
setelah membawa Rikky keliling
kota bitung Adhy merasa mengantuk berat
Adhy melajukan mobilnya pulang kerumah
dan setelah sampai dirumah Adhy
mengarahkan tugas teman-temannya dan pamit kekamarnya dan langsung tidur..
malampun berlalu
dan Adhy terjaga dari tidurnya teleh mendengar suara alarm jam pengingat waktunya.
dan Adhy masuk kedalam kamar mandi yang memang sedah tersedia didalam kamar tersebut dan melakukan tutinitasnya setiap pagi.
setelah selesai mandi Adhypun mencari pakaian yang cocok buatnya yang sudah tersedia didalam lemari kamarnya.
setelah memilih-milih pakaian Adhypun memakai salah satu pakaian yang dirasanya pas untuk dipakai kerja.
dan setelah berpakaian Adhy turun kebawah dan melihat Novi dan mamanya sudah bangun dan lagi sarapan didapur...
pagi mama..
pagi Novi..
pagi nak Adhy..
pagi kakak..
wah kakak tambah ganteng aja pagi ini..
baru tahu ya
kalau kakak itu memang ganteng...
idiiih merasanya...
sindir Novi kepada kakaknya..
Adhy dan mamanya hanya tertawa kecil..
melihat bosnya mereka turun
para pembantu menyapanya..
slamat pagi tuan..
pagi juga..
ucap Adhy sambil duduk bergabung bersama mama dan adiknya..
kemana ketiga anak itu...
guman Adhy dalam hatinya
sambil melihat kesana-kemari..
cari siapa nak Adhy
tegur mamanya yang melihat Adhy mencari seseorang..
teman-teman Adhy ma..
oh itu
dia ada didepan Nak..
Adhy mengambil ponselnya dan menghubungi Rikky..
Rik...
tolong panggil teman-teman kedapur
siap kawan..
jawab Rikky sambil memanggil
Yanto dan Iwan..
setelah mereka sampai didapur
mereka berdiri disamping Adhy.
pagi dhy..
sapa Rikky..
pagi kawan..
oh iya..
kemarin saya belum memperkenalkan kalian kepada mama saya dan juga adik saya..
ma..
ini teman-teman Adhy
yang sengaja Adhy panggil
dari makassar
mereka bertiga adalah
saudara seperguruan saya
disalah satu padepokan ilmu beladiri dimakassar.
dan kami adalah saudara seperguruan
arti kata lain satu dalam kesatuan.
mereka disini saya tugaskan untuk
melindungi mama dan Novi baik diluar rumah maupun didalam rumah.
kelebihan-kelebihan yang mereka miliki cukup lumayan untuk melindungi mama dan Novi.
dan tolong mama dan Novi memakai anting ini.
kata Adhy sambil menyahkan sebuah anting kepada mama dan Novi dan menyuruh memakainya.
dan juga sebuah ponsel buat mamanya..
dan Adhy melihat layar ponsel ditangannya.
anting itu adalah alat pelacak keberadaan mama dan Novi.
sebelumnya Adhy meminta maaf kepada mama dan Novi.
karena sudah lancang berbuat seperti ini
tapi Adhy melakukan semua ini
karena Adhy sangat khawatir apabila terjadi sesuatu kepada mama dan Novi.
sebab mama dan Novi adalah kunci hidup dan kebahagiaan Adhy.
mendengar rasa bersalah Adhy
mamanya bangkit dari duduknya dan menuju kearah Adhy dan memeluknya.
tidak apa nak Adhy
justru mama sangat bersyukur dan terimah kasih kepada nak Adhy karena begitu mencintai mama dan Novi dan sangat memperhatikan keselamatan kami.
makasih ma..
sama-sama..
oh iya..
dia ini bernama Rikky
dia adalah kepala keamanan.
dan juga supir pribadi kita.
dan ini iwan dan Yanto
tugas mereka melindung orang-orang dirumah ini dari mara bahaya.
Rikky mempunyai kelebihan ganda
dia bisa berada dibeberapa tempat dan bisa melakukan sesuatu tanpa bergerak sedikitpun..
oh iya Vi ponselmu mana
tanya Adhy kepada adiknya..
oh iya Novi lupa...
ada dikamar kak..
jawab Novi sambil bangkit dari duduknya
hendak mengambil ponselnya..
kamu duduk saja Vi..
Rikky tolong ambilkan ponsel adik saya
perintah Adhy kepada Rikky..
siap kawan..
hanya hitungan detik ponsel Novi sudah ada ditangannya dan memberikannya kepada Novi..
