Dendam Maura

Dendam Maura
Di Jual


__ADS_3

Maura kini sudah berumur 20 tahun.kini dirinya sudah berstatus mahasiswa di perguruan tinggi di kota Jakarta... universitas yang sangat bagus bagi Maura.. dan universitas yang sama pula dengan saudara tirinya walaupun berbeda jurusan.bagi Maura bisa melanjutkan pendidikan di sana adalah hal sangat membanggakan apalagi bisa masuk dengan bantuan beasiswa secara penuh.


Maura masih tetap menjadi gadis dengan kepribadian yang lugu dan pendiam.namun karena parasnya yang cantik sering kali Maura di incar oleh mahasiswa laki laki si sana.namun semua laki laki itu harus menelan kekecewaan karena Maura sudah mempunyai tambatan hati yang sangat populer dan di idam idamkan oleh mahasiswa perempuan di kampusnya.laki laki yang berhasil mencuri hati Maura adalah seorang bad boy.. dengan tampang yang sangat tampan bertubuh atletis khas orang Turki..Rayyan Aidien berkhann


Rayyan sendiri adalah anak dari salah satu pemilik saham di universitasnya. pemuda kaya asal Turki ini menjadi seorang bad boy yang sering menghabiskan waktu nya dengan balapan liar dan dunia malam dengan beberapa teman nya. karena kehidupannya itu tak ayal banyak kaum wanita yang terpesona dengan ketampanannya.begitu pun ke empat sahabatnya yang tak kalah rupawan. Rayyan dengan 4 kawan nya seringkali mereka bertaruh di arena balap dengan taruhan yang fantastis.


Emran Albar,Sauki bhajil,Adnan Malik,dan Harits Mahariswandaru.adalah sahabat Rayyan


----------------


Maura pulang kerumahya dengan di antar oleh Rayyan menggunakan mobil mewahnya.dan hal itu tak luput dari pantauan sang ibu tiri Gauri Sanjant Bramastio.hal itu membuat Gauri meradang.karena yang harusnya di antar pulang oleh Rayyan adalah anaknya Cicilia.karena Cicilia memang sangat menyukai Rayyan sedari dulu.


"aku sudah muak.. lihat lah aku akan membuatmu lebih menderita Maura... batin Gauri sambil memasuki rumahnya dengan mengepalkan tangan nya.dirinya akan mengatur siasat untuk membuat Maura hancur sehancur hancurnya..


kini Gauri sudah berada di ruang tengah nya.dia menunggu Maura masuk ke dalam rumahnya sambil duduk di sofa dengan menyilangkan kakinya.sorot mata yang begitu dingin memandang kearah pintu melihat seseorang yang masuk..


"sore nyonya... sapa Maura sambil hendak berlalu.


"tunggu,, Gauri berdiri menghampiri Maura dengan menyambar paper bag yang ada di hadapan nya untuk dia berikan pada Maura.


Maura pun langsung terdiam dan membalikan arah nya melihat ke arah Gauri.


"ada apa nyonya... " seru Maura yang langsung di balas dengan lemparan paper bag ke arah nya.sontak Maura langsung menyambar paper bag itu.


"pakai itu nanti malam kau akan ku ajak ke pesta kolega ayah mu, berdandan yang anggun,dan Jang membuatku malu mengerti." tegas Gauri

__ADS_1


Maura yang baru pertama kali akan di ajak ke pesta pun hanya menganga tak percaya..ada angin apa sehingga ibu tirinya akan mengajak dia ke sebuah pesta... namun Maura dengan polosnya masih berfikir bahwa Mungkin ibu tirinya sudah mulai menganggap keberadaan nya dan akan mulai menyayanginya.


"tapi kenapa nyonya mengajak saya bukan mengajak Cicilia? tanya Maura


"dia sedang ada urusan yang tak bisa di tinggalkan,dan kamu yang menggantikannya. ingat kamu harus sudah siap pukul 9 nanti sahut sang ibu tiri.


"iya nyonya.. timpal Maura dengan menundukkan kepalanya.dan berlalu meninggalkan Gauri yang masih menatapnya.


