DEMON EMPEROR SYSTEM

DEMON EMPEROR SYSTEM
Bab 040 - Nan Bao Yu, Keluarga Nan.


__ADS_3

“Kenapa kalian terkejut, bukankah wajar sebagai seorang kekasih melakukan itu, kenapa? Kalian pasti iri denganku bukan?” sombong Qin Nu Long.


Ketiga wanita itu menggerutu meminta penjelasan, namun sayang rombongan bangsawan keburu datang dan menghindarkan Qin Shi Huang dari banyak pertanyaan ketiga budak cantiknya.


“Tuan sekali lagi terima kasih atas bantuan Anda, saya juga mewakili seluruh pengawal untuk minta maaf sekali lagi mengenai hal sebelumnya,” ucap Nan Bao Yu menundukkan kepalanya.


“Saya juga mendengar bahwa Tuan dan 4 Nona ingin pergi ke selatan? Apakah saya boleh tahu dimana daerah selatan yang Anda maksud, karena kami juga memiliki tujuan ke selatan juga,” ucap Nan Bao Yu.


[Wanita ini jujur dan tidak ada keraguan dalam kata-katanya.]


Seperti mengerti apa yang tengah dipikirkan Qin Shi Huang, Dess menjawab pemikiran itu dengan sebuah pernyataan yang memang diinginkan Masternya tersebut.


“Kami ingin menuju ke Ibukota Kekaisaran Selatan, kalau kalian ingin pergi kemana?” jawab Qin Shi Huang singkat.


“Kebetulan sekali Tuan, kami masih memiliki satu kereta kuda yang bisa muat untuk 5 orang, apakah Anda berkenan bepergian bersama kami?” ajak Nan Bao Yu penuh semangat.


“Tawaran yang menarik, dengan begitu kita bisa beristirahat setelah beberapa hari terakhir selalu berlatih. Kami juga akan menginterogasi Tuan dan Qin Nu Long,” ucap 3 Budak Cantik.


“Sepertinya boleh juga, 4 kekasihku ini juga sudah lelah dengan semua latihan sepanjang perjalanan, kalau begitu kami berlima akan merepotkan Anda Tuan Putri,” ucap Qin Shi Huang.


Ketiga budak cantik yang ikut dipanggil kekasih langsung malu-malu, mereka tidak menyangka bahwa tuannya akan memperkenalkan mereka sebagai kekasihnya.


Qin Nu Long hanya tersenyum sinis, dia yang paling tahu mengenai karakter Qin Shi Huang. Sebutan barusan digunakan oleh kekasihnya itu hanya demi tidak ribet dan ditanya banyak hal.


Disisi lain, perkataannya membuat semua mata waspada, Nan Bao Yu tidak mengenakan pakaian kekaisaran dan dia sekarang sedang menyamar, bagaimana bisa orang ini tahu mengenai dia adalah putri.


“Ke– kenapa Anda tahu bahwa aku adalah seorang putri?” tanya Nan Bao Yu dengan waspada, begitu juga dengan semua pengawal yang berjumlah 50 orang itu.


“Ayolah, apakah kalian sedang menyamar atau tidak, aku tidak peduli. Lalu, bangawan mana yang mengatkan dirinya menyamar, tapi membawa prajurit kekaisaran?” singkat Qin Shi Huang.

__ADS_1


“Mengenai kenapa aku memanggilmu dengan Putri tadi hanya untuk mengecek apakah tebakanku benar atau tidak, tapi ternyata semua orang bisa menilainya sekarang,” imbuh Qin Shi Huang.


“Tuan sangat cerdas, maafkan atas sikap kami barusan, kami hanya sedang berjaga-jaga, siapa tahu ada mata-mata yang sedang mengincar kami, kalau begitu mari … ” ajak Nan Bao Yu.


Qin Shi Huang dan keempat wanitanya diarahkan menuju kereta kuda kedua, kemudian perjalanan menuju ke selatan dilanjutkan.


***


Di suatu tempat di Domain Dewa.


*BOOOM!


“Siapa manusia kurang ajar yang membunuh calon penggantiku, aku sudah memberikan banyak harta dan berkah kepada calonku itu, tapi ada orang yang berani membunuhnya!”


Seorang Pria Tua bertelanjang dada dan memegang sebuah kincir angin di tangannya sangat marah, dia adalah salah satu dewa yang menguasai sebuah domain di Domain Para Dewa.


