DEMON EMPEROR SYSTEM

DEMON EMPEROR SYSTEM
Bab 037 - Gelombang Monster Serigala.


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Qin Shi Huang dan seluruh budaknya melakukan perjalanan ke benua selatan, mereka menargetkan seseorang yang dicurigai sebagai Utusan Alam Immortal.


Selama perjalanan, mereka berlima sesekali berlatih, berkultivasi dan berburu, untuk meningkatkan ranah kultivasi dan mengasah kemampuan lebih dalam.


“Dess! Apakah dengan aku berkultivasi menggunakan teknik budidaya, maka aku bisa meningkat kultivasi lebih cepat daripada menggunakan poin sistem? Dan sebenarnya kegunaan asli poin sistem itu apa?” tanya Qin Shi Huang dalam hatinya.


[Bukankah semuanya sudah dijelaskan, Master juga bisa membacanya sendiri.]


“Sebenarnya aku sudah membacanya, namun aku ingin tahu apakah pemahamanku sama dengan penjelasan ringkasmu,” jawab Qin Shi Huang.


[Baik, kalau begitu biarkan Dess jelaskan ulang.]


[Kita mulai dari kegunaan Poin Sistem. Poin Sistem ini memiliki banyak fungsi, selain untuk transaksi dengan sistem, poin ini berguna untuk meningkatkan kultivasi Master.]


[Logikanya seperti ini, Master mendapatkan PS setelah membunuh makhluk hidup, secara tidak langsung menerima kekuatan makhluk itu dalam bentuk Poin Sistem.]


[Dan peningkatan kultivasi Master menggunakan kekuatan makhluk itu (PS) dan diubah menjadi sebuah energi qi untuk meningkatkan kultivasi Anda sendiri. Secara kasarnya seperti itu.]


[Dan kenapa Dess tidak membagi dengan banyak poin seperti poin pemahaman, poin kehidupan, poin kematian dll seperti yang ada di game di bumi dulu.]


[Karena Dess mengambil versi yang paling ringkas dan tidak bertele-tele, bagaimanapun hal ini juga akan memudahkan Master untuk menggunakan Poin Sistem.]


“Dengan kata lain Poin Sistem ini seperti Poin Segalanya, yang bersifat universal tapi bisa digunakan untuk hal apapun?”


[Tepat sekali, untuk transaksi dengan Dess, semua barang, artefak, skill dan masih banyak lainnya, sudah disesuaikan dengan Poin Sistem, jadi tidak akan banyak klasifikasi membingungkan lagi.]


“Oh sekarang aku paham, aku tadinya mengira bahwa masih akan ada jenis-jenis poin lainnya. Dengan begini aku sudah paham sepenuhnya mengenaimu Dess,” senang Qin Shi Huang dalam hatinya.


“Terima kasih.”

__ADS_1


[Sama-sama, Master. Dan perlu Dess beritahu, akan ada sebuah gelombang monster yang berada di jarak 50 km di depan Master. Mereka adalah Serigala dan kawanannya yang pernah Anda lawan dulu.]


“Ah jadi sudah waktunya mereka bermigrasi ya, kenapa begitu kebetulan, kalau begitu biarkan aku sekarang membantai mereka semua, aku tidak akan kalah lagi!” ucap Qin Shi Huang dalam hati.


“Semuanya mari kita mempercepat langkah kita, karena sebentar lagi akan ada Kawanan Serigala Putih yang luar biasa banyak, kita akan memburu mereka semua,” ajak Qin Shi Huang.


“Kami akan mengikuti Anda, Tuan.”


Mereka berlima sudah melesat cepat melewati sepanjang jalan, tapi sebelum sampai di titik Gelombang Monster Serigala Putih, mereka bertemu dengan sebuah rombongan keluarga bangsawan sedang beristirahat.


Sebelum melanjutkan perjalanan, Wang Zhao Jun memberikan peringatan pada semua rombongan itu mengenai akan adanya Gelombang Monster.


Namun, bukan hanya tidak digubris, bahkan beberapa prajurit pengawal mereka mengolok Wang Zhao Jun.


Karena menurut informasi yang mereka dapatkan, tidak akan ada gelombang monster dalam waktu dekat.


“Kalau kalian tidak ingin mendengarkanku tidak masalah, tapi setidaknya aku sudah memberikan peringatan pada kalian, jika kalian mati, jangan bilang kalau  tidak ada yang mengingatkan,” kesal Wang Zhao Jun.


