
hay teman-teman kita ketemu lagi dicerita saya ini.
author ucapkan banyak terimakasih karena sudah mau meluangkan waktunya dan mendukung cerita Novel saya dengan membaca cerita ini.
setelah menempuh perjalanan panjang dan membutuhkan waktu yang cukup lama
akhirnya tibalah mereka ditujuan.
apa kamu punya kenalan atau keluarga
dikota ini.....?.
tanya sang supir
karena sedari tadi melihat
Adhy hanya diam saja.
tidak om..
kalau begitu
saya titip kamu kepada saudari saya
yang tinggal dibitung...
iya om..
terimakasih atas semua bantuan om.
jawab Adhy yang merasa senang
karena mendapatkan tempat tinggal.
setelah urusan dimanado sudah selesai
om Yan melanjutkan perjalanannya kebitung.
hanya memerlukan waktu sejam
akhirnya mereka tiba juga dibitung..
dan sampailah disebuah toko yang lumayan besar.
om Yan masuk kesebuah toko
dan tidak lama keluar lagi.
Adhy turun dari mobil dan mencari om Yan yang sedang membuka pintu belakang hendak menurunkan barang muatannya..
melihat om Yan sibuk bekerja
Adhy pun ikut membantunya
sehingga supir tersebut merasa kagum melihat Adhy yang membantunya dengan sungguh sungguh tanpa mengenal capek.
ada sesuatu yang terlintas dipikiran
om Yan dan merencanakan sesuatu yang baik buat Adhy.
setelah semua muatan sudah diturunkan
om Yan masuk lagi ketoko tersebut
dan membawa sebuah botol minuman.
ini minum dulu Nak...
kata om Yan
kepada Adhy sambil menyodorkan botol minuman...
Adhy pun menerimanya..
makasih om..
kata Adhy sambil membuka penutup botol tersebut dan meneguknya perlahan-lahan..
kamu mau kerja.....?.
kata om Yan itu sembari menatap Adhy...
mau om....
oke...
Nanti om tanyakan dulu
ama pimpinan om..
kata om Yan kepada Adhy..
Apa kamu biasa kerja berat.....?.
iya om...
jawab Adhy..
setelah merasa cukup istirahat
om Yan membawa Adhy untuk dipertemukan kepada pimpinannya.
maaf pak..
apa bapak masih membutuhkan tenaga kerja.....?.
kata om Yan kepada pimpinannya...
yang tidak lain adalah pimpinan anak cabang perusahaan tersebut.
kenapa..
siapa yang mau kerja...
tanya pimpinan itu kepada om Yan....
ini pak..
saya bawa dari makassar
barusan saja tiba dengan saya disini..
jawab om Yan
sambil membelai kepala Adhy..
saya Adhy pak...
kata Adhy sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman...
dan dibalas dengan pimpinan om Yan
baik lah..
kalau kamu sudah siap untuk bekerja
datang saja kekantor saya.
kata pimpinan itu kepada Adhy
siap pak....
jawab Adhy dengan semangat barunya...
__ADS_1
baiklah
kalian boleh pulang istirahat...
kata pimpinan itu kepada Adhy dan dan om Yan..
siap pak..
kami permisi dulu..
kata om Yan kepada pimpinannya..
ok..
jawab pimpinan itu sambil melanjutkan
aktifitasnya...
supir itu pun membawa Adhy kemobilnya
dan melajukan mobilnya kerumah
saudarinya yang tinggal beberapa kilo dari toko tersebut...
diperjalanan Adhy membuka percakapan
tanda syukur dan terimakasihnya kepada supir tersebut.
terimakasih om
atas bantuannya dan memasukkan saya kerja ditoko tadi.
sama-sama Nak...
kerja lah dengan baik
dan tolong jaga nama baik saya...
baik om..
saya akan memegang amanah yang om berikan kepada saya...
tidak lama kemudian
sampailah mereka dirumah saudari supir tersebut...
sang supir memarkirkan mobilnya disamping rumah saudarinya dan mengajak
Adhy untuk masuk kerumah saudarinya...
karena mendengan suara mobil truk terparkir disamping rumahnya...
seorang anak perempuan keluar dari rumahnya dan berlari memeluk sang supir tersebut....
om yaaann....
teriak anak itu dengan girangnya
sambil memeluk om Yan
eh kemenakan om
sudah besar ya...
kata om Yan kepada anak perempuan itu
sambil mengangkatnya..
om ini siapa...
tanya anak itu sambil menunjuk Adhy
oh itu Adhy..
kata om Yan sambil menyuruh Adhy dan anak perempuan itu untuk memperkenalkan diri masing masing....
nama saya Adhy
berasal dari kota makassar...
