Dia Anakku

Dia Anakku
selamat datang kota bitung (Dia Anakku)


__ADS_3

hay teman-teman kita ketemu lagi dicerita saya ini.


author ucapkan banyak terimakasih karena sudah mau meluangkan waktunya dan mendukung cerita Novel saya dengan membaca cerita ini.


setelah menempuh perjalanan panjang dan membutuhkan waktu yang cukup lama


akhirnya tibalah mereka ditujuan.


apa kamu punya kenalan atau keluarga


dikota ini.....?.


tanya sang supir


karena sedari tadi melihat


Adhy hanya diam saja.


tidak om..


kalau begitu


saya titip kamu kepada saudari saya


yang tinggal dibitung...


iya om..


terimakasih atas semua bantuan om.


jawab Adhy yang merasa senang


karena mendapatkan tempat tinggal.


setelah urusan dimanado sudah selesai


om Yan melanjutkan perjalanannya kebitung.


hanya memerlukan waktu sejam


akhirnya mereka tiba juga dibitung..


dan sampailah disebuah toko yang lumayan besar.


om Yan masuk kesebuah toko


dan tidak lama keluar lagi.


Adhy turun dari mobil dan mencari om Yan yang sedang membuka pintu belakang hendak menurunkan barang muatannya..


melihat om Yan sibuk bekerja


Adhy pun ikut membantunya


sehingga supir tersebut merasa kagum melihat Adhy yang membantunya dengan sungguh sungguh tanpa mengenal capek.


ada sesuatu yang terlintas dipikiran


om Yan dan merencanakan sesuatu yang baik buat Adhy.


setelah semua muatan sudah diturunkan


om Yan masuk lagi ketoko tersebut


dan membawa sebuah botol minuman.


ini minum dulu Nak...


kata om Yan


kepada Adhy sambil menyodorkan botol minuman...


Adhy pun menerimanya..


makasih om..


kata Adhy sambil membuka penutup botol tersebut dan meneguknya perlahan-lahan..


kamu mau kerja.....?.


kata om Yan itu sembari menatap Adhy...


mau om....


oke...


Nanti om tanyakan dulu


ama pimpinan om..


kata om Yan kepada Adhy..


Apa kamu biasa kerja berat.....?.


iya om...


jawab Adhy..


setelah merasa cukup istirahat


om Yan membawa Adhy untuk dipertemukan kepada pimpinannya.


maaf pak..


apa bapak masih membutuhkan tenaga kerja.....?.


kata om Yan kepada pimpinannya...


yang tidak lain adalah pimpinan anak cabang perusahaan tersebut.


kenapa..


siapa yang mau kerja...


tanya pimpinan itu kepada om Yan....


ini pak..


saya bawa dari makassar


barusan saja tiba dengan saya disini..


jawab om Yan


sambil membelai kepala Adhy..


saya Adhy pak...


kata Adhy sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman...


dan dibalas dengan pimpinan om Yan


baik lah..


kalau kamu sudah siap untuk bekerja


datang saja kekantor saya.


kata pimpinan itu kepada Adhy


siap pak....


jawab Adhy dengan semangat barunya...

__ADS_1


baiklah


kalian boleh pulang istirahat...


kata pimpinan itu kepada Adhy dan dan om Yan..


siap pak..


kami permisi dulu..


kata om Yan kepada pimpinannya..


ok..


jawab pimpinan itu sambil melanjutkan


aktifitasnya...


supir itu pun membawa Adhy kemobilnya


dan melajukan mobilnya kerumah


saudarinya yang tinggal beberapa kilo dari toko tersebut...


diperjalanan Adhy membuka percakapan


tanda syukur dan terimakasihnya kepada supir tersebut.


terimakasih om


atas bantuannya dan memasukkan saya kerja ditoko tadi.


sama-sama Nak...


kerja lah dengan baik


dan tolong jaga nama baik saya...


baik om..


saya akan memegang amanah yang om berikan kepada saya...


tidak lama kemudian


sampailah mereka dirumah saudari supir tersebut...


sang supir memarkirkan mobilnya disamping rumah saudarinya dan mengajak


Adhy untuk masuk kerumah saudarinya...


karena mendengan suara mobil truk terparkir disamping rumahnya...


seorang anak perempuan keluar dari rumahnya dan berlari memeluk sang supir tersebut....


om yaaann....


teriak anak itu dengan girangnya


sambil memeluk om Yan


eh kemenakan om


sudah besar ya...


kata om Yan kepada anak perempuan itu


sambil mengangkatnya..


om ini siapa...


tanya anak itu sambil menunjuk Adhy


oh itu Adhy..


kata om Yan sambil menyuruh Adhy dan anak perempuan itu untuk memperkenalkan diri masing masing....


