Dia Anakku

Dia Anakku
Momen yang sangat berharga (Dia Anakku)


__ADS_3

Hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Novi" akhirnya tiba juga.


Sebentar lagi" Dia akan jalan-jalan keluar kota, bersama Mama dan Kakaknya..


Novi sedang sibuk mengemas barang-barangnya, sedangkan Adhy sibuk mengatur pekerja rumahnya.


Rikky tolong kamu juga ikut kami..


"Baik kawan".


Yanto dan Iwan tolong tetap waspada selama saya tidak berada dirumah..


"Siap Kawan..


Bi Inah" tolong kerjasamanya mengatur rumah kami dengan baik selama kami tidak dirumah...


"baik tuan"


Ibu Aminah" tolong ibu juga ikut dengan kami..


"Baik Nak Adhy"


Pak Burham" tolong Bapak mengatur orang-orang Bapak.


"Baik Nak Adhy"


Nirma" pake saja mobil saya kekantor, dan tolong tetap berikan informasi kepada saya setiap Aktifitas diKantor.


"okey"


Baiklah" kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian...


Ucap Adhy mengakhiri rapat kepada para pekerja diVillanya..


dan mengambil Ponselnya untuk melakukan panggilan....


"Slamat pagi bro"


Suara Tony dari dalam ponsel Adhy.


Kak tolong siapkan tiket Pesawat Penerbangan ke Jakarta untuk lima orang sekarang juga,


Dan tolong siapkan Hotel terbaik buat kami selama berada disana,


dan jemput kami dibandara..


Ooh iya kak" tolong hubungi pihak bandara disini untuk datang menjemput kami divilla.


"Siap bro"


Okey" makasih kak...


Ucap Adhy sambil mengakhiri panggilannya..


Adhy duduk sendiri diruang tamu sambil memandang kosong kearah pintu masuk,


berpikir-pikir apakah ada yang terlewatkan..?.


Novi turun dari kamar Adhy" dan mencari kakaknya..


Kaakaak...Kaak....Kakak dimana....?.


panggil Novi sedikit cemas..


Adhy tersentak dari lamunannya ketika mendengar Novi memanggilnya...


"Yaa kakak disini Vi"


Jawab Adhy" sembari memberitahukan Novi keberadaannya...


Kirain Kakak sudah berangkat tinggalin Novi..?.


ucap Novi" menjumpai Adhy diruang tamu,


Dan duduk dipangkuan kakaknya.


Dan mengalungkan tangannya" dileher Adhy sambil mencium pipinya...


Masa sih Kakak mau meninggalkan Novi....?.


Jawab Adhy" sambil mengelus pundak Adiknya..


Nak Adhy tidak berkemas dulu....?.


ucap Mamanya sambil duduk disamping Adhy..


"Sudah Ma"


"Oh baiklah kalau begitu"


"Bi Inah" tolong bawa turun barang-barang kami..


Ucap Adhy kepada Bi Inah.


"Baik tuan"


Jawab Bi inah" sambil memanggil bawahannya untuk mengambil barang-barang dikamar mereka masing-masing..


Berselang beberapa menit Bus penjemputpun tiba" dan merekapun berpamitan dan naik keBus dan berangkat kebandara..


Sesampainya dibandara


mereka langsung keruang Loket" mendaftarkan nama-nama mereka untuk membuat Tiket.


"Bapak Abd Ma'ruf Misbah Rizal"


Panggil Petugas Loket Tiket...


"Ya Saya Pak"


"Ini Tiketnya Pak"


"Baik Terimakasih"


"Sama-sama Pak"


Adhy memeriksa semua tiket yang diberikan dari Petugas Loket" dan melihat nomor penerbangannya.


"Ayo keruang tunggu Penumpang"


ajak Adhy" sambil berjalan menuju keruang tunggu Penumpang..


Dan tidak lama kemudian" Oprator bandara, mengumumkan kepada penumpang nomor Penerbangan mereka, agar segera memeriksakan tiket dan menuju kepesawat mereka..


Setelah memeriksakan semua Tiketnya,


merekapun naik kepesawat dan beberapa menit kemudian pesawatpun mengudara..


Novi yang duduk disamping jendela, menatap keluar jendela" dan memandang kebawah,


ada sedikit ngeri terlintas dipikirannya.l,


dan perlahan-lahan mengantuk dan tertidur..


Berselang beberapa menit,


merekapun sudah berada diatas Kepulauan Jawa, dan tiba diJakarta.


