
“Jika kalian tidak membayar hutang, maka seharusnya tidak meminjam uang pada kami sejak awal, berikan anakmu, kami akan menjualnya sebagai budak!” bentak seorang Pria Berkumis.
Semua orang yang lalu lalang di sekitar mereka tidak ada yang peduli atau lebih tepatnya mereka tidak mau berurusan dengan Kelompok Gerhana Sabit yang dikenal tanpa ampun.
“Maafkan kami tuan, tapi bukankah saya sudah membayar hutang saya secara penuh, lalu kenapa Anda masih datang dan sekarang ingin mengambil anak saya?” jawab seorang wanita paruh baya yang dibentak.
“Uang yang kamu berikan kemarin hanya cukup untuk melunasi hutang pokoknya, apakah kamu sudah lupa berapa banyak bunga yang harus kau lunasi juga!” bentak Pria Berkumis itu lagi.
“Tapi, hutang saya hanya 1.000 perak saja, tapi bunganya bahkan lebih dari uang yang dipinjam yaitu 2.500 perak, bukankah ini namanya pemerasan?” jawab wanita paruh baya itu tidak mau kalah.
Bagaimanapun, jika dia menunjukkan sisi lemahnya, maka dia akan kehilangan anak satu-satunya, dia tidak ingin hal itu sampai terjadi. Oleh karena itu, dia terus melawan.
“Tuan kenapa kamu menindas seorang ibu dan anaknya? Dan sejak kapan di benua selatan diizinkan untuk membuka pinjaman uang selain pada pemerintah dan bangsawan yang ditunjuk?”
“Apalagi menurut perkataan ibu ini, bunganya sangat tinggi bahkan melebih uang pokok pinjamannya? Siapa tuan kalian, aku ingin berbicara dengannya!”
Nan Bao Yu yang tidak bisa membiarkan kesan buruk tamunya di kekaisaran benua selatan langsung bertindak tegas, tapi ketegasannya tidak ditanggapi dengan baik oleh Pria Berkumis dan kelompoknya.
“Nona! Aku tidak tahu siapa Anda, tapi apakah tidak berpikir dua kali sebelum mencampuri urusan Kelompok Gerhana Bulan Sabit?” Pria Berkumis itu berbicara dengan nada sombong.
Dia tidak tahu bahwa wanita yang ada di depannya itu adalah seorang tuan putri kekaisaran. Yang dia tahu hanya ada orang bodoh yang berani bersinggungan dengannya.
Para pengawal kekaisaran sebelumnya memang ditugaskan untuk mengisi logistik baru untuk perjalan tiga hari ke ibukota, jadi mereka tidak ada disini bersama sang tuan putri.
Apalagi Nan Bao Yu memang dalam posisi menyamarkan dirinya, jadi dia tidak mengenakan pakaian kekaisaran sama sekali. Yang membuat semua orang mengira bahwa dia rakyat biasa.
“Kalau kalian tidak mau memberitahu dimana tuan bodoh itu, maka beberapa hari lagi aku pastikan, kelompok kalian hanya tinggal nama saja,” marah Nan Bao Yu.
“Tunggu … ”
__ADS_1
“Daripada keributan kecil ini menjadi semakin besar, bagaimana jika kami membayarkan hutang ibu ini, dengan syarat, kami memiliki beberapa pertanyaan ringan untuk kalian, bagaimana?” tawar Qin Shi Huang.
“Apakah 5.000 perak ini cukup untuk memenuhi semua permintaanku itu?” Qin Shi Huang tidak menunggu jawaban Pria Berkumis itu, dia langsung memberikan uang itu kepadanya.
[Master mengambil 5.000 keping perak dari penyimpanan.]
[Sisa uang : 78.009 keping emas, 213.210 keping perak.]
“Hahaha! Begini baru luar biasa, saya lebih suka mengobrol dengan pria waras seperti Anda daripada dengan wanita temperamen itu. Pertanyaan apa yang mengganggu Anda, Tuan?”
Pria Berkumis itu berbicara sambil menghitung uang yang diberikan Qin Shi Huang, dia sangat bersemangat karena bisa mendapatkan 2.500 keping perak secara gratis.
