
[Kota terdekat dari sini adalah Kota Giok Hijau. Di sana adalah sebuah kota perdagangan yang cukup besar, karena disana menjual semua jenis material dari para monster yang diburu oleh para kultivator dan keluarga bangsawan.]
Qin Shi Huang sudah berada di gerbang masuk kota tersebut, dia sedang antri untuk masuk ke dalam kota, administrasi kota ini sudah termasuk baik, karena memiliki pengaturan seperti ini.
“Tunjukkan tanda pengenalmu!” ucap salah satu penjaga gerbang kota pada Qin Shi Huang.
“Maafkan saya, Tuan. Saya kehilangan tanda pengenal selama perjalanan menuju kesini, karena saya diserang oleh kawanan serigala putih yang sangat banyak,” ucap Qin Shi Huang berbohong.
Penjaga gerbang itu kemudian mendekati salah satu penjaga lainnya dan berbisik, setelah memastikan yang dikatakan Qin Shi Huang memang terjadi, penjaga gerbang mendekatinya lagi.
“Baiklah, kamu pergilah ke penjaga yang ada di sana, kita tidak bisa membiarkan seorang penjahat atau buronan masuk ke dalam kota, ini hanyalah formalitas,” ucap Penjaga Gerbang itu.
“Baik, Tuan!” Qin Shi mendekati pos penjagaan gerbang dan mengikuti seorang penjaga lainnya masuk ke pos tersebut, lalu dia diberikan beberapa pertanyaan singkat.
“Terakhir, silakan untuk meletakkan tanganmu di bola kaca ini, jika nanti bola ini menunjukkan warna merah, itu artinya kamu adalah buronan yang harus ditangkap,” ucap penjaga itu.
Qin Shi meletakkan tangannya dengan tenang, sebuah warna biru cerah muncul, hal ini menandakan bahwa dia bukanlah musuh ataupun ancaman.
“Bagus, kamu memang orang baik. Ini tanda pengenal barumu atas nama kekaisaran dan kerajaan ini. Jangan sampai menghilangkan tanda pengenal ini lagi,” ucap petugas itu.
“Terima kasih, Tuan.” Qin Shi Huang kemudian membayar 10 keping perak untuk biaya pembuatan tanda pengenal, dia bisa masuk ke dalam kota.
Sebelum mampir di penginapan untuk beristirahat, dia berniat berjalan-jalan sebentar untuk mengetahui seluk beluk kota ini lebih dalam.
“Kemana Tuan akan pergi?” Qin Long yang sedang bersembunyi di bayangan Qin Shi bertanya melalui telepati, ini merupakan salah satu skill umum yang dimiliki naga legendaris sepertinya.
“Aku akan melihat-lihat kota ini, aku juga ingin tahu, apakah aku bisa mendapatkan beberapa informasi berharga dan terbaru mengenai Kota Giok Hijau ini,” jawab Qin Shi Huang.
Naga Kegelapan tidak bertanya lagi, dia merasakan ada kebiasaan baru dari tuannya, tuannya yang sekarang lebih waspada pada semua hal dan itu bukanlah hal yang buruk.
__ADS_1
*BRAK!
“Maaf, Tuan. Saya tidak sengaja menabrak Anda.” Seorang gadis seumurannya yang kurang lebih berusia 20 tahun menabrak Qin Shi tanpa sengaja.
“Oiii, perempuan jalan9! Cepat kembali ke sini, atau penjaga toko akan marah dan menyiksamu lebih kejam lagi! Cepat kesini!”
Beberapa orang terlihat sedang mengejar gadis yang menabrak Qin Shi barusan, mereka semua terlihat seperti seorang pedagang.
[Gadis ini adalah seorang budak milik tuan dari orang-orang itu. Di dunia ini, perbudakan masihlah umum dan tidak melanggar hal apapun.]
[Tapi, jika Dess boleh menyarankan, lebih baik Master menyelamatkan gadis ini, karena dia memiliki sebuah bakat tersembunyi yang istimewa.]
“Apakah ini sebuah misi? Jika iya, maka aku akan menyelamatkannya. Dan jangan lupa menambahkannya pada hadiah yang akan kuperoleh nanti bersama 100 kotak hadiahku sebelumnya,” gumam Qin Shi Huang dalam kepalanya.
[Misi Penyelamatan.]
