
setelah menempuh perjalanan hanya beberapa menit akhirnya merekapun tiba ditujuan..
dan merekapun masuk kedalam restorant itu dan memesan makanan
dan minuman.
dan setelah makan siang
pak Hartoyopun mengutarakan niat baiknya kepada Adhy...
Adhy..
berhubung prestasimu bagus
dan kelihaianmu dalam menjalankan tugas-tugasmu.
saya berniat ingin mempunyai seorang asisten pribadi saya.
dan saya sudah memikirkannya dengan sangat matang.
saya ingin kamu menjadi asisten pribadi saya..
mendengar kata-kata pak Hartoyo
Adhy tersentak kaget...
apa saya tidak salah dengar pak..
apa bapak sudah memikirkannya dengan baik.
saya ini masih sangat muda pak
belum pantas menyandang sebagai asisten pribadi dirusahaan besar yang bapak kelola..
semua sudah saya pikirkan dengan sangat matang.
secara fisik dan usia memang kamu masih muda
tapi kalau dilihat dari sudut pandang pebisnis kamu sangat cocok dengan jabatan itu
karena saya melihat ada jiwa-pebisnis didalam diri kamu..
oh iya bapak mau tanya sesuatu yang sedikit bersifat pribadi menyangkut diri kamu..
kamu sebenarnya dari keluarga mana dan asal kelahiran kamu dimana.
saya dari keluarga biasa-biasa saja pak
dan saya berasal dari kota makassar
saya merantau kesini untuk mencari pekerjaan dan pengalaman kerja pak.
kata Adhy yang menyembunyikan identitasnya yang sesungguhnya...
bapak merasa sepertinya kita pernah bertemu
tapi bapak tidak ingat dimana
apa sebelumnya kita pernah bertemu...
saya rasa tidak pak
masa saya orang kecil ini bisa mengenal bapak...
ah jangan terlalu berlebihan dhy
besar dan kecil itu hanyalah sebuah status dan nasib saja.
oh iya
apakah kamu bersedia menjadi asisten pribadi saya...
kalau memanga itu sudah keputusan final bapak
saya menerimahnya dengan senang hati pak.
syukurlah kalau begitu
sebentar malam kamu datang kerumah saya
saya akan adakan syukuran atas pengankatanmu...
siap pak..
baiklah tolong antarkan saya pulang dan pakai mobil saya pulang kerumahmu..
siap pak..
pak Hartoyo memanggil seorang pelayan restorant meminta bonnya dan membayarnya.
dan bangkit dari tempat duduknya..
Ayo dhy
antar saya pulang
ajak pak Hartoyo kepada Adhy
sambil berjalan keluar dan diikiti oleh adhy..
setelah sampai diparkiran Adhy memundurkan mobil untuk menjemput pak Hartoyo yang menunggu didepan pintu restorant tersebut.
setelah pak Hartoyo sudah berada didalam mobil Adhypun bertanya lokasi rumah pak Hartoyo..
rumah bapak dimana..
divilla mutiara...
setelah mengetahui tujuan
Adhy punmelajukan mobil masuk kejalan raya dan terus melaju...
didalam mobil mereka hanya diam saja
pak Hartoyo terlihat bersandar santai sambil menutup matanya...
setelah menempuh perjalanan beberapa menit
akhirnya merekapun tiba dilokasi villa mutiara...
Adhy melirik kaca spion depan untuk melihat pak Hartoyo apakah lagi tidur atau tidak..
nampaknya pak Hartoyo baru bangun sambil melirik kiri dan kanan dan bertanya kepada Adhy..
kita sudah dimana dhy...
divilla mutiara pak..
oh iya..
maju kedepan sedikit
nanti didepan ada belpkan kanan kamu belok disana dan lurus mentok sampi diujung...
siap pak...
setelah mendapat arahan dari pak Hartoyo
Adhypun melanjutkan perjalanannya..
setelah sampai yang dimaksud oleh pak Hartoyo
Adhy memastikan lokasinya dengan bertanya pada pak Hartoyo..
Apakah ini rumah bapak...
iya..
maju kedepan sedikit dan klakson didepan pagar.
nanti ada securiti akan membukakan pintu.
siap pak..
setelah sampai didepan pagar besar Adhypun menyalakan klakson sekali sambil menunggu securiti membukakan pintu pagar..
setelah pagar terbuka Adhy memasukkan mobil kedalam dan menghentikan mobil pas didepan pintu rumah pak Hartoyo dan langsung turun memutari mobil untuk membukakan pintu mobil buat pak Hartoyo...
dan secara bersamaan keluar seorang ibu cantik dari dalam rumah...
