Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Dia Yang Tak Dapat Kuhindari
Bab 10. Amarah Saputra Mandala


__ADS_3

Hari ini dikantor Wiwaro Group tidak seperti hari-hari sebelumnya, suasana kantor terasa sangat mencekam. Terlebih dilantai paling atas gedung perkantoran ini.


Praaaaaakkkkkkkk praakkkk buummmmm


Terdengar seperti benda-benda yang sengaja dilemparkan kelantai, bunyinya kedengaran sepanjang lantai 20 ini karena pak boss sengaja tidak menutup pintu ruangannya.


Pak Adit cuma berdiri didepan pintu tanpa berani mendekati pak boss yang sudah dipenuhi dengan amarah yang memuncak.


Hanum mencoba mendekat bermaksud menenangkan pak boss akan tetapi karena melihat Hanum kemudian pak boss semakin emosi dan membentaknya


"Kamu!!!!!jangan pernah memperlihatkan dirimu lagi".


"Tapi salahku apa, pak..."


"Kamu masih bertanya salahmu???Sya...aku memang mencintaimu bahkan amat sangat mencintaimu tapi perlakuan mu kemarin pada mamaku orang yang melahirkan aku...itu sangat keterlaluan Sya...aku kecewa sama kamu!!!"ucapnya dengan suara yang keras dan penuh amarah.


Hanum terduduk lemas mendengar kata-kata Putra yang bagaikan petir disiang bolong. Sesak didada menghimpit pernapasanku, serasa udara diruangan ini terlalu sedikit untuk dihirup bersama-sama. Belum sempat Hanum memulihkan perasaannya, Putra kembali bersuara.


"Aku akui kesalahan terbesarku adalah mengenalkan mu dengan orangtuaku yang terlalu cepat. Kupikir kamu wanita yang bisa menahan diri, wanita yang sabar menghadapi mamaku yang hanya ingin terbaik untuk anaknya".


"Cukup pak Putra!!!!cukup sudah aku mendengar semuanya. Aku memang salah karena membalas perlakuan nyonya besar kemarin, tapi coba pikirkan perasaan saya pak. Coba bapak berada diposisi saya, apa bapak bisa terima dipermalukan didepan umum, dikatakan sebagai wanita yang memoroti harta bapak....kalo bapak tidak percaya silahkan ke restaurant XXX dan lihat CCTV nya. Cari kebenarannya, jangan sampai anda menyesal".


"Nggak mungkin mama sampai hati berkata seperti itu, Sya...mamaku orang baik, terhormat dan beradab. Jangan menambah kesalahanmu dengan memfitnah mamaku".


"Terserah bapak!!!!mulai saat ini detik ini saya mengundurkan diri dari perusahaan bapak, saya tidak bisa bekerja dengan orang yang tidak bisa mempercayai saya!!!!!permisi!!!


Aku mengambil tasku dan melangkah pergi.


"Jika kamu keluar dari perusahaan ini, sesuai kontrak kerja, