
Adhy masuk keruangan dimana mamanya sedang diistirahatkan.
dan Adhy melihat mamanya yang terbaring lebah tak berdaya.
dan melihat Novi yang tertidur disamping mamanya.
batin Adhy serasa hancur berkeping-keping
Adhy mengusap kepala mamanya dan dan meminta maaf kepada mamanya..
maafkan Adhy ma
yang tidak becus menjaga mama
tidak bisa membuat mama bahagia
mulai malam ini tidak satu orangpun yang bisa mencelakai mama lagi.
saya akan mengerahkan semua kekuatan saya untuk melindungi mama..
bisik Adhy didalam hatinya..
Adhy melangkah keluar karena hendak menelpon seseoran..
tuut...tuut..
ya..bro
gimana keadaanmu..
suara Tony dari dari dalam ponsel Adhy..
kakak mempunyai tabungan dibang ada berapa banyak..
kalau masih bilangan M aku masih ada bro..
kalau 50 M ada nggak..
Ada..
ratusan juga masih cukup kok
asal jangan bilangan T
itu belum sampai...
oke kalau begitu
kirimkan 100 M saja
dan tolong suruh orang mencari tahu
siapa yang membakar rumah mama saya
nanti saya akan mengirimkan lokasinya..
ok bro
saya tunggu
lokasih rumahmu..
Adhypun mengirim lokasi rumahnya melalui via WA..
dan dibalas oleh kakaknya..
Ok bro saya akan kerahkan beberapa orang untuk mencari pelakunya
dan menyingkirkan orang-orang itu..
ok
trimakasi kak..
masalah dananya
besok saya tranfer...
ok makasih sekali lagi..
ok sudah dulu ya kak
sy kembali dulu keruangan ibu saya..
ok bro
smoga kalian baik-baik saja..
ok..
Adhypun mengakhiri Via WA dengan kakaknya...
Adhy masuk kembali kedalam
ruangan ibunya.
dan melihat ibunya mulai bergerak
Adhy mempercepat langkahnya..
mama baik-baik saja,
tanya Adhy pada mamanya.
iya nak
mama baik-baik baik saja..
mana Adikmu
itu lagi tidur disebelah mama..
syukurlah kalau kalian baik-baik saja..
iya ma..
mama istirahat dulu
kata dokter mama harus banyak istirahat.
dan jangan terlalu banyak berpikir.
iya nak
mama akan ikuti semua anjuran dokter dan smoga cepat sembuh..
mama tidak mau melihat kalian berdua tersiksa dengan keadaan mama..
sudah ma
nggak usah pikirkan kami
kami baik-baik saja kok ma
sebaiknya mama istirahat saja dulu.
iya nak..
kata mamanya sambil melanjutkan kembali tidurnya...
tepat jam 11 dini hari
Adhy mengirim pesan WA kepada pak Hartoyo bahwa kemungkinan dalam beberapa hari ini dia tidak masuk kerja dulu
bersubung sedang mengalami suatu musibah..
maaf pak
kemungkinan beberapa hari ini saya tidak bisa masuk kerja dulu
berhubung lagi kena musibah.
smoga bapak bisa memaklumi situasi saya saat ini.
by:Adhy.
dilain sisi pak Hartoyo masih terjaga
karena acara syukuran barusan saja selesai dan para tamu undangan sudah pulang semua kerumah mereka masing-masing.
dan Tony mencari Hotel dikota itu untuk menginap sampai keadaan Adhy sudah mulai aman...
mendengar suara pesan WA masuk diponsel pak Hartoyo mengambil ponsel dari saku celananya...
dan dicarilah pesan yang baru saja masuk
dan setelah membaca pesan tersebut
pak Hartoyo segera melakukan panggilan..
druuk....druuk..
__ADS_1
ponsel Adhy bergetar..
karena selama didalam ruangan mamanya Adhy merubah pengaturan propil henponnya dengan memakai propil getar...
