
Happy Reading π₯°π₯°π₯°
Seorang wanita cantik dengan langkah gemulainya memasuki gedung PT SG GRUOP yang dipimpin oleh Reynaldi Salvio Givenchy , setelah sampai dilobi ia nampak menghubungi seseorang dengan gawainya .
Tidak berselang lama Reynaldi datang menghampirinya .
" Hai ,kamu datang juga ? ayo kita keruanganku " ucap Reynaldi mengajak wanita itu
" Iya kebetulan aku ada urusan didekat dekat sini, sekalian mampir , sambil berenang minum air siapa tahu kita bisa kerja sama " ucap Alexa terkekeh
" Bisa jadi ,, apa tunanganmu tahu kalau kamu menemuiku ? aku takut terjadi salah paham ! " kata Reynaldi
" Sebelum kesini aku sudah memberitahunya, dia bilang tidak masalah , lagian cuma kamu teman dekatku dikota ini " kata Alexa
Reynaldi berjalan beriringan dengan Alexa menuju lif yang membawanya ke lantai dimana ruangan Reynaldi berada .
Sebelum masuk keruangannya Reynaldi menyapa Rinjani yang sedang bekerja dimejanya .
" Rin , kenalin ini temanku jika suatu saat dia berkunjung kemari izinkan dia masuk ! " tegas Reynaldi
" Baik Pak , perkenalkan nama saya Rinjani seketarisnya Pak Reynaldi " Rinjani mengulurkan tangannya dan tersenyum hangat menyambut tamu bosnya
" Saya Alexa " ucap Alexa tersenyum menyambut uluran tangan Rinjani
Setelah menyapa seketaris sekaligus sahabatnya itu Reynaldi mengajak Alexa masuk keruangannya .
Mereka bercengkrama cukup lama sampai waktu makan siang tiba, mereka melanjutkan perbincangan mereka di restoran dekat kantor .
" Setelah ini aku langsung pulang ya, kebetulan besok aku sudah mulai bekerja, sepertinya akan sulit bertemu lama seperti ini lagi , aku akan disibukan dengan pekerjaanku dan tunanganku tentunya " ucap Alexa menatap lawan bicaranya, ada perasaan sedih melihat raut wajah Reynaldi mantan kekasihnya berubah masam saat Alexa berkata seperti tadi .
" Aku harap walaupun hanya seminggu sekali sempatkan waktu untuk makan siang bersamaku , sudah lama kita baru bertemu kembali " ucap Reynaldi sedih sambil mengunyah makanannya .
" Ya aku akan usahakan demi temanku yang satu ini " ucap Alexa tersenyum " By the way seketaris kamu itu cantik loh ,apa kamu tidak tertarik Rey ? " ucap Alexa menyelidik
" Memang,,, selain seketarisku dia juga sahabatku cukup bisa diandalkan juga dalam pekerjaan " ucap Reynaldi
" Sahabat ? bagaimana bisa kamu dekat dengannya ? " ucap Alexa heran
" Ya bisa lah , kenapa ,, kamu cemburu ? " ucap Reynaldi terkekeh, ada rasa senang juga kalau Alexa masih ada rasa cemburu untuknya
__ADS_1
" Gak lah aku tahu kamu hanya mencintaiku saja " ucap Alexa tersenyum percaya diri
" Nah itu kamu tahu ! " kata Reynaldi
" Sudah selesai aku pamit ya " ucap Alexa sambil bangkit dari duduknya
" Mau aku antar ? " ucap Reynaldi ikut bangkit dari duduknya berjalan mengekor dibelakang Alexa
" Ga usah aku bawa mobil sendiri " kata Alexa melenggang meninggalkan Reynaldi
" Baik lah hati hati dijalan " kata Reynaldi melihat punggung wanitanya menjauh yang hanya disambut dengan lambaian tangan Alexa
πΎπππππ πππ ππππ’ π΄π ππππππππ π‘ππππ ππππβππ‘ππ’, πππ‘πβ πππππππ βππ‘π πππ ππππ’π πππ π πππππππππ ππππππ’ π€ππππ’ππ’π πππ’ π‘πβπ’ ππππ’ π π’ππβ π‘ππππ πππππππ‘ππππ’ ππππ , ππππ’ ππππβ ππππππβ ππππ πππ ππππ ππππ ππππ πππ ππππππππππππππ’ , π΅ππ‘ππ π ππ¦πππππ
Setelah kepergian Alexa Reynaldi melangkah menuju mobilnya meninggalkan restoran kembali ke kantor, setelah sampai dilobi kantor Reynaldi melihat sosok Rinjani sedang bercanda dengan teman laki lakinya, ada rasa tidak suka melihat keakraban diantara mereka .
Reynaldi mendekati dua sosok bawahannya itu mengajak Rinjani bergegas ke ruangannya dengan alasan pekerjaan . Rinjani mengikuti langkah Reynaldi dengan heran melihat perubahan sikap bosnya itu yang tidak biasa.
" Ada apa Pak ? " kata Rinjani yang masih berjalan sedikit berlari dibelakang Reynaldi mengikuti langkah panjang bosnya
" Jangan panggil Pak kalau kita sedang berdua Rin ! " tegas Reynaldi melirik kebelakang dimana Rinjani masih mengekor dirinya
" Iya Rey , ada apa sih perasaan kerjaanku baik baik saja kan ? apa ada yang salah ? " kata Rinjani setengah ngos ngosan mengejar langkah Reynaldi agar tidak ketinggalan jauh
Rinjani mengerutkan keningnya melihat bosnya seperti itu, sepertinya ada masalah pada proyek yang sedang digarapnya, padahal selama ini baik baik saja , pikir Rinjani .
