Dia Anakku

Dia Anakku
pertemu dengan Ayah dan Ibu kandung (Dia Anakku)


__ADS_3

sesampainya Adhy dirumah sakit


setelah memarkirkan mobilnya diapun langsung menuju keruangan mamanya..


setelah masuk kedalam ruangan mamanya


Adhy melihat mamanya sedang tidur dan Novi sedang bermain Hp.


Hay kak..


bawa makanan ya...


stttt...


Adhy menyuruh Novi berbicara pelan-pelan.


ini makananmu


makasih kak.


sama-sama..


merekapun makan siang bersama dan setelah makan Adhy berpamitan kepada Novi untuk bertemu seseorang..


tolong jaga mama ya Vi..


iya kak..


kakak pergi dulu..


kata Adhy sambil melambaikan tangannya


kepada Novi dan dibalas Oleh Novi..


setelah keluar dari rumah sakit


menyeberang kesebuah kafee Adhy


dan duduk disalah satu kursi yg bertuliskan meja No 10.


tidak lama kemudian ponsel Adhy berdering..


kriing...kriing..


ya hallo..


hallo pak sy sudah dilokasi yang bapak maksud.


ok masuk saja kemeja 10


saya sudah berada didalam..


baik pak..


orang yang dimaksud tidak lain adalah pengacara yang akan membantu Adhy menyelesaikan urusannya..


silahkan duduk pak..


adhy mempersilahkan pengacaranya duduk.


makasih pak..


minum apa pak..


kopi aja pak..


baik


Adhy melambaikan tangannya kepada salah satu karyawan kafee tersebut dan menyurh menyiapkan kopi dua gelas..


perkenalkan Pak saya Daniel


oh iya..


saya Adhy..


ini pak


dokumentanah yang disebelah kiri dan kanan serta belakang rumah mama bapak sudah dibeli oleh pak Tony atas nama bapak.


dan ini adalah sertivikatnya.


dan ini jiga sertivikat baru dari rumah mama bapak yang terbakar..


dan ini sertivikat yang sudah disatukan semua tanah bapak dilokasih itu.


kata sang pengacara Adhy sambil menyerahkan dokumen-dokumen pertanahan kepada Adhy.


ok makasih pak.


dan ini tolong bapak selesaikan utang piutang


mendiang bapak saya.


tolong bapak menyelesaikannya dengan baik.


dan ini adalah cek senilai dengan jumlah yang tertulis dikertas ini.


dan ini adalah upah bapak..


tolong bapak selesaikan dengan baik dan saya tidak mau ada malah lagi dikemudian hari yang menimpa kami karena utang piutang mendiang bapaksaya..


apa bapak mengerti maksud saya..


saya mengerti pak.


oke terimakasi banyak atas kerja sama


saya percayakan semua kepada bapak.


kata Adhy sambil mengulurkan tangannya


kepada pengacaranya.


pelayanpun datang dengan membawa pesanan Adhy.


silahkan diminum pak.


iya makasih pak.


oh iya tolong nanti buat kan IMB


dan arsitektur terbaik buat desain sebuah villa untukku.


baik pak


akan saya carikan secepatnya.


ok makasi..


setelah ngopi dan urusan Adhy dgn pengacaranya juga telah selesai


merekapun berpamitan..


baik pak saya kembali kekantor dulu..


kata pengacara itu kepada Adhy sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan dijabat oleh Adhy..


ok makasi kerja samanya..


sama-sama pak


saya pamit dulu..


kata pengacara itu sambil berlalu meninggalkan Adhy...


Adhypun kembali keruangan mamanya dan beristirahat sejenak diruangan itu.


waktu terus berjalan.


Adhy bangun dari tidurnya dan dilanjutkan dengan mandi dan makan tidak lupa menemani mama dan adiknya bercerita sambil bercanda sampai mereka merasa mengantuk dan saling minta permisi ingin istirahat.


Novi tidur diranjang penjaga pasien


sedangkan Adhy tidur disamping mamanya.


waktupun berlalu dengan cepatnya takterasa matahari sudah menampakkan cahayanya.


tok...tok...tok..


pintu diketul membuat semua yang ada diruangan itu terbangun..


Adhy langsung bangkit dan membuka pintu


dan seperti biasa seorang perawat datang membawakan sarapan pagi untuk mamanya.


