DIA DEVAN

DIA DEVAN
DIA DEVAN chapter 28


__ADS_3

...Assalamualaikum semua, kembali dengan karya saya...


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa kita masih bermain api 🔥🔥🔥, hayo lupaya???...


.......


.......


.......


.......


.......


...Okh GK usah banyak basa basi kita gas aja, jangan lupa vote dan komen...


PAGI PUN TIBA


Mereka semua pergi ke pantai, mereka saling bermain, salsa yang asik bermain bersama Tania, Reva , dan zea pun hampir lupa kalok dia sudah dewasa, Devan dan temannya hanya melihat mereka dengan senyum yang bahagia


"Voli yok!!." ajak Dimas yang membubarkan lamunan mereka


"boleh boleh!!." balas yang lain


Mereka pun bermain voli Pantai


BANDUNG


"Yah sak-sakit!!." ringis Kenan

__ADS_1


"iya, iya Kenan, kita ke RS ya!!." rayu sang ayah


"GK mau yah, Kenan takut di suntik!!." ujar Kenan yang meringis kesakitan


"Terus gimana??." ucap sang ayah yang sangat panik


"Kenan mau minum obat aja!!."


Sebuah obat pun di berikan ke Kenan


RUMAH SAKIT


"gimana bisa dokter menyetujui surat ini??." ujar seorang dokter sembari mengangkat sebuah kertas


".............."


"Meskipun susah, untuk mencari pendonor, kita gak bisa lakuin ini, anda juga seorang dokter kan, gimana nantinya??." tanyanya


"saya gak bisa menolaknya dok, ini keringanannya, saya gak tau harus apa, jika saya bisa saya akan menolaknya, tapi saya gak bisa nolak, Karna alasan dia sendiri!!." ujar dokter Reyhan


"kanker paru paru stadium 4, yang gak akan lama lagi hidupnya, dan dia..." ucap dokter lain


Dokter Reyhan dan dokter yang lain membuang nafas kasar


Setelah bermain di pantai mereka pun kembali ke villa, kini mereka sedang memasak bersama.


"sal....." ucap Devan


"DEVAN..." teriak salsa yang melihat darah keluar dari hidung Devan


"kenapa??." ucap Devan yang terkejut dan tak menyadarinya


Devan pun di tarik salsa untuk ke halaman belakang, perlahan darah Devan di bersihkan salsa, dengan keheningan yang ada, mata Salsa berkaca kaca, dia sedang menahan tangis


"udah kan sal??." tanya Devan yang memberhentikan aktivitas salsa


"emm, Iyah udah kok Devan!!." balas salsa sebelum dia mengangkat kepalanya dia lebih dulu mengusap air matanya


"Aku mau tidur sal, capek!!." pinta Devan dengan muka lesu

__ADS_1


"Iyah, tapi nanti aku bangunin ya, aku gak mau kamu tidur lama lama!!." seru salsa


Devan mengiyakannya dan membalas dengan senyuman, Devan pun pergi ke kamarnya, selama Devan tidur salsa merasa cemas, tau kan ke cemasan salsa??., Iyah, salsa takut Devan tidak bangun lagi dan meninggalkannya.


"gua mau bangunin Devan ya!!." ujar salsa yang mengejutkan yang lain


"kenapa??." tanya Reva dengan membawa spatula di tangan kanannya


"Emmm!!!." desis salsa yang cemas


"sal, Devan pasti bangun kok, tenang aja!!." saut Gio yang sedang asik memotong sosis bersama zea


Seakan akan gak puas dengan kata penenang gio, dia pun pergi ke kamar Devan, dan benar Devan sedang tertidur nyenyak, salsa pun mendekatinya, dia melihat banyak sekali obat, yang ada di meja sebelah kasur Devan


"Van, Devan!!." ucap salsa yang membangunkan Devan


"emmmm" ujar Devan yang masih tertidur


"Van, bangun...." ucap salsa


Devan pun menarik tangan Salsa, sehingga salsa jatuh di sebelah Devan, Devan pun memeluknya, salsa tercengang, tapi dia tetap nekat membangunkan Devan, tangan salsa mulai menyentuh pipi Devan dan memainkannya, berharap Devan bangun


"Devan, bangun, ayo makan!!." ujar salsa


Perlahan mata Devan terbuka, dia tersenyum melihat salsa ada di pelukannya.


"Iya sal, bentar!!." pinta Devan yang masih mengantuk


"kenapa??."


"Boleh aku peluk??." tanya Devan


Salsa mengangguk, Devan pun memeluk salsa halus, tanpa nafsu.


Setelah drama di kamar Devan, akhirnya mereka keluar, dan segera membatu yang lain.


DI TONTON NYESEK, GAK DI TONTON PENASARAN!!!


Let's go part selanjutnya

__ADS_1


Jangan lupa vote itu gampang banget


Terimakasih


__ADS_2