Setelah berada diruangannya Reynaldi menghempaskan kasar bokongnya di sofa empuk berwarana coklat muda itu diikuti Rinjani duduk di sofa single berhadapan langsung dengan Reynaldi .
Reynaldi menyandarkan punggungnya memejamkan matanya mengurut pelipisnya sambil menarik nafas panjang dan membuangnya kasar, nampak raut gelisah di wajah tampannya . Entah apa yang sedang dipikirkannya.
Disisi lain Rinjani hanya menatapnya tidak berani bertanya melihat bos nya seperti itu, menunggu Reynaldi tenang, Rinjani sudah hapal bagaimana sifat bosnya walaupun perkenalan mereka cukup singkat .
Rinjani beranjak mengambil minum yang terletak dimeja kerja bosnya dan menyimpannya begitu saja dimeja depan Reynaldi duduk .
" Rin ? " Reynaldi membuka matanya meluruskan duduknya meminum air yang Rinjani bawakan .
" Hmm ,, ada apa ? apa ada masalah ? " Rinjani menatap lekat Reynaldi
Tatapan mereka beradu Reynaldi memalingkan wajahnya kikuk pura pura mengambil berkas , Rinjani terus menatapnya heran ada apa dengan bosnya itu, ya Rinjani tidak mengerti karena perasaan Rinjani kepada Reynaldi belum berkembang masih menganggapnya sahabat dan atasannya .
__ADS_1
Sedangkan perasaan Reynaldi sudah sedikit berubah terhadap Rinjani saat ia kembali dari italy ia melihat perubahan pada diri Rinjani yang menurutnya berubah drastis menjadi sangat cantik dan sexy .
Memang Rinjani cantik saat pertama melihatnya tapi hanya perasaan kagum saja tidak lebih apalagi dalam hitungan bulan Rinjani bisa mengerti dirinya dan menjadikannya Rinjani sahabatnya, kekagumannya kepada Rinjani makin bertambah saat dipercaya meng handle pekerjaannya saat ia harus tinggal lama di italy dengan kejujurannya kerja kerasnya dan kecerdasannya Rinjani juga mampu menarik hati sang papa mengagumi gadis yang baru dikenalnya walaupun berkomunikasi hanya lewat VC saja
" Rey, ada apa ? kenapa kamu ga bilang malah ngelamun gitu ?! " tanya Rinjani melambaikan tangannya di depan wajah Reynaldi yang melamun dan menatapnya
" Tidak apa apa ! Rin apakah wanita dan pria bisa berteman ? " pertanyaan konyol keluar dari bibir Reynaldi
" Ya bisalah ,,, nah kita kan sahabatan aku wanita dan kau pria " ucap Rinjani terkekeh mendengar pertanyaan aneh sahabatnya
" Apa ada masalah dengan teman wanitamu yang tadi kesini ? " tanya Rinjani mengerutkan keningnya
" Ah iya ! " jawab Reynaldi menyamarkan perasaannya
" Dia sangat cantik , apa kamu menyukainya ? kenapa ga jujur saja dan bilang padanya kalau kamu menyukainya ?! " kata Rinjani mengungkapkan pendapatnya
" Dia mantan kekasihku ! " ucap Reynaldi
" Apa kamu masih mencintainya ?" selidik Rinjani
" Aku masih dan selalu mencintainya sampai detik ini " Ucap Reynaldi mengusap wajahnya .
" Lalu kenapa mengakhiri hubungan kalian itu, dan kenapa ga dimulai lagi dari awal jika masih saling mencintai, aku lihat wanita itu masih ada rasa sama kamu Rey !? " ucap Rinjani menatap lawan bicaranya
" Bagaimana bisa dimulai dari awal , Al sudah bertunangan dengan pria pilihannya " ucap Reynaldi kecewa
" Kamu sih kurang cepet " Rinjani sedikit mengejek sahabatnya itu
" Tahu apa kamu ?! " ucap Reynaldi melempar gulungan kertas pada Rinjani tahu kalau sahabatnya itu sedang mengejeknya
" Sebenarnya Al yang mengakhirinya, saat itu kita masih kuliah akhir semester , Al memutuskan untuk bersama laki laki yang sekarang sudah menjadi tunangannya, aku tidak bisa menahannya karena sepertinya dia jatuh cinta pada pria itu saat masih bersamaku " kata Reynaldi ada kekecewaan dalam nada bicaranya
" Apa " sentak Rinjani menutup mulut dengan tangannya " Kamu tidak marah ? saat tahu dia berselingkuh darimu ? " berondong Rinjani
" Aku tidak bisa marah, aku tidak bisa membencinya Rin, sampai sekarang aku masih berharap kalau dia kembali padaku " lirih Reynaldi
" WOW LOVE IS BLIND " Rinjani bertepuk tangan mengagumi cinta sejati yang masih bertahan dalam hati Reynaldi .
Cinta itu buta, karena cinta manusia bisa melakukan apapun yang diluar nalar sekalipun
__ADS_1
bersambung
Mohon dukungannya Reader semoga menghibur