Adhy langsung masuk kekamar mandi


dan seperti biasa ritual Adhy kalau pagi


dan setelah mandi Adhy keluar dari kamar mandi dan menghampiri adiknya..


Novi mau sarapan apa pagi ini..


seperti biasa kak..


ok..


klu mama apa mau memesan sesuatu..


tidak Nak


mama sudah sarapan..


ok ma..


Adhy membuka ponselnya dan memesan makanan sarapan pagi mereka..


Novi masuk kekamar mandi untuk mandi dan tidak lama pesanan makanan mereka pun tiba dan Novi juga sudah keluar dari kamar mandi dan langsung sarapan dengan Adhy..


setelah sarapan Adhy pamit sebentar sama mamanya untuk untuk ngopi dikafe..


setelah tiba dikafe Adhy memesan kopi


dan duduk sambil mengambil ponselnya


dan mencari-cari nomor kakaknya


setelah mendapatkan nomor kakaknya Adhy langsung melakukan panggilan..


kriing...kriing..


suara panggilan Adhy..


hallo bro


apa kabarnya..


suara Tony dari dalam telepon..


baik kak..


kak minta tolong pesankan saya tiket kemakassar


penerbangan jam 8 pagi ini..


siap bro..


kakak nginab dimana


dirumah Ayah..


apa Ayah dan Ibu ada dirumah


iya karena jadwalnya ini hari lagi kosong..


syukurlah kalau begitu


kedatangan saya ini hari sangat tepat sekali

__ADS_1


iya bro


oke kak jangan lupa ya


dipesankan tiket..


siap bro..


makasih kak


saya tutup teleponnya ya kak.


kata Adhy sambil mengakhir panggilanya.


setelah ngopi


Adhy kembali keruangan mamanya


dan mendapati mamanya sudah bisa turun dari ranjangnya..


Adhy bercanda sejenak sama mama dan adiknya dan minta pamit kepada mamanya mau keluar sebentar ada urasan penting yang ingin diselesaikan


dan mamanyapun menyetujuinya..


ok ma....


Adhy pamit dulu..


iya Nak hati-hati..


iya ma..


Novi tolong jaga mama ya..


kakak mungkin kembali agak lama


dan kemungkinan sore atau malam kakak kembali..


kok lama sekali kak...


kakak ada urusan penting sedikit..


baik kak.


oke kakak pergi dulu..


mama Adhy pergi dulu


kata Adhy sambil mensalimi tangan mamanya


dan mamanya mengelus-elus kepala Adhy..


hati-hati Nak..


iya ma..


jawab Adhy sambil melangkah keluar dari ruangan mamanya dan langsung menuju kemobilnya..


dan melanjutkan perjalanan kesebuah tempat penyimpanan barang-barang berharga..


setelah tiba ditujuan Adhy langsung masuk kedalam dan menyerahkan sebuah kartu identitas toko tersebut dan karwayan toko itu menyerahkan sebuah kotak besi kepada Adhy


Adhypun membawa kotak tersebut kesebuah bilik yang sudah disiapkan ditempat untuk pengambilan barang-barang..


Adhy mengambil kartu beberapa kartu ATMnya dan sebuah buku agenda.


setelah mengambil semua barang-barangnya


Adhypun mengembalikan kotak tersebut dan keluar kembali kemobilnya dan melajukan mobilnya menuju kebandara..


setelah menempuh perjalalan yang lumayan jauh maka tibalah Adhy dibandara samratulangi dan memarkikan mobilnya lalu turun dari mobil dan melanjutkan perjalanannya keloket..


Adhy memperlihatkan kartu identitasnya dan bertanya kepada penjaga loket.


apakah pesanan tiket atas Nama ini tujuan kemakassar keberangkatan pukul 8 pagi ini ada...


sebentar pak


saya cek dulu..


