DIA DEVAN

DIA DEVAN
DIA DEVAN chapter 29 kenyataan


__ADS_3

...Assalamualaikum semua, kembali dengan karya saya...


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa kita masih bermain api 🔥🔥🔥, hayo lupaya???...


.......


.......


.......


.......


.......


...Okh GK usah banyak basa basi kita gas aja, jangan lupa vote dan komen...


KENYATAAN


Tok tok tok


Pintu di buka, lihat, siapa yang datang, yah, dokter Reyhan lah yang datang.


"anda!!!." ucap Rama ayah Devan


Dokter Reyhan pun masuk, dia tidak di beri minuman maupun makanan ringan layaknya tamu.


"Sudah lama ya pak, setelah kejadian itu!!." ucap dokter Reyhan yang membuka percakapan


"Silahkan pergi!!." ujar Rama, dengan mempersilahkan dokter Reyhan pergi

__ADS_1


"Ini mengapa, istri anda meninggalkan anda!!." gumam dokter Reyhan sembari tersenyum miring


"jangan bawa bawa istri saya, dia meninggal gara gara anda!!." ujar Rama sembari menunjuk nunjuk dokter Reyhan


"Sampai kapan anda akan menyiksa Devan??." tanya Reyhan


"Jangan ikut campur- urusan -saya" ucap Rama yang penuh penekanan


"Anda tau, penyebab kematian istri anda itu anda sendiri!!." balas enteng Reyhan


Mereka saling adu bicara, dengan tatapan yang sangat tajam, siapa yang melihatnya pasti takut.


"REYHAN......." bentak Rama emosinya mulai beranjak ke permukaan


"Kerja, gak pernah pulang, dan gak pernah ada waktu, itu yang di namakan suami???" ucap Reyhan penuh penekanan


"bahkan Devan, Devan Baskara, anak yang dulu kau inginkan, yang tidak kau anggap anak, dan kau lantar kan!!." sambung nya


"REYHAN, JANGAN KURANG AJAR ANDA!!."


"KENAPA?, KENAPA???" Raung Reyhan


"ISTRI ANDA MENINGGAL KARNA PENYAKIT, BUKAN KARNA DEVAN!!."


Rama sedikit terkejut, dia terkekeh dan menggelengkan kepalanya, seraya tak percaya


"dari dulu anda membela Devan, apa dia anak anda bersama istri saya??" tatapan hina itu di berikan kepada Reyhan


"RAMA......" amarah Reyhan yang terpendam seketika menyeruak memenuhi dadanya kali ini


"kenapa dok?, kaget?" ucap Rama yang mendekati Reyhan dengan tersenyum jahat


Seakan tak ingin ada baku hantam, Reyhan pun melemparkan kertas ke arah Wajah Rama yang mendekatinya. Kertas itu terlempar di wajah Rama


"pastikan anda tidak akan menyesalinya" ucapan telak itu menjadi kalimat penutup dari dokter Reyhan


Rama pun membuka dan membaca surat tersebut, terdapat dua surat, surat Devan dan surat sang istri.


DEWATA BALI

__ADS_1


"Sal, jangan sedih ya!!." ujar Devan yang terbaring dan menjadikan paha salsa sebagai bantalan


"kenapa sedih??." tanya salsa dengan mengelus pipi Devan


"janji, jangan sedih!!." ucap Devan yang menatap salsa dengan sayu


Salsa tersenyum melihat Devan


"Iyah!!" balas salsa yang membuat Devan tenang


"bagaimana aku bisa gak sedih, sedangkan


kita baru saja memulainya, dan harus mengakhirinya." batin salsa


"Kamu juga harus ikhlas sal!!" ucap pelan Devan, ucapannya pelan tapi salsa masih bisa mendengarnya


Suasana menjadi hening, Tania dan Riyan tak sengaja melihat Devan dan salsa


"foto foto!!." ucap Tania pada Riyan


"iye, bentar!!."


Ckrekk ckrekk


Beberapa foto di ambil tanpa sepengetahuan Devan


"Van, kamu juga jadi, donorin ginjal kamu??." tanya salsa yang membubarkan ke heningan


"Iyah, Kenan butuh sal!!." balas Devan yang perlahan tertidur


Devan pun tertidur di pangkuan salsa


"aku gak tau harus apa Van, aku gak mau bikin hatimu gundah, tapi, di sisi lain, aku masih gak bisa Nerima kenyataan ini, aku harus apa Van??." tanya salsa dalam hati


DI TONTON NYESEK, GAK DI TONTON PENASARAN!!!


Let's go part selanjutnya


Jangan lupa vote itu gampang banget

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2