Sore pak..
sore ma..
ma..kenalin ini Adhy yang bapak bicarakan semalam...
Nama saya Adhy bu..
Adhy langsung mengulurkan tangannya kepada istri pak Hartoyo..
__ADS_1
dan dibalas jabat tangan oleh istri pak Hartoyo..
oh ini ya
yang bapak bicarakan semalam.
lumayan pa..
sempurnah....
pandai dan jenius
ganteng lagi....
kata istri pak Hartoyo
sambil memuji Adhy..
Adhy hanya senyum-seyum tersipu malu
dengan kata-kata istri Pak Hartoyo..
mari masuk Nak
ajak istri pak Hartoyo kepada Adhy..
Kok Adhy aja yang diajak masuk
trus papa dibiarin aja diluar rumah gitu..
canda pak Hartoyo pada istri tercintanya
pura-pura kesal..
idih papa kan penghuni rumah ini
ngapain diajak masuk..
tanpa diajak juga pastinya akan masuk sendirkan....
jawab istri pak Hartoyo sambil mencium pipi suaminya...
merekapun tertawa sambil barengan masuk kedalam rumah...
Nak Adhy mau minum apa
tanya istri pak Hartoyo..
nggak usah repot-repot bu
saya hanya sebentar aja kok bu
lagian sudah mau sore..
jawab Adhy menolak dengan halus..
okelah kalau begitu..
oh iya dhy
nanti malam jam 7 tolong kamu kesini ya
bapak akan memperkenalkan
kamu kepada bos bapak
dan juga
rekan-rekan bisnis bapak dan staf-staf perusahaan tempat kita bekerja...
baik pak
sebelum jam 7 saya usahakan sudah berada disini.
oke..
sekarang kamu boleh pulang istirahat dulu
dan mulai hari ini
mobil perusahaan itu kamu yang pakai
surat-suratnya ada didalam laci mobil...
siap pak
sama-sama
saya juga bersyukur dan berterimakasih kepadamu karena sudah membantu saya mengelola perusahaan yang saya pimpin.
sama-sama pak
kalau boleh saya mohon pamit pulang dulu pak...ibu...
iya Nak hati-hati dijalan.
oke dhy hati-hati..
iya...
Adhypun melangkahkan kakinya dengan ringan keluar dari dalam rumah pak Hartoyo
karena merasa senang atas semua keputusan pak Hartoyo akan dirinya....
Adhy melajukan mobilnya pulang kerumah mama angkatnya..
Adhy sudah tidak sabar ingin menceritakan kesuksesannya ditempat kerjanya kepada mamanya yang sangat Adhy cintai..
walaupun bukan ibu kandung sendiri
tapi Adhy berasa bahagia tinggal bersama mereka...
diperjalanan menuju rumahnya Adhy teringat akan Ayahnya yang dilihat dikantor pak Hartoyo...
Adhy ingin menanyakan kepada pak Hartoyo tapi tidak dilakukannya
karena Adhy merasa sangat langcang ingin mengetahui tamu pak Hartoyo
Adhy khawatir jangan sampai pertanyaannya itu bisa membuat pak Hartoyo marah kepadanya karena dirinya melewati batas-batas sebagai karyawan...
tiba-tiba Adhy merasa murung dan sedih
karena mengingat ibu kandungnya dan paman serta bibinya dan juga Ayahnya..
ok nanti saya akan menelepon bibi dan paman dan juga ibu dan Ayah...
batin Adhy...
setelah perjalanan cukup memakan waktu
Adhypun tiba dirumahnya
dan memarkirkan mobilnya digarasi..
karena rumah mamanya memang memiliki sebuah garasi mobil...
setelah memarkir mobilnya
Adhypun turun dan hendak masuk kedalam rumah.
namun tiba-tiba menghentikan langkahnya
karena melihat mamanya sedang ada tamu
dan mamanya sedang menangis...
Adhypun duduk diteras sambil mendengar percakapan tamu mamanya itu...
pokoknya kamu harus segera melunasi utang suami anda.
kalau tidak rumah dan anakmu saya akan ambil...
kata tamu mamanya dengan suara keras sambil memukul meja..
Adhy tersentak kaget
dan langsung masuk kedalam rumah dan memeluk mamanya...
ma..sabar ma..
jangan nangis ma..
Adhy juga jadi sedih kalau lihat mama nangis seperti ini...
kata Adhy sambil menenangkan mamanya..
gimana mama tidak nangis Nak
mama sudah tidak punya apa-apa lagi dan utang mendiang papamu masih banya yang belum dilunasi...