Adhy melihat ada panggilan dari bosnya
dan Adhy langsung keluar ruangan untuk menerimah panggilan bosnya agar tidak mengganggu tidur mama dan adiknya...
ya pak...
bagaimana keadaan mu dhy.
suara bosnya dari dalam ponsel Adhy..
baik pak..
bagaimana dengan rumahmu
saya belum sempat melihatnya pak karena mama saya lagi sock dan sekarang berada dirumah sakit..
tapi menurut penjelasan dari adik saya
rumah kami sudah rata dengan tanah pak..
bapak turut prihatin atas musibah yang menpamu dhy..
makasi pak
maaf pak kemungkinan beberapa hari ini saya tidak masuk kerja dulu pak.
saya bermaksud mencari tempat tinggal untuk kami.
jangan pikirkan dulu masalah pekerjaan dhy
utamakan keluargamu dulu.
oh iya mamamu dirawat dirumah sakit mana dhy..
iya makasih atas perhatiannya pak,
mama saya dirawat dirumah sakit cinta kesehatan ruangan kelas satu pak.
ok besok bapak dan ibu datang membesok mama Adhy disana.
sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih atas kemurahan hati bapak.
sama-sama dhy
baiklah bapak tutup dulu ya dhy
masih banyak yang bapak harus selesaikan disini..
iya pak..
jawab Adhy sambil mengakhiri panggilan bosnya...
Adhy berjalan masuk kembali kedalam
ruangan ibunya.
dan duduk disamping rangjang ibunya yang disana ada tersedia sebuah kursi..
karena sedikit lelah akhirnya Adhy tertidur disamping mamanya dan sambil menggenggam tangan mamanya..
berselang beberapa jam tertidur
Adhy terjaga dari tidurnya karena mendengar ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan itu...
tok..tok..tok...
Adhy bergegas membuka pintu ruangan tersebut dan melihat seorang perawat yang datang membawakan makanan untuk mamanya...
Adhy mempersilahkan perawat itu masuk
dan setelah meletakkan makanan ibunya
perawat itu memeriksa botol infus dan juga mengecek selangnya.
melihat pasien sudah bangun
maka perawat itu menyapa ibu Adhy..
slamat pagi bu
bagaimana keadaannya.
sudah mulai baikan sus..
tapi ibu masih harus istirahat yang banyak dan jangan banyak berpikir.
baik sus..
huuaaammssss...
suara Novi yang menguap
dan langsung menutup mulutnya karena melihat ada perawat disampingnya
diapun jadi salah tingkah..
eh adik kakak sudah bangun..
tegur Adhy pada Novi..
oh iya
kakak mau keluar sebentar
mau mencari kebutuhan mandi dan pakaian ganti.
Novi tolong jaga ibu dulu
oh iya Vi apa kamu ada aplikasi jualan oneline
ada kak
apa kuota data kamu masih ada
masih kak
kalau gitu kamu
buka dan cari pakaian yang cocok buat kamu dan juga buat mama.
pesan barangnya dan suruh antar kesini
nanti kakak yang bayar.
selebihnya nanti kita beli ditoko..
siap bos..
ok kakak pergi dulu
siap bos..
ma Adhy kedepan sebentar
iya Nak..
Adhy berjalan meninggalkan ruangan mamanya dan menuju kemini market yang berada didepan rumah sakit tersebut..
setelah semua sudah terasa lengkap
maka Adhypun menuju kasir untuk membayar barang belanjaannya.
dan kembali masuk kedalam rumah sakit dan langsung menuju keruang mamanya.
setelah berada diruangan mamanya Adhy melihat mamanya baru saja selesai makan yang disuapi oleh adiknya.
Adhy mengeluarkan barang belanjaannya dan menyerahkan peralatan mandi untuk adiknya dan Adhypun pamit untuk mandi terlebih dulu
berhubung diruangan itu hanya mempunyai satu kamar mandi saja
jadi mereka harus mengantri..
setelah mandi Adhy keluar dan melihat ada seseorang yang mengantar barang belanjaan Adhy dan Novi...
Adhy langsung mengambil nota pembayaran dan lanhsung menyelesaikannya..
Adhy masuk lagi kekamar mandi untuk mengganti pakaiannya.
dan setelah selesai Adhypun keluar
dan langsung bertanya kepada adiknya..
