
Karena pada dasarnya ayah jasmine yaitu Pratama adalah salah satu manajer di perusahaan yang dipimpin oleh Ferdinan, dan hubungan mereka juga terjalin sangat baik
***
Namun suatu ketika saat Ferdinan memeriksa langsung keuangan perusahaan, karena telah terjadi sesuatu yang mencurigakan, di mana adanya pengeluaran yang sangat fantastis namun tidak ada rincian untuk pengeluaran itu.
Alangkah terkejutnya Ferdinan, dimana orang yang sangat ia percayai yaitu Pratama, dialah yang telah mengkorupsi uang perusahaan untuk keperluan pribadinya
Bahkan bukan hanya sampai disitu, karena pengeluaran uang perusahaan dalam jumlah yang sangat banyak, hampir membuat perusahaan milik Ferdinan mengalami kebangkrutan.
Dan tentu saja Ferdinan tidak hanya diam, dengan bukti yang dia punya, dia pun melaporkan Pratama kepada pihak berwajib.
Bahkan dia tidak segan memutus tali persahabatan yang sudah terjalin antara keluarganya dan keluarga Pratama, ia juga meminta Arel untuk memutuskan hubungan nya dengan jasmine.
Namun Arel mau pun jasmine tetap kukuh untuk tetap mempertahankan hubungan mereka. Sudah berbagai cara Ferdinan lakukan agar Arel mau memutuskan hubungan nya dengan jasmine.
Akan tetapi nampak nya semua usahanya belum juga berhasil sampai dengan saat ini, buktinya sampai sekarang mereka berdua tetap baik-baik saja.
***
Adriana melihat jelas kobaran api amarah di kedua bola mata sang suami, masih tetap membara. walaupun kejadian itu sudah berlalu sangat lama, bahkan kini Pratama pun sudah bebas dari kurungan nya.
Membuat Adriana tidak bisa lagi membela putra tunggal nya itu.
Ia tahu bagaimana suaminya itu, kalau dia sudah memutuskan sesuatu maka sudah tidak ada lagi yang bisa mengganggu-gugat nya, apa lagi itu bersangkutan dengan perusahaan yang mana, perusahaan itu dibangun oleh kakek Arel benar-benar dari nol.
" Terus apa yang selanjutnya ingin Mas lakukan " Tanya Adriana.
Mendengar itu Ferdinan hanya bisa mengepalkan tangan nya, sudah tidak ada lagi yang bisa dia lakukan, karena sudah berbagai cara dia lakukan namun masih belum juga bisa membuat hubungan Arel dan jasmine berakhir
***
Ayu menepati janjinya. Tepat pada saat jam 8 tepat ia datang ke rumah Yuna untuk menjemputnya.
__ADS_1
Yuna yang sudah siap dengan pakaian santainya, duduk di ruang tamu sambil memainkan handphone nya. Mendengar pintu rumahnya diketuk, sudah dapat dia tebak pasti itu adalah Ayu
Dan benar saja saat ia membuka pintu, Ayu lah yang berdiri di luar menggunakan baju bertemakan pelangi yaitu warna warni, membuat Yuna tersenyum melihat selera berpakaian sahabatnya itu
Namun Yuna tidak melontarkan kalimat apa pun, karena dia selalu menghormati setiap selera orang yang selalu berbeda-beda.
" Kamu sudah siap kan " Tanya Ayu, sambil melepaskan kacamata nya.
" Iya " Jawab Yuna singkat sambil tersenyum
" Oke. kalau begitu ayo kita berangkat " Ucap Ayu sambil mengangkat tangan nya ke atas.
Membuat Yuna lagi-lagi hanya bisa tersenyum, melihat tingkah Sahabat nya itu.
Ayu memberikan helm untuk Yuna pakai, karena mereka akan berangkat menuju bioskop menggunakan sepeda motor Ayu.
Di sepanjang perjalanan Yuna tak henti-hentinya mengarahkan pandangannya ke sudut-sudut kota yang mereka lalui, melihat lampu jalanan yang berwarna-warni membuat Yuna terus berdecak kagum. Karena dia memang sangat jarang keluar pada malam hari
Tak terasa setelah 20 menit menyusuri jalan raya, kini Ayu dan Yuna telah sampai di depan bioskop.
