Dia Anakku

Dia Anakku
Kencang pertama Adhy dan Naomi (Dia Anakku).


__ADS_3

Adhy tertidur pulas dirangjangnya tanpa disadarinya kalau adiknya juga tidur bersamanya..


perjalanan yang melelahkan dan juga pemikiran-pemikiran yang dilakukannya sehingga menguras tenaganya membuatnya sangat letih.


karena jam makan siang sedah lewat


Adhy dan Novi juga tidak kunjung turun.


maka mamanya naik dan masuk kekamar Adhy untuk membangunkan mereka.


mamanya masuk kedalam kamar Adhy dan mendapati kedua anaknya yang sedang tertidur pulas


mamanya membangunkan kedua anaknya untuk makan siang.


Adhypun terjaga dari tidurnya dan mendapati mama berada dikamarnya dan adiknya yang tidur disampingnya dan sedang memeluknya


Adhy mencium kening adiknya dan membangunkan nya...


Vii..Novi..


bangun Vi..


kita makan siang dulu..


panggil Adhy untuk membangunkan adiknya sambil menggoyang-goyangkan tubuh adiknya.


tapi adiknya tidak bangun


malahan tambah mempererat pelukannya kepada kakaknya..


aduh anak ini kalau sudah tidur susah bangunnya...


kata Adhy sambil menggoyang-goyangkan tubuh adiknya.


dan Novipun terbangun dan mencium pipi kakaknya...


idiih joroknya ini anak..


kaget Adhy sambil menseka liur yang menempel dipipinya...


mamanya hanya tertawa-tawa kecil melihat anak-anaknya..


Novi hanya tertawa dan langsung menaiki pundak kakaknya agar kakaknya menggendongnya turun kedapur..


melihat aksi adiknya yang manja


Adhypun menggendong adiknya keluar dari kamarnya..


mamanya sedari tadi hanya senyum-senyum melihat anak-anaknya begitu akrab dan saling menyayangi...


sedangkan didepan pintu ketiga teman Adhy sudah berdiri menunggunya..


ada dhy..


tanya Rikky..


tidak apa-apa kok


adik saya hanya ingin digendong aja.


oh kiarain adik kamu kenapa-kenapa.


baiklah kalau begitu


kami kembali keposisi kami.


ucap Rikky sambil berjalan keluar rumah yang diikuti Yanto dan Iwan..


sedangkan Adhy terus menggendong adiknya sampai didapur..


melihat tuannya menggendong adiknya


para pembantu berhamburan mendekati Adhy..


ada apa dengan Nona Novi Tuan..


tanya bi inah kepada Adhy..


adik saya tidak apa-apa kok bi..


hanya mau digendong saja.


oh kirain kenapa-kenapa tuan..


oh iya bi..


tolong siapkan makan siang buat kami..


baik Tuan..


jawab bi inah sambil memerintahkan bawahannya untuk membantunya menyiapkan makan siang tuan dan adiknya..


setelah mendudukkan adiknya dikursi dapur


Adhypun duduk disampingnya..


dan makananpun sudah tersaji dan mereka makan dengan lahapnya karena memang mereka sudah sangat lapar sekali...


setelah makan Adhy pamit untuk mandi dikamarnya begitupun Novi dan mamanya ikut dengan Novi kekamarnya karena merasa mengantuk..


setelah mandi Adhy keluar menuju


ruang keluarga dan menyuruh bi inah buatkan secangkir kopi.


Adhy membuka ponselnya dan memeriksa ponselnya apakan ada panggilan atau pesan masuk selama dirinya sedang istirahat..


Adhy hanya mendapati beberapa pesan via WA dari Naomi.


setelah membaca semua pesan WA dari Naomi.


Adhypun membalasnya


dan dibalas juga oleh Naomi


dan merekapun menentukan bulan dan tanggal untuk bertemu disuatu tempat


dan disepakati mereka berdua..


dan Naomi mengakhiri chatnya karena sudah waktunya bertugas..


tidak lama Novi juga turun dari lantai dua dan langsung berbaring dipaha kakaknya.


sambil memainkan ponselnya


melihat aksi adiknya Adhy hanya senyum-senyum saja dan membelai-belai rambut adiknya sambil membuka Aplikasi ponselnya.


hari demi hari minggu demi minggu dan bulan demi bulanpun berlalu


dan tak terasa sudah setahun lamanya


mereka tinggal dirumah baru itu.


dan dikantor nama Adhy semakin harum dimata pimpinan-cabang perusahaan Ayah dan Ibunya.


para pimpinan-pimpinan rela meluangkan waktunya untuk datang kebitung hanya untuk menemui Adhy.


mereka kagum atas kinerja dan juga kejeniusan Adhy.


sampai-sampai beberapa pimpinan-pimpinan cabang minta pendapat kepadanya untuk menjalankan kerja sama dengan relasi rekanan bisnis perusahaannya..


