
“Kamu saya tidak tahu jika ada seseorang yang menanam segel budak padamu, bagaimana bisa kamu yakin bahwa temanmu dicuci otak oleh organisasi?” tanya Qin Shi Huang.
Sun Diao Chan kaget dengan pernyataan tuannya, dia selama ini tidak pernah merasakan sedang dikendalikan oleh seseorang atau menjadi budak seseorang.
“Aku sudah menghilangkan segel budal rendahan itu, segel budak milikku lebih kuat dari pada milik orang yang memberikan segel budak padamu,” jawab Qin Shi Huang enteng.
“Jun Er sekarang giliranmu untuk diberikan segel budak baru, aku takutnya jika sedang tidak dalam pengawasanku, orang yang sama akan melakukannya padamu.”
Qin Shi Huang melakukan prosesi yang sama dengan yang dilakukannya pada Sun Diao Chan, lalu Qin Shi Huang mendekati Sun Diao Chan.
“Tidak usah terlalu dipikirkan dan mengenai temanmu itu, aku tidak akan menjawabnya sekarang lebih baik kita fokus dalam rencana yang aku buat tadi, mengerti?”
“Baik, Tuan!”
***
Malam hari tiba, kelima kelompok yang akan bertugas malam ini sudah berkumpul di aula utama dengan pakaian lengkap sesuai dengan nama sandi masing-masing.
[Semua informasi mengenai bangsawan yang ada dalam misi organisasi sudah saya kirimkan, banyak orang yang baik dalam kasus ini, silakan putuskan sendiri untuk membunuh mereka atau tidak.]
Qin Shi Huang meminta Dess memberikan informasi lengkap mengenai semua bangsawan yang akan dibunuhnya malam ini dengan harga 10.000 PS.
“Semua kelompok yang akan melakukan misi kali ini, semoga kalian semua selamat dan berhasil melaksanakan misi, semoga kebaikan selalu menyertai kalian.”
Setelah mendengar perkataan salah seorang senior itu, semua orang bersama dengan kelompok masing-masing sudah melesat cepat ke berbagai arah sesuai dengan target masing-masing.
Beberapa jam berlalu, Kelompok Naga Hitam sudah sampai di Kediaman Keluarga Guo, keluarga ini merupakan keluarga yang mengandalkan pertambangan untuk memperoleh gelar bangsawan dari kerajaan.
“Kita akan berpencar menjadi dua bagian, kalian para kadet baru dan kami para senior, kami akan mengincar langsung patriark keluarga dan para tetua, sedangkan kalian mengincar para prajurit, mengerti?”
__ADS_1
“Osh!” Qin Shi Huang dan keempat kadet baru menjawab, mereka semua hanya bisa pasrah karena harus melakukan misi terpisah dengan para senior.
Inilah yang ditakutkan Qin Shi Huang dan sekarang benar-benar terjadi. Sebagai seorang ketua kelompok seharusnya kadet baru akan didampingi oleh senior.
Namun, sekarang kadet baru malah dijadikan satu sedangkan para senior ingin mengambil poin kontribusi terbesar untuk mereka semua, naif sekali.
Kelima senior itu sudah melesat masuk ke dalam kediaman melalui atap tembok yang mengelilingi kediaman dan berpindah dari satu atap ke atap lain.
“Kalian dengarkan aku baik-baik jika tidak ingin mati dan gagal dalam misi kali ini, kita akan masuk lewat jalur biasa dan langsung membunuh kedua penjaga gerbang.”
“Setelah itu, kita akan langsung menuju ke bagian kiri kediaman, di sana kita akan menemukan barak penjaga keluarga, kita akan membunuh mereka semua tanpa ampun.”
Qin Shi Huang menjelaskan rencananya yang detail pada kadet baru, mereka semua mengangguk setuju dengan rencana itu, sekarang mereka sudah memulainya.
Kelima orang itu berakting seperti orang mabuk lalu tidak sengaja jatuh ke depan gerbang dan dimarahi oleh kedua penjaga gerbang kediaman tersebut.
Lalu secepat kilat, kedua orang yang berakting itu membunuh dua penjaga gerbang dengan pisau kecil di pinggang mereka sambil menyumpal mulut penjaga itu.
