DEMON EMPEROR SYSTEM

DEMON EMPEROR SYSTEM
Bab 050 - Pak Tua Fan Zhe Dong.


__ADS_3

“Apakah kamu sudah siap, Jun Er?” Qin Shi Huang sudah terengah-engah akibat Jun Er dengan lancarnya bermain dengan Senjata Besarnya tadi.


Kini giliran Qin Shi Huang yang bermain dengan Perahu Tembem milik Wang Zhao Jun, dia tidak banyak pembukaan karena sudah sama-sama basah.


Oleh karena itu, Qin Shi Huang langsung saja meneroboskan Senjata Besarnya ke dalam Perahu Tembem milik Wang Zhao Jun, sampai Wang Zhao Jun berteriak keras penuh kenikmatan.


“Ah ah ah … pelan-pelan, Sayang!”


“Aku akan mencoba lebih pelan lagi, tapi aku tidak janji untuk berlama-lama karena Perahu Tembem milikmu begitu nikmat dan terus membuatku ingin bergerak dengan cepat!”


Qin Shi Huang tidak lupa bermain dengan Kedua Boba Besar Wang Zhao Jun, selain menyerang bagian bawah, dia juga menyerang bagian atas itu dan terus menekannya.


“Lagi-lagi! Beri aku lagi, Sayang!”


“Aku tidak akan menahan diri lagi kalau begitu!”


Keduanya sudah masuk dalam puncak kenikmatan secara bersamaan, namun tak berhenti disitu mereka berdua melakukannya terus sampai dini hari.


Dan pertarungan panas mereka bisa diintip oleh 3 wanita lain yang sangat penasaran dengan permainan mereka berdua. Qin Shi Huang sebenarnya merasakan 3 wanita itu tapi sengaja membiarkan.


Karena suatu saat nanti, dia juga akan bermain dengan mereka semua, jadi dia membiarkan hubungan badannya dilihat oleh 3 kekasihnya itu, dia malah semakin mengeraskan senjatanya untuk membuat Wang Zhao Jun penuh kenikmatan.


Hal ini juga membuat Qin Shi Huang di mata 3 wanitanya yang lain begitu perkasa dan ingin sekali melakukannya juga, namun mereka sadar, belum berbuat apapun untuk Qin Shi Huang, terutama Sun Diao Chan dan Yang Gui Fei.


***


Keesokan harinya Qin Shi Huang dan 4 wanitanya berpamitan untuk terakhir kalinya dan bergegas menuju Kota Tambang yang berada cukup jauh dari ibukota.


Kota ini merupakan salah satu kemungkinan terbesar tempat dimana Utusan Alam Immortal itu berada setelah clue yang diberikannya dalam ancamannya di pesta tadi malam.


Dengan kecepatan tinggi, mereka berlima bisa sampai ke kota tambang terbesar di benua selatan dalam waktu 3 hari saja, padahal perjalanan aslinya bisa sampai 10 hari.

__ADS_1


Dan seperti kebiasaan mereka selama perjalanan, perburuan monster sudah menjadi hal yang biasa untuk mereka lakukan ketika berpindah tempat atau berpindah kota.


[Selamat! Master mendapatkan total 1,121 miliar PS.]


“Waw … kota ini sangat indah dan besar sekali, sejauh mata memandang hanya ada perbukitan gersang dan gunung-gunung pertambangan yang ada,” kagum Sun Diao Chan.


“Apalagi suara dentingan palu yang beradu dengan logam yang terdengar sepanjang jalan ini, bukankah itu sangat indah Tuan?” tanya Sun Diao Chan tiba-tiba.


“Indah? Benar, suara itu sangat indah,” jawab Qin Shi Huang sekenanya, lalu dia memberikan perintah pada Dess mengenai apakah pemikirannya sama dengan analisis Dess.


[100 persen benar, Sun Diao Chan ini memiliki kecocokkan pada elemen tanah dan api yang sangat tinggi. Keduanya adalah elemen yang biasa dimiliki oleh Blacksmith.]


Qin Shi Huang tersenyum penuh arti, dia sekarang tahu kenapa Sun Diao Chan sangat senang dengan suara dentingan Palu seorang Blacksmith dengan sebuah Logam.