kata Adhy
sambil mengulurkan tangannya keanak perempuan yang masih berusia 15 tahun itu..
oh iya..
nama saya Novi
saya masih duduk dibangku smp kelas tiga.
jawab anak perempuan itu sambil menjabat tangan Adhy.
mama ada...
tanya om Yan kepada anak perempuan tersebut
iya om..
ada didalam rumah
sudah menunggu om..
jawab anak perempuan itu..
ayo kita masuk..
kata supir itu sambil merangkul kami berdua..
hallo dek..
gimana kabarnya...
sapa om Yan..
kepada seorang ibu yang tidak lain adalah adiknya dan ibu dari anak perempuan tadi.
baik kak..
jawab ibu itu..
sambil menyuruh kami masuk kedalam rumahnya...
ini anak siapa kak...
tanya ibu itu kepada kakaknya..
oh..
dia ini namanya Adhy saya bawa dari makassar.
karena dia tidak punya siapa-siapa disini
jadi saya titip disini saja..
apa boleh dia tinggal disini bersama kalian...?.
kata om yan kepada Adiknya
sambil meneguk kopinya yang sedari tadi sudah disiapkan oleh Adiknya.
boleh... kak
jawab Adik om yan..
__ADS_1
Nama saya Adhy tante...
kata Adhy memperkenalkan dirinya
sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman..
dan diterimah oleh adik om Yan
dan berkata...
panggil mama saja Nak Adhy
biar lebih akrab kedengarannya
karena mulai sekarang
kamu sudah menjadi sebagian dari keluarga ini dan tinggal dirumah ini.
terimakasi tante..
eeh...mama
sorry ma...saya lupa..
kata Adhy yang jadi malu....
mereka pun tertawa karena melihat
Adhy jadi salh tingkah...
oh iya...
diminum dulu Nak Adhy air panasnya..
kata ibu itu kepada Adhy
sambil menyodorkan gelas yang berisi minuman kopi hangat...
iya makasih ma
saya sangat berterimakasih atas kebaikan mama yang bersedia mengijinkan saya tinggal disini dan menganggapku sebagai keluarga.....
kata Adhy kepada mama angkatnya..
sama sama Nak..
kita sama sama orang susah
jadi sudah sepantasnya kita saling tolong menolong...
kata kata-mama Angkat Adhy
sambil mengelus-elus kepala Adhy..
umur kamu berapa nak Adhy
tanya mama angkat Adhy kepada Adhy..
sebentar lagi sudah 19 tahun ma..
jawab Adhy kepada mama Angkatnya..
apa sudah lulus sma..
tanyanya lagi kepada Adhy..
Adhy hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan mengingat kembali
peristiwa yang dialaminya sampai mengapa dia ada dikota bitung.
dan tanpa disadarinya Air matanya menetes dari sudut matanya...
maafkan mama Nak
mama tidak bermaksud membuat kamu jadi sedih begitu..
kata mama Angkat Adhy sambil berdiri dari tempat duduknya dan memeluk Adhy yang lagi sedih...
sudah ya..
lupakan pertanyaan mama tadi..
kata mama angkat Adhy
seraya mengelus-elus kepala Adhy...
iya ma..
tidak apa-apa kok ma..
saya baik-baik saja...
kata Adhy yang sudah tidak sedih lagi
karena merasa tidak enak sama mama Angkatnya yang merasa bersalah kepadanya.
mereka pun bercerita panjang lebar
mengenai keluarga mereka dan juga mengenai Almarhum mendiang suami mama angkat Adhy.
mendengar cerita mama angkatnya
Adhy merasa sedih dan berniat didalam hatinya dan berkata
saya akan berusaha membantu mama
untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga ini
yaitu keluarga baruku...
setelah sekian lama bercerita
om Yan pamit ingin merebahkan badannya sejenak karena merasa kelelahan..
dan menuju sofa yang ada disekitar ruang tamu tersebut...
Adhy pun dibimbing kesuatu kamar
untuk dijadikan kamarnya..
karena rumah itu hanya mempunyai dua buah kamar saja
dan sebenarnya kamar itu adalah kamar anaknya.
tapi setelah kepergian mendiang suaminya
terpaksa kamar itu dikosongkan
dan anaknya tidur dikamar mamanya bersama dengan mamanya..
setelah menaruh pakaian didalam lemari yang memang sudah ada dikamar itu
Adhy pun merasa sangat letih dan mengantuk
sehingga Adhy berniat untuk beristirahat sejenak...
oke sobat..
sampai disini dulu cerita author
silahkan mendukung cerita ini
agar authot bisa lebih bersemangat lagi untuk menulis naskah-naskah cerita berikutnya..
__ADS_1