Dia Anakku

Dia Anakku
Kehidupan baru mama (Dia Anakku).


__ADS_3

setelah mengantar teman-teman


Adhy kerumahnya.


Adhy kembali kerumah sakit dimana mamanya sedang dirawat karena sock akibat kejadian pembakaran rumah mereka.


setelah sampai dirumah sakit


Adhy langsung menemui mamanya.


Adhy membuka pintu ruangan mamanya


dengan perlahan-lahan karena tidak mau membangunkan mama dan adiknya.


Adhy melihat mamanya yang sudah tertidur pulas dan juga adiknya yang tidur disamping mamanya..


Adhy mematikan tv yang masih menyala


dan menuju ketempat tidur penjaga pasien.


karena kelelahan seharian kesana kemari


akhirnya Adhypun tertudur sangat pulas sekali..


malam begitu damai didalam ruang mamanya sehingga membuat penghuninya


terlelap dengan nyenyaknya.


dan tak terasa matahari perlahan-lahan menampakkan cahayanya.


Adhy terbangun dengan badan yang sangat segar dan melihat mama dan adiknya yang masih tertidur.


Adhy masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.


dan keluar kembali dan masih melihat mama dan adiknya masih tertidur.


Adhy memesan sarapan pagi


karena merasa perutnya


keroncongan akibat semalam


dia lupa makan.


tit...tit...tit..


nada pesan via WA masuk diponsel Adhy.


Adhy membuka dan membaca pesan tersebut..


Pagi Adhy..


tulisan pesan via WA yang masuk diponsel Adhy...


siapa orang ini...


guman Adhy dalam hatinya..


Adhy membuka foto propil sipengirim pesan tersebut dan melihatnya..


dan tiba-tiba Adhy tersentak kaget


setelah melhat foto sipengirim


pesan via WA kepadanya..


Naomi...


darimana dia mendapatkan nomor ponsel saya..


guman Adhy dalam hatinya...


"Replay on"


tanpa disadari sewaktu Adhy bertabrakan dengan Naomi dan kedatangan teman Adhy sehingga Adhy membiarkan ponselnya dilantai.


melihat Adhy sedang asik dengan temannya


Naomi memanfaatkan situasi tersebut.


Naomi mengambil ponsel Adhy dan mengetik nomor ponselnya dan melakukan panggilan dan langsung mengakhirinya.


dan meletakkan kembali ponsel Adhy dilantai dan bergegas pergi dari situ


sebelum Adhy selesai dengan temannya.


"Replay off'


pagi juga..


Adhy membalas pesan Naomi..


udah bangun ya dhy..


belum masih tidur kok...


jari yang ngetik ini sudah bangun


tapi orangnya masih tidur..


Ada-ada aja kamu dhy..


heheheeee..


oh iya Naomi


dapat sama siapa nomor ponsel saya..


coba lihat panggilan keluar kemari siang..


Adhy langsung melihat pemberitahuan panggilan keluar diponselnya.


dan mendapati ada panggilan keluar kepada Naomi jam 11:00...


Adhy sempat mengingat-ingat siapa yang melakukan panggilan ini..


Adhy jadi bingung dan berpikir sejenak


apakah dia mengambil ponsel saya dan melakukan panggilan keponselnya....


ucap Adhy dalam hatinya...


apa kamu memakai ponsel saya dan melakukan panggilan keponsel kamu...


hahahahaaa


kamu jenius juga dhy..


siapa dulu dong....Adhy gitu loh..


wets...memuji diri sendiri..


nggak juga sih..


Adhy kamu berasal dari suku apa..


makassar..


kalau kamu.


saya manado surabaya.


oh gado-gado ya..


iya..


sekarang apa lagi libur..


tidak sebentar lagi saya terbang kejakarta..


oh gitu ya..


ok nanti saya hubungi kamu lagi ya


saya ada urusan dulu..


