
"Sialan! Aku tahu ada yang aneh, tapi aku terlalu jauh menganggap bahwa Ketua Sekte Miles Wei sudah berubah, betapa bodohnya aku!" kesal Pria Emas Naga.
*BOOM!
Sebuah ledakan terdengar dari luar gunung, disana 10.000 anggota organisasi yang menunggu pemimpin mereka sedang disergap oleh seluruh murid inti sekte.
"Sialan! Biarkan aku keluar untuk menghabisi semua orang diluar, aku tidak akan lagi percaya pada mereka, kau telah membuatku marah Ketua Sekte bedebah!" teriak Pria Emas Naga.
Dengan cepat Qin Shi mencegah pria itu keluar, dia akan bertarung melawan musuh kuat kali ini, karena musuhnya ini sudah berada di ranah Soul Formation Puncak.
*WUSH!
"Mau kemana kau pak tua! Lawanmu disini adalah aku, jika kamu ingin keluar dari ruangan ini, maka langkahi dulu mayatku!" tegas Qin Shi Huang sudah mengambil kuda-kuda siap bertarung.
"Dasar Soul Formation sialan! Kau pikir dengan kekuatan lemahmu itu bisa mengalahkanku? Dalam mimpi pun kau tidak akan bisa–"
*SLASH!
"Bagaimana sekarang? Apakah aku sudah layak menjadi lawanmu?" Qin Shi Huang mendorong tubuhnya dengan cepat dan berhasil melukai pipi kiri Pak Tua Emas itu.
"Apa yang kalian tunggu, bunuh bedebah ini, jangan biarkan dia hidup lebih lama lagi, cepat bunuh dia!" Bawahan Baju Emas yang menerima perintah itu menerjang Qin Shi Huang langsung.
*DENG!
"Sebuah penghalang energi?"
"Kesinilah para bawahan busuk, lebih baik kalian bersikap lebih baik lagi, sebelum aku kehilangan kesabaranku dan membunuh kalian semua sekaligus!" ucap Qin Nu Long.
"Kenapa ada Ras Naga di sini? Bagaimana bisa ras yang begitu mulia terjatuh ke Alam Bawah ini? Siapa kalian berdua ini? Jangan-jangan … "
"Tutup mulutmu dan mari kita bertarung, yang pasti semua tebakanmu salah!" Qin Shi Huang menggunakan Dagger Api Ganda miliknya dan menebas tepat ke leher Pak Tua Emas itu.
Pak Tua Emas itu bertarung dengan Qin Shi Huang dengan sebuah pedang panjang dengan bilah tajam berwarna hitam, dia juga mengalirkan qi pada pedangnya.
*TING!
*TING!
__ADS_1
Keduanya saling berhadapan dan kedua senjata mereka terus berbenturan. Tapi, Qin Shi Huang masih kalah cepat dibanding Pak Tua Emas.
"Light Sword Qi!" Pak Tua Emas itu memberikan serangan super cepat yang tidak sempat di blokir oleh Qin Shi Huang. Alhasil tangan kanan Qin Shi Huang tergores memanjang sampai ke bahu.
"A Thousand Crow!" Qin Shi Huang membalas sebuah jurus luar biasa yang membuat tubuh fisiknya menghilang sementara digantikan oleh Jutaan Burung Gagak.
Dia sudah menemukan taktik yang pas untuk bisa mengalahkan kecepatan musuhnya, yang mana dari waktu ke waktu semakin cepat layaknya kecepatan cahaya.
"Berubah menjadi Jutaan Gagak ya? Jurus yang menarik sekali, tapi aku tidak akan tertipu dengan semua ini, jika musuh ada banyak, sekalian saja kubakar semuanya!"
Pak Tua Emas itu mengeluarkan sebuah serangan area yang mengincar hampir seluruh burung gagak yang muncul, "Hoo … kamu disana ya anak kurang ajar, akan kutangkap kau!"
Jurus Qin Shi Huang yang satu ini sangat istimewa, selain bisa mencari informasi dengan cepat, setiap burung gagak yang ada di sini bisa digunakan tempat Qin Shi Huang berpindah tempat.
Dan jurus itu bisa membuatnya menyebarkan hawa keberadaan pada setiap burung gagak itu, sehingga musuh akan kesulitan selama proses mencari tubuh yang sebenarnya.
*WUSH!