“Aku hanya ingin tahu mengenai kalung yang ada di lehermu, sepertinya kalung itu sangat indah, kira-kira apakah aku bisa memilikinya?” tanya Qin Shi Huang.
“Mengenai masalah kalung ini, kata tuan kami adalah identitas kelompok kami, bahkan semua orang yang merupakan anggota kelompok menerima kalung ini.”
“Tapi untuk permintaan Anda yang kedua itu sepertinya saya belum bisa melakukannya, karena tuan saya akan marah jika anggotanya menghilangkan Kalung Gerhana Bulan Sabit ini.”
[Identifikasi Kalung Gerhana Bulan Sabit berhasil!]
[Kalung ini memiliki material dari Alam Immortal dan tidak ada bahan seperti ini di Dunia Manusia. Kegunaan kalung ini adalah menyerap energi qi pemakainya dan memberikannya pada pemilik Kalung Induk.]
[Dan lambang Gerhana Bulan Sabit ini menandakan bahwa setiap Gerhana Bulan dan Bulan Sabit, maka penyerapan energi qi tubuh pemakai akan meningkat tajam.]
Tebakan Qin Shi Huang sudah terkonfirmasi, dia tidak gegabah dan membiarkan Pria Berkumis bersama kelompoknya pergi dari lokasi itu dan berterima kasih karena telah menjawab pertanyaannya.
“Kenapa Tuan membiarkan penjahat itu pergi? Dengan membayarkan hutang ibu ini, maka kejahatan mereka akan tetap ada dan terus membayangi rakyat disini,” ucap Nan Bao Yu.
“Karena cara yang kamu gunakan salah, memang benar kamu bisa membuat mereka langsung lenyap dengan kata-katamu, tapi bukankah kamu sekarang sedang menyamar?”
__ADS_1
“Lalu yang dibutuhkan ibu dan anak itu hanya penyelesaian masalah sekarang dengan cepat, karena mereka berdua sepertinya sudah kelelahan dan tidak ingin mendengar ceramah panjangmu.”
“Oleh karena itu, lain kali lihat dulu situasi dan kondisinya, setelah itu baru kamu memutuskan langkah terbaik apa yang harus kamu ambil, begitu cara seorang pemimpin berpikir.”
“Dan mengenai siapa yang akan memberantas mereka tentu saja kamu dan kekaisaranmu, aku tidak akan ikut ambil bagian dalam masalah internal benua selatan ini.”
Qin Shi Huang menjawab panjang lebar untuk menghilangkan rasa curiga mengenai obrolan ringannya tadi dengan Pria Berkumis, karena dia tidak ingin banyak orang yang tahu termasuk Nan Bao Yu.
Nan Bao Yu hanya bisa terdiam, dia sadar bahwa apa yang dikatakan Qin Shi Huang masuk akal dan dia terlalu banyak melakukan hal yang sia-sia selama ini, jika dihadapkan ke masyarakat langsung.
***
Beberapa saat sebelum melanjutkan perjalan menuju Ibukota Kekaisaran.
“Kita berlima akan berpisah dengan Nan Bao Yu dan menyelidiki mengenai Pria Berkumis tadi,” ucap Qin Shi Huang.
“Aku sudah menanamkan energi qi khusus milikku, jadi kita bisa langsung tahu mengenai keberadaannya,” imbuh Qin Shi Huang lagi.
“Baik, Tuan!”
Alhasil kelima orang itu pamit kepada Nan Bao Yu dengan alasan ingin mengenal benua selatan ini lebih jauh dan tidak ingin memperlambat perjalanan putri itu memberikan obat untuk ibunya.
“Baiklah jangan lupa jika sudah sampai di ibukota untuk mengunjungiku, sampai jumpa!” ucap Nan Bao Yu melambaikan tangan, dia lalu pergi bersama pengawal kekaisaran.
“Kita langsung bergerak, ikuti aku!” Qin Shi Huang memimpin perjalanan, hingga sampailah mereka ke sebuah gubuk kecil yang ada di pinggiran kota kecil tersebut.
*BAAAAM!
Mereka berlima menerobos masuk dan menyandera lima orang terkuat yang ada disana.
__ADS_1
“Dimana tuan kalian! Dalam hitungan tiga jika tidak ada yang bicara, maka kami berlima akan membunuh kalian!”
“Tiga … ”