DIA DEVAN

DIA DEVAN
DIA DEVAN chapter 18


__ADS_3

...Assalamualaikum semua, kembali dengan karya saya...


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa kita masih bermain api 🔥🔥🔥, hayo lupaya???...


.......


.......


.......


.......


.......


...Okh GK usah banyak basa basi kita gas aja, jangan lupa vote dan komen...


Di malam hari, Devan dan salsa pergi berjalan jalan mengelilingi villa, dan berhenti di kursi taman villa.


"Kata ayah, kamu kerumah, iya kah??." tanya salsa kepada Devan yang asik melihat bintang dan bulan


..."he em"...


"Kamu, udah akrab ya sama ayahku!!." ledek salsa


..."gak tau kenapa bisa gitu, yang pasti berawal dari kamu!!." ujar Devan yang menatap salsa sekilas...


"Kenapa, di saat aku bersama mu, aku merasa damai!!." sambung Devan


..."benarkah??"...


"iya "


..."Kalok gitu jangan pergi, disini aja sama aku!!." balas salsa yang juga menatap sekilas ke arah Devan...

__ADS_1


Mereka pun bertatapan, tidak ada yang kasar dan palsu di tatapan salsa ke Devan, semua itu murni kasih sayang, Devan menarik dan membuang nafasnya dan menunduk ke arah bawah, dengan mata yang berkaca kaca.


"Makasi Devan, karena mu, aku sudah bisa membedakan mana teman dan mana lawan, dan juga, menghindar dari teman yang palsu...." ujar salsa dengan lembut


air mata Devan pun terjatuh, dengan ucapan manis salsa, Devan masih saja tertunduk, dan sesekali mengusap air matanya.


..."Salsa, Devan!!!" teriak Gio, yang memanggil mereka untuk makan malam...


"kedalam yuk, kita makan!!." ucap salsa yang sadar dengan panggilan gio


..."duluan aja, ntar aku nyusul!!." balas Devan dengan muka yang masih tertunduk...


"Van??." ujar salsa yang curiga, dan sedikit memiringkan wajahnya untuk melihat Devan


Devan yang sadar, segera mengangkat wajahnya, dan tersenyum kecil ke arah salsa


..."duluan aja sal, habis ini aku nyusul!!."...


"emm...., yaudah!!." balas salsa yang segera beranjak dan pergi


Kini Devan sendirian di taman, dan termenung, Devan mengangkat wajahnya dan meneteskan air matanya, dengan tangisan yang amat terisak, membuat Devan semakin hancur, setelah itu Devan pun menghampiri teman temannya dan segera makan.


Srtttttt...


..."Van, Lo dari mana??." tanya Dimas...


"depan!!"


Mereka pun makan, Devan yang hanya memainkan makanannya membuat salsa terheran.


..."Van!!" ujar salsa yang mengagetkan kan Devan...


Salsa yang sedari tadi memperhatikan Devan yang hanya memainkan sendok makannya seketika dia hentikan, salsa hanya menggelengkan kepalanya membuat Devan sadar bahwa dia harus segera makan makanan nya, dan tidak memainkan ya.


Setelah makan, mereka berkumpul di ruang tv, mereka bermain botol yang di putar dan menjadikan sebuah botol itu untuk menjadi alat spin dan juga sebuah tantangan.


Botol pun mulai di putar, kini permainan pertama dan tantangan pertama di dapat Dimas


"hayoo, Lo dim, hahahah!!." ucap gio yang sedikit heboh


CK


..."kenapa gua si!!." saut Dimas, yang sedikit kesal...

__ADS_1


Hahahaha...... tawa teman teman yang lain


"ya emang Lo dim, sana majuan!!" saut Devan


Dimas pun berdiri di depan teman temannya


..."yaudah, kalian mau apa??." tanya Dimas...


Semua anak anak berfikir


"Kasih tau kita siapa orang yang Lo suka sekarang!!." saut zea


..."ha???." balas Dimas...


"bener bener, ayo Dimas!!." saut Gio


Ayo ayo ayo ujar anak anak yang lain


Dimas sedikit malu dan tak yakin, dengan ke gentleman nya, akhirnya dia mengungkapkan


..."gua sekarang suka, sama wanita yang membuat gua terlena, dan setiap malam, harus berenang di lautan dilema, karena nya gua jadi bingung diantara suka atau kagum, tapi akhirnya gua yakin kalok gua suka!!" ujar Dimas yang perlahan berjalan ke arah Tania...


"Gua suka...., Tania, teman salsa dari Jakarta!!." sambung Dimas yang sudah berada di belakang Tania


Uwihhhhh....... Ledek Reva dan zea


Tania bengong dan bingung, dia melihat salsa dengan muka paniknya


..."Gua suka sama lu Tan..." ujar Dimas...


Semua teman temannya menahan tawa


"gua gak maksa Lo kok, gua hanya ungkapin perasaan gua, gua gak mau berharap lebih, jadi simpen aja jawabnya selama kamu mau!!." sambung Dimas


Setelah itu permainan pun di mulai lagi, botol pun mulai di putar, kini puteranya cukup lama, botol pun berhenti, ujung botol itu menunjuk ke arah Devan duduk.


DI TONTON NYESEK, GAK DI TONTON PENASARAN!!!


Let's go part selanjutnya


Jangan lupa vote itu gampang banget


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2