Atas nama Abd Ma'ruf Misbah Rizal..


ada pak..


tolong dibuatkan...


baik pak


silahkan tunggu sebentar..


ok..


jawab Adhy sambil berjalan menuju kursi yang telah tersedia disekitar loket.


atas nama Abd Ma'ruf Misbah Rizal..


teriak sipenjaga loket..


iya saya..


teriak Adhy dan langsung menuju loket..


ini tiketnya pak..


oke terimakasi..


kata Adhy sambil memeriksa tiket


dengan seksama.


setelah melihat semuanya benar


maka Adhy berjalan keruang tunggu pesawat.


setelah sampai diruang tunggu pesawat


tidak lama kemudian oprator menyebut nomor penerbangan Adhy


dan Adhypun berjalan kepemeriksaan tiket dan berjalan naik kepesawat.


setelah mendapat arahan dari pramugari


Adhypun mendapatkan kurainya dan duduk santai diatas pesawat..


Adhy mengambil ponselnya dan mematikannya dan bersandar mencoba untuk tertidur dan Adhypun tertidur pulas..


pesawat pun mulai bergerak perlahan dan mengudara..


hanya membutuhkan beberapa menit saja pesawat itupun telah tiba makassar dan telah mendarat dibandara internasional hasanuddin.


Adhy keluar mencari taksi


dan berhasil mendapatka tumpangan.


setelah memberitahukan tujuan penumpangnya.


supir itupun melajukan mobilnya dengan kecepatan normal.


setelah sampai dikota makassar dan sampai ditujuan Adhy langsung kebank


dan mentransfer sebagian uang dari ATM pemberian Ayahnya keATM barunya.


setelah itu Adhy memberhentikan taksi dan lanjut kerumah Ayah dan Ibunya...


setelah sampai didepan rumah


Adhy turun dari taksi dan langsung menuju pintu gerbang rumahnya.


melihat tuan mudanya datang bapak security langsung membukakan pintu gerbang dan mempersilahkan Adhy masuk.


selamat datang kembali tuan muda..


makasih om..


Adhy melanjutkan langkahnya menuju pintu rumah.


tapi tiba-tiba langkahnya terhenti melihat kedua orang tuanya


yanh sedang duduk ditaman


bercerita sambil ngopi...


Adhy naik diatas patung macan dan duduk santai diatas...


kedua orang tuanya tidak mengetahui kedatangan dan keberadaannya diatas patung macan tersebut..


melihat kedua orang tuanya


yang tidak mengetahui keberadaannya


diatas patung macan tersebut..


Adhy lantas bersiul-siul mengikuti sebuah nada lagu..


mendengar suara siulan,


kedua orang tua Adhy


saling bertatapan mengisyaratkan


kepada keduanya,


apakah mereka tidak salah dengar..


mereka sangat mengenal sekali siulan Adhy itu...


kedua orang tua Adhy


sibuk mencari-cari arah siulan tersebut.


namun Adhy dengan santainya


duduk dan sedikit berbaring diatas


patung macan tersebut


sambil bersiul-siul sehingga


kedua orang tuanya susah untuk menemukannya.


melihat kedua orang tuanya tidak bisa menemukannya.


Adhy merubah posisinya


beraiul sambil duduk diatas


patung macan tersebut


dan barulah terlihat oleh kedua orang tuanya


kedua orang tuanya langsung teriak memanggi anaknya..


Aaadhyy...


sambil berjalan sedikit berlari


menuju Adhy


Adhypun melompat turun


ketika kedua orang tuanya


sudah mendekatinya


dan langsung memeluk mereka...


Adhy..


darimana saja kamu Nak selama ini

__ADS_1


tanya kedua orang tuanya.


Adhy tidak kemana-mana kok ibu..Ayah..


Adhy selalu ada dihati Ibu dan Ayah.


mendengar perkataan anaknya


kedua orang tua Adhy makin memeluknya sambil menitikkan air matanya.


Adhy....


Ayah dan Ibu minta maaf


karena tidak memerhatikanmu


Ayah dan Ibu tiap hari


hanya disibukkan oleh bisnis dan bisnis..


kadang pulang dirumah dan kadang juga tidak pulang.


sehingga kamu terabaikan nak


dan tidak dapat kasih sayang dari kami.


tidak apa Ayah...Ibu


kalian tidak salah kok


semua yang Ayah dan Ibu lakukan itu


untuk masa depan Adhy kok.


jadi tidak usah dipermasalahkan


semua itu


justru Adhy berterimakasih


kepada Ayah dan Ibu


yang telah berjuang siang dan malam


dan tidak kenal waktu


berjuang demi Adhy


demi masa depan Adhy.


