
“Jenderal Utama! Kenapa bisa kamu memperlakukan keputusan yang salah, sampai membuat semua pasukan kita terbantai dengan begitu mudah?” marah Kaisar Xi Hao Yu dari balik tenda.
“Maafkan atas kelalaian hamba Yang Mulia. Saya akan segera mengembalikan arah peperangan ini sekali lagi. Izinkan saya maju ke garis depan dan menghalangi jutaan belati di langit!”
Jenderal Utama Kekaisaran berlutut di hadapan Kaisar Xi Hao Yu. Setelah mendapatkan izin, dia langsung terbang ke langit dan mencoba menghalangi serangan jutaan belati hitam itu.
Dengan kekuatannya yang sudah berada di ranah Great Ascension ✩ 1, dia masih kesulitan menghadang jutaan belati hitam di langit jika sendirian.
Oleh karena itu, dia berpikiran untuk langsung membunuh orang yang mengendalikan belati gagak hitam itu. Sampai matanya menemukan tempat keluarnya pada gagak itu.
“Jadi memang kamu sengaja melakukannya untuk membuatku datang kepadamu? Jika begitu, apa boleh buat, aku akan membunuhmu dengan cepat!”
Jenderal Utama Kekaisaran melesat cepat ke arah Qin Shi Huang yang duduk tenang di sebuah kursi yang diletakkan di depan gerbang utama kota.
“Kenapa kamu lama sekali Jenderal? Aku sudah menunggumu dari tadi. Bagaimana jika mulai sekarang kamu menyerah saja? Agar peperangan ini segera berakhir?”
Qin Shi Huang membiarkan tubuhnya terbuka lebar tanpa perlindungan, dia ingin Jenderal Utama Musuh itu mendekat lagi.
“Hentikan dulu Jutaan Belati Gagak Hitam di langit! Setelah itu aku akan menyerah tanpa syarat padamu! Itu janjiku, bagaimana?”
Jenderal Utama memang layak menjadi salah satu pemimpin musuh yang dihormati, karena kekhawatiran pada bawahannya.
Qin Shi Huang mencoba membatalkan skill miliknya itu. Dia ingin melihat lebih jauh karakter Jenderal Utama yang terkenal berwibawa dan selalu menang perang secara adil. Tapi…
“Beginilah kenapa aku sangat benci dengan orang bodoh? Bagaimana bisa dia melakukan hal yang diminta musuhnya, hanya karena rasa kasihan?”
“Tekanan Kultivasi Great Ascension buat semua musuhku tidak bisa bergerak, sudah tidak ada lagi pertimbangan yang ada kepalaku! Aku akan membunuhmu! Hyaaah!”
"Siasat licikmu sama sama saja dengan Kaisar Xi dan Gurunya itu, yang kebetulan Guru Kaisar itu sudah aku tangkap, kamu tahu artinya itu bukan?"
Qin Shi Huang melontarkan sebuah pernyataan dimana hal itu membuat Jenderal Utama Musuh sedikit ragu untuk lanjut menyerang.
Tapi karena sudah kepalang tanggung, Sang Jenderal Utama tetap menyerang menggunakan tangan kosong, dia mengincar ulu hati Qin Shi Huang.
Jenderal Utama Kekaisaran itu menyerang dengan kekuatan penuh, dia tidak peduli lagi meski kekuatan Qin Shi Huang sama dengannya.
*BLAAM!
__ADS_1
*BLAAM!
Qin Shi Huang juga mengeluarkan tekanan Great Ascension untuk mengimbangi musuhnya itu. Dia juga menahan dua serangan beruntun musuh dengan tangan kosong.
“Kemarilah tua bangka! Kali ini, giliranku untuk menyerang!” Qin Shi Huang memfokuskan serangannya pada pukulannya, dia juga menyuntikkan energi qi besar di dalamnya.
Jenderal Utama tidak mau kalah, dia dengan mudah langsung melakukan manuver ke belakang Qin Shi Huang dan menyerangnya dari sana.
Lagi-lagi Qin Shi Huang berhasil memblokir serangan musuh di belakangnya, dia membalikkan badannya dan balas menyerang kepala musuhnya.
*DUAR!
“Gerakanmu sangat cepat bajingan, sepertinya aku menemukan musuh yang cukup hebat sekarang ini, tidak heran kamu berhasil menangkap Guru Kaisar,” puji Jenderal Utama sambil terus menyerang dari berbagai sisi.
