Di Nikahi Ceo Tampan

Di Nikahi Ceo Tampan
Eps3_Kekasih Arel


__ADS_3

" Ini Yuna lagi nonton drama, sebentar lagi selesai kok " Jawab Yuna.


" Kamu masih ingat tidak sama nak Arel " Tanya Ningsih.


***


" Arel " Gumam Yuna.


Yuna nampak melamun mencoba mengingat-ingat siapa orang dari pemilik nama itu. Tiba-tiba muncul dibenak nya seorang anak laki-laki yang dulu pernah mengisi hari-harinya saat ia kecil, dan anak laki-laki itu lah yang memiliki nama Arel, yaitu anak dari majikan ibu nya.


" Iya, Yuna ingat, memang nya ada apa " Tanya Yuna, kepada sang ibu


" Nggak apa-apa kok. Cuman dia baru aja pulang dari luar negri " Jawab Ningsih.


Dulu saat Yuna baru pindah ke kediaman keluarga Mahendra pada saat dia berusia 4 tahun, dan pada saat itu Arel berusia 9 tahun.


Karena Arel sebelumnya tidak mempunyai teman sama sekali di rumah nya, dan ia juga tidak diizinkan oleh ayah nya untuk keluar rumah, bahkan hanya sekedar untuk bermain bersama anak-anak seusianya.


Membuat Arel menjadi sangat kesepian. Dan pada saat Yuna datang membuat Arel akhirnya mempunyai teman.


Mulai saat itu Arel dan Yuna menjadi teman yang tidak bisa dipisahkan, setiap Arel pulang dari sekolah nya, yang pertama ia cari pastilah Yuna. Dan pada saat Arel mempunyai tugas dari sekolah nya, maka Yuna selalu menemani Arel saat ia mengerjakan tugas sekolah nya.


Namun pada saat Arel memasuki sekolah menengah pertama nya, Arel diharuskan untuk tinggal di asrama sekolah, sehingga membuat ia dan Yuna tidak bisa lagi bermain seperti biasanya.


Dan sejak saat itu lah, perlahan-lahan komunikasi antara mereka mulai terputus, hingga sampai saat ini.


Yuna memang masih mengingat nama nya, akan tetapi sekarang Yuna sudah hampir lupa bagaimana wajah Arel, mungkin karena sudah sangat lama tidak pernah bertemu lagi


***


" Oh...." Jawab Yuna kaku


" Ya sudah, ibu cuman mau mastiin kamu baik-baik aja. Kalau begitu telpon nya ibu matiin ya, ingat kamu tidurnya jangan malam-malam, besok kan kamu kerja "


" Baik bu, selamat malam "


" Malam " Jawab Ningsih, lalu memutuskan sambungan telpon mereka

__ADS_1


***


Keesokan harinya pukul 18:00 sore~~~


Jam bekerja Yuna telah berakhir, kini ia tengah bersiap-siap untuk segera pulang.


" Yuna " Ucap Ayu, yang tiba-tiba datang


" Ada apa " Jawab Yuna, yang masih tetap fokus memasuk-masukkan barang bawaan nya kedalam tas yang selalu ia bawa saat ia bekerja.


" Malam ini kita pergi nonton yuk "


" Nggak ah " Jawab Yuna langsung tanpa berpikir.


Mendengar itu Ayu hanya bisa menghembuskan nafasnya panjang, jawaban yang sebenarnya sudah dapat dia tebak.


Namun Ayu tidak ingin menyerah begitu saja, ia pun memutar otaknya untuk mencari cara agar Yuna mau pergi malam ini bersama dengan nya


" Kamu yakin nggak mau. drama yang udah kamu tunggu-tunggu itu, udah tayang lo di bioskop " Ucap Ayu, berusaha terus mempengaruhi Yuna


" Kamu pergi aja sendiri, aku nunggu drama nya tayang di televisi saja " Jawab Yuna.


Yuna terdiam saat mendengar apa yang Sahabat nya itu katakan, memang benar apa yang Ayu katakan, kalau dia hanya menunggu drama nya ditayangkan di televisi pasti lah masih sangat lama, belum lagi pasti ada beberapa adegan yang di potongan-potong.