Vi...
kamu mau sarapan apa pagi ini..
bubur ayam kak
__ADS_1
ok..
kalau mama
mau makan apa..
mama tidak ingin makan apa-apa nak
karena mama baru saja selesai sarapan.
baiklah kalau kalau begitu..
kata Adhy sambil mempuka Aplikasi jualan onelinenya dan memesan beberapa makanan,cemilan dan minuman serta buah-buahan buat disimpan dikulkas..
karena ruangan itu telah disediakan sebuah kulkas mini.
berselang beberapa menit pesananpun datang dan Adhy meminta nota dan menyelesaikan pembayarannya.
dan memberikan pesanan adiknya dan sebotol minuman mineral
sisanya disimpan dikulkas.
merekapun menyantap makanan mereka masing-masing.
dan setelah sarapan Adhy duduk disamping mamanya dan menanyakan keadaan mamanya..
kenapa mama murung
tidak nak
mama hanya ingat kejadian yang menimpa kita.
setelah ini kita harus tinggal dimana nak
rumah satu-satunya yang kita tinggali
itu sudah hangus terbakar
bersama dengan barang-barang kita.
ucap mamanya sampil menitikkan air matanya...
sudah ma..
mama tidak usah pikirkan semua itu
cukup mama berusaha untuk sehat saja.
kalau masalah tempat tinggal dan barang-barang tidak usah dipikirkan.
biar Adhy yang urus semuanya
mama tenang saja.
sebentar saya akan keluar mencari rumah untuk tempat kita sementara waktu.
Adhy berniat akan membangun kembali rumah mama yang hangus terbakar itu.
mendengar penjelasan Adhy
mamanya begitu sangat terharu.
terimakasih nak
kamu begitu banyak berkorban demi mama dan adikmu..
sudah sepantasnya harus begitu ma
karena Adhy adalah anak mama..
iya nak
Adhy adalah anak mama dan selamanya adalah anak mama.
dan tidak ada seorangpun yang akan memisahkan kita selain ajal yang menjemput kita.
mendengar pengakuan mamanya
Adhy bangkit dari duduknya dan langsung memeluk mamanya.
Novi yang sedari tadi hanya menjada penonton dan pendengar,
juga ikut memeluk mama dan kakaknya..
tok...tok..tok..
terdengar ada yang mengetuk pintu
Adhy langsung bangkit dan menuju kepintu dan membuka pintu tersebut.
ternyata yang datang adalah bapak Hartoyo dan istrinya..
eh bapak..ibu..
silahkan masuk..
sapa Adhy pada bos dan istrinya
sambil mempersilahkan mereka untuk masuk..
selamat siang...
sapa bos Adhy dan istrinya kepada mama Adhy..
sambil berjalan menuju mama Adhy
mengulurkan tangannya untuk berasalaman bergantian dengan mama Adhy..
dan dibalas jabat tangan mereka oleh mamanya Adhy.
ma perkenalkan bapak ini adalah bos Adhy bapak Hartoyo dan istrinya.
mama Adhypun membungkukan bahunya seraya memberi hormat pada kedua tamu itu..
setelah berbincang-bincang masalah kesehatan dan kejadian yang menimpa keluaga Adhy
dan menawarkan rumah bagi keluarga Adhy
dan Adhypun sangat berterimah kasih kepada bosnya yang bermurah hati kepada keluarganya.
tapi Adhy menolaknya dengan sangat halus
sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap bosnya.
ok kalau begitu
saya pamit dulu
dan pak Hartoyo mengeluarkan secarik kertas dan diberikan kepada mama Adhy sebagai tanda prihatinnya kepada keluarga Adhy
dan memohon agar sekiranya diterima dengan senang hati..
dan secarik kertas itupun diterimah oleh mama Adhy dan mengutarakan tanda bersyukurnya..
terimakasih banyak
atas bantuan bapak dan ibu...
ucap mama Adhy sambil menitikkan air mata bahagia menatap Adhy.
sungguh mulia hatimu Nak
orang sebesar ini bisa sangat menghargaimu
dan menghargai mama karena dirimu.
bisik mama Adhy didalam hatinya..
setelah berpamitan untuk pulang
pak Hartoyo pun berlalu bersama istrinya yang diikuti oleh Adhy yang hendak mengantar bos dan istrinya sampai diparkiran dimana mobil mereka diparkirkan..
terimakasi banyak pak...ibu
atas semua kebaikan bapak dan ibu kepada keluarga saya...
iya sama-sama Nak
sedah sepantasnya kita saling bahu membahu agar sesuatu yang berat akan menjadi sangat ringan dihadapi...
iya bu...
ok dhy..
bapak pamit dulu..
iya pak makasih...
mobil merekapun berlalu dan meninggalkan Adhy yang masih berdiri menatap kepergian bosnya..
bersambung....
__ADS_1