Adhypun memberikan ide-ide jitu dan cemerlang kepada mereka.


sehingga mereka merasa puas atas saran dan ide Adhy.


nama Adhy sudah meroket didunia bisnis


membuat Ayahnya jadi sangat bangga kepadanya..


sedangkan mamanya sangat penasaran dengan seorang anak yang bernama Adhy yang kini jadi bahan pembicaraan oleh tokoh-tokoh perusahaan kelas kakap...


ajakan mamanya kepada Ayah Adhy untuk kebitung bertemu dengan Adhy selalu ditolak secara halus oleh suaminya.


dan suaminya berjanji untuk menunggu waktu yang tepat maka dia akan mengantarkan istrinya untuk bertemu dengan orang tersebut.


rencana itu sudah lama Ayah Adhy menyusunnya bersama Tony secara diam-diam untuk membuat kejutan buat istri dan anak semata wayangnya...


setelah urusan kantor selesai


Adhy menyempatkan dirinya untuk melihat Villanya karena Pimpro dan arsiteknya menghubunginya tadi pagi untuk melihat Villanya yang sudah selesai dari seminggu yang lalu..


dalam perjalanan keVillanya Adhy menyempatkan dirinya untuk menghubungi pimpro dan arsiteknya agar segera bertemu dilokasi Villanya...


dan juga ingin menyelesaikan masalah sisa pembayaran pembuatan Villanya.


dan juga menghubungi penyiap perabot rumah tangganya dan juga makelar pembantu rumah tangganya...


setelah semua sudah dihubunginya


Adhy kembali melajukan mobilnya lokasi Villanya..


setelah menempuh perjalanan beberapa menit.


maka tibalah Adhy didepan Villanya dan memandang Villanya dengan sangat puas..


struktur dan desainnya sangat sempurnah


dan sangat jauh beda dengan Villa-Villa yang pernah didatangi dan dilihatnya..


tidak lama kemudian sang pimpro dan arsitek datang menemui Adhy..


maaf sudah menunggu lama..


tidak apa-apa pak


saya juga baru tiba disini..


mereka bertiga masuk kedalam Villa tersebut dan menyusuri ruangan demi ruangan


dan Adhypun merasa senang dan puas


karena semua sesuai yang diinginkannya..


saya sangat puas atas kerja kalian berdua


dan ini adalah sisa tagihan saya dan juga tips dari saya


sebagai tanda terimakasih saya..


kata Adhy sambil menyerahkan Cek kepada arsiteknya dan jiga kepada pimpro tersebut.

__ADS_1


saya juga sangat berterimakasi


atas kerja sama bapak..


ucap arsitek dan pimpro itu


sambil mohon pamit karena seseorang datang menemui Adhy..


okey terimakasih dan suatu kehormatan bagi saya bisa bekersama bapak...


ucap Adhy sambil mempersilahkan mereka pergi..


dan Adhy memanggil orang yang ingin bertemu dengannya dan mempersilahkannya untuk mengelilingi ruangan demi ruangan yang ada didalam Villanya..


setelah berkeliling dan mencatat semua kebutuhan Villa tersebut orang itu menghampiri Adhy.


selain kebutuhan perabot apa ada lagi yang bapak inginkan.


iya saya membutuhkan cctv dan sebuah alat santai ditaman itu..


kata Adhy sambil menunjuk taman yang berada disisi kiri depan Villanya..


dan juga dua kasur pelampung dikolam renang dan sebuah brangkas ukuran besar ditaruh didalam bungker.


maaf pak


saya tidak menemukan adanya bungker..


oh iya maaf


saya lupa memberitahukannya


mari saya antar melihat bungker tersebut..


setelah mengantar orang itu


dan kembali kedepan ternyata orang yang disuruhnya datang dengan membawa beberapa pembantu sudah berada didepan Villanya


Adhypun menyuruhnya masuk


dan berkenalan dengan para pekerjanya


dan sipengantar itupun mohon pamit..


setelah mengarahkan pekerja itu dan meyuruh mengambil alat kebersihan yang sudah dibelinya dalam perjalanan menuju Villanya


para pekerja itupun melakukan aktivitasnya.


baik pak


semua pesanan bapak sudah saya catat dan saya kembali ketoko dulu untuk mempersiapkan semua kebutuhan Villa bapak yang cukup besar ini..


mungkin paling lambat semua tersedia dalam jangka waktu seminggu pak...


tidak apa-apa..


tolong siapkan semuanya dengan barang-barang yang sangat berkualitas pak ya..


siap pak...


kalau begitu


saya mohon pamit dulu pak..


baiklah kalau begitu.


orang itupun berlalu dan meninggalkan Adhy


diVillanya.