Melihat Yuna yang nampak mulai tergoyah oleh kata-kata manisnya, membuat Ayu mengulum senyuman nya


" Tapi pulang nya jangan malam-malam ya " Ucap Yuna.


Mendengar itu Ayu sangat senang bahkan ia sampai melompat-lompat untuk mengekspresikan kebahagian nya.


" Iya. Setelah selesai nonton kita langsung pulang " Jawab Ayu, pastinya dengan senyuman nya yang sumringah.


Setelah itu Yuna pun mulai melangkahkan kakinya untuk pulang.


***


Pukul 19:30 malam~~~

__ADS_1


" Kamu mau kemana El " Tanya Adriana, saat ia melihat sang putra yang keluar dari kamar nya dengan pakaian rapi.


" aku mau jalan-jalan sebentar Mah " Jawab Arel.


Ia pun ikut duduk terlebih dahulu di sofa ruang keluarga, dimana di situ juga ada ayah nya yaitu Ferdinan, yang baru pulang dari urusan bisnis nya tadi sore


" Sama siapa " Tanya Ferdinan tiba-tiba, namun masih tetap fokus dengan berkas-berkas pekerjaan yang ada ditangan nya


Mendengar pertanyaan itu Arel terlihat kikuk untuk menjawab. Ferdinan pun menoleh kearah sang putra yang nampak sangat kesulitan menjawab pertanyaan sederhana nya.


Melihat itu Ferdinan hanya tersenyum miring, namun kedua bola mata nya terlihat ada amarah yang tersimpan di dalam nya


" Ternyata kamu sangat keras kepala ya El " Ucap Ferdinan, sambil bangkit dari duduk nya lalu masuk ke dalam kamar.


Arel pun hanya bisa terdiam melihat punggung ayah nya yang semakin jauh lalu menghilang.


" Udah. kamu pergi aja tapi pulang nya jangan malam-malam ya " Ujar Adriana, sambil mengelus lengan Arel dengan lembut


" Mamah mau nyusul Papah kamu dulu ya " Sambung nya.


Lalu Adriana pun bangkit dari duduk nya, kemudian berjalan masuk ke dalam kamar untuk menyusul sang suami, yang sudah terlebih dahulu masuk.


Di dalam kamar~~~


" Mas. Kamu jangan keras-keras begitu dong sama El, dia baru aja pulang, jangan sampai bikin dia nggak betah di rumah ini " Protes Adriana, sesaat setelah ia masuk kedalam kamar.


" Aku keras begini saja dia masih tidak mau menurut, apa lagi kalau aku lemah lembut " Jawab Ferdinan, yang tidak mau di salah kan.


" Mas. Udah lah, yang korupsi uang perusahaan itu kan ayah nya, nggak ada sangkut pautnya sama Jasmine. Udah lah kasih saja mereka restu "


Lagi-lagi Ferdinan hanya bisa tersenyum miring mendengar apa yang istri nya katakan.


Ferdinan berjalan mendekat kearah Adriana yang kini tengah duduk diujung tempat tidur.


" Apa kamu ingat, perusahaan yang dibangun ayah ku dari nol, hampir saja bangkrut akibat dari keserakahan laki-laki itu " Ucap Ferdinan, sambil menatap lekat mata sang istri, dan setiap kata-katanya penuh dengan penekanan.


" Ya aku tau, yang mengkorupsi uang perusahaan itu memang ayah nya, tapi tetap saja darah laki-laki brengsek itu mengalir di dalam tubuh jasmine " Sambung nya.

__ADS_1


Jasmine adalah kekasih Arel yang sudah bersama saat mereka Sama-sama duduk di bangku SMA. Dan hubungan kedua nya sangat di dukung oleh orang tua Arel maupun orang tua jasmine.


Karena pada dasarnya ayah jasmine yaitu Pratama adalah salah satu manajer di perusahaan yang dipimpin oleh Ferdinan, dan hubungan mereka jua terjalin sangat baik


__ADS_2