“Sudahlah lebih baik kita pergi, jangan lakukan hal yang bodoh seperti membunuh mereka misalnya,” ucap Sun Diao Chan yang berkebalikan dengan perkataannya.


Sun Diao Chan sangat jengkel melihat Wang Zhao Jun diperlakukan seperti itu, dia ingin sekali membunuh mereka semua, karena mereka terlalu sombong.


“Sudahlah biarkan mereka mati atas kesombongannya sendiri, mari kita lanjutkan perjalanan. Tuan sudah terlalu lama menunda perjalanan karena inisiatifmu tadi,” ucap Yang Gui Fei.


Ketiga orang itu mendekati Qin Shi Huang dan Qin Nu Long, untuk mengajak mereka berdua melanjutkan perjalanan, tapi tidak ada respon cepat dari mereka berdua.


“Sudah terlambat, sepertinya kita akan menghadapi Gelombang Monster Serigala Skala Besar, lihatlah angin ribut di sana, mereka berjumlah 10.000 ribu ekor,” jelas Qin Nu Long yang melihat dengan mata khusus naga miliknya.


“Hahaha, kamu memang yang terbaik Pemimpin Serigala Putih, kamu bahkan bisa mengumpulkan ribuan serigala dalam kepemimpinanmu, sangat menakjubkan kawan,” senang Qin Shi Huang.

__ADS_1


Dia terlihat sangat bersemangat untuk menyambut kawanan serigala yang akan menjadi pundi-pundi poin untuknya, dia saat ini sudah menggunakan Skill A Thousand Crow.


Dia menggunakannya untuk melihat dari semua sisi dan sebagai pengintaian untuk mencari Pimpinan Serigala tersebut, dia juga membuat beberapa gagak miliknya penuh dengan elemen kegelapan.


Disisi lain, gemuruh hentakan kaki ribuan monster itu membuat rombongan bangsawan sebelumnya bersiap siaga, ternyata peringatan perempuan muda tadi bukan kebohongan semata.


“Ada apa Kepala Pengawal?” tanya seorang wanita dari dalam kereta kuda. Dia sedang beristirahat, tapi terganggu dengan suara gemuruh ribuan monster yang akan datang itu.


“Akan ada gelombang monster yang melewati jalan ini dan sepertinya kita harus kembali ke kota selanjutnya serta tidak bisa melanjutkan perjalanan,” jawab Kepala Pengawal.


“Karena, setelah dilihat dari suara gemuruh ini, setidaknya akan ada 5.000 monster lebih yang akan menerjang, semua prajurit kita tidak akan bisa melawannya, Nona!” imbuh Kepala Pengawal.


“Lalu kenapa ada lima orang di depan saya yang terlihat menunggu Gelombang Monster itu mendekat? Siapakah mereka? Apakah kamu tahu Kepala Pengawal?” tanya Nona Bangsawan itu.


Nona Bangawan itu kini sudah keluar dari dalam kereta, dia tidak bisa menyetujui untuk kembali ke kota sebelumnya, karena dia sekarang membawa obat untuk ibunya.


Takutnya, jika dia terlambat datang, ibunya bisa saja sudah meninggal karena penyakit mematikannya tersebut. Oleh karena itu, dia bertanya mengenai lima orang itu, karena ingin minta bantuan mereka.


“Kami tidak tahu siapa mereka, tapi salah satu dari merekalah yang pertama kali mengatakan akan ada sebuah Gelombang Monster kepada kita,” jawab Kepala Pengawal.


“Tapi mereka terlalu ceroboh, tidak mungkin mereka bisa mengalahkan 5.000 monster secara langsung, mereka hanya orang gila yang pura-pura tenang,” ucap Kapten yang ikut menimpali.


“Kenapa kalian memberikan kesimpulan sebelum melihat mereka bertarung, bukankah kalian terlalu ceroboh dan aku ingatkan sekali lagi, jangan pernah merendahkan orang lain!”


“Kamu tidak ingat, keluargaku dulu juga bukan keluarga bangawan tingkat tinggi, kalian juga tahu mengenai hal itu, lalu kenapa kalian sekarang malah menjadi seperti ini!”


Nona Bangawan itu menceramahi Kepala Pengawal, Kapten dan seluruh prajuritnya, dia tidak ingin kesan keluarganya dirusak oleh mental para prajurit yang seperti ini.


“AUUUUUUU!” Lolongan Pimpinan Serigala sudah terdengar keras sampai ke tempat peristirahatan, menandakan mereka akan sampai tak lama lagi.

__ADS_1


__ADS_2