Dia Anakku

Dia Anakku
Mendapat Restu dari Orang Tua Kandung (Dia Anakku)


__ADS_3

setelah bertemu dengan kedua orang tua kandung Adhy.


Adhypun bermaksud untuk kerumah papa dan mamanya yang tidak lain adalah paman dan bibinya dan juga adalah kedua orang tua.


Adhy kamu naik apa....?.


panggil Ayah kepada Adhy sebelum keluar dari rumahnya..


taksi pak..


ada kunci mobil dilaci..


sebaiknya kamu bawa mobil saja..


baik Ayah..


Adhypun masuk kedalam rumahnya


dan mengambil kunci mobil


yang dimaksud Ayahnya...


dan berjalan kegarasi sambil menekan tombol yg ada dikunci tersebut.


agar mengetahui mobil mana yang berbunyi dan pasangannya adalah kunci yang diambilnya.


karena digarasi ada beberapa mobil-mobil mewah milik Ayah dan Ibunya dan juga mobilnya sendiri masih terparkir digarasi itu..


tetnyata yang berbunyi adalah mobil Ayahnya yaitu mobil ferarri sport..


Adhypun masuk kedalam mobil tersebut dan dan membawanya keluar dari garasi yang lumayan luas itu.


Setelah berada didepan pintu gerbang


sang security membukakan pintu gerbang yang cukup besar dan kokoh.


Adhypun melajukan mobil Ayahnya keluar dari rumah tersebut dan langsung menuju rumah paman dan bibinya.


dalam perjalanan menuju rumah paman dan bibinya Adhy bermaksud menghubungi teman-temannya...


kriing...kriing..


suara nada panggilan dari ponsel Adhy.


ya kawan...


suara Rikky dari dalam ponsel Adhy.


bagaimana..


apa Anton dan Iwan seteju kerja dengan saya dibitung...


iya kawan..


mereka juga saat ini bersama dengan saya.


baguslah kalau begitu.


posisi kalian sekarang dimana..


dibase camp kawan..


oke..


tunggu sampai saya datang


saya kerumah papa dan mama saya dulu..


siap kawan..


oke..


sampai jumpa dibase camp.


kata Adhy sambil mengakhiri panggilan teleponnya..


dan Adhypun sudah tiba dirumah paman dan bibinya.


rumah yang diberikan oleh Ayah Adhy


karena Adhy tinggal bersama mereka.


setelah memarkirkan mobilnya


Adhypun masuk kedalam rumah tersebut


dan mendapati bibinya didapur yang sedang memasak...


mama...


kata Adhy sambil memeluk mamanya dari belakang..


mamanya jadi kaget karena tiba-tiba


Adhy datang dan memeluknya dari belakang..


eeh..


nak Adhy..


kapan kamu pulang Nak..


barusan saja ma..


sudah ketemu sama Ayah dan Ibumu.


iya ma..


syukurlah..


kalau kamu sudah menemuinya..


papa mana ma...


ada dikamar Nak..


Adhy mau ketemu papa ya ma..


iya Nak..


Adhy langsung menuju kekamar papanya


dan langsung masuk kedalam


karena tintu kamar itu memang sedan terbuka...


dan melihat papanya sedang duduk diranjang sambil nonton tv...


papa...


panggil Adhy sambil memeluk papanya..


papa Adhy kaget


karena Adhy tiba-tiba muncul dan langsung memeluknya.


Nak Adhy.


dari mana saja kamu Nak..


dari jalan-jalan aja pa..


oh iya..


bagaimana kesehatan papa saat ini..


tanya Adhy untuk mengalihkan pembicaraannya.


karena Adhy tidak mau papanya banyak bertanya kepadanya.


dan Adhy juga tidak mau mengungkit masa lalunya yang sangat membuat hatinya serasa hancur berkeping-keping.


baik nak


hanya butuh istirahat saja.


syukurlah kalau begitu..


oh iya pa.


Adhy tinggal dulu ya pa..


Adhy ada janji sama teman Adhy ingin ketemuan..


kata Adhy sambil menyalimi tangan papanya..


baiklah


oh iya..


apa kamu sudah ketemu dengan Ayah dan Ibumu..


sudah pa..


tuh mobil Ayah Adhy bawa..


kata Adhy untuk meyakinkan papanya..


syukurlah kalau begitu..


Adhy pamit dulu ya pa..


hati-hati Nak.

__ADS_1


iya pa...


jawab Adhy sambil keluar dari kamar papanya dan menuju kedapur untuk menemui mamanya...


ma..


Adhy pamit dulu ya ma..