nama saya Adhy


berasal dari kota makassar...


kata Adhy


sambil mengulurkan tangannya keanak perempuan yang masih berusia 15 tahun itu..


oh iya..


nama saya Novi


saya masih duduk dibangku smp kelas tiga.


jawab anak perempuan itu sambil menjabat tangan Adhy.


mama ada...


tanya om Yan kepada anak perempuan tersebut


iya om..


ada didalam rumah


sudah menunggu om..


jawab anak perempuan itu..


ayo kita masuk..


kata supir itu sambil merangkul kami berdua..


hallo dek..


gimana kabarnya...


sapa om Yan..


kepada seorang ibu yang tidak lain adalah adiknya dan ibu dari anak perempuan tadi.


baik kak..


jawab ibu itu..


sambil menyuruh kami masuk kedalam rumahnya...


ini anak siapa kak...


tanya ibu itu kepada kakaknya..


oh..


dia ini namanya Adhy saya bawa dari makassar.


karena dia tidak punya siapa-siapa disini


jadi saya titip disini saja..


apa boleh dia tinggal disini bersama kalian...?.


kata om yan kepada Adiknya


sambil meneguk kopinya yang sedari tadi sudah disiapkan oleh Adiknya.


boleh... kak


jawab Adik om yan..

__ADS_1


Nama saya Adhy tante...


kata Adhy memperkenalkan dirinya


sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman..


dan diterimah oleh adik om Yan


dan berkata...


panggil mama saja Nak Adhy


biar lebih akrab kedengarannya


karena mulai sekarang


kamu sudah menjadi sebagian dari keluarga ini dan tinggal dirumah ini.


terimakasi tante..


eeh...mama


sorry ma...saya lupa..


kata Adhy yang jadi malu....


mereka pun tertawa karena melihat


Adhy jadi salh tingkah...


oh iya...


diminum dulu Nak Adhy air panasnya..


kata ibu itu kepada Adhy


sambil menyodorkan gelas yang berisi minuman kopi hangat...


iya makasih ma


saya sangat berterimakasih atas kebaikan mama yang bersedia mengijinkan saya tinggal disini dan menganggapku sebagai keluarga.....


kata Adhy kepada mama angkatnya..


sama sama Nak..


kita sama sama orang susah


jadi sudah sepantasnya kita saling tolong menolong...


kata kata-mama Angkat Adhy


sambil mengelus-elus kepala Adhy..


umur kamu berapa nak Adhy


tanya mama angkat Adhy kepada Adhy..


sebentar lagi sudah 19 tahun ma..


jawab Adhy kepada mama Angkatnya..


apa sudah lulus sma..


tanyanya lagi kepada Adhy..


Adhy hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan mengingat kembali


peristiwa yang dialaminya sampai mengapa dia ada dikota bitung.


dan tanpa disadarinya Air matanya menetes dari sudut matanya...


maafkan mama Nak


mama tidak bermaksud membuat kamu jadi sedih begitu..


kata mama Angkat Adhy sambil berdiri dari tempat duduknya dan memeluk Adhy yang lagi sedih...


sudah ya..


lupakan pertanyaan mama tadi..


kata mama angkat Adhy


seraya mengelus-elus kepala Adhy...


iya ma..


tidak apa-apa kok ma..


saya baik-baik saja...


kata Adhy yang sudah tidak sedih lagi


karena merasa tidak enak sama mama Angkatnya yang merasa bersalah kepadanya.


mereka pun bercerita panjang lebar


mengenai keluarga mereka dan juga mengenai Almarhum mendiang suami mama angkat Adhy.


mendengar cerita mama angkatnya


Adhy merasa sedih dan berniat didalam hatinya dan berkata


saya akan berusaha membantu mama


untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga ini


yaitu keluarga baruku...


setelah sekian lama bercerita


om Yan pamit ingin merebahkan badannya sejenak karena merasa kelelahan..


dan menuju sofa yang ada disekitar ruang tamu tersebut...


Adhy pun dibimbing kesuatu kamar


untuk dijadikan kamarnya..


karena rumah itu hanya mempunyai dua buah kamar saja


dan sebenarnya kamar itu adalah kamar anaknya.


tapi setelah kepergian mendiang suaminya


terpaksa kamar itu dikosongkan


dan anaknya tidur dikamar mamanya bersama dengan mamanya..


setelah menaruh pakaian didalam lemari yang memang sudah ada dikamar itu


Adhy pun merasa sangat letih dan mengantuk


sehingga Adhy berniat untuk beristirahat sejenak...


oke sobat..


sampai disini dulu cerita author


silahkan mendukung cerita ini


agar authot bisa lebih bersemangat lagi untuk menulis naskah-naskah cerita berikutnya..

__ADS_1


__ADS_2