__ADS_1
sabar ma..
semua akan ada jalannya ma..
tuhan tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuannya....
enteng juga kamu ngomong hay
anak muda.
kata tamu itu kepada Adhy
tapi Adhy tidak menghiraukannya...
dan tiba-tiba Novi datang..
mama....kakak
ini ada apa....?.
tanya Novi pada mama dan kakaknya..
Anakmu sudah gadis dan cantik
cocok menjadi istri simpananku...
kata tamu itu sambil melirik Novi yang penuh nafsu birahi...
tiba-tiba Adhy bangkit berdiri dan menghajar orang itu tanpa ampung..
dan kedua algojo orang itu yang sedari tadi hanya diam kaget melihat
bosnya dihajar dan terkapar tidak sadarkan diri...
algojo itu tidak tinggal diam dan langsung menyerang Adhy.
tapi serangannya ditepis oleh Adhy dan berkata.
sebaik Anda tidak usah ikut campur dengan masalah ini
kalau tidak mau bernasib sama dengan orang ini.
kata Adhy kepada kedua algojo tersebut..
algojo itu hanya diam saja sambil berpikir
busyiit
hebat juga anak ini
gerakannya tidak terlihat sama sekali
ilmu apa yang dikuasai anak ini...
ini nomor telepon saya
suruh hubungi saya jam 12 siang besok.
dan ingat baik-baik kata-kata saya ini
apabila terjadi sesuatu pada keluarga saya
saya akan mencari kalian sampai keujung dunia...
kata Adhy kepada kedua algojo tersebut sambil menyerahkan nomor hp nya.
salah satu algojo tersebut mengambil kartu nama yang disodorkan Adhy kepadanya
dan yang satunya lagi menggendong bosnya keluar dari rumah itu...
mama sabar ya..
serahkan semua masalah ini kepada saya
Jangan jangan khawatir lagi...
bujuk Adhy untuk menenangkan mamanya..
mendiang papamu itu mempunyai utang yang banyak Nak.
sewaktu pemecatan ditempat kerjanya
papa jadi prustasi dan mulai merokok minum dan judi...
papamu meminjam uang kesana kemari
dan jatuh sakit karena kurang istirahat
dan tidak lama dirawat dirumah sakit papamu menghembuskan napasnya yang terakhir.
sudah banyak utang papamu mama lunasi dan sebagian masih banyak lagi yang belum dilunasi...
penjelasan ibunya kepada Adhy
seraya mengingat masa silam kelakuan mendiang suaminya...
sudah ma..
mama tenangkan pikiran dulu dan lupakan saja yang barusan terjadi.
dan Adhy minta tolong mama menuliskan semua orang-orang yang ditempati papa pinjam uang
nanti saya akan bicara pada mereka semua..
tidak Nak ini bukan urusan Nak Adhy
semua ini tidak ada sangkut pautnya dengan Nak Adhy...
berarti mama tidak menganggapku sebagai anak mama....
mendengar kata-kata Adhy
mamanya langsung menangis dan memeluk Adhy...
Maaf bukan maksud mama ngomong seperti itu Nak..
mama hanya tidak mau semua beban keluarga ini kamu pikul semua.
kamu bekerja keras pagi sampai malam dan tidak mengenal lelah hanya untuk mama dan adikmu..
sedikitpun kamu tidak mementingkan masa depanmu...
jangan bicara gitu ma..
Adhy ini anak mama jugakan...
kata Adhy sambil memandang mamanya
mamanya hanya mengangguk dan kembali memeluk Adhy...
kamu adalah anak mama Nak
kamu bagaikan malaikat penolong dikeluarga kami....
melihat kejadian saat ini
Novi jadi sedih dan memeluk mama dan kakaknya...
sudah ma
jangan nangis lagi ya...
biarkan anakmu ini yang menyelesaikan semua masalah yang belum terselesaikan..
baik nak...
sudah mama istirahat dulu
biar tidak jatuh sakit...
Kata Adhy sambil mengangkat mamanya dan memapahnya dan dibantu oleh Novi masuk kedalam kamar mamanya...
mama tidur dulu ya
Adhy mau mandi dulu...
vi ganti pakaianmu dan tolong jaga mama
kakak mau mandi dulu..
baik kak...
Adhy keluar dari kamar mamanya
dan menuju kekamarnya untuk mengambil handuk dan pakai gantinya
dan kembali keluar menuju kamar mandi...
bersambung...
__ADS_1