
Pihak Kekaisaran Barat.
“Guru Kaisar! Kami semua sudah melakukan rencana Anda. Dan ini benar-benar sangat efektif, kami tidak melihat ada penjaga di kota yang sudah siap akan serangan ini,” senang Jenderal Besar.
“Begitulah, kita akan menggempur kota ini dari seluruh penjuru mata angin yang ada, kita tidak akan berhenti sampai musuh menyerah atau mencoba menyerang balik,” jawab Utusan Fu Ang Bei.
“Kami paham Guru Kaisar, kalau begitu izinkan saya langsung memimpin pasukan di depan. Saya akan membawakan kemenangan cepat bagi Anda,” ucap Jenderal Besar sambil berlalu pergi.
“Para Jenderal sekalian! Gunakan seluruh kekuatan terbaik yang kalian semua miliki, kita akan bertarung habis-habisan dan menjadikan kota ini sebagai kota mati!” teriak Jenderal Besar.
“Jangan ada yang gentar dengan musuh! Mereka semua hanya seonggok pasukan kecil yang berniat memberontak pada kekaisaran raksasa kita, kita bunuh mereka semua!” teriak Jenderal Besar sambil mengangkat tangannya.
“Hidup Kekaisaran Barat! Bunuh semua pemberontak yang ada di kota ini!” Sorakan dari berbagai orang sudah mulai terdengar, mereka semua sudah terbakar semangat oleh kata-kata Sang Jenderal Besar.
***
Disisi lain, Utusan Fu Ang Bei diam-diam meninggalkan tempatnya dan berniat masuk ke dalam kota melalui beberapa celah yang dilihatnya, dia sedikit aneh dengan pergerakan musuh yang belum terlihat serius dalam bertarung.
“Aku akan menyelidiki apa yang sedang direncanakan orang itu? Ketika kotanya sedang digempur dari berbagai arah, dia malah tidak muncul dan membiarkan pasukannya yang sedikit menghalau mereka, apa rencananya?”
Utusan Fu Ang Bei masuk sambil mengaktifkan Skill Penghilang Aura miliknya. Dia melewati perang yang sudah pecah di bawahnya dan masuk ke dalam kota dari atas.
“Kita tidak akan bisa menang melawan musuh, apakah kita harus menyerahkan diri saja dan mengatakan pada musuh dimana keberadaan Raja Kota yang berambisi jadi Kaisar itu?” keluh salah satu prajurit di bagian belakang pada temannya.
“Benar juga, padahal kita sudah berkali-kali mengingatkan dan memberikan usulan pada atasan kita untuk menyerah saja, sekarang semuanya sudah terlambat,” jawab temannya itu.
Utusan Fu Ang Bei yang melihat pemandangan ketidakpuasan dari prajurit kota sendiri ini memiliki sebuah ide. Bagaimana jika dia mendatangi keduanya dan menghasut mereka berdua.
“Tuan-tuan kenapa kalian berdua disini? Bukankah seharusnya kalian menjaga perbatasan kota?” tanya Utusan Fu Ang Bei sedang menyamar menjadi salah satu warga kota yang polos.
“Apa yang kamu katakan, kami berdua memang akan melakukannya, hanya saja kami sedang beristirahat, jangan ganggu kami, cepatlah masuk ke rumah dan bersembunyi di bawah tanah!” jawab Prajurit Kota ketus.
“Cepatlah pergi dari sini, sebelum kami melakukan hal yang kasar padamu, cepat!” bentak prajurit lain yang ada di sana. Prajurit itu seakan-akan takut bahwa ada orang lain yang mendengar percakapannya.
‘Hal ini menandakan sedikit ada konflik internal di pasukan musuh, sepertinya aku benar-benar akan memanfaatkan mereka berdua,’ batin Utusan Fu Ang Bei meniupkan sebuah serbuk.
*WUSH!
Serbuk itu menerpa wajah kedua prajurit yang selalu mengeluh dan membuat mereka berdua tidak bisa mengendalikan diri. Tubuh mereka kini sudah dikendalikan oleh Utusan Fu Ang Bei.
“Aku tidak menyangka prajurit biasa seperti mereka cukup menyusahkanku, mereka bahkan memiliki kekuatan setingkat Soul Formation, sehingga aku harus sedikit ekstra mengikat mereka dalam pengaruhku,” gumam Utusan Fu Ang Bei.
“Kalau dipikir-pikir, bukankah prajurit ini terlalu luar biasa untuk sebuah kota kecil ini? Aku juga baru sadar sejak tadi tidak melihat prajurit musuh yang berada di bawah ranah Soul Formation,” batin Utusan Fu Ang Bei.
“Kami menghadap Yang Mulia!” Kedua prajurit tadi berlutut di hadapan Utusan Fu Ang Bei, seakan-akan mereka melihat Qin Shi Huang di depan mereka.
Ini adalah kekuatan ilusi yang cukup kuat sampai bisa berubah menjadi orang yang paling ditakuti oleh para prajurit itu. Utusan Fu Ang Bei tersenyum, lalu memberikan perintah lanjutan.