Adhy ada janjian dengan teman-teman Adhy


kata Adhy sambil menyalimi tangan mamanya...


baik Nak


hati-hati dijalan..


iya ma..


kata Adhy sambil berjalan keluar rumah dan langsung menuju kemobil...


kriing...kriing..


suara nada panggilan masuk dari ponsel Adhy..


hallo..


jawab Adhy yang sudah mengetahui orang yang menghubunginya..


iya pak..


saya sudah melaksanakan tugas yang bapak perintahkan mengenai utang piutang.


dan mengenai surat IMBnya kapan dimulai oprasi izinnya pak..


senin depan..


baik pak akan saya


buatkan pak..


ok makasih atas bantuannya..


sama-sama pak...


Adhy menutup panggilan tersebut dan melajukan mobilnya ketempat janjian mereka dgn teman-temannya.


setelah menempuh perjalan beberapa menit


Adhypun tiba disebuah base camp dan turun dari mobilnya...


melihat Adhy datang..


teman-temannya berhamburan keluar menjemput Adhy.


hay kawan


apa kabar...


tanya salah satu teman Adhy..


baik kawan..


ayo masuk dulu dhy..


ucap Rikky yang menyuruh teman-temannya masuk kedalam base camp..


setelah berada didalam base camp


dan duduk santai dikursi Adhy mulai mengutarakan niat kedatangannya kebase camp tersebut.


saya mencari seorang pengawal pribadi yang terpercaya dan mempunyai suatu kelebihan-kelebihan khusus


mulai ilmu beladiri dan supra natural


untuk melindungi mama dan adikku dibitung.


karena ada beberapa orang yang ingin mencelakainya.


rumah tempat tinggal kami sudah dibakar oleh mereka dan saya tidak ingin sesuatu terjadi lagi kepada kami.


saya bermaksud mengajak kalian untuk membantu saya menjaga mama dan adik saya.


karena kalian mempunyai banyak kelebihan dibidang yang saya inginkan.


saya akan mengadakan kontrak 3 tahun


dan tiap-tiap orang saya beri upah 1M


bagai mana..


apa kalian setuju dengan penawaran saya..


giiilaaa dhy..


tenang saja


itu juga adalah simpatisan buat saya


karena saya sangat mengharapkan bantuan kalian dan kalian juga adalah sahabat-sahabat saya.


jadi sudah sepantasnya saya berbuat demikian kepada kalian semua...


lagian juga bagi saya yang paling utama


yaitu keselamatan mama dan adik saya


uang nomor dua bagi saya.


kalau sesuatu terjadi pada mama dan adik saya.


hatiku serasa hancur berkeping-keping dan semangat hidupku juga menurun.


maka dari itu..


saya sangat mengharapkan bantuan kalian bertiga...


kami bertiga sudah membicarakan tawaran pekerjaanmu dan sepakat menerimah tawaranmu dengan senang hati.


sebab kamu juga adalah salah satu seperguruan kami.


terimakasih banyak atas kesediaan kalian..


sabtu depan nanti kakak saya akan memberikan tiket pesawat


kepada kalian bertiga


dan nanti saya akan menjemput kalian dibandara samratulangi..


dan ini adalah uang tanda jadi buat kalian bertiga...


kata Adhy sambil memberikan masing-masih satu amplop tebal.


dan Adhy mohon pamit untuk pulang kerumah orang tuanya..


Adhy melajukan mobilnya kerumah


Ayah dan Ibunya


untuk makan siang bersama mereka.


setelah sampai dirumah Ayah dan ibunya..


ternyata kedua orang tuanya dan Tony sudah berada didepan pintu karena mendengar ada mobil yang masuk kedalam rumah mereka


dan mereka berharap itu adalah Anaknya.


karena tidak sabaran lagi menunggu kedatangan Adhy sedari tadi.


karena baru bertemu dengan anak semata wayangnya sudah pulang kerumahnya.


walaupun akan pergi lagi meninggalkan mereka tapi mereka sudah merasa legah melihat anak kandungnya baik-baik saja


dan semangat hidup mereka berdua juga sudah bangkit kembali.


Anak Ibu sudah datang...


kata Ibu Adhy sambil berlari menjumpai anaknya dan memeluknya dengan erat dan dibalas oleh Adhy.


sedangkan Ayahnya dan Tony


hanya menunggunya didepan pintu.


ayo kita makan siang dulu..


ajak mamanya sambil menarik tangan Adhy.


sesampai didepan Ayahnya


Adhy menyalimi tangan Ayahnya dan berjabat tangan dengan kakaknya..


apa kabar bro..


tanya Tony kepada Adhy..


baik kak..


jawab Adhy sambil mengedipkan mata kanannya..


melihat tingkah Adhy


Tony hanya senyum-senyum saja..


Ayo kita makan dulu

__ADS_1


perutku sudah mulai bernyanyi..


kata Adhy sambil memegang perutnya


sehingga membuat Ayah dan Ibunya dan juga Tony jadi tertawa menatap Adhy.


sesampai diruang makan


mereka masing-masing menarik kursi yang akan didudukinya.


sedangkan Ibu Adhy duduk disamping Adhy untuk menyuapinya...


setelah mengambilkan makanan buat Adhy


ibunya ingin menyuapi Adhy tapi ditahan oleh Adhy....


aah ibu..