Jujur saja ini pertama kalinya ia pergi ke bioskop untuk menonton film, biasanya ia hanya mendengar orang membicarakan bioskop dari mulut ke mulut. Tapi kini ia sudah berada di depan bioskop
" Ayo kita masuk " Ucap Ayu, setelah selesai memarkirkan sepeda motor nya.
Yuna mengangguk menjawab apa yang Ayu katakan. Ayu lalu memegang tangan sahabatnya itu, karena dia tahu kalau ini pertama kalinya bagi Yuna masuk ke bioskop, dan pasti akan membuat nya sangat canggung
Ayu langsung membawa Yuna ketempat pembelian tiket. Setelah selesai membeli tiket, Ayu lalu mengajak Yuna untuk membeli popcorn untuk mereka santap nanti saat melihat drama yang ditayangkan.
Setelah itu mereka pun langsung masuk ke dalam bioskop, karena waktu nya sudah sangat mepet.
***
Waktu sudah berjalan hampir 30 menit setelah dramanya di putar. Ayu dan Yuna tentu saja sangat serius dalam menonton, bahkan mereka seperti sangat mendalami peran.
__ADS_1
Akan tetapi saat Yuna iseng melirik ke kanan dan ke kiri dari tempat duduk nya, untuk melihat orang-orang yang juga menikmati drama yang tengah ditayangkan.
Tiba-tiba pandangan Yuna terhenti kepada sosok laki-laki yang duduk tepat di sebrang sebelah kanan posisinya duduk, Yuna mengerutkan alisnya mencoba mencari jawaban di dalam kepalanya, mengapa ia merasa saat pertama kalinya melihat laki-laki itu membuatnya merasa familiar
Karena terlalu fokus dengan pergulatan isi kepalanya sendiri, membuat Yuna akhirnya tidak bisa lagi fokus dengan drama yang tengah tayang di depan sana.
Hingga tanpa terasa dramanya pun telah usai. Satu persatu orang-orang mulai berjalan keluar dari ruangan, begitu juga dengan Ayu dan Yuna yang sudah mulai bangkit dari posisi duduk mereka.
Namun tiba-tiba ada seorang perempuan yang berjalan menghampiri kearah mereka berdua.
" Hey kamu....Dari tadi aku cuman diam ya kamu ngeliat pacar aku terus, karena aku menghargai orang-orang yang lagi nonton " Ucap seorang wanita yang datang lalu mendorong tubuh Yuna hingga membuatnya kembali terduduk di kursi
" Mba...Yang sopan ya sama teman saya " Jawab Ayu, mencoba membela sahabatnya itu
" Seharusnya kamu nasehatin teman kamu ini, jangan gatel jadi perempuan. " Sahut perempuan itu yang juga tak mau kalah.
" Sayang udah. Malu diliatin sama orang-orang " Ucap laki-laki itu mencoba menenangkan sang kekasih.
Tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun lagi, perempuan itu beranjak pergi bersama dengan kekasih nya
" Kamu nggak apa-apa kan " Tanya Ayu.
Yuna pun mengangguk kan kepalanya, ia nampak masih sangat syok dengan pelabrakan secara mendadak tadi.
Melihat itu Ayu pun mengajak Yuna untuk segera keluar dari dalam ruangan itu.
***
" Kamu sebenarnya ngapain sih, apa bener kamu ngeliatin pacar perempuan itu terus " Tanya Ayu, setelah mereka keluar dari dalam ruangan, lalu mengajak Yuna untuk duduk sebentar di sebuah cafe
Yuna mengangguk jujur. Karena setelah melihat laki-laki itu entah mengapa membuat Yuna tidak bisa lagi mengalihkan pandangan nya
" Aduh Yuna. Aku tau cowok itu ganteng, tapi kan kamu tau dia udah punya pacar " Ucap Ayu.
__ADS_1
" Nggak....nggak bukan begitu maksud nya " Bantah Yuna