Adhy pamit kepada para pembantunya dan sebentar akan kembali lagi untuk membawakan makanan dan minuman buat mereka.


dan Adhypun keluar dari Villanya menuju kerumah Ibu Aminah..


setelah berada dirumah Ibu Aminah


Adhy turun dari mobilnya dan mengetuk pintu rumah ibu Aminah..


dan Ibu itupun keluar dengan suaminya dan didapati Adhy berada didepan pintu..


silahkan masuk Nak Adhy..


suruh ibu Aminah..


apa ada yang bisa kami bantu nak Adhy..


tanya suami ibu Aminah yang bernama Pak Burham..


oh iya pak..


apa bapak mempunya pekerjaan..


tidak nak Adhy..


bapak tidak pernah duduk dibangku sekolah


jadi bapak susah dapat pekerjaan..


apa bapak mau bekerja dengan saya..


kerja apa nak..


yang disebut sebagai satpam atau security.


yang berpakaian baju putih dan celana biru pak...


oh yang itu nak


bapak tau kok..


iya bapak bisa kerja seperti itu..


kapan bapak bisa mulai bekerja..


kapan saja kalau Nak Adhy membutuhkan..


kalau malam ini bapak bisa kerja.....?.


gimana bu


apa bapak bisa kerja malam ini..


tanya pak burham kepada ibu Aminah..


bisa kok pak..


jawab ibu Aminah..


baiklah mulai malam ini bapak bisa kerja dengan saya...


oh iya nak Adhy


tempat kerjanya dimana Nak..


oh...maaf pak


saya lupa memberitahukannya kepada bapak


bapak kerja dirumah mama saya yang barusan saja selesai saya bangun...


aapaaa...


rumah yang sebesar itu yang mirip istana itu rumah mama nak Adhy...


ucap ibu Aminah yang terheran-heran mendengar perkataan Adhy..


iya bu..


itu rumah mama saya..


kalau ibu juga ingin bekerja dirumah itu


saya sangat berterimah kasih kepada ibu..


kalau ibu kerja disana


mau kerja apa nak Adhy..


ibu bisa mendampingi mama untuk mengatur kebutuhan mama tiap hari


yang disebut sebagai asisten...


bisa-bisa kok


ibu bisa jadi asisten mama kamu


lagian juga ibu dengan mama kamukan sudah seperti saudara sendiri.


nah justru itu saya sangat berterimah kasih sekali kalau ibu bersedia jadi asisten mama.


agar mama tidak merasa kesepian dalam hari-harinya..


oh iya bu..


rumah ini milik siapa bu..


rumah ini bapak kontrak nak


bapak dan ibu terlahir dari keluarga kurang mampu..


kalau begitu pindah saja kerumah kami bu


dirumah kami itu banyak bilik-bilik yang sengaja saya buat buat pekerja-pekerja rumah kami...


dan lagian jugakan ibu dan bapak bekerja dirumah kami..


kalau ibu dan bapak mau pindah sekarang


saya antar sekarang juga kerumah kami.


tunggu dulu nak Adhy


ibu mau kemas barang-barang dulu.


tidak perlu dibawa barang-barangmu


cukup surat-surat berharga saja yang dibawa


masalah pakaian nanti saya menyuruh orang saya untuk mencarikannya...

__ADS_1


kalau begitu bapak dan ibu sangat berterimakasih kepada Nak Adhy yang


sudah mau membantu kami...


sama-sama


semua ini saya lakukan sebagai tanda terimakasih saya kepada bapak dan ibu yang telah menolong mama dan adik saya sewaktu pasca pembakaran rumah kami...


kalau sudah siap


mari saya antar kerumah..


baiklah...


kami naik motor saja nak..


oh iya pak..


masalah penyelesaian rumah ini biar besok urus saja..


dan ini sebagai tanda syukur saya karena bapak dan ibu bersedia bekerja dirumah kami..


ucab Adhy sambil menyerahkan amplop yang sudah dipersiapkannya sebelum tiba dirumah mereka..


terimakasih banyak Nak...


sama-sama bu..


mari saya antar kerumah..


setelah sampai diVilla


Adhy mempersilahkan mereka masuk


dan mengantar mereka kesalah satu bilik untuk mereka tempati


dan tidak lama barang-barang perabotpun tiba.


Adhy nemanggil bos mereka dan mengantarnya kebilik pak burham


agar orang itu juga menyiapkan perabot dibilik itu dan juga beserta isinya.


dan Adhy membawanya bertemu dengan pak Burham dan ibu Aminah..


dan Adhy juga menyuru menyiapkan seperangkat pakaian security buat pak Burham secepatnya..


setelah mencatat semua pesanan Adhy


bos itupun mohon pamit untuk mengatur dan mengarahkan anak buahnya membawa barang dan meletakkan sesuai pada tempatnya..