Adhy mengakhiri pesan via WAnya


karena pesanan makan sudah datang.


setelah melakukan pembayaran


Adhy langsung makan terlebih dulu tanpa menunggu adiknya yang masih tertidur.


setelah sarapan Adhy berdiri hendak mengambil botol minuman dikulkas


tapi langkahnya terhenti karena mendengar suara pintu diketok dari depan


Adhy membukakan pintu dan melihat seorang perawat datang membawakan sarapan pagi buat mamanya,


Adhy mempersilahkannya masuk dan langsung menuju kulkas dan mengambil botol minuman dan membawanya kembali ketempat duduknya.


mama dan adiknya juga terlihat sudah bangun dan Novi langsung kekamar mandi dan tidak lama keluar menuju ketempat Adhy.


kak ini hari kita kerumah barukan...


tanya Novi kepada Adhy sambil membuka bungkusan makanan yang ada dimeja..


iya Vi...


sebentar kita kerumah baru...


mendengar ucapan kakaknya Novi


langsung mencium pipi kakaknya


sedangkan dimulutnya ada makanan..


idiih jorok amat nih adik kakak..


keluh Adhy sambil menggosok


pipinya karena ada noda makanan yang menempel dipipinya..


suster dan mamanya Adhy yang sedari tadi memperhatikan mereka jadi tertawa..


sedangkan Novi tersedak dengan makanannya karena menahan tawanya


dan langsung mengambil


botol minuman Adhy dan meminumnya..


kakak ini bagaimana sih..


adik lagi makan dibuat tertawa..


kamu sih yang jorok..


Novi hanya tersenyum sambil kembali melahap makanannya.


sus..


bagaimana keadaan mama saya


apa sudah aman saya bawa pulang hari ini.


tanya Adhy kepada suster tersebut


karena melihat suster itu sudah memeriksa kondisi mamanya.


iya..


mama kalian sudah sangat baikan dan sehat seratus persen..


syukurlah..


akhirnya kami bisa pulang juga..


kata Adhy....


oh iya


sebelum meninggalkan ruangan ini


tolong melapor kekantor dulu.


baik sus..


perawat itupun mohon pamit dan meninggalkan ruangan itu.


asik akhirnya kita kerumah baru..


teriak Novi kegirangan.


yang sedari tadi sudah menyelesaikan makannya.


dan mama Adhy juga barusan sudah menghabiskan makanannya.


Novi tolong beresin barang-barangnya


kakak menghadap kekantor dulu.


siap bos...


Adhy berjalan keluar dari ruangan mamanya

__ADS_1


dan menuju kekantor pimpinan rumah sakit tersebut untuk menyampaikan bahwa hari ini


dia bermaksud membawa mamanya pulang.


setelah urusan dirumah sakit sudah selesai Adhy membawa mamanya keluar dari rumah sakit tersebut dan memasukkannya kedalam mobil.


dan Adhy membawa mobilnya meninggalkan rumah sakit tersebut.


Ma..


kita kemakam papa dulu ya


baru kita kerumah baru kita.


mendengar kata-kata Adhy


membuat hati mamanya terharu melihat Adhy.


sungguh mulia hatimu Nak


walaupun kami bukanlah siapa-siapamu tapi kamu begitu sangat perhatian kepada keluaga kami...


batin mamanya sambil menatap Adhy.


iya Nak...


asik nih


kita jalan-jalan dulu..


kata Novi yang terlihat sangat senang sekali.


oh iya Vi..


mengenai motormu yang ada dirumah ibu Aminah.


karena suami ibu Aminah sangat membutuhkannya untuk beraktivitas tiap hari


kakak memberikan motor itu..


apaaa...


trus Novi kesekolah mau naik apa kak..


nanti diantar jemput.


baiklah kalau gitu kak..


mama Adhy hanya tersenyum-senyum kagum mendengar percakapan anak-anaknya.


dan menaruh simpatik atas kedermawaan Adhy.


setelah sampi dilokasi pemakaman mendiang suaminya.


mama Adhy heran


kok maqam mendiang suaminya tidak ada dan sudah tergantikan dengan makam baru..


dhy...


makam papamu itu sebenarnya terletak disini,


tapi kok sudah tidak ada dan digantikan dengan makam baru..


melihat kebingungan mamanya


Adhy menarik tangan mamanya untuk berjongkok dimakam itu dan diikuti oleh mama dan adiknya.


