
“Tuan … kenapa kita harus melarikan diri dari mereka? Bukankah kita bisa membunuh mereka semua dengan satu serangan?” tanya Yang Gui Fei sambil ikut berlari di belakang Qin Shi Huang.
“Aku akan menjelaskannya nanti, yang terpenting sekarang, kita tidak boleh mendekati mereka dulu, atau akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jawab Qin Shi Huang yang sudah semakin menjauh.
Namun tanpa disadari oleh kedua orang tersebut, Yang Gui Fei yang sudah berada di lorong tadi selama beberapa saat mulai merasakan tubuhnya semakin panas dan lemas seketika.
“Sial! Sepertinya peringatan dari warga tadi bukanlah main-main, mereka juga menggunakan sebuah serbuk yang bisa menaikkan hormon dan meningkatkan gairah seksual, aku harus membawa Yang Gui Fei terbang lebih cepat lagi.”
Qin Shi Huang menggendong Yang Gui Fei di punggungnya, lalu dia terbang dengan kecepatan tinggi dan turun di salah rumah Warga yang bercerita pada Qin Shi Huang tadi.
Warga itu bernama Ma Lin Dan, dia yang melihat Qin Shi Huang datang membawa seorang perempuan seperti langsung paham apa yang terjadi sebelumnya.
“Apakah dia terkena serbuk yang aku peringatkan tadi? Apakah dia juga termasuk dalam pasukan yang kamu bawa? Kalau begitu langsung masuk rumahku saja, jangan ditunda lagi!” ucap Paman Ma Lin Dan.
“Maafkan telah merepotkanmu Paman Ma Lin Dan!” ucap Qin Shi Huang langsung masuk ke rumah yang dimaksud dan membaringkan Yang Gui Fei di salah satu kamar.
“Dia sudah terpapar serbuk itu cukup lama dan sekarang tubuhnya akan terus seperti sampai ada orang yang bisa memuaskannya dan kebetulan sekali, aku sudah tidak memiliki obat yang tersisa untuk itu, maaf!”
Paman Ma Lin Dan melihat Yang Gui Fei yang kepanasan dari balik tirai kamar, dia tidak mau bersikap kurang sopan dengan masuk ke dalam kamar, meskipun itu adalah rumahnya sendiri.
“Jadi aku tidak memiliki pilihan lain ya? Kalau begitu untuk mempercepat tugasku di kota ini, aku tidak memiliki pilihan lain,” batin Qin Shi Huang dalam hati.
“Sebelum itu, bolehkah aku minta tolong padamu Paman Ma Lin Dan? Aku akan menyuruh beberapa orang lagi kesini dan menjadikan rumah ini sebagai markas sementara kami, apakah boleh?” tanya Qin Shi Huang.
“Tentu saja, yang terpenting kalian semua cepat-cepat membebaskan kami semua dari Aliran Sesat itu, aku memperbolehkannya teman kecil!” ucap Paman Ma Lin Dan.
“Terima kasih, Paman!” Qin Shi Huang langsung menghubungi ketiga wanitanya yang lain dan mengatakan bahwa tempat pertemuannya diubah, karena ada satu dua hal mendesak.
Selanjutnya, Qin Shi Huang minta izin untuk mengobati Yang Gui Fei dengan caranya, tentunya dengan melakukan hubungan suami istri, untuk meredakan hawa panas Yang Gui Fei.
__ADS_1
Paman Ma Lin Dan mengangguk paham, lalu dia langsung bergegas menuju ke ruang tamu dan menunggu kelompok Qin Shi Huang yang lain.
Dia meninggalkan Qin Shi Huang dan Yang Gui Fei di dalam kamar dengan posisi pintu tertutup rapat, dia juga tidak ingin ikut mendengarkan suara-suara yang keluar.
***
Di dalam kamar…
“Tuan, tubuhku sangat panas! Dan kenapa Tuan hari ini begitu tampan, apakah Tuan tidak ingin mencicipi tubuhku ini?” Kata-kata yang keluar dari mulut Yang Gui Fei begitu menggoda.
Ditambah lagi dengan kemolekan tubuh dan kecantikannya yang diluar batas kewajaran, sebagai laki-laki normal tentu saja Qin Shi Huang sangat sulit untuk menolaknya.