buktinya sekarang,


Ayah dan Ibu sudah sukses


menjadi pengusaha Sukses


dan mempunyai harta triliunan.


cabang-cabang perusahaan menjamur diseluruh kota indonesia..


semua ini Ayah dan Ibu lakukan semua hanya untuk Adhy.


sedangkan Ayah dan Ibu


sekarang sudah tua


dan sakit-sakitan akibat kerja keras


dan semua harta ini


diwariskan kepada Adhy


karena Adhy adalah anak tunggal


dari Ayah dan Ibu.


kalau Adhy membenci Ayah dan Ibu


berarti Adhy adalah Anak yang durhaka kepada Ayah dan Ibu..


mendengar penjelasan anaknya...


kedua orang tua Adhy langsung


memeluknya dan menitikkan air matanya karena bahagia..


ternyata kamu sudah dewasa nak


sedah saatnya kamu mengambil alih perusahaan yang Ayah dan Ibu punya.


sabar dulu Ayah...Ibu.


Adhy harus belajar lebih banyak dulu


agar Adhy bisa mengembangkan


perusahaan Ayah dan Ibu.


kalau belum mapan lantas menyandang jabatan direktur utama.


bisa-bisa bangkrut perusahaan


Ayah dan Ibu dan pastinya


Adhy tidak bisa memaafkan diri Adhy sendiri..


Anak Ayah ini baru saja menghilang setahun lamanya


sudah sangat pandai dan jenius..


iya Ayah apalagi kalau sampai


bertahun-tahun lamanya


pasti Adhy sudah mapan..


tidak nak kamu sudah tidak bisa pergi lagi


kamu disini saja dan belajar sama Ayah.


aduh Ayah ini gimana sih...


kalau Adhy belajar sama Ayahkan


nggak bisa serius.


nggak ada yang bisa disegani


atau dihormati atau dihargai


karena pikirnya keluarga


dan Anak dan Ayahnya


jadi tidak ada seriusnya.


relakan Adhy untuk menimba ilmu pada orang lain agar Adhy bisa serius belajar.


memangnya selama ini Adhy kemana...


rahasia Ayah...


belum saatnya Ayah mengetahuinya..


kenapa tidak pernah melakukan penarikan dengan menggunakan kartu ATMmu..


kalau sampai itu Adhy lakukan pasti Ayah mengetahui keberadayaan Adhy


dan akan menjemput paksa Adhy untuk pulang.


pintar juga nih Anak Ibu


sama dengan Ayahnya


kecerdasan dan kejeniusan dan pola pikirnya.


mama sangat kagum melihatmu Nak


ucap mamanya sambil memeluk Adhy dan menghujaninya ciuman diwajah Adhy.


diam-diam Ayah Adhy juga sangat kagum melihat sikap dan kejeniusan Adhy


dari pola pikir dan sudut pandangnya.


jadi Adhy mau pergi lagi..


iya Ayah..


tapi Adhy usahakan sering-sering pulang kalau Ayah dan Ibu lagi dirumah.


baiklah kalau itu maumu


Ayah dan Ibumu merestuimu


asalkan semua yang Adhy lakukan


untuk mensukseskan perusahaan


Ayah dan Ibumu..


pasti Ayah


dan suatu saat juga pasti Ayah akan mengetahuinya sendiri


kalau yang Adhy lakukan


selama Adhy menghilang itu adalah


demi mensukseskan Perusahaan


Ayah dan Ibu.


baiklah kalau begitu


kapan kamu akan pergi lagi..


sebentar Ayah..


aapaa.......?.


kok sebentar dhy


iya Ayah karena


Adhy banyak urusan yang harus Adhy selesaikan.


oh iya Ayah


Adhy kepingin membangun sebuah Villa ditempat Adhy dan membeli perabot-perabot rumah dan mobil.


jadi Adhy akan menggunakan uang diATM Adhy..


tidak perlu minta ijin Nak itu uangmu


gunakan sesukamu apabila itu kamu anggap harus dan baik.


makasih Ayah...Ibu.


oh iya Adhy ingin menemui teman-teman Adhy dulu.


nanti siang Adhy datang lagi buat makan siang dan Adhy akan berangkat lagi..


oke nak...


Ayah dan Ibu akan menunggumu.


Adhy pamit dulu Ayah...Ibu..


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2