Qin Shi Huang sangat puas dengan penjelasan Dess. Dia memang yang paling mengerti dirinya. Sekarang dia memiliki alasan menyelamatkan gadis bernama Wang Zhao Jian itu.
“Aku pergi dulu Tuan. Maafkan aku karena telah menabrak Anda, saya akan meminta maaf dengan besar di lain waktu, sekarang saya masih harus melarikan diri.”
Wang Zhao Jun, gadis yang menabrak Qin Shi Huang itu berniat berlari, namun tangannya ditarik oleh seseorang hingga membuatnya hampir terjatuh.
Untungnya, Qin Shi Huang dengan sigap menangkap tubuh Wang Zhao Jun. Wajah keduanya saling berhadapan, namun peristiwa itu dikacaukan oleh para pengejar sebelumnya.
“Terima kasih, Tuan. Maafkan kelancangan salah satu budak kami, kalau boleh, apakah kami bisa membawa gadis kecil yang ada di tangan, Tuan?”
Pengejar itu berkata dengan sopan, karena melihat pakaian yang digunakan oleh Qin Shi Huang, mereka semua berpikir bahwa Qin Shi Huang bagian dari kultivator terhormat.
“Aku tidak akan mengembalikannya pada kalian. Tapi, aku sempat mendengar kalian mengatakan gadis ini adalah budak, bagaimana jika aku membelinya?” tanya Qin Shi Huang.
__ADS_1
“Ta– tapi, Tuan. Gadis ini sudah dipesan oleh tuan muda dari raja kota ini, kami tidak berani memberikannya begitu saja, bagaimana jika tuan kembali ke toko bersama kami?”
“Silakan tuan tanyakan langsung pada Penjaga Toko sekaligus Pemilik Toko Budak terbesar yang ada di kota ini, kami tidak memiliki hak untuk memutuskan.”
Beberapa pengejar tadi ternyata sedikit memiliki rasa sopan santun, mereka tidak serta merta membantah perkataan Qin Shi Huang.
Hal ini juga membuktikan pada Qin Shi Huang bahwa saran Dess tidak salah. Karena yang menyarankannya menggunakan pakaian dengan model ini adalah Dess.
“Baik, kalau begitu antar aku menuju ke sana. Aku akan berbicara secara pribadi dengan tuan kalian, tapi sebelum itu bisakah aku bertanya pada gadis ini?” tanya Qin Shi Huang.
“Tentu saja, Tuan.” Para pengejar itu mempersilakan Qin Shi Huang berbicara empat mata dengan Wang Zhao Jun, tapi dari kejauhan mereka tetap mengawasi kedua orang itu.
“Namamu Wang Zhao Jun, kan? Aku tidak tahu seberapa tersiksanya kamu di toko budak itu, tapi dilihat dari luka-luka yang menyelimuti kulitmu, itu bukanlah siksaan yang manusiawi.”
“Jadi, aku berniat membeli dan mempekerjakanmu menjadi salah satu bawahanku yang setia. Dari sorot matamu, aku bisa melihat sebuah dendam yang belum terbalaskan, aku akan membantumu balas dendam juga, bagaimana?”
Qin Shi Huang memberikan banyak tawaran pada Wang Zhao Jun. Dia tidak tanggung-tanggung menjanjikan banyak hal lainnya yang bisa di dapat jika mengikutinya.
“Te– terima kasih atas kebaikannya, Tuan. Tapi, selama ini aku mendapatkan tuan yang tidak layak disebut manusia, aku takut–”
“Aku tidak akan seperti itu! Bahkan aku akan membantumu membunuh mantan tuanmu itu!” Qin Shi Huang langsung menyahuti perkataan Wang Zhao Jun.
Wang Zhao Jun sangat bingung, dia tidak pernah mendapatkan tatapan kepercayaan dari seseorang selain keluarganya yang sudah terbantai di masa lalu.
Tapi, karena dia tidak bisa menjawab pertanyaan Qin Shi Huang secara langsung, dia hanya bisa mengangguk pasrah dan menerima jika takdir penyiksaan kembali dia terima.
“Bagus! Para pelayan toko, sekarang antar aku ke toko budak kalian!” Qin Shi Huang tidak malu menggandengan Wang Zhao Jun layaknya gadis pada umumnya.
Mereka semua langsung berjalan menuju toko budak yang dimaksud.
__ADS_1