DIA DEVAN

DIA DEVAN
DIA DEVAN chapter 10


__ADS_3

...Assalamualaikum semua, kembali dengan karya saya...


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa kita masih bermain api 🔥🔥🔥, hayo lupaya???...


.......


.......


.......


.......


.......


...Okh GK usah banyak basa basi kita gas aja, jangan lupa vote dan komen...


DARAH, BERIKAN DARAH MU


RUMAH DEVAN


ARGHHHH


"Kenan.....!!" teriak sang ayah yang baru saja pulang dari kantor

__ADS_1


..."yah-s-sakit-yah...." ujar Kenan yang terpatah patah...


"Iyah nak, sebentar, ayah panggil kan dokter!!" balas sang ayah yang panik melihat Kenan jungkir balik menahan sakitnya


Begitu besar kasih sayang nya kepada Kenan. di lain sisi Devan sedang asik bersama teman temanya dan juga salsa, mereka asik membakar ikan hasil tangkapan mereka sendiri.


Drerttttttt.......... hp Devan bergetar, itu telvon dari sang ayah


Devan tak menghiraukannya bukan karna dia sengaja melainkan dia tidak tau.


..."ni anak kemana lagi, bukanya di jawab!!." gumam sang ayah yang emosi...


Ayahnya menelvon hampir 10 kali, tapi itupun tidak ada jawaban.


BOGOR


"anak anak, siapkan barang kalian bersihkan sampah kalian, kita akan pulang!!." teriak sang guru yang memberikan peringatan


Devan tersenyum kecil, hari ini semasa di Bogor Devan menuai kisah bahagia, hingga dia hampir lupa dengan penderitaan batin yang di deritanya selama ini, selama dia ada di rumahnya sendiri.


..."Van, tadi ada telvon, kek nya dari bokap Lo, gua gak berani jawab!!." ujar Agam yang memberikan ponsel Devan...


Devan terkejut, dan benar dia langsung menelvon balik ayahnya.


..."halo ya??."...


"kamu dari mana aja, bukanya jawab, kamu pulang sekarang Kenan butuh darah kamu, Kenan sekarang sakit di rumah sakit, pulang kamu dasar anak TIDAK TAHU DIRI!!." bentak ayah Devan dengan keras


hati Devan tersayat sangat dalam, bagai pisau yang lama menusuk kembali, namun kini tusukannya jauh lebih dalam.


..."haa....., Iyah yah, aku pulang, sebentar!!!." balas Devan lemas...


Telvon pun segera di tutup.

__ADS_1


Huhhhh......... Nafas kasar Devan


salsa yang dari tadi mendengar omongan ayah Devan membuat dirinya kaget, dia tidak berani menanyakan kepada Devan.


"Astaga, apa bener yang ku dengar tadi, jadi selama ini, anak yang ku kenal Coll dan baik baik saja, ternyata sedang menyembunyikan luka dalamnya!!." ujar salsa dalam hati


Devan langsung mengusap air matanya yang hendak jatuh, kali ini Devan menemukan versinya yang paling lemah, entah kenapa, di hari hari yang lalu dia selalu bisa menghandle semuanya dengan tenang.


Setibanya di rumah


JDAR........... Suara barang yang dilemparkan


Devan yang hendak masuk harus di kagetkan dengan kemarahan sang ayah, Devan melihat barang yang di lempar, Devan memungutnya dan membersihkannya.


..."sudah saya bilang, jangan pernah ikut acara gak jelas di sekolah, kamu itu di butuhkan Devan, Adik kamu hampir mati karna kamu!!." Raung sang ayah...


"yah, tapi stok darah yang Devan berikan masih ada, apa itu kurang??." tanya Devan yang melihat sang ayah mondar mandir


..."mana ada, saya sudah bilang setiap bulan, kamu harus memberikan darah mu untuk kenan, kamu tau sendiri apa yang di derita Kenan!!!!." balas sang ayah yang memukul tembok dengan keras...


"terus bagaimana dengan aku yah, aku juga hampir mati dengan penyakit ini!!." ujar Devan dalam hati


..."sekarang kamu ikut saya, berikan darah kamu, kalok bisa semuanya!!." gumam sang ayah yang menarik lengan Devan dengan kasar dan membawanya ke mobil...


Mereka pun menuju ke rumah sakit, di mobil Devan hanya terdiam bisu, hanya bisa melihat sang ayah menekan keras gas mobil, dan menyebabkan mobil melaju dengan ugal ugalan.


DI TONTON NYESEK, GAK DI TONTON PENASARAN!!!


Let's go part selanjutnya


Jangan lupa vote itu gampang banget


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2