“Andaikan kamu tidak memakai cadar yang tebal, aku tidak tahu lagi akan berapa banyak laki-laki yang akan jatuh hati padamu, termasuk aku juga,” ucap Qin Shi Huang lirih.
Qin Shi Huang yang duduk di pinggir kasur sudah ditumpangi oleh Yang Gui Fei dengan posisi saling bertatapan, ketika kedua mata mereka bertemu, mereka mulai saling berpelukan dan menanggalkan baju masing-masing.
Yang Gui Fei yang tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri bertindak sangat agresif, bahkan yang melakukan serangan-serangan ganas pertama adalah dirinya sendiri.
“Tuan, kamu memiliki tubuh yang sangat bagus, apalagi Anda sangat tampan, apakah Anda tahu sudah berapa lama saya menginginkan benih tuan ada dalam diriku?” ucap Yang Gui Fei sambil terus memainkan senjata dibalik celana Qin Shi Huang.
Qin Shi Huang yang merasa dipecundangi terus menerus oleg Yang Gui Fei, lama-lama tidak terima dan sekarang dia berniat memimpin permainan dengan cara menukar posisi.
Yang Gui Fei sekarang dibanting ke posisi bawah dan Qin Shi Huang berada di atas dengan pakaian yang tinggal celananya saja.
Lalu dengan kecepatan tangan Qin Shi Huang, dia dengan mudah menembus pertahanan baju Yang Gui Fei dan melepaskannya satu per satu.
Sampai terlihat kulit putih bersih yang menonjol di balik pakaian tersebut, kemudian tanpa basa-basi lagi, dia menghisap Dua Boba Besar milik Yang Gui Fei dengan ganas.
“AAAAAAAH!” Yang Gui Fei mengeluarkan suara aneh, suaranya cukup keras, tapi dia terlihat tersenyum senang atas permainan keras tuannya tersebut.
__ADS_1
Setelah puas dengan permainan itu, Qin Shi Huang langsung merobek baju bagian bawah Yang Gui Fei dan juga melepaskan celana kainnya sendiri.
Setelah merasakannya dengan tangan bahwa area bawah Yang Gui Fei sudah sangat basah dan wajahnya yang sudah menginginkan Barang Qin Shi Huang memasukinya.
Qin Shi Huang tidak menahan lagi dan langsung menghajar Perahu Tembem Yang Gui Fei dengan Senjata Besar miliknya, lalu keduanya sama-sama mengerluarkan suara aneh.
“AAAAAAAH! Ini sangat nikmat, Tuan!”
Senjata Besar Qin Shi Huang yang sudah sepenuhnya memasuki Terowongan, semakin mempercepat temponya, dia terus memaju mundurkan Senjata Besar miliknya sambil berpegangan pada Dua Boba Yang Gui Fei.
Keduanya terus melakukannya dengan berbagai posisi lainnya hingga Yang Gui Fei benar-benar tersadar dari serbuk yang tanpa sengaja mempengaruhinya itu.
Permainan panas kedua orang ini ternyata diintip oleh Qin Nu Long, Wang Zhao Jun dan Sun Diao Chan yang sejak beberapa jam lalu sudah datang.
Mereka bertiga begitu tergoda dengan permainan panas Qin Shi Huang, namun mereka tidak mau mengganggu hal itu dan menunggu tuannya itu menjelaskan yang sebenarnya terjadi.
“Tidak adil, seharusnya aku duluan yang melakukannya dengan tuan, tapi malah keduluan oleh Yang Gui Fei,” protes Sun Diao Chan pada Long Er dan Jun Er.
“Sudahlah adik, kita akan menuntut penjelasannya setelah ini, lebih baik kita tunggu saja di ruang tamu, kita tidak mau terlihat seperti pengintip seperti ini di depan tuan, kan?” ajak Qin Nu Long.
“Baik, kak!” Ketiga wanita cantik itu kembali ke ruang tamu.
Qin Shi Huang dan Yang Gui Fei sekarang sedang istirahat sebentar karena kelelahan.
“Tuan, terima kasih karena telah menolongku!”
“Tidak masalah, kalau begitu kamu siap untuk menerima Job Master Array yang akan berikan padamu?”
“Siap!”
__ADS_1
[Pembelian Job Master Array seharga 100 Juta PS. Dan peningkatan sampai tingkat Grandmaster, merupakan puncak tertinggi di dunia manusia sebanyak 1 miliar berhasil!]
[Sisa : 11,981 miliar PS.]