ini makam papa kok ma..


tanya Novi kepada mamanya sambil menunjuk papan nama makam tersebut..


mendengar pengakuan Novi


mamanya langsung melihat papan nama tersebut dan senyum-senyum dan langrung memeluk Adhy.


terimakasih nak


kamu sudah memperbaiki makam papamu.


memang sudah lama mama ingin memperbaikinya tapi mama masih kekurangan dana.


sudahlah ma..


yang lalu-lalu nggak usah diingat dan diungkit lagi.


mulai sekarang inilah kehidupan mama baru mama dengan seorang anak laki-laki dikehidupan mama.


kata Adhy sambil memeluk mamanya dan Novi..


setelah acara siarah kubur selesai


maka merekapun meninggalkan makam tersebut dan langsung menuju kerumah baru mereka.


setelah sampai dirumah barunya


Adhy menghentikan mobilnya didepan pintu gerbang rumahnya dan saat itu juga pintu itu terbuka lebar..


mama dan Novi hanya bingung dan seakan-akan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya...


Nak ini rumah siapa..


ini rumah kita ma..


serius kak


kok besar sekali...


Adhy hanya menyapu kepala adiknya.


sambil memasukkan mobil kedepan pintu rumah..


didepan pintu tiga pembantu menunduk memberi hormat kepada majikannya.


sedangkan teman-teman Adhy membukakan pintu-pintu mobil dan mempersilahkan mereka masuk kedalam rumah.


Mama dan Novi hanya bingung tidak habis pikir..


setelah turun dari mobil


mama dan Novi disambut oleh ketiga pembantu rumah Adhy.


silahkan masuk nyonya dan Nona..


mama Adhy hanya tersenyum dan berterimakasih.


sedangkan Novi merasa geli dipanggil dengan sebutan Nona sehingga mencubit perut Adhy.


Adhypun tersentak kaget karena merasa sakit diperutnya.


sakit loh..


kata Adhy sambil mencubit pipi Adiknya..


setelah mereka sampai diruang tamu


Adhy menyuruh teman-temannya mengambil barang bawaan yang ada dibagasi mobil.


ma..


perkenalkan bibi ini adalah koky dan juga sebagai kepala pengurus rumah kita


dan kedua wanita ini adalah bawahannya yang akan mengurus semua pekerjaan dirumah ini.


ucap Adhy kepada mama dan adiknya


sembari memperkenalkan mereka.


kalau Mama dan Novi butuh sesuatu panggil mereka saja


mereka akan melakukannya.


biak Nak..


siap kak..


bibi tolong buat kan kami minuman


dan tolong bawa barang-barang ini kekamar mama..


kata Adhy sambil menunjuk barang bawaannya dari rumah sakit.


dhy apa ini tidak terlalu berlebihan Nak


kata mamanya kepada Adhy.


melihat mamanya yang masih saja bingung


Adhy memeluk mama dan adiknya.


sudah saatnya Adhy membahagiakan Mama dan Novi.


hidup serba serba kekurangan dan pas-pasan sudah berakhir


dan sudah saatnya kita hidup bahagia.


dan mama juga tidak perlu lagi khawatir mengenai utang-piutang mendiang papa,


semua sudah Adhy selesaikan.


makasih Nak


sama-sama ma..


kakak


apa besok Novi sudah bisa masuk sekolah..


iya Vi...


trus pakaian seragam Novi belum ada kak..


oh iya Mama dan Novi kekamar dulu


lihat semua pakaiannya


apakah semua sesuai dan cocok..


kata Adhy sambil menarik mama dan adiknya naik kelantai dua menuju kamar mereka.


setelah berada didalam kamar mama dan Novi terkagum-kagum melihat isi perabot kamar tersebut...


sadangkan Novi melompat-lompat ditempat tidur...


asik deh


ranjangnya empuk kak..


Adhy hanya tersenyum melihat adiknya..


ini semua Nak Adhy yang beli..


iya ma..


buat mama dan Novi..


trus uangnya dapat dari mana dhy


setahu mama dengan perabotan rumah semewah ini pasti membutuhkan dana puluhan miliyar..


mama tidak usah pikirkan masalah uangnya dapat darimana.


dipikiran Adhy


hanya ingin membahagiakan mama dan Novi saja.


jadi semua yang Adhy lakukan semua untuk mama dan Novi.


mendengar penjelasan Adhy


mama dan Novi memeluknya dan merasa sangat bahagia mempunyai seorang anak angkat yang sangat mencintainya dan anak kandungnya sendiri.


oh iya tolong mama dan Novi periksa pakaiannya apakah sudah sesuai semua ukurannya


kalau tidak nanti kita kemall mencari pakaian..


Novi langsung membuka salah satu lemari yang ada dimakar itu..


dan dilihat ada sepasang seragam sekolah sma.


Novi lantas mengambilnya dan menempelkannya ketubuhnya dan bolak balik didepan cermin..


wah ini sangat cocok sekali kak


makasih ya kak..


sama-sama


coba periksa sepatunya


apa cocok juga..


Novi membuka sebuah rak sepatu dan mengambil sebuah sepatu hitam dan memasukkan kekakinya..


ini juga cocok kak..

__ADS_1


syukurlah kalau begitu..


Adhy melihat mamanya


yang sedari tadi hanya diam saja tidak percaya melihat isi dalam lemari tersebut..


kenapa ma..


apa ini semua buat mama dhy..


iya ma..


ada apa..


tidak nak


ini terlalu mewah bagi mama..


tidak apa ma..


sudah saatnya mama bahagia


dan sudah saatnya juga Mama dan Novi merdeka..


iya nak Adhy


makasih atas semuanya


kebaikan Nak Adhy selama ini.


ini belum seberapa ma


pemberian Adhy ini belum sepadam


dengan apa yang mama berikan kepada Adhy.


jujur saja ma..


setelah Adhy menjadi sebagian keluarga mama.


dan mama menganggap Adhy sebagai anak sendiri dan memberikan perhatian dan kasih sayang kepada Adhy.


membuat hidup Adhy serasa bangkit lagi dari keterpurukan.


jujur ma..


orang tua kandung Adhy masih hidup


dan mereka tinggal dimakassar.


mereka adalah seorang pengusaha yang sangat sukses.


sehingga mereka tidak punya waktu untuk Adhy karena sibuk mengurus bisnis mereka.


Adhy adalah anak semata wayang dari mereka.


perusahaan mereka ada dikota-kota besar dinegara ini


termasuk manado dan bitung


dan juga tempat Adhy bekerja.


bos adhy itu adalah bawahan Ayah


tapi bos Adhy tidak mengetahuinya


begitupun dengan Ayah tidak mengetahuinya


karena Adhy merahasiakan


identitas Adhy.


kedua orang tua Adhy tidak mengetahui


keberadaan Adhy dikota ini.


karena Adhy tidak mau seseorang memisahkan Adhy dari mama dan Novi.


kemarin Adhy terbang kemakasaar


dan menemui mereka berdua dirumah.


Adhy meminta restu untuk memakai uang mereka dan Ibu memberikan sebuah kartu ATM untuk Adhy gunakan agar Adhy tidak mengalami kekurangan dalam hidup Adhy.


dan mereka juga mengijinkanku kembali kesini dalam catatan pulang kemakassar apabila mereka lagi tidak sibuk dan ada dirumah.


penjelasan Adhy kepada mamanya..


berarti kakak anak seorang direktur utama diperusahaan tempat kerja kakak.


iya Vi...


berarti kamu keluarha Misbah Rizal Grup


iya ma.


itu nama Ayah


sedangkan nama Adhy yang sebenarnya


adalah Abd Ma'ruf Misbah Rizal..


untung saja selama dimakassar


Adhy tinggal dirumah bibi sehingga teman-teman bisnis Ayah tidak mengenali Adhy


dan sampai sekarang orang-orang Ayah tidak mengenaliku..


bagaimana kalau nanti kedua orang tua nak Adhy sudah mengetahui keberadaan Adhy disini dan membawa Adhy pulang kemakassar.


