DIA DEVAN

DIA DEVAN
DIA DEVAN chapter 21


__ADS_3

...Assalamualaikum semua, kembali dengan karya saya...


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa kita masih bermain api 🔥🔥🔥, hayo lupaya???...


.......


.......


.......


.......


.......


...Okh GK usah banyak basa basi kita gas aja, jangan lupa vote dan komen...


TERKEJUT


Devan dan salsa pun segera kembali ke tenda, di sana sudah di siap kan makanan makanan dan sebuah alat untuk bermain, setelah meletakkan air, Devan langsung menghampiri salsa dan mengajaknya duduk bersama.


..."Capek ya??." tanyanya...


"Sedikit!!." balas salsa

__ADS_1


..."Sal, makasi ya, buat semuanya, kalok GK ada kamu, mungkin hidup ku akan sia sia!!." ucapnya, salsa membisu sesaat...


"Nanti ketika kita mau pulang, kamu pulangnya sama aku ya, naik motor, mau gak??." sambung Devan


..."Iyah.."...


"Kamu jangan merasa sendiri yah, jika ada masalah kamu bisa hubungi aku!!." ujar pelan salsa


..."Sal aku capek, aku mau tidur dulu ya!!." balas Devan...


"Sini...." ucap salsa yang menepuk bahu nya


Devan pun menaruh kepalanya di bahu salsa dan perlahan matanya tertutup, kini dia sudah berada di alam tidur.


..."Jangan pernah ngerasa sendiri, I m here for u cerita semua ke aku, aku bakalan dengerin semua keluh kesah mu bagaimana pun itu!!" bisik salsa pelan, sembari mengelus pipi Devan...


Kini Devan tertidur lelap di rangkulan salsa, hari pun mulai gelap kini salsa membangunkan Devan yang masih tertidur lelap di rangkulannya, Devan pun terbangun, malam ini mereka mengadakan BBQ an, Devan langsung membantu yang lain, kini Devan yang memanggang dan salsa membantu memotong daging yang akan di panggang, setelah beberapa ada yang matang Dimas yang usil langsung mengambilnya dan memberikan kepada Tania.


..."Tau, orang gila!!." saut Riyan...


"sibuk Lo!!." balas Dimas


..."Tania ini buat kamu!!." sambung Dimas yang memberikan daging ke Tania...


"makasi!!" ujar Tania yang sedikit tersenyum dan tertawa


Setelah memakan daging yang di beri Dimas, Tania pun pergi ke toilet terdekat yang sudah di sediakan di tempat itu, setelah membuang air kecil Tania membuka tasnya, dia akan merapikan make up nya, tak sengaja sebuah kertas terjatuh.


..."astaga!!." ujarnya yang terkejut...


Tania pun segera mengambilnya dan membukanya, dia terkejut, sangat sangat terkejut, serasa tak percaya dia terus membaca ulang kertas tersebut, sehingga dia tercengang dan lemas, isi kertas tersebut adalah hasil tes Devan yang terakhir yang menunjukan bahwa dia sudah berada di fase, dimana dia gak akan hidup lama.


"Devan-baskara???." ucapnya

__ADS_1


Nafas Tania serasa sesak setelah membaca kertas tersebut.


..."Bagaimana mungkin, aku rasa dia baik baik saja!!." bisik Tania dengan nafas yang terpatah patah...


Di lain sisi Devan asik bercanda dengan yang lain, tak lama Tania pun datang.


"Dari mana Tan??." tanya salsa


..."emm toilet, sal!!." ucap nya yang terasa ragu dan gugup...


"kenapa??."


..."emm, gak papa gak jadi!!."...


Mereka menikmati nya, tapi tidak dengan Tania, di kepalanya masih di bingungkan dengan kenyataan tadi, setelah selesai mereka semua kembali ke tenda masing masing, kini mereka semua tertidur, dan menunggu pagi esok.


Hari yang cerah pun tiba, kini mereka ber beres dan segera kembali ke villa, pagi ini pagi terakhir mereka liburan bersama, Karana sore nanti semua akan pulang, Devan dan salsa berjalan bersama, dan di susul Tania dan Dimas di belakangnya.


Salsa yang terlihat capek, akhirnya Devan menggendongnya sampai di tempat parkiran, mereka terlihat bahagia.


"Jangan gini Van, kamu juga capek!!." bisik salsa yang terus di gendong Devan


..."biarkan!!."...


Setelah sampai di parkiran, Devan tak sengaja mengeluarkan darah yang keluar dari hidungnya, Tania yang melihatnya langsung memberikan tisu, tidak ada yang tau kecuali Tania, itu saja membuat Devan sontak terkejut.


DI TONTON NYESEK, GAK DI TONTON PENASARAN!!!


Let's go part selanjutnya


Jangan lupa vote itu gampang banget


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2