Novi hanya menganga melihat keajaiban didepan matanya...
heebaaat kak..
ucap Novi yang keheranan..
mama Adhy kagum melihat semua itu.
okey Rikky ini adalah ponsel canggi yang dibuat khusus yang saya pesan dari luar negri.
diponsel ini kamu bisa memantau semua aktivitas dirumah ini.
pusat kontrol cctv bisa kamu buka diponsel ini dan juga saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya diponsel ini.
kamu bisa mengetahui keberadaan adik dan mama saya didalam ponsel ini.
kata Adhy sambil menyerahkan ponsel itu kepada Rikky.
__ADS_1
apa kalian sudah sarapan dan ngopi..
sudah kawan...
jawab teman-teman Adhy.
Novi mulai sekarang Rikky akan mengantar jemput kamu kesekolah.
dan juga kemana saja yang kamu ingin kunjungi dan juga bisa mengantar mama kemana saja yang mama inginkan.
cukup sebut namanya saja seakan-akan memanggilnya maka Rikky akan datang kepada mama dan Novi..
okey kak..
baik Nak Adhy..
hari ini hari pertama saya kerja kepada pak Hartoyo.
Rikky apa mobil-mobil sudah dipanasin mesinnya..
sudah kawan.
okey makasih..
Adhy mengambil ponselnya dan menelpon bosnya..
untuk menanyakan kalau dirinya hari ini sudah bisa bekerja lagi..
dan pak Hartoyo menyuruhnya untuk datang menjemputnya kekantor..
siap pak
saya menuju kerumah bapak..
kata Adhy sambil menutup panggilan teleponnya.
dan berpamitan kepada mama dan adiknya dan juga teman-temannya..
seperti biasa sebelum meninggalkan mamanya Adhy menyempatkan diri mensalimi tangan mamanya..
Adhy berjalan keluar rumah untuk mengambil mobil dan keluar menuju rumah pak Hartoyo.
dan setelah tiba dirumah pak Hartoyo Adhy berhenti didepan pintu gerbang dan membunyikan klakson mobilnya sekali.
tidak lama gerbang itupun terbuka lebar setelah sang security mengetahui siapa yang datang.
Adhy memajukan mobilnya dan dan berhenti tepat didepan pintu.
dan menunggu pak Hartoyo diatas mobilnya
dan Pak Hartoyopun keluar dengan istri dan anaknya..
Hay Nak Adhy..
sapa istri pak Hartoyo sambil melambaikan tangannya kepada Adhy..
hay juga bu..
sambil membalas lambaian tangan istri bosnya..
Adhy membukakan pindu pak Hartoyo dibelakang dan pak Hartoyopun masuk kedalam mobil.
apa anak bapak ikut juga...
tanya Adhy kepada bosnya..
iya dhy.
jawab bosnya..
Adhy membukakan pintu depan sebelah kiri dan mempersilahkan anak bosnya untuk naik.
sedangkan anak bosnya itu hanya diam saja dan terus menatap Adhy tanpa berkesip sama sekali.
melihat aksi anak gadis semata wayangnya itu.
istri bosnya itu langsung menepuk bahu anaknya.
hey kamu ini..
apa tidak pernah lihat cowok ganteng..
Celcia jadi tersentak kaget dan salah tingkah
karena ucapan mamanya
dan langsung naik kemobil.
Sedangkan Adhy menganggap itu biasa-biasa saja.
lain lagi dipikiran pak Hartoyo
dia berpikir anaknya cocok dan serasi apabila disandingkan dengan Adhy.
Adhy memutar menuju kesamping mobil dan naik kemobilnya.
sebelum menjalankan mobilnya Adhy menyempatkan berpamitan kepada istri bosnya.
dan tidak ketinggalan juga Celcia dan bapaknya ikut berpamitan kepadanya sambil melambaikan tangannya..
setelah memberitahukan alamat sekolah Celcia.
Adhypun menuju kesekolah Celcia yang ternyata satu sekolah dengan adiknya.
setelah mengantar Cia kesekolah
berselang beberapa menit
merekapun tiba dikantor dan terus masuk keruangan pak Hartoyo.
pak Hartoyo menyerahkan
beberapa map untuk diperiksa
dan dipelajari oleh Adhy.
setelah mempelajari semua isi map itu
ternyata adalah jadwal pertemuan rapat yang harus dilakukan oleh pak Hartoyo.