kata mama Adhy sambil menitikkan air matanya..


mama tenang saja


dulunya Adhy juga berpikiran seperti iti.


tapi setelah pertemuan Adhy dan kedua orang tua Adhy


semua kekhawatiran itu telah lenyap dan sirna.


karena Adhy sudah mendapatkan restu dari kedua orang tua Adhy untuk melakukan apa saja tanpa campurtangan mereka.


mereka melakukan semua itu untuk menebus kesalahan-kesalahan mereka berdua selama ini kepada Adhy.


jadi mama tenang saja


tidak ada yang bisa memisahkan kita kecuali itu memang sudah ditakdirkan oleh tuhan..


mendengar penjelasan Adhy


Mama dan Novi memeluk Adhy.


setelah menjelaskan identitas Adhy dan juga lika-liku hehidupan Adhy.


Adhypun turun kebawah dan menghubungi teman karibnya yang sukses dan juga berada dikota manado..


kriing....kriing..


suara nada panggilan keluar dari ponsel Adhy.


ya hallo..


suara dari dalam ponsel Adhy..


hallo ferdy


saya Adhy..


oh Adhy


apa kabar bro


lama tak berjumpa..


baik fer..


oh iya


saya dengar kabar


kamu minggat dari rumahmu..


iya fer


sekarang saya dibitung.


hah..


bitung.....?.


kenapa tidak pernah menghubungiku..


panjang ceritanya fer..


oh iya ferdy..


apa kamu ada stok ferarri sport sama milim Ayahku..


banyak bro.


kenapa bro apa kamu berminat membilinya..


iya fer..


tolong kirimkan satu kerumah saya hari ini juga karena adik saya ingin memakainya kesekolah besok.


dan juga nomor rekeningmu agar bisa mentransferkan uangmu..


siap bro..


sekarang juga kirimkan alamatmu


dan saya langsung menyuruh orang saya untuk mengantarnya kerumahmu..


okey makasih fer..


saya akhiri panggilan ini untuk mengirimkanmu lokasi rumah saya.


siap bro.


Adhy mengakiri panggilan teleponnya dan keluar mencari teman-temannya..


dan mendapati mereka yang sedang bertugas jaga-jaga rumah yang diperintahkan oleh Adhy.


Rikky..


tolong kamu ikut dulu dengan saya..


siap kawan..


kata Rikky sambil masuk kedalam mobil


dan Adhypun membawa mobilnya keluar kejalan raya..


Adhy ingin memberitahukan Rikky sekolah adiknya dan juga kantor tempat kerjanya dan juga pasar,Mall dan juga tempat-tempat lainnya agar Rikky bisa berperan sebagai pengganti dirinya untuk mama dan adiknya.


karena diantara ketiga temannya Rikky adalah anak yang sangat baik dan terpercaya dan juga bertanggung jawab dan keilmu kebatinannya jauh lebih tinggi dibanding kedua temannya yang ada dirumah Adhy..


apa kamu sudah mengenali seluruh seluk-beluk kota ini..


tanya Adhy kepada Rikky.


siap kawan..


baiklah kalau begitu


selanjutnya nanti saya akan membawamu kemanado untuk mengetahui keberadaan kota manado.


siap...


tugasmu mulai hari ini adalah supir pribadi mama dan adik saya dan juga sebagai tameng pelindung bagi mereka berdua.


siap kawan...


apabila ada yang ingin mencelakai mama dan adik saya berikan mereka pelajaran


apabila membahayakan nyawa mama dan adik saya maka singkirkan orang tersebut.


siap kawan


semua perintahmu akan saya laksanakan sebaik-baiknya..


terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya.....


sama-sama kawan..


setelah memperkenalkan seluk-beluk kita bitung kepada Rikky


Adhypun kembali kerumahnya.


dan dilihatnya sudah ada mobil sport ferarri didalam bagasi mobilnya.


dan Adhy memberikan kunci mobil itu kepada Rikky dan menyuruh Rikky untuk mempelajari dan mengenal mobil tersebut


dan Adhypun masuk dan menuju kamarnya untuk istirat sejenak...

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2