Gauri sudah mengantisipasi kegagalan rencananya malam ini.saat ini suaminya yang tak lain ayah Maura sedang dalam perjalanan bisnisnya.jadi tidak mungkin rencananya akan gagal malam ini.dengan senyum smirk nya Gauri akan membuat Maura hancur.


kini Maura berada di kamarnya memandang paper bag yang ada di samping nya.tak pernah dia sangka bahwa dirinya akan dianggap oleh keluarganya terlebih perlakuan Mereka selama ini sering menyakitinya.walaupun ada sedikit perasaan ganjal dalam hatinya.namun Maura membuyarkan pikiran buruk itu


malam pun tiba kini Maura membuka paper bag dan mengambil isinya, ada sebuah gaun berwarna merah marun di atas lutut dengan tali spageti dengan belahan dada rendah serta high heel dengan tinggi 7cm. Maura kaget dengan gaun yang akan dia kenakan itu.bagaimana mungkin dirinya memakai baju yang sangat terbuka seperti itu.terbesit dalam pikirannya akan ada sesuatu yang menimpa dirinya.


"saya sudah siap nyonya.." terang Maura.


Gauri yang menatap Maura dari atas kebawah merasa kagum dengan baju yang dia pilih. terlihat Maura seperti gadis malam yang haus akan belaian pria hidung belang. Gauri tersenyum tipis dan langsung beranjak dari sofa menghampiri Maura,Gauri merogoh tas miliknya mengambil sebuah lipstik merah darah dan mengulas pada bibir Maura dengan kasar.Maura sempat menolak namun bibirnya di cengkram dengan kasar dan akhirnya Maura pun terdiam menurut. sungguh Maura ingin menangis di perlakukan seperti itu.


tiba di halaman Maura memandang ke arah kanan dan kiri memastikan seseorang berada di mana.


"apa yang kamu lihat cepet masuk..' perintah Gauri


"tapi Ayah mana nyonya.. ' sahut Maura sebelum masuk ke dalam mobil.


"ayah mu sudah terlebih dahulu berada di pesta,cepetan masuk nanti kita kemalaman datang nya.' Gauri yang tak sabar pun menarik tangan Maura hingga dirinya pun masuk kedalam mobil.

__ADS_1


Maura yang mulai curiga diam diam mengirim pesan kepada Rayyan.karena takut dirinya dalam bahaya..


----------------


saat ini Rayyan sedang berada di markasnya bersama dengan ke empat sahabatnya.terlihat mereka sedang memainkan biliar sambil sesekali menghisap roko. didampingi beberapa wanita berpakaian kurang bahan menemani mereka.sedangkan Rayyan yang duduk sendiri memperhatikan sahabat nya.


Ting....


tanda pesan masuk pada hp milik Rayyan.Rayyan pun mengambil hp yang berada di atas meja dan membuka pesan nya.dan ternyata pesan tersebut dari sang kekasih tercinta.Rayyan tersenyum karena Jarang sekali Maura sang kekasih memulai obrolan walaupun sekedar dalam pesan saja.


(Maura : Rayyan tolong cari keberadaan aku dimana dan bawa aku pergi.aku takut)


ketika membuka pesan itu Rayyan langsung berdiri menghampiri ke empat sahabatnya.


"gue harus pergi sekarang kayaknya Maura dalam bahaya.gue pinjem motor lu ya rist..seru Rayyan dan hendak mengambil jaket dan kunci motor milik harist.


"tunggu Ray... maksud lu bahaya gimana.? sahut Sauki.


"entah lah barusan Maura ngirim pesan sama gue,dia minta tolong buat cariin dia.sudah lah gak waktu buat jelasin.


"Ray.. kita juga ikut.. timpal Adnan.


"gak usah lah biar gue berangkat sendiri aja.lu semua siap siap aja.tunggu kabar dari gue.'


Rayyan pun langsung beranjak keluar dari markas sambil memainkan ponselnya guna mencari keberadaan Maura lewat GPS yang terhubung dengan ponsel miliknya setelah di ketahui titik keberadaan Maura Rayyan langsung melesat menggunakan motor sport milik Harist.

__ADS_1


__ADS_2