegas menuju lantai satu untuk sarapan.


Saat Li Xuan keluar kamar terlihat Tian Long sudah berdiri di depan pintu Li Xuan.


"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Li Xuan


"Saya hanya ingin mengajak tuan sarapan." jawab Tian Long sopan


Setelah berbicara dengan Tian Long. Li Xuan dan Tian Long bergegas menuju kebawah dan terlihat gadis cantik sudah menunggu di meja makan.


"Selamat pagi Kak Xuan" ucap Huang Fei dengan wajah memerah


"Hahahaa.. Selamat pagi adik Fei, apa kau menikmati tidurmu malam ini?" ucap Li Xuan sembari duduk di meja makan


Huang Fei hanya mengangguk mendengarkan ucapan Li Xuan.


Setelah selesai sarapan Li Xuan mengajak Tian Long dan Huang Fei untuk berkeliling Kota Koi Emas.


Li Xuan berkeliling Kota Koi Emas sebelum akhirnya menuju kesebuah tempat penjual pakaian.


"Selamat datang Tuan, ada yang bisa saya bantu?" ucap playan

__ADS_1


"Apa kalian menyediakan pakaian seukuran saya berwarna biru muda?" ucap Li Xuan


Pelayan tersebut segera mengeluarkan beberapa pasang pakaian yang diminta Li Xuan.


Setelah selesai melihat semuanya Li Xuan tertarik dengan pakaian berwarna biru muda dengan bahan yang sangat halus.


"Ada berapa pakaian seperti ini?" ucap Li Xuan


"Kami mempunyai pakaian tersebut sekitar delapan pasang tuan" ucap pelayan dengan sopan


"Saya ingin semuanya pakaian yang seperti ini." ucap Li Xuan


Pelayan tersebut terkejut karna pakaian tersebut sangat mahal karna bahan nya yang sangat halus.


"Maaf tuan, untuk satu pasang pakaian ini 5 koin emas apa tuan ingin semuanya?" tanya pelayan dengan ragu


"Tidak masalah, aku juga ingin membeli pakaian untuk mereka juga. Tolong carikan berapa pasang lainya untuk mereka." ucap Li Xuan santai


Setelah selesai membeli beberapa pakaian, Li Xuan segera mencari restoran untuk makan siang.


Li Xuan melihat sebuah restoran dengan 5 lantai, Li Xuan segera masuk restoran tersebut.


"Selamat datang Tuan, apa yang ingin anda pesan?" ucap pelayan sopan


Karna pakaian yang di gunakan Li Xuan sangat bagus dan juga karna Aura Kaisar Naga membuat Li Xuan terlihat seperti seorang bangsawan.


"Saya ingin pesan tempat VIP dilantai paling atas." ucap Li Xuan santai


Setelah sampai di lantai 5 hanya sedikit orang disana karna hanya kalangan orang mampu yang berada di lantai paling atas.


Setelah memesan beberapa makanan, terlihat seorang pemuda baru saja memasuki lantai 5 dengan beberapa pengawal.


"Tak disangka ada kecantikan seperti itu yang aku tidak tau di kota ini." ucap pemuda tersebut sembari melihat meja Li Xuan


Pemuda tersebut melihat terus ke arah meja Li Xuan dan sebelum akhirnya menghampiri.


"Pergi dari sini dan tinggalkan wanita itu sendiri." ucap pemuda itu dengan arogan sembari mengeluarkan beberapa koin perak


Li Xuan mengerutkan keningnya sebelum mengabaikannya.


"Apa kau tidak mendengar apa yang di ucap kan Tuan muda?" bentak seorang pengawal nya


Li Xuan masih mengabaikan orang-orang tersebut.


"Apa kau tidak tau dengan sapa kau berurusan." ucap pemuda itu dengan marah


Wajah pemuda tersebut menjadi merah karna marah dan memerintahkan semua pengawalnya untuk menyerang.


Li Xuan hanya melambaikan tanganya sebelum semua pengawal dan pemuda tersebut terjatuh beberapa meter.


"Sampah!"


Pemuda tersebut mengeluarkan seteguk darah dari mulut nya.


"Kau berani melukaiku, Aku Qian Han putra walikota Koi Emas akan membalaskan perbuatanmu." ucap pemuda tersebut sebelum keluar dari tempat itu


Hai para readers, terima kasih sudah membaca novel ini. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya karna ini karya pertama Author. Jadi jika masih banyak kekurangan mohon di maklumi.


jika kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih Like, Comen & rate 5 Bintang yah :) .

__ADS_1


__ADS_2