Adhypun mohon pamit kepada pak Burhan dan Ibu Aminah dan berjanji akan datang lagi setelah urusannya selesai..


Adhy keluar meninggalkan Villanya


dan langsung menuju kesebuah restorant cina karena disana ada seseorang yang menunggunya.


setelah sampai diparkiran restorant itu ada turun dari mobil dan melihat jam tangannya


dan ternya Adhy tiba dengan tepat waktu.


Adhy masuk kedalam restorant dan mencari-cari seseorang..


dan tanpa disadarinya ada seseorang yang muncul dibelakangnya dan menegurnya...


bapak mencari siapa.....?.


Adhy membalikkan badannya dan melihat orang yang menegurnya.


kamu yang saya cari..


jawab Adhy kepada orang tersebut yang tidak lain adalah Naomi...


merekapun bersalaman dan mencari tempat yang cocok buat mereka berdua


dan pelayanpun menghampiri mereka berdua.


setelah memilih-milih makanan dan memesannya pelayan itupun


bergegas dari hadapan mereka..


dan mereka pun bercerita sambil bersenda gurau.


dan pelayan itupun tiba membawa beberapa makanan dan minuman yang dipesannya..


setelah itu pelayan mempersilahkan mereka untuk menikmati makanannya dan berlalu kembali ketempat mereka..


Adhy makan dengan lahapnya karena memang sedang lapar..


sedangkan Naomi hanya menatapnya sambil tersenyam melihat Adhy menikmati makanannya.


setelah merasa kenyang


Adhy mengambil gelas minumannya dan tersadar ternyata Naomi melum makan.


kok tidak makan mi..


tanya Adhy pada Naomi..


Aku merasa sudah kenyang


karena melihatmu makan dengan lahapnya.


oh sorry


memang tadi itu saya sangat lapar


karena tidak sempat makan siang


dikarebakan pekerjaan banyak..


kerja sih kerja dhy


tapi urusan makan kalau sudah tiba waktunya


ya harus makan dong.


jangan sampai cari duit hanya untuk biaya rumah sakit aja.


iya...


makasih nasehatnya..


Adhy mengeluarkan sebuah kotak dari saku celananya dan bangkit dari kursinya dan keluar dari meja itu dan berlutut dihadapan Naomi sambil membuka kotak tersebut dan mengarahkannya kepada Naomi


dan berkata...


"Maukah kamu menjadi pacarku"


ucap Adhy kepada Naomi...


tidak....


Adhy tersentak kaget dengan upacan Naomi dan tidak menyangkanya kalau Naomi menolak Cintanya...


"Tapi saya bersedia menjadi Istrimu"


mendengar kelanjutan perkataan Naomi


spontang langsung memeluk Naomi dengan erat dan dibalas juga oleh Naomi...


semua mata yang melihat mereka spontang bersorak dan bertepuk tangan..


sehingga membuat dua sejoli itu jadi salah tingkah dan tersipu malu...


Adhy dengan sigapnya


balik dan berdiri menghadap kepada semua pengunjung restorant itu dan mengucapkan terimakasih atas dukungannya sambil membungkukkan bahunya tanda hormatnya kepada mereka..


dan dibalas pula oleh semua pengunjung restorant dan pelayan spontan berdiri semua dan membungkukkan bahunya..


dan berjalan menuju Adhy dan Naomi untuk memberikan ucapan selamat.


dan mereka pun diterimah dengan senang hati oleh Adhy dan Naomi..


setelah urusan direstorant itupun selesai


dan merekapun berpisah didepan restorant itu.


Naomi mengarahkan mobilnya pulang kerumahnya.


sedangkan Adhy kembai keVillanya dengan membawa makanan dan dua kardus minuman mineral...


setelah sampai diVilla


Adhy memberikan makanan itu kepada pak Burham untuk memberikan kepada para pekerja diVilla itu..


dan menurunkan dua dos minuman mineral


dan Adhy melihat sebagian ruang sudah terisi dengan perabot..


Adhypun mengarahkan pak Burham agar mengetahui tugas-tugasnya.


dan menyuruhnya menggembok gerbang dan mengunci pintu abila penyedia barang perabot itu sudah mau pulang..


setelah itu Adhy pamit kepada pak Burham dan langsung pulang kerumahnya..


Sesampai dirumahnya


Adhy melihat mama dan Novi sedang menonton tv diruang keluarga.


melihat kakaknya sudah pulang


Novi langsung bangkit dan berteriak


memanggil kakaknya sehingga


membuat kaget semua orang yang ada dirumah itu....


kaaaakaaaakk...


teriak Novi sambil berlari kearah kakaknya menabrak dan langsung memeluk kakak..


karena keseimbangan hilang


Adhypun jadi oleng dan akan terjatuh...


tapi Rikky sudah menahan tubuhnya


sehingga Adhy tidak terjatuh..

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2