“Terima kasih pujianmu, tapi aku tidak punya banyak waktu untuk melayanimu lagi jenderal, karena aku tidak mau kaisarmu itu berpikiran dan berhasil kabur dari peperangan ini, jadi sampai jumpa lagi!”
Qin Shi Huang memberikan serangan pengekang dan dia menjauh dari tempat keberadaan jenderal besar. Lalu dari tiga sisi yang berbeda 3 istrinya dengan satu gerakan rapi memberikan serangan telak pada musuh.
*JLEB!
*JLEB!
*JLEB!
“Kegelapan!”
“Teratai Es!”
“Api Penyucian!”
Ketiga wanita itu menambahkan elemen lebih banyak lagi. Sebuah tubuh yang dialiri sebuah elemen secara paksa bisa saja langsung mati dan ini malah 3 secara langsung, sudah tidak ada kata selamat lagi bagi Jenderal Utama.
“Uhuk … uhuk … aku tidak bisa merasakan keberadaan ketiga orang ini karena kamu menyamarkan mereka dengan gagak-gagak milikmu, aku harus mengakui bahwa ini jenius!”
“Dan terima kasih sudah memberikan pertarungan yang layak padaku. Jangan lupa untuk membunuh kaisar barat bajingan dan gurunya yang sudah membuat benua barat ini jatuh, terima–”
*BRUK!
__ADS_1
Jenderal Besar Kekaisaran sedikit menyimpan kekecewaan yang mendalam akibat adanya kombinasi kaisar dan gurunya yang sudah membuat benua barat menjadi seperti sekarang.
Tapi, sebagai seorang prajurit setia, dia tidak mungkin mengkhianati anak dari tuannya dulu. Oleh karenanya, ketika dia hendak mati, dia malah tersenyum bahagia karena hal itu.
“Ternyata kamu memang sengaja mengalah, maafkan aku karena tidak mengalahkanmu sendirian, semoga tenang di alam sana Jenderal Utama Kekaisaran!”
Qin Shi Huang mendekat dan menutup kedua mata lawannya itu dengan telapak tangan. Baru pertama kali dia memperlihatkan kehormatan pada musuh yang menurutnya cukup layak.
“Aku berjanji untuk membunuh Kaisar Xi Hao Yu dan gurunya yaitu Utusan Fu Ang Bei. Sekarang mari kita menuju ke tenda Kaisar Xi Hao Yu, kita akan membunuhnya!”
“Baik, Suami!”
Ketika mereka berempat hendak berangkat dua rombongan pasukan yang ada di utara dan timur sebelumnya sudah sampai di area utama kota itu, mereka siap untuk bergabung.
“Kalian uruslah sisa sekitar 100.000 orang ini, kita akan menorehkan prestasi mengalahlah 1.000.000 musuh hanya dengan 10.000 Pasukan Iblis Surgawi!”
“Baik, Yang Mulia!”
“Aku akan maju menghampiri kaisar bajingan itu, karena salah satu gagakku melihat dia hendak melarikan diri dari peperangan ini!”
Qin Shi Huang sudah sampai di tenda musuh, sayangnya dia telat beberapa detik, dia bisa merasakan sisa energi qi asing yang telah menggunakan Jimat Array Teleportasi tingkat Tinggi.
“Cih! Jimat Teleportasi ini memiliki jarak tempuh lebih dari 1.000 km, apakah kaisar licik ini melarikan diri kembali ke ibukota kekaisaran? Benar-benar penuh perhitungan!”
Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya Qin Shi Huang dan ketiga istrinya balik badan serta ikut menghancurkan pasukan kekaisaran yang tersisa, dia tidak gegabah langsung mengejar kaisar itu.
Puluhan menit kemudian, semua musuh sudah terbunuh sampai tidak ada yang tersisa lagi. Hanya ada beberapa pasukan kekaisaran yang menyerah dan tidak ingin melawan lagi, alhasil mereka semua menjadi tahanan perang.
“Hidup Pasukan Iblis Surgawi!”
“Hidup Kaisar Qin Shi Huang!”
“Hidup Kota Hutan Merah!”
Teriakan kemenangan terdengar, semuanya bersorak senang atas kemenangan pertama mereka semua. Namun Qin Shi Huang mengingatkan bahwa perjuangan mereka masih belum selesai.
“Jangan senang dulu, setelah ini kita akan melakukan Konsolidasi Banyak Kota dan Provinsi yang ada di benua ini! Jangan bersenang ria terlebih dulu sebelum kita menggapai hal itu!” teriak Qin Shi Huang pada semua pasukannya.
__ADS_1