“Chan Er apakah kamu tertarik menjadi seorang Blacksmith?” tanya Qin Shi Huang membuat Sun Diao Chan malu. Sun Diao Chan berpikir apakah kodenya berhasil pada tuannya itu.


“Saya tidak tahu dengan pasti, Tuan. Tapi, setiap kali saya mendengar dentingan itu, kepala saya sangat menikmatinya,” jawab Sun Diao Chan menjawab apa adanya.


“Tapi–”


“Tidak ada penolakan, mari kita menuju ke sana!”


Qin Shi Huang sudah memutuskan untuk masuk ke salah satu Workshop Blacksmith terbaik yang dilihat matanya, lalu dia menghampiri pelayan dan berbicara sedikit panjang lebar.


Setelah menunggu beberapa saat, seorang Pria Paruh Baya keluar dari ruang belakang dan berbicara dengan suara berat khas seorang Blacksmith yang sudah berpengalaman.


“Siapa yang berniat untuk berlatih disini, aku mendengar bahwa kamu memberikan 10.000 perak sebagai biaya awal, apakah kamu orang kaya dari kota besar?” tanya Pria Paruh Baya itu seperti tidak senang.


“Ya, aku memang kaya, tapi aku datang bukan untuk menyombongkan diri, namun aku ingin menjadikan salah satu kekasihku sebagai Blacksmith yang handal, apakah bisa?” tanya Qin Shi Huang dengan tenang.


“Ha ha ha … jarang ada orang yang bisa berbicara denganku setenang dirimu anak muda, dengan ini aku tahu bahwa kamu bukan orang sembarangan, lalu yang mana kekasihmu yang ingin belajar itu?” tanya Pria Paruh Baya itu.

__ADS_1


“Saya … ” ucap Sun Diao Chan lirih.


“Baiklah, mulai sekarang panggil aku Pak Tua Fan Zhe Dong, atau jika namaku terlalu panjang, maka panggil saja Pak Tua Fan,” jawab Pak Tua Fan.


“Ikuti aku ke dalam, kalian semua juga boleh ikut untuk melihat bagaimana proses pembuatan senjata dan alat logam lainnya yang berkualitas tinggi,” senang Pak Tua Fan.


Mereka semua masuk ke dalam ruang khusus penempaan.


“Waw sangat indah sekali, kamu memiliki banyak Blacksmith yang bagus, Pak Tua! Apalagi setelah aku menyentuh beberapa senjata yang masih hangat ini, semuanya memiliki kualitas emas ke atas,” puji Sun Diao Chan.


Pak Tua Fan Zhe Dong yang mendapat pujian Sun Diao Chan langsung berbicara serius.


“Bagaimana caranya kamu bisa tahu bahwa senjata-senjata ini akan menjadi kualitas emas ke atas? Padahal aku belum mengatakan apapun?” ucap Pak Tua Fan Zhe Dong.


“Entahlah, aku hanya tiba-tiba tahu saja, aku seperti merasa sangat dekat dengan semua senjata dan logam yang ada disini,” ucap Sun Diao Chan menjawab apa adanya.


“Ini adalah bakat yang langka, kalau begitu kamu boleh memiliki palu yang mana saja dari koleksiku, kamu juga boleh memilih logam yang mana saja, tidak usah membayar!”


“Aku ingin melihat seberapa besar potensi yang akan kamu kembangkan dengan semua peralatan berkualitas tinggi ini,” ucap Pak Tua Fan Zhe Dong yang terlihat bersemangat.


“Tapi, aku belum pernah memegang palu sebelumnya, aku hanya pernah melihat beberapa orang saja yang melakukan pembuatan senjata saja, apa tidak masalah?” tanya Sun Diao Chan.


“Tidak masalah.”


Sun Diao Chan meyakinkan diri sendiri, lalu dia mengambil Palu paling bagus dan mengambil sebatang logam baja yang terkenal dengan kekerasannya.


Lalu dia mendekati tungku api yang sangat panas untuk mulai melunakkan logam baja yang diambilnya dan dia mulai menggunakan palunya.


*PRANG!


Dalam pukulan pertamanya, Sun Diao Chan gagal dan logam baja panas itu terpental dan mengenai kulitnya.

__ADS_1


“Argh … ini sangat panas!”


__ADS_2