Adhy membangunkan Adiknya, agar bisa melihat kota Jakarta dari atas pesawat..


Novi terbangun dan membelalakkan matanya, melihat turun kota Jakarta.


"Kakak apa itu Monas ya Kak"


Adhy ikut melihat yang dimaksudkan oleh Adiknya..


" Iya itu Monas"


Pesawat mereka tiba dibandara, dan siap-siap untuk mendarat.


Novi menutup mata dan mulutnya" sambil komat-kamit seraya sedang berDo'a..


Pesawatpun mendarat dengan baik,


dan Para Penumpang satu persatu mulai turun dari Pesawat.


Adhy dan rombongannya, menuju keruang jemputan Penumpang, dan disana Tony sudah menunggunya..


"hay bro"


Selamat datang dikota jakarta,


Tony memberi Sambutan Kepada Adhy, dan juga rombongannya.


dan mengantar mereka keHotel tempat nginab Mereka.


Kak" apa Jadwal Saya Hari ini....?.

__ADS_1


Jawdal kamu" yaitu membawa Rombonganmu jalan-jalan dulu, Besok baru mulai Kerja..


"Okey"


Sesampainya diHotel, mereka istirahat sejenak,


Tonypun Pamit untuk kembali kerja,


dan berPesan Kepada Adhy, Besok Pagi Dia akan datang menjemputnya..


Selesai Istirahat sejenak'


Adhy mengajak Rombongannya jalan-jalan keliling Kota Jakarta.


Semua tempat-tempat Hiburan dan Pariwisata didatanginya, membuat Novi sangat senang sekali.


Karena kelelahan kesana-kemari,


merekapun kembali keHotel, tempat nginab mereka untuk beristirahat.


Menjelang Makan Malam, Adhy membawa Mereka turun Lobbi, dan berSantai disana.


Setelah Makan Malam dan ngopi,


Mereka kembali kekamar Mereka masing-masing, tidak dengan Novi" Dia ikut keKamar Kakaknya dan tidur bersama dengan Kakaknya.


Malampun berlalu dengan digantikan oleh Pagi yang Cerah.


Rombongan Adhy sudah bangun dan sedang berkumpul diLobbi,


Mereka baru saja selasai Sarapan Pagi dan sedang Ngopi.


Dan Tony datang keruangan itu,


"Selamat pagi bro"


sapa Tony kepada Adhy dan juga Rombongannya..


"Pagi juga Nak Tony"


sapa Mamanya Adhy dan juga Rombongannya..


"Oh iya tante"


Maaf" saya ingin menJemput Adhy dulu,


untuk melaksanakan beberapa Tugas diKantor..


"Iya silahkan Nak Tony"


"Terimah kasih tante"


"sama-sama"


"Mama" Adhy pamit dulu...?.


Pamit Adhy, kepada mamanya sambil menyalimi tangan Mamanya, dan juga kepada Adiknya dan mencium ujung rambutnya,


dan juga Kepada Ibu Aminah dan Rikky..


"Rikky tolong jaga mereka"


"Siap kawan"


Adhypun berlalu meninggalkan Rombongannya, dan mengikuti Tony meninggalkan Hotel tempat Mereka menginap.


Sesampainya diKantor" Tony menyerahkan semua Dokumen-Dokumen Penting Kepada Adhy untuk diPelajarinya.


"Kakak" Tolong Siapkan Rapat sejam lagi..?.


"Siap bro"


Setelah mempelajari semua Dokumen-Dokumen Kantor itu, Adhy mengetahui" kalau ada yang tidak beres dengan Pimpinan Cabang yang mengelola Perusahaan Ayahnya.


Rapatpun diadakan" dan Adhy melakukan Pemecatan Kepada Pimpinan Cabang, dan digantikan oleh Asisten pribadinya Sendiri.


dan berpesan agar selalu mengabari Perkembangan Kinerjanya.


Dan Rapatpun ditutup, dan Pimpinan Sebelumnya diPolisikan oleh Tony.


Setelah urusan diJakarta selesai,


dan beberapa Cabang dan anak cabangnya sudah dinetralkan oleh Adhy.


Tony mengantar Adhy kembali keHotelnya, dan berPesan Besok mereka akan keSurabaya dan Tiket mereka sudah siap.


Tapi Adhy tidak langsung kerumahnya,


melainkan keHotel membawa beserta Rombongannya kesana..