"Sialan! Aku salah, tadi aku merasakan hawa keberadaannya disini!" batin Pak Tua Emas, dia lalu melirik ke kanan, gerombolan gagak itu membentuk sebuah tubuh manusia, tapi …
*SLASH!
"Kalau begitu aku akan menyerangmu Pak Tua Emas!" Suara Qin Shi Huang menggema di dalam ruangan itu, dia berbicara lewat mulut jutaan gagak yang terbentuk.
Lalu dari mulut gagak itu, muncul sebuah bola energi kecil sebesar kelereng, kemudian gagak itu mengitari Pak Tua Emas sambil menembakkan Jutaan Bole Energi kecil itu.
*DOR!
*DOR!
"Stealth!"
Pak Tua Emas itu kemudian menghilang dari tempat sebelumnya, dia berhasil menghindari semua serangan gagak itu dengan baik.
Sayangnya, Qin Shi Huang memiliki Dess, alhasil dia bisa menemukan Pak Tua Emas dengan mudah, lalu dia mengarahkan bola energi itu sekali lagi.
Namun sekarang, dia sudah cukup serius karena dalam bola energi itu ditambahkan elemen kegelapan murni yang mampu membuat musuh kehilangan penglihatan dan membuat kerusakan parah jika terkena makhluk hidup.
__ADS_1
*JLEB!
*JLEB!
Pak Tua Emas itu telak terkena ratusan bola energi kegelapan secara langsung, karena dia mengira skill Stealth miliknya tidak akan bisa ditemukan oleh Qin Shi Huang.
"Elemen Kegelapan? Uhuk … kenapa ada elemen ini di Alam Bawah, cepat beritahu aku! Siapa kalian berdua sebenarnya!" pinta Pak Tua Emas yang sudah sekarat.
Qin Shi Huang sudah kembali ke wujud aslinya, beberapa burung gagak berkerumun, lalu dia menunjukkan kembali dimana tubuh aslinya berada.
"Aku hanya manusia biasa yang kebetulan memiliki elemen ini, jadi jangan terlalu berlebihan, apalagi kamu sudah sekarat?”
“Apakah dikalahkan oleh orang lemah sepertiku bisa membuatmu mati dengan tenang?" ejek Qin Shi Huang.
Setelah Qin Shi Huang mendekat, Pak Tua Emas itu bisa merasakan Energi Kegelapan yang kuat dari tubuh musuhnya itu.
Dia semakin yakin bahwa kedua orang ini merupakan orang yang dicari tuannya. Karena ciri-ciri lain yang sudah mulai bermunculan.
Seperti yang bisa mengalahkan dirinya, meskipun dia perbedaan kultivasi yang tinggi, ini sudah diluar batas normal dan dia pasti bukan orang biasa.
Dan tanpa sepengetahuan Qin Shi Huang, Pak Tua Emas itu memberikan laporan melalui Token Giok Komunikasi untuk memberikan informasi itu pada tuannya.
"Karena kamu sudah sekarat, maka izinkan aku untuk menolongmu mati lebih cepat Pak Tua Emas!" Qin Shi Huang bergerak cepat memotong kepala Pak Tua Emas itu, namun …
*TING!
Dagger Api Ganda miliknya ditahan oleh seseorang yang entah dari mana munculnya, dia lalu bergumam ringan, "Elemen Kegelapan Yang Kuat! Siapa dirimu anak muda?"
Orang yang baru saja datang itu sangat kuat, bahkan dia memiliki kultivasi yang lebih tinggi dari Soul Formation semata.
[Peringatan, musuh sangat kuat, harap Master berhati-hati.]
Qin Shi Huang reflek langsung mundur ke belakang.
“Kenapa kamu memanggilku? Jika ini bukan hal yang penting, maka aku akan membunuhmu!” tegas Orang itu pada Pak Tua Emas.
“Lihatlah dia Tuan, bukankah dia persis seperti ciri-ciri yang diincar oleh Anda dan seluruh Utusan Alam Immortal yang datang ke Dunia Manusia ini?” ucap Pak Tua Emas.
__ADS_1
“Hoo … kenapa aku tidak kepikiran, benar juga kamu. Sepertinya aku sudah terlalu nyaman di dunia ini, sampai lupa tujuan asliku memburunya!” Orang itu mengeluarkan tekanan kuat.
*BOOOM!