Dia Anakku

Dia Anakku
Saatnya Adhy mengabdi pada mamanya (Dia Anakki).


__ADS_3

setelah Adhy mengantar bos dan istrinya sampai ditempat parkir.


Adhy menghubungi Tony menanyakan kabar tentang pelaku pembakaran rumah mamanya.


kriing...kriing..


suara panggilan telepon Adhy..


ya bro...


bagaimana kabarmu..


suara Tony dari dalam ponsel Adhy..


baik kak..


apa kakak sudah menemukan pelaku pembakaran rumah mama saya..


pelakunya empat orang dan bosnya seorang rentenir...


kedua pelakunya sudah kami amankan dan kami mengorek informasi dari kedua pelaku itu untuk menunjukkan teman-temannya yang lain dan juga bosnya...


mungkin sebentar juga akan ketangkap semua.


kalau sudah menemukan semuanya singkirkan saja.


saya tidak ingin suatu saat mereka akan mengulangi aksinya lagi dan menteror mama saya...


siap bro..


oh iya kak


mengenai uang yang saya minta apa sudah ditransfer.


ini lagi dibank bro.


oke kak..


besok saya berencana akan terbang kemakassar bertemu ayah dan ibu dan juga mama dan papa


dan saya akan menarik uang disana.


baik lah kalau begitu..


saya rasa mungkin sudah saatnya kamu pulang kerumah..


iya kak tapi saya hanya pulang pergi saja


hanya datang berkunjung dan pergi lagi


dan tetap merahasiakan keberadaan saya disini...


dan tolong kakak juga merahasiakan semua tentang saya sisini.


oke bro


kalau itu yang kamu inginkan.


maaf satu lagi kak


tolong carikan saya seorang kontraktor terbaik buat merenofasi rumah mama saya.


dan tolong beli semua tanah yang ada disamping kiri,kanan dan belakan rumah mama saya.


karena saya berniat akan membangun sebuah villa disitu..


siap bro..


tolong juga carikan pengacara terbaik buat saya.


dan berikan nomor saya kepadanya..


siap bro..


oke kak


atas semua bantuannya saya ucapkan banyak terimakasih...


sama-sama bro


semua ini sudah tugas saya


hanya saja Ayah masih hidup jadi bos saya adalah Ayah.


kalau Ayah sudah tiada pasti kamu yang akan menjadi bos saya.


hahahahaaa


jangan mimpi kak


saya tidak akan mempunya asisten pribadi seperti kakak.


tapi kakak layak menjadi seorang direktur disalah satu perusahaan kakak..


maksud kamu.....?.


aku jadi bingung dengan kata-katamu bro.


nggak usah dibahas sekarang


karena belum waltunya itu terjadi.


kakak cukup lakukan saja yang saya inginkan saat ini.


ok siap bro.


mengenai pelaku pembakaran kalau sudah ketangkap semua singkirkan saja dan tolong jangan meninggalkan jejak sedikitpun


dan kakak juga bisa pulang kerumah setelah semua sudah beres...


ok bro


siap akan dilaksanakan dengan baik..


ok makasih kak


tolong jangan lupa pesan-pesan saya..


ok bro


ok kak saya tutup teleponnya dulu


saya akan kembali keruangan mama saya dirawat..


tanpa menunggu jawaban dari kakaknya


Adhy menutup panggilan telepon tersebut dan berjalan memasuki rumah sakit itu dan terus menuju keruangan mamanya.


Adhy membuka pintu dengan pelan


mendapati mamanya dan Novi sedang bercanda sambil melihat Hp Novi..


lagi ngpain nih


kok seng banget sih..


kak sini kak lihat ini...


panggil Novi kepada Adhy sambil memperlihatkan gambar dihpnya...


Adhypun berjalan kearah Novi dan melihat gambar tersebut...


dan mendadak Adhy tertawa karena melihat gambar monyet yang berpakai sorang penari dan menari-nari diatas sebuah batang pohon dan terjatuh ditanah....


Nak Adhy


ini tadi bos kamu memberikan cek ini kepada mama..


kamu cairkan dananya


dan simpan saja buat cari rumah yang bisa kita tinggali..


tenang saja ma

__ADS_1


Adhy besok akan pergi dulu mencari rumah buat kita tempati untuk sementara sambil menunggu rumah mama selesai direnovasi.


iya Nak mama


serahkan semua saja kepada Nak Adhy


karena Nak Adhy adalah laki-laki


jadi apapun keputusan Nak Adhy ibu hanya bisa menyetujui dan menerimahnya saja


agar Nak Adhy bisa senang dan bahagia...


ok makasi ma...


kata Adhy sambil memeluk mamanya..


oh iya ma


maaf berhubung Adhy tidak mau lagi ada orang yang menyakiti mama dan Novi


Adhy minta mama segera memberitahukan kepada Adhy pada siapa-siapa saja papa meminjam uang atau ayah berutang pada siapa...


ini Adhy sudah siapkan


pena dan bukanya.


mama catat sebua nama atau nomor telepon atau alamat mereka.


biar Adhy menyelesaikan semua utang piutang papa.


tidak Nak Adhy


utang piutang mendiang papamu itu sangat banyak Nak


bahkan sampai ratusan milliar.


itu karena tiap bulan bunganya bertambah terus menerus...