Adhy mengijinkan Rikky untuk berkunjung kerumah Orang Tuanya sebentar,


Sedangkan Adhy, membawa sisa Rombongannya Keliling Kota Makassar.


Setelah membawa rombongannya jalan-jalan,


Adhy membawa Mereka kembali keHotel untuk istirahat.


Besoknya Adhy kePerusahaan Ayahnya, dan meminta Dokumen-Dokumen Penting Perusahaan tersebut, dan mengadakan Rapat


Setelah Membimbing dan Memberikan Pelatihan Kerja Kepada Karyawa Kantor Tersebut, Adhypun kerumah Ayah dan Ibunya,


tapi tidak menemukan mereka disana.


Adhypun kerumah Papa dan Mamanya, tapi mereka juga tidak ada dirumahnya,


akhirnya Adhy kembali keHotel untuk beristirahat.


Nirma menghubungi Adhy agar segera kembali keBitung


karena ada sesuatu yang sangat penting ingin diselesaikan disana...


Pagipun telah tiba, Adhy membawa Rombongannya kembali keBitung


secepatnya.


Setelah mengurus Tiket Pesawat, Adhy dan Rombongannya, menuju keruang tunggu Penumpang, dan tibalah saatnya Nomor Penerbangannya diumumkan oleh Oprator Pihak Bandara,


Dan Adhy membawa Rombongannya menuju Pesawat mereka.


Setelah tiba diBitung, Adhy diJemput dengan sebuah Bus mini untuk mengantar mereka, pulang keVillanya.


Tanpa Rasa Curiga" Adhy dan Rombongannya pun masuk kedalam Villa dan tiba-tiba semua Pekerjanya bersorak sambil bertepuk tangan, dan menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun".


Adhy terkejut ketika melihat Ayah dan Ibunya, dan juga papa dan mamanya dan membawa kue ulang tahun.


Adhy baru sadar kalau hari itu adalah hari tepat tanggal kelahirannya


Adhy menghampiri Ayah dan mamanya yang sedang memegang kue ulang tahunnya dan meniup lilinnya...


serentak semua orang-orang yang ada disana bertepuk tangan dengan meriahnya..


Adhy memeluk kedua orang tuanya dan juga papa dan mamanya dan memperkenalkan mama dan adiknya..


merekapun berkumpul diruang keluarga dan bersantai disana..


Ayah sangat kagum kepadamu nak


kamu tumbuh menjadi seorang pakar bisnis


itu dikarenakan kepintaran dan kejeniusanmu.


kata Ayah Adhy....


ooh....jadi anak yang terkenal itu adalah Adhy anak kita ya Ayah...


tanya mama Adhy..


Iya bu...


kenapa merahasiakannya keIbu..


Agar Ibu tidak menghalangi prestasi Adhy..


Ayah saja sudah lama mengetahui keberadaan Adhy dikota ini


tapi Ayah tetap pura-pura tidak mengetahuinya.


itu semua ayah lakukan Agar Adhy leluasa melakukan apa yang harus dilakukannya.


dan semua yang dilakukannya adalah yang terbaik untuk kita semua.


perusahaan kita telah dinetralkannya kembali


dan semua yang korup disingkirkannya


dan menggantikannya dengan orang-orang pilihannya.

__ADS_1


Ayah bangga kepadamu Nak


ucap Ayahnya sambil memeluk Adhy..


Adhypun membalas pelukan Ayahnya..


oh iya Bu Rosmini...


kami selaku orang tua kandung Adhy sangat berterimah sekali kepada Ibu


karena menjaga dan merawat anak kami dengan baik dan menganggapnya sebagai anak sendiri


menyayangi dan mencintainya.


jujur kami merasa sangat iri kepada Ibu karena Adhy lebih sangat mencintai Ibu daripada kami orang tua kandungnya sendiri..


bapak terlalu berlebihan..


Nak Adhy juga sangat mencintai Ayah dan Ibunya kok.


Buktinya foto bapak dan Ibu Adhy pajang didinding rumah ini..


mereka cercerita sambil bersenda gurau


satu dengan yang lainnya.


ooh iya besok tolong kamu hadiri pertemuan


jam 12:00 dimanado


sekalian makan siang disana.


ucap Ayah Adhy kepada Adhy...


Baik Ayah..


