DIA DEVAN

DIA DEVAN
DIA DEVAN chapter 22


__ADS_3

...Assalamualaikum semua, kembali dengan karya saya...


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa kita masih bermain api 🔥🔥🔥, hayo lupaya???...


.......


.......


.......


.......


.......


...Okh GK usah banyak basa basi kita gas aja, jangan lupa vote dan komen...


Devan yang terkejut sontak membuatnya membisu, Tania yang di panggil Dimas dia langsung meninggalkan Devan, mereka semua pun segera menuju ke villa menaiki mobilnya, di dalam mobil Devan terasa canggung dengan Tania.


"Akhirnya ya gaiss, kita selesai juga, habis ini masih ada liburan beberapa hari bukan??." ujar Reva


Semua orang terdiam, mereka semua tertidur lelap karna kecapean.


..."Anjir kalian.." gumam Reva...


"diem Napa!!." saut Riyan yang sedang menyetir mobil di sebelahnya


Kini mereka pulang, selama liburan Devan dan yang lain sangat berbahagia, sehingga Devan hampir lupa dengan penyakitnya, kini malam telah tiba mereka semua sudah berada dirumah masing masing.


RUMAH DEVAN


..."Seneng???" tanya sang ayah, yang sedang duduk di meja makan...


Devan yang baru saja keluar dari kamarnya, langsung dikejutkan dengan ucapan sang ayah.

__ADS_1


Devan membisu sesaat


"kamu seneng kan, Devan!!." sambung sang ayah


Kini sang ayah perlahan berjalan menuju Devan


..."Kamu suka kan??." tanyanya...


Aku terdiam dengan pertanyaan ayah ku sendiri, merasa aneh, tidak pernah ayahku menanyakan hari ku, aku hanya mengangguk


"I-yah, yah!!." balas ku dengan gugup


..."Yaudah!!." ucap sang ayah yang perlahan pergi meninggalkan Devan...


Aku hanya melihatnya yang perlahan pergi kekamarnya. Dari malam yang panjang pagi pun tiba.


RUMAH SALSA


"Sal..." ujar Tania yang memanggil salsa


..."kenapa Tan??." Balas salsa yang perlahan mendekat ke arah Tania...


"Lo mau kemana??." tanyanya


..."Ke rumah sakit, nganter ayah periksa, kenapa??." balas salsa yang kini sedang bersiap...


Salsa dan sang ayah pun pergi kerumah sakit, kini dia sedang menunggu sang ayah yang sedang di periksa, tak sengaja dia melihat Devan , penasaran, akhirnya dia mengikuti Devan.


..."Devan bukan ya??." ucap salsa yang kini mengikuti Devan...


Devan yang pergi ke ruangan dokter Reyhan, salsa pun masih mengikutinya walaupun tadi sempat kehilangannya.


"Devan!!!." panggil salsa, Devan tak mendengarnya


..."ya ampun, Devan bukan si, dia sakit??" tanya salsa dalam hati...


POV DEVAN


" Dok..." ucap ku


..."Kenapa mas Devan??." balas dokter Reyhan...


"saya mau bicara serius!!."

__ADS_1


..."ucapkan!!."...


Salsa yang terheran akhirnya pergi ke ruangan dokter reyhan, dia yang hendak masuk di hentikan dengan suara Devan yang berada di dalam, dia pun berhenti di depan pintu ruangan sembari menempelkan salah satu telinganya


"Kenan-masih belum dapat donor ginjal kan dok??." tanya ku


..."Iyah mas, masih di usahakan!!."...


"Kalok gitu, tolong cek ginjal ku, apa itu cocok dengannya!!." balas ku, dokter Reyhan pun terkejut spontan kita saling menatap


..."Apa mas yakin??."...


"Iyah!!."


..."Kenapa, apa ayah mu masih-men-nyakitimu??." tanya dokter Reyhan dengan gugup...


Aku pun tersenyum kecil, "enggak dok, ayah sangat baik sama aku!!."


Salsa yang masih mendengar pembicaraan mereka terpaku membisu


"Setidaknya di hidup saya, saya bermanfaat dok!!" ucap ku yang perlahan meninggalkan dokter Reyhan


Dokter Reyhan terlihat berkaca kaca entah mengapa dia memukul meja.


..."kalok bisa, saya mau mendonorkan semua organ saya!!." ucap ku yang kembali menghadap dokter Reyhan...


Dokter Reyhan terpaku membisu, dia terkejut dengan ucapan ku.


Salsa yang mendengarnya langsung membuka pintu ruangan, Devan dan dokter Reyhan terpaku melihat salsa yang tiba tiba ada.


"Kamu udah gila Van!!." ujar salsa dengan mata berkaca-kaca


kini devan dan dokter Reyhan saling menatap


..."Salsa!!." ujar kejut Devan...


Mereka saling menatap, salsa dengan mata yang berkaca kaca, membuat Devan hampir meneteskan air matanya.


DI TONTON NYESEK, GAK DI TONTON PENASARAN!!!


Let's go part selanjutnya


Jangan lupa vote itu gampang banget

__ADS_1


Terimakasih


...~MAAF TYPO~...


__ADS_2