“Maafkan kami tuanku, ketika pertarungan dengan manusia itu, kami sudah memberikan banyak kekuatan tambahan pada Serigala Putih itu, tapi tetap saja dia kalah telak,” lapor salah satu bawahan.


Pria Tua bertelanjang dada itu mengarahkan kincir angin di tangannya ke depan dan muncullah adegan pertarungan antara Qin Shi Huang dan Pemimpin Serigala Putih.


“Elemen Kegelapan? Ada manusia yang mampu mengendalikan Elemen Kegelapan? Tidak mungkin dia adalah Kaisar Iblis, karena dia sudah dihukum dengan Hukuman Surgawi dan tubuhnya pasti lenyap!”


“Apakah mungkin Kaisar Iblis selama ini memiliki keturunan atau jangan-jangan Naga Kegelapan yang tiba-tiba bereinkarnasi penyebab manusia itu memiliki Elemen Kegelapan.”


Atas rasa penasarannya, Pria Tua itu ingin melihat lebih jauh pada manusia itu dan 4 wanitanya, serta mengikuti perjalanan mereka yang sedang menuju ke benua selatan.


Tapi dia gagal melakukannya karena ada sebuah pembatas tak kasat mata yang menghalangi pandangannya. Sebuah pembatas yang sangat kuat dan tidak bisa ditembus oleh Dewa sepertinya.


“Menarik, sepertinya manusia itu bukan orang biasa. Aku akan melaporkan ini pada para jenderal dewa, mereka lebih berhak tahu mengenai masalah ini,” batin Pria Tua itu.

__ADS_1


***


“Tuan!” telepati Qin Nu Long.


“Aku tahu, dia tidak bisa melihat kita, jangan buat wajahmu seperti itu, biarkan hanya kita berdua saja yang mengetahui mengenai hal itu, intinya keberadaan kita hampir diketahui oleh seorang Dewa,” jawab Qin Shi Huang dengan telepati juga.


Qin Nu Long dan Qin Shi Huang sudah mengembalikan mimik wajah mereka seperti semula, lalu mereka mendengarkan ocehan 3 wanita lainnya yang sedang bercerita mengenai pengalamannya selama setahun lalu.


Selama beberapa hari kemudian tidak ada apa-apa yang terjadi, dengan kecepatan mereka seperti ini, maka tiga hari lagi mereka akan sampai di perbatasan Kekaisaran Benua Selatan.


Lalu sesampainya di perbatasan mereka semua mampir di sebuah kota untuk makan siang, di sana suasana baru sudah mulai terasa, mulai dari aksen bicara sampai baju khas yang dipakai.


“Selamat datang di Kota Karang Emas, Tuan. Saya akan menjadi Anda menuju sebuah rumah makan yang sangat enak dan wajib dicoba jika Anda berkunjung ke benua selatan,” ajak Nan Bao Yu.


Qin Shi Huang tidak menolaknya, terlebih lagi dia juga cukup lapar karena sudah beberapa hari terakhir tidak makan makanan fisik dan hanya mengandalkan pil energi qi saja.


Di Rumah Makan Kepiting Suci.


“Waw aku baru pertama kali ini melihat ada kepiting yang memiliki ukuran sangat besar seperti ini, bukankah ini cukup menggugah selera makan kita, Tuan?” tanya Wang Zhao Jun.


Qin Shi Huang hanya diam saja, dia sedang mengamati area sekitar, dia ingin mengingat semua hal, karena setiap apapun itu bisa diolah menjadi sebuah informasi yang berharga.


Nan Bao Yu yang melihat itu langsung mengambil alih pembicaraan.


“Benar Nona Wang, kami orang-orang benua selatan memang terkenal dengan hasil lautan yang melimpah, pasti makanan laut yang ada disini kualitas terbaik,” jawab Nan Bao Yu.


Wang Zhao Jun senang mendengar penjelasan Nan Bao Yu. Kemudian mereka semua menyantap makanan utama dan terlezat yang ada di Rumah Makan Kepiting Suci itu.


Setelah selesai makan, tiba-tiba Qin Shi Huang yang dari tadi menajamkan penglihatannya ke luar jenderal berbicara.

__ADS_1


“Sepertinya akan ada beberapa pengganggu, karena kita sudah kenyang, bagaimana kalau kita sedikit meregangkan badan lagi?” Qin Shi Huang sudah berdiri dari kursinya dan menuju ke luar rumah makan.


__ADS_2