Nah justru itu ma..


kita harus segera melunasinya agar utang itu tidak membukit...


tapi uangnya dari mana Nak.


bukankah Nak Adhy ingin mencari rumah sementara dan merenifasi rumah kita.


uangnya ambil dari mana kalau semua dilakukan serentak...


mama tidak usah pikirkan masalah uangnya dapat dari mana.


yang Adhy butuhkan hanyalah mama memberitahukan tempat-tempat papa berutang..


baiklah Nak sesuai permintaanmu mama hanya menuruti kemauanmu saja.


makasi ma..


dan maaf kalau Adhy sedikit mendesak mama.


tidak apa Nak


ini juga demi kebaikan kita semua.


iya ma..


mama menulis semua alamat dan nama orang-orang yang datang menagih hutang kepadanya.


dan merincikan sisa-sisa nilai pinjaman mendiang suaminya..


dan setelah menulis semuanya diserahkan kepada Adhy...


ini nak semua sudah ada tertulis disitu


mau yang sedikit ataupun yang banyak.


ok ma makasi


sebentar saya akan mengunjungi mereka satu persatu.


suara pesan dari ponsel Adhy...


Adhy membuka pesan tersebut


ternyata pemberitahuan tranfer dari mobile bank..


Adhypun menutup pesannya..


kapan kita mama akan keluar dari sini Nak.


mama dirawat disini selama seming


dikhawatirkan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada mama.


baiklah Nak


kalau menurut Nak Adhy itu baik maka ibu hanya menurut saja...


makasih ma..


oh iya ma.


mama istirahat saja dulu Adhy mau keluar mencari rumah untuk kita tempati sementara waktu sambil rumah kita selesai direnovasi.


baiklah Nak hati-hati..


iya ma..


Novi..


tolong jaga mama ya...


kakak mau kemana sih..


kakak mau cari rumah dulu buat kita tinggal nantinya.


apa Novi mau tidur dikolom jembatan....?.


idiiih amit-amit kak...


Adhy dan mamanya hanya tertama melihat Novi.


oke ma..


Adhy berangkat dulu..


Vi kakak pergi dulu ya...


iya nak hati-hati...


iya kak


kalau pulang jangan lupa bawa makanan ya kak...


ok...


jawab Adhy sambil berjalan keluar dari ruangan mamanya..


dan langsung menuju parkiran yang sedari tadi malam mobilnya diparkir disana...


kriing....kriing..


ya hallo..


jawab Adhy


hallo bro..


suara Tony dari dalan ponsel Adhy..


kelima pelakunya sudah ditemukan


apa kamu ingin melihat pelakunya..


tidak usah

__ADS_1


laksanakan saja tugasmu..


ok bro.


oh iya pengacaranya sebentar lagi akan menghubungimu..


dan kontraktor terbaik lusa dia akan menghadap kepadamu dan mensurfey lokasi pekerjaan..


dan sejam kedepan saya pulang kerumah.


ok


makasi atas semua bantuannya


sampai jumpa besok dirumah..


ok bro..


Tony mengakhiri panggilannya..


Adhy melajukan mobilnya dikesebuah perumahan executif ingin membeli semua rumah buat mereka bertiga tinggal disana nantinya....


setelah menempuh perjalanan beberapa menit Adhy pun sampai ditujuan.


dan masuk disebuah kantor perumahan tersebut dan keluar lagi dengan diantar oleh seorang karyawan diploper untuk menunjukkan sebuah rumah yang nyaman dihuni.


setelah berjalan beberapa menit


tibalah dilokasi yang dimaksudnya.


silahkan diperiksa dulu tuan


ucap karyawan diploper tersebut..


Adhypun masuk melihat-lihat


rumah besar dua lantai dengan 3 kamar besar dan satu kamar 4x3 untuk pekerja rumah tangga.


dan diruang belakang ada taman dan kolam renangnya.


sedangkan ruang tengah adalah ruang keluarga diapit dengan ruang tamu dan ruang makan


diruang makan ada sebuah meubel berfariasi exclusif sebagai dapur dan mempunyai bartender.


rumah ini cukup lumaya bagi kami bertiga


bisik Adhy dalam hatinya..


ok pak


rumah ini saya ambil


tolong kirim nomor rekening perusahaan Anda di via WA saya.


siap pak..


ok saya tinggal dulu..


Adhy melajukan mobilnya keluar dari lokasi perumahan tersebut.


dan mampir disebuah restorant untuk memesankan makanan adiknya dan juga dirinya.


kriing.....kriing..


suara panggilan masuk dari poncel Adhy


ya hallo.


ya pak


apa saya sedang berbicara dengan bapak Rangga Adhy Nata..


iya saya sendiri..


oh iya pak


tadi pak Tony menghubingi saya dikantor dan menyuruh saya menghubungi bapak.


oh iya..


bapak sekarang berada dimana..


masih dikantor pak.


oke satu jam kemudian kita bertemu disebuah kafee didepan rumah sakit cinta kesehatan.


baik pak..


oke...


kata Adhy sambil menutup panggilan telepon tersebut..


setelah menggi beberapa menit penanapun sudah selesai dan Adhypun melanjutkan perjalanannya kerumah sakit..


diperjalanan Adhy menelpon sahabatnya dimakassar..


kriing...kriing..


hallo


suara dari dalam ponsel Adhy


hallo Rikky


ini Adhy..


oh Adhy


apa kabar kawan..


baik kawan..


oh iya kamu lagi kerja apa..


lagi nganggur aku kawan


gitu ya


kamu mau ikut saya besok..


kemana kawan..


bitung..


ngapain disana kawan


saya mau suruh menjaga seseorang..


ok kawan


besok kita ketemu dimana..


dibase camp aja jam 12 siang..


ok kawan.


tolong panggil Anton dan Iwan Juga..


tanya kan padanya apa dia juga ingin ikut kebitung...


ok kawan setelah ini saya kerumahnya..


ok kawan


kalau sudah dapat kepastian mereka tolong hubungi saya..


siap kawan.


ok saya tutup teleponya ya kawan..


kata Adhy sambil menutup teleponnya...


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2