Ayah pamit kembali kehotel dulu bersama papa dan mamamu..


tidak ingnap disini Ajah yah..


tidak Nak..


kami tidak mau mengusik ketentraman keluargamu..


aah Ayah ada-ada saja sih..


tidak apa nak...


Ayah sudah sangat bersyukur kepada mamamu yang merawatmu menjadi orang yang terpandang didunia bisnis..


makasih Ayah..


baiklah Ayah pamit dulu..


oh iya tolong hubungi orang yang membuat villa ini karena Ayah juga ingin dibuatkan dimakassar..


baik Ayah..


okey Ayah pamit dulu..


Ayah Adhy beserta rombongannya berpamitan dan meninggalkan villa Adhy kembali kehotelnya..


karena kelelahan Adhy pamit kekamarnya untuk beristirahat dan diikuti oleh Novi..


dipagi hari yang cerah


Adhy sudah duduk santai diruang keluarga


ditemani oleh mama dan adiknya dan juga Nirma yang siap-siap ingin kekantor..


bagaimana perkembangan kinerjamu Nirma..


lumayanlah buat pemula..


syukurlah kalau begitu..


oh iya nanti kamu juga datang kepertemuan dimanado...


iya dhy saya mendapat undangan langsung dari Ayahmu dan pimpinan dikantor juga dapat..


baguslah kalau begitu..


kalau kamu sudah mau kesana


tolong jemput aku disini ya...


iya dhy...


kan saya juga harus berganti pakaian dulu


masa sih kepesta memakai pakaian kerja..


pesta.....?.


pesta apaan Nir..


bukannya Ayah bilang semalam pertemuan...


benar kata Ayah kamu pertemuan yaitu bertemu dengan orang-orang disana...


hahahahaaaaa..


udah aku pamit kekantor dulu...


pamit Nirma yang tertawa kecil sambil berjalan meninggalkan Adhy yang sedang bingung..


Setelah beberapa jam dikantor


Nirma kembali kevilla untuk berganti pakaian dan sekalian menjemput Adhy


sedangkan Adhy sudah sedari tadi telah siap.


merekapun berpamitan dan keluar dari villa menuju kota manado.


sesampainya mereka disana


mereka mencari hotel yang dimaksud undangan tersebut.


setelah mondar-mandir akhirnya mereka pun mendapatkannya dan turun dari mobil mereka dan berjalan masuk kedalam hotel dengan bergandengan tangan.


para tamu undangan Ayahnya tertegun melihat mereka berdua memasuki ruang pertemuan..


dan MC mulai menyampaikan beberapa susunan acara dan mempersilahkan bapak Misbah Rizal Grup naik kepanggung untuk memberikan kata sambutan dan sepatah kata buat para tamu undangan...


Terimakasih saya ucapkan kepada semua para tamu-tamu yang saya hormati


dan Saya selaku Direktur utama dari perusahaan saya sendiri yaitu Misbah Rizal Grup akan mengundurkan diri dari jabatan saya.


dan jabatan itu akan saya berikan kepada anak kandung saya sendiri


yaitu Abd Ma'ruf Misbah Rizal Grup


dengan ini saya mempersilahkannya Naik kepanggung...


dan juga kepada Tony anak angkat saya


untuk ikut naik kepanggung..


Adhy dan Tony naik keatas panggung dan berpelukan dengan Ayahnya..


perkenalkan anak saya yang sesungguhnya adalah Adhy nama ini adalah nama panggilan rumahnya


sedangkan Abd Ma'ruf adalah nama aslinya..


dan Tony adalah Anak keponakan saya


yang saya angkat sebagai anak kandung saya sendiri.


akan menjabat sebagai pimpinan pusat perusahaan dibawah nauangan Adhy atau Abd Ma'ruf....


untuk itu saya persilahkan untuk memberikan ucapan selamat kepada Adhy ataupun Abd Ma'ruf...


para undangan pun bersorak dan bertepuk tangan...


pantas saja Adhy dengan leluasa mengatur sesuka hatinya diperusahaan Pak Misbah


ternyata dia adalah anak dari Pak Misbah dan juga pewaris dan penerus usaha Ayahnya...


ucap salah satu pimpinan cabang tersebut kepada rekan-rekan seprofesinya...


hari itu juga Adhy sudah resmi menjadi Direktur utama diperusahaan Ayahnya


dan Ayah dan Ibunya serta papa dan mamanya telah kembali kemakassar..


dan Adhy dan Nirma kembali kebitung dan langsung kevillanya..


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2