Adhy sudah dewasa bu


sudah bisa makan sendiri.


tidak nak


ibu ingin menyuapimu


karena semasa kamu lahir sampai saat ini


ibu tidak pernah menyuapimu


maka dari itu biarkan ibu menyupaimu kali ini.


mendengar penjelasan ibunya yang sangat mendesak.


Adhi hanya diam saja dan menerimah suapan Ibunya sesuap-demi sesuap.


tidak terasa air mata Adhi menetes dari sudut matanya


karena meresa sangat bahagia melihat Ibunya sudah sadar akan kurangnya perhatian yang diberikan kepada dirinya.


melihat anaknya menitikkan air mata


ibu Adhy menyeka air mata Adhy dan bertanya kepada Adhy.


kenapa menangis Nak..


tidak kok bu..


Adhy hanya merasa sangat bahagia saja


karena Ibu sangat menyayangi Adhy.


mendengar pengakuan anaknya


ibunya langsung memeluk anaknya dan menangis terharu.


ibunya paham akan kata-kata Adhy


karena selama ini


dirinya tidak pernah memperhatikan anaknya dan berikannya kasih sayang sebagaimana layaknya dengan anak yang lainnya.


melihat Aksi peluk-pelukan diruang makan Ayah dan Tony ikut sedih.


mereka juga paham atas perasaan mereka berdua.


dan juga kepada Adhy yang sangat merindukan kasih sayang kedua orang tuanya.


Ayah Adhy langsung bangkit dari duduknya dan menuju kekursi Adhy dan memeluk Adhy berdua dengan istrinya...


Ayah dan Ibu meminta maaf yang sebesar-besarnya karena kurang memberikan kasih sayang kepadamu Nak...


ruang makanpun jadi hening seketika


hanya suara isak tangisan saja yang terdengar ditempat itu..


setelah meresa sudah cukup meyesali kesalahannya kedua orang tua Adhypun melepaskan pelukannya.


Ayahnya kembali kekursinya dan melanjutkan sisa makannya...


dan ibunya juga melanjutkan aktivitasnya yaitu menyuapi Adhy.


setelah makan


mereka pindah keruang keluarga.


Adhy menghabiskan waktunya disitu untuk melepaskan kerinduaannya selama ini kepada Ayah dan Ibunya


sebelum dia berangkat kembali kebitung.


Adhy..


apa sudah ada wanita didalam hatimu..


tanya Ibunya kepada Adhy.


yang duduk sambil merangkul anaknya dan membelai-balai rambutnya.


Adhy hanya tersentak kaget


ketika mendengar perkataan ibunya.


kok diam saja sih..


apa tidak dengar ucapan Ibu dari tadi.


maaf bu...


Adhy belum memikirkan malah itu.


baiklah kalau begitu..


kapan kamu akan pergi lagi dhy..


sejam lagi bu..


mendengar perkataan anaknya


membuat hatinya akan merasa kehilangan anaknya lagi


maka dipeluknya Adhy sekuat-kuatnya..


melihat tingkah ibunya


Adhy mencoba untuk menenangkan hari Ibunya dan membujuknya dengan meyakinkan hatinya..


Adhy akan telalu pulang kok bu


kalau Ibu dan Ayah lagi dirumah..


iya nak


jangan pergi lama-lama dan terus kasih kabar Ayah dan Ibu agar kami tidak khawatir kepadamu..


iya bu...


oh iya ini kartu ATM atas namamu dan paswordnya..


siapa tau suatu saat kamu membutuhkannya..


kata ibu Adhy sambil menyerahkan amplop yang berisi karto ATM miliknya kepada anaknya..


makasih bu..


setelah melepaskan kerinduan mereka


tiba-tiba jam dinding berbunyi


menandakan pukul 14:00


Adhy tersadar sejenak dan mohon pamit kepada Ibu dan Ayahnya agar diijinkan untuk pergi.


dan merekapun merestui Adhy untuk meninggalkan mereka.


Ibunya yang tidak henti-hentinya menitikkan air matanya melepaskan kepergian Anaknya.


Nak Tony tolong antar adikmu kebandara...


perintah Ayahnya kepada Tony..


iya Ayah..


Ayo bro kita berangkat..


ajak Tony kepada Adhy..


sebelum berangkat Adhy menyempatkan diri untuk memeluk kedua orangtua kandungnya..


hati-hati Nak


kata kedua orangtua Adhy..


Iya Ayah..Ibu..


Adhy pergi dulu..


pamit Adhy sambil berjalan menuju mobil yang sudah menunggunya didepan pintu.


sebelum mobil yang ditumpanginya


meninggalkan rumah itu


Adhy melambaikan tangannya kepada kedua orangtuanya dan dibalas lambaian tangan orang tuanya...

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2