Adhy melihat jam tangannya..
sepuluh menit lagi bapak akan mengikuti rapat dikantor ini pak.
karena ada pihak penerbangan ingin mengajukan kerja sama dengan perusaan kita.
setengah jam kemudian bapak akan melaksanakan rapat dimanado untuk menyampaikan hasil rapat dikantor ini.
dan jam satu siang terbang kemakassar
untuk bertemu direktur utama perusahaan ini.
kata Adhy memberitahukan bosnya.
baiklah..
pelajari apa-apa yang ditawarkan oleh pihak penerbangan itu
dan itu adalah mejamu..
perintah bos Adhy sambil menunjuk sebuah meja..
siap pak..
jawab Adhy sambil menuju meja tersebut
dan duduk dikursi itu dan mempelajari
dokumen-dokumen yang ada dimap tersebut.
setelah memeriksa dan mempelajari maksud dari dokumen tersebut
Adhypun menyampaikannya kepada bosnya
sambil melihat jam tangannya.
dua menit lagi bapak akan mengadakan rapat pak.
okey..
ayo kita kesana.
siap pak.
jawab Adhy sambil mengikuti bosnya dari belakang.
yang sudah dibukakan pintu terlebih dulu oleh sekretaris pimpinan tersebut.
setelah pertemuan tapat dimulai dan kesepakatan disetujui berkat arahan dan saran dari Adhy meyakinkan petner dan rekanan bisni perusahaan itu merekapun bertepuk tangan kepada Adhy.
dan memberikan selamat atas kesuksesan kinerja Adhy.
pak Hartoyo hanya bisa tersenyum kagum melihat polapikir dan kejeniusan Adhy sewaktu meyakinkan para rekanan bisnis perusahaannya..
selamat dhy..
awal yang memuaskan kamu kerja hari ini.
kata bosnya kepada Adhy sambil mengulurkan tanganannya untuk bersalaman kepada Adhy
dan Adhypun menerimanya..
sama-sama pak..
jawab Adhy sambil mengumpulkan dokumen-dokumen dimeja tersebut.
Adhy melihat jam tangannya lagi..
sekarang kita harus kemanado pak
sebentar lagi pertemuan nya dimulai.
baiklah...
ayo kita berangkat sekarang juga..
siap pak..
mereka turun keparkiran mengambil mobil dan langsung menuju kemanado.
setelah menempuh perjalanan beberapa menit dengan kecepatan lumayan agak tinggi
akhirnya mereka tiba tepat waktu diruang pertemuan yang baru saja akan dimulai.
disana terlihat pak Jimmy dan juga Kak Tony
__ADS_1
sudah duduk dengan santai dikursi yang sudah ditentukannya.
karena dimejanya nama mereka terpampang disana.
Adhy hanya berdiri dibelakang bosnya sambil menunggu instruksi dari bosnya.
rapatpun dimulai dan bosnya berdiri didepan papan tulis dan diikuti oleh Adhy.
dan bosnya mempersilahkan Adhy sendiri yang menyampaikan hasil rapat pertemuan dengan pihak penerbang tadi.
setelah selesai bosnya kembali kekursinya yang diikuti oleh Adhy.
dan tibalah saatnya Pak Jimmy menyimpulkan hasil rapat dan pertemuan pak Hartoyo kepada pihak penerbangan tersebut.
mendengar penjelasan pak Jimmy yang kurang tepat menyusun strategi.
Adhy ajukan keberatan sehingga orang-orang-diruangan itu tersentak kaget
termaksud Tony dan bosnya..
maaf pak
kalau saya lancang.
apa saya bisa menjelaskan sebuah strategi jitu.
langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk memuaskan dan meyakinkan para rekanan bisnis perusahaan ini.
Tony langsung mempersilahkan Adhy
untuk mengutarakan pendapatnya
karena Tony tahu pasti pak Jimmy menolak saran Adhy.
Tony mengetahui watak Jimmy yang sok pintar dan tidak mau diatur.
sehingga dirinya juga harus bolak-balik memantau perusahaan yang dipimpin oleh Jimmy.
setelah mendapatkan lampu hijau
Adhypun maju kedepan papan tulis dan menjelaskan dengan terperinci langkah dan strategi yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja.
semua yang ikut rapat saat itu terkagum-kagum atas penjelasan Adhy yang tidak pernah sekalipun muncul dalam pikirannya.
tidak dengan Tony sendiri.
diam-diam Tony melakukan panggilan Video kepada Ayahnya tapi yang Tony tampilkan adalah gambar Adhy yang sedang menjelaskan strateginya...
melihat prestasi anaknya dan juga semua ide-ide yang dikeluarkan oleh anaknya membuatnya merasa harus belajar kepada anaknya sendiri.
setelah mengutarakan unek-uneknya Adhypun mengakhiri penjelasannya.
spontang undangan rapat berdiri dan bertepuk tangan dan bersorak kepada Adhy.
sedangkan Jimmy hanya tertunduk malu dan meninggalkan ruangan tersebut dengam diam-diam.
semua undangan rapat menghampiri Adhy dan bersalaman kepadanya.
seraya memberikan selamat atas kesuksesan kinerjanya.