“Salah satu diantara kalian cepat pergi ke kerumunan prajurit dan katakan pada mereka untuk mundur, karena ini adalah perintah dariku (Raja Kota)!”
“Satu yang lain, ikut aku tunjukkan dimana letak para petinggi kota ini berada, aku ingin melihat apa yang sedang mereka lakukan, cepat bergerak!”
“Baik Yang Mulia!” Ketua prajurit yang bersimpuh itu bangkit, lalu mereka melakukan kedua permintaan Utusan Fu Ang Bei satu per satu.
***
__ADS_1
Di Bagian Timur Kota Hutan Merah.
“Cepat hancurkan gerbang masuk kota ini, dengan begitu kita tidak perlu lagi melakukan hal yang sia-sia seperti sekarang, kalian semua serang musuh dan gerbang itu!” seru Jenderal Perang Timur.
“Memangnya akan kubiarkan kalian semua membuat kerusakan di bagian timur yang diamanahkan padaku ini? Rasakanlah kekuatan yang jarang sekali aku gunakan ini!” gumam Luo Yun Xi dari atas dinding batu kota itu.
“Gelombang Panas : 1 x Kekuatan Matahari!” Luo Yun Xi mengeluarkan gelombang panas yang bisa menyebar sampai radius puluhan kilometer dan menyasar pasukan kekaisaran musuh yang sedang mendekat.
Serangannya itu tak terlihat dan hanya berupa gelombang panas yang tiba-tiba muncul entah dari mana. Namun kekuatan panasnya itu sangat kuat, sampai-sampai siapa saja yang terkena gelombang itu akan melepuh.
“ARGH!”
“ARGH!”
“Musuh sedang menyerang! Gunakan perisai kalian semua untuk menahan serangan musuh. Jaga bagian kanan dan kiri masing-masing! Cepat obati yang terkena luka bakar ini!” perintah Jenderal Timur secara berurutan.
Sang Penjaga Kaisar Ketiga Luo Yun Xi memimpin 2.000 Pasukan Iblis Surgawi dibawah perintahnya. Dia berhasil membuat kocar-kacir musuh dengan strategi bertahan yang dimilikinya.
“Cepat bentuk barisan melengkung di atas dinding, gunakan serangan jarak jauh untuk membunuh musuh, ambil panah yang ada di belakang kalian semua!”
Menuruti perintah Luo Yun Xi, semua Pasukan Iblis Surgawi yang sudah terlatih dengan berbagai senjata, mengambil panah dan anak panah di belakang mereka.
Senjata yang mereka gunakan ini adalah sebuah senjata tingkat tinggi yang biasanya hanya bisa dimiliki oleh para jenderal perang sebuah kekaisaran.
Tak heran beberapa pasukan musuh yang terus berusaha mendobrak gerbang itu sedikit terperangah karena melihat panah yang digunakan prajurit kota ini.
“Jangan lengah, cepat gunakan perisai dan berikan sedikit energi qi ke dalamnya. Hindari panah yang akan datang sebentar lagi itu! Jangan sampai terbunuh!” teriak Jenderal Timur musuh.
Pasukan Iblis Surgawi yang di atas dinding sudah menarik anak panahnya dan mengincar ratusan ribu orang di bawah mereka. Mereka menunggu aba-aba selanjutnya.
“Tarik anak panah dengan kuat, berikan energi qi dan nyalakan api yang ada di ujung panah! Tunggu aba-abaku sebelum melepaskannya!” teriak Luo Yun Xi.
“Pelempar Gentong Minyak lakukan!”
Dari balik tembok beberapa orang sebagai pelempar gentong sudah bersiap, mereka semua sudah mulai menggunakan keterampilannya. Ratusan Gentong Minyak berhasil di lemparkan.
*CRACK!
*CRACK!
Ratusan gentong itu sudah mulai berjatuhan di area kerumunan musuh dan tepat ketika minyak itu sudah menembus berbagai perisai yang dilakukan musuh. Luo Yun Xi memberikan perintah lanjutan.
“Para Pemanah sekarang!”
*WUSH!
*WUSH!
Ribuan anak panah sudah mulai diluncurkan, kini langit seakan-akan tertutupi oleh hujan anak panah yang berjumlah ribuan. Peristiwa ini akan dikenal sebagai Hujan Panah Api.
“Isi ulang anak panah! Tembakkan lagi!”
Luo Yun Xi memberikan perintah lagi, dia terus melakukan hal yang sama berulang kali, dia tidak membiarkan satupun musuh yang berada di dekat dengan tembok kota bisa berdiri tegak tanpa beban.
“Api! Api! Para kultivator elemen air, cepat padamkan api ini, jangan sampai berlarut-larut lagi!” Kepanikan mulai menjalar di pasukan musuh, karena api yang terbentuk begitu besar dan masif.
__ADS_1
“Bajingan, aku akan mendatangi mereka, kalian semua cepat sembuhkan diri sendiri! Para Jenderal & Kapten ikuti aku terbang ke langit dan menemui para petinggi musuh!” teriak Jenderal Timur Musuh.