Lalu kini giliran Qin Shi Huang dan kedua kadet baru lainnya, ketiga orang itu langsung menerobos ke bagian kiri kediaman mengincar barak prajurit.
Setelah menemukannya, mereka bertiga melemparkan sebuah botol yang mengeluarkan asap beracun dan tak lama kemudian terdengar suara teriakan dari dalam barak.
Kedua orang kadet baru yang mengurus penjaga gerbang sudah kembali bergabung, kini kelima orang itu menutup bagian hidung dan mulut dengan cadar hitam untuk menghalau racun itu terhisap.
Qin Shi Huang memberikan kode untuk masuk, lalu mereka menghisap udara banyak-banyak, lalu mereka masuk ke dalam barak dan terjadilah sebuah pembantalan sepihak oleh kelima orang tersebut.
[Selamat! Master mendapatkan total 19.079 PS.]
Sampai akhirnya ada salah satu kapten prajurit yang masih memiliki kesadaran setelah terkena racun menghalau serangan Qin Shi Huang yang gesit.
__ADS_1
*TING!
Dentingan adu pedang terdengar, kapten itu ternyata memiliki kekuatan yang bisa sedikit menghambat racun yang sudah menyebar di udara.
Qin Shi Huang dengan Dagger Api Ganda miliknya sudah bertarung lincah dengan sang kapten. Keduanya terus beradu antara pedang dan belati sampai 20 serangan beruntun.
Dan karena nafas yang sudah semakin berkurang, dia menyuruh keempat kadet baru untuk keluar terlebih dulu. Qin Shi Huang menyuruh mereka menunggu musuh yang keluar dan langsung membunuh mereka.
“Maafkan aku orang tidak bersalah, karena kediaman ini sudah ditargetkan, aku tidak bisa membiarkanmu untuk tetap hidup, matilah dengan tenang!”
Qin Shi Huang memberikan gerakan pembunuh dengan melesat ke depan dengan kecepatan tinggi dan menyayat bagian depan leher sang kapten hingga terpotong setengah.
“Argh! Kalian manusia bajingan!” Sang kapten sudah tergeletak tak bernyawa. Qin Shi Huang juga cepat-cepat keluar dari barak itu untuk memperbarui nafasnya.
Ketika dia keluar, puluhan puluhan prajurit sudah mati mengenaskan terbunuh oleh keempat kadet baru temannya, lalu mereka melanjutkan rencana selanjutnya.
Mereka mengincar beberapa penjaga yang masih berkeliling di sekitar kediaman utama, mereka membunuh mereka semua tanpa ampun dan melakukannya dengan senyap.
Sekarang tugas mereka membunuh semua pengganggu sudah selesai, tinggal menunggu para senior yang mengincar patriark keluarga dan para tetua keluar.
*DUAR!
Sialnya, sebuah ledakan terdengar dari lantai dua kediaman utama, ledakan itu berasal dari kamar utama para tetua, mereka terlihat sedang bertarung dengan lima orang yang mengenakan pakaian hitam.
“Teman-teman sepertinya senior kita ini agak bodoh, oleh karena itu, apakah kalian semua ingin membantu mereka dan menyelesaikan misi ini dengan sukses?”
“Tentu saja, kami lebih yakin padamu daripada para senior yang egois itu, silakan pimpin kami untuk melakukan apapun yang terpikir di kepalamu.”
Keempat kadet baru itu mempercayakan nyawanya pada Qin Shi Huang. Setelah menjelaskan rencana dadakan secara singkat, kelima orang itu langsung menyebar ke setiap sudut kediaman.
__ADS_1
“Siapa orang yang berani menyusup kediaman ini? Apakah mereka tidak tahu siapa pelindung di balik Keluarga Guo ku ini? Kalian semua cari mati ya?” teriak Patriark Guo yang terbangun dari meditasinya.
“Kemana perginya para penjaga, kenapa mereka tidak segera menuju kemari, jika dalam waktu tiga tarikan nafas mereka tidak muncul, aku sendiri yang akan membunuh mereka,” kesal Patriark Guo.