Tony beritahukan Hartoyo untuk membatalkan pertemuannya dengan saya,
saya tidak mau adikmu kecapain..
baik Ayah..
Ayah Adhypun mengakhiri panggilan Videonya kepada Tony.
Tonypun menyampaikan pesan Ayahnya kepada Adhy dan Adhy juga menyampaikannya kebosnya.
dan setelah urusan selesai Adhy dan Bosnya kembali pulang kekota bitung..
Adhy bapak sangat bangga kepadamu Nak
terimakasih pak..
jawab Adhy sambil melajukan mobilnya kembali kekota bitung..
dengan perjalanan yang cukup melelahkan
akhirnya pak Hartoyo menyuruh Adhy untuk mengantarnya pulang kerumahnya
dan Adhypun membawa bosnya pulang kerumahnya.
sesampai dirumah bosnya pak Hartoyo menyuruh Adhy juga pulang dan beristirat
besok pagi datang menjemputnya.
Adhypun keluar dari lokasi perumahan pak Hartoyo dan langsung menuju rumah mamanya yang hari ini mulai digarap..
sesampainya disana Adhy bertemu dengan arsitek dan juga sebagai konsultannya dalam pembangunan proyeknya dan juga mendapati sang kontraktor dan juga sebagai Pimpro yang menggarap proyeknya.
siang pak...
siang juga..
oh iya apa IMB sudah diberikan..
jawab Adhy kepada arsiteknya dan bertanya kepadanya.
sudah pak...
syukurlah kalau begitu.
kalau begitu saya pamit dulu
lanjutkan pekerjaan bapak...
siap pak..
Adhypun bergegas meninggalkan lokasi proyek tersebut
dan pulang kerumahnya untuk beristirahat.
setelah sampai dirumah
Adhy menyempatkan menegur teman-temannya dan bersenda gurau dan masuk kedalam rumahnya
menemui mamanya yang sedang asik nonton tv..
siang ma..
siang nak..
kok pulangnya cepat Nak..
iya ma..
urusan hari ini sudah selesai semua Adhy kerjakan.
dan bos Adhy menyuruh Adhy pulang istirahat..
kalau gitu Nak Adhy istirahat dulu..
iya ma..
Adhy istirahat dulu..
iya Nak..
Adhypun naik kelantai dua dan menuju kekamarnya.
sesampai dikamarnya Adhy merebahkan tubuhnya dan langsung tertidur dengan pulasnya..
tidak lama kemudian Novi juga sudah pulang dari sekolahnya dan melihat mobil kakaknya
terparkir digarasi mobil membuat hatinya jadi senang.
Novi berhamburan masuk menemuai mamanya...
siang maa...
siang juga nak..
kakak mana ma..
kok nggak kelihatan sih..
kakakmu lagi istirahat dikamarnya..
Novi mau kekamar kakak dulu ma..
jangan ganggu kakakmu lagi istirahat..
tanpa mendengar larangan mamanya
Novi terus naim kekamar kakaknya
tapi sayang hatinya tiba-tiba jadi murung karena melihat kakaknya lagi tidur pulas..
Novipun turun dengan wajah cemberut yang terlihat dimukanya..
melihat tingkah anaknya
mamanya hanya senyum-senyum saja.
non Novi mau makan..
tanya bi inah..
nanti saja bi..
tunggu kakak bangun dulu baru Novi makan sama-sama dengan kakak...
baik Non...
lanjut bi inah sambil kembali melakukan aktivitasnya dan mengontrol kedua bawahannya..
mama Novi kekamar kakak dulu
mau tidur siang dengan kakak..
iya jangan sampai mengganggu tidur kakakmu
kakakmu itu sedanh letih..
iya maa..
jawab Novi sambil berlalu naik ketangga dan masuk kekamar kakaknya
dan merebahkan tubuhnya disamping kakaknya.
karena rindunya dengan kakaknya
Novi memeluk kakaknya sambil tertidur..
__ADS_1
bersambung...