“Tidak perlu kamu yang naik ke atas sana, karena kami sendiri yang sudah berinisiatif bertarung secara langsung setelah mengurangi sebagian besar jumlah kalian, hadapilah aku! Hyaaaah!”
Luo Yun Xi datang bersama dengan 2.000 orang dari atas dan balik tembok kota. Sudah waktunya bagi mereka untuk menerjang musuh yang mulai kocar-kacir.
“Baguslah kalau kalian sendiri yang datang kesini, kalau begitu mari kita mulai pertarungan antar pimpinan ini, biarkan para pasukanmu melawan pasukan yang kubawa!”
*BAAAM!
Jenderal Timur Musuh menahan kepalan tangan Luo Yun Xi yang sudah memulai serangan pertama. Benturan kekuatan keduanya sampai membuat beberapa di antara bawahan terhempas begitu saja.
“Ranah Body Integration Puncak? Kenapa seorang kultivator kuat sepertimu mau menjadi budak Raja Kota kecil ini?”
Bukankah akan lebih menguntungkan jika dirimu bergabung bersama kami?” Jenderal Timur membalas serangan sambil mengajukan pertanyaan.
Luo Yun Xi menghindari pukulan musuhnya dengan menunduk, lalu dia melemparkan tangan kanannya sambil mengepal, lalu dengan gerakan bela diri sederhana dia berhasil memukul ulu hati lawan.
*BUUUK!
“Bukan hakmu untuk menanyakan loyalitas pada tuanku sendiri, karena semua yang kamu katakan tidak akan berefek apapun padaku!”
“Tapi yang perlu kamu ketahui, tuanku ribuan kali lipat lebih hebat dari kaisar barat tengik itu! Apalagi para bangsawan kekaisaran ini yang sangat biadab!”
Luo Yun Xi berhasil memberikan serangan lain tepat mengenai pipi kanan musuh, sampai musuhnya itu terbaring di tanah dan masih berusaha untuk bangkit.
“Jika apa yang kamu katakan itu memang benar, maka aku akan melihatnya sendiri dengan mata kepalaku, bagaimana kesetiaanmu itu! Tombak 9 Putaran kemari!”
Jenderal Timur mengeluarkan senjata dari cincin penyimpanan yang dia miliki, lalu dia menyuntikkan sebagian energi qi miliknya untuk membuat senjatanya mengeluarkan siluet angin ****** beliung di belakangnya.
“Pedang Gelombang Matahari, ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan kekuatan aslimu, keluarlah!” Luo Yun Xi tidak mau kalah, dia mengeluarkan dan sudah menghunuskan pedangnya ke musuh.
Mata kedua orang itu bertemu dan keduanya bergerak begitu cepat dan benturan dua senjata tingkat giok begitu menawan dan memiliki tekanan yang tidak main-main.
Mereka berdua terus melakukan semua itu hingga beberapa jam berikutnya.
***
Di Kediaman Raja Kota.
“Akhirnya kamu sudah sampai, tapi ini sedikit terlalu lama dari perkiraan, tapi tidak masalah. Dan kamu bisa berhenti berpura-pura dikendalikan olehnya, kesinilah Wahai Penjaga Pertamaku Xue Yang Kun!”
Qin Shi Huang yang sudah berada di halaman kediaman itu dan memang sengaja melakukannya demi menunggu Utusan Alam Immortal yang bisa dengan mudah ditipu olehnya.
“Ha ha ha, aku tidak menyangka bahwa aku bisa terjebak oleh hal remeh seperti ini. Kamu memiliki keterampilan yang hebat prajurit iblis! Apalagi kamu Qin Shi Huang?”
“Akhirnya kita bertemu setelah sebelumnya di benua selatan tidak sempat. Bagaimana kabarmu sekarang? Apakah kamu masih ingin menghancurkan aliran sesat yang sudah kubangun?”
“Tidak-tidak, sekarang kamu malah lebih gila lagi dengan ingin menjadi Kaisar Dunia ini. Apakah mimpimu tidak terlalu tinggi kawan?”
“Kami saja yang merupakan Utusan Alam Immortal sudah berada di dunia ini selama puluhan tahun dan masih gagal menjalankan rencana itu, jadi menyerah sajalah!”
Utusan Fu Ang Bei mengubah keterkejutannya dengan banyak pernyataan tidak penting. Dan saat ini kepalanya sedang memikirkan banyak cara untuk keluar dari kediaman Raja Kota ini.
“Jangan banyak omong lagi Utusan Alam Immortal! Apakah kamu lupa siapa diriku? Bahkan Utusan Alam seperti kalian, masih saja tidak memiliki wewenang membantah Sang Pengadil Immortal, bukan?” Qin Shi Huang menggunakan identitas palsunya yang dibuat sendiri oleh salah satu dari utusan itu.
__ADS_1
*JLEB!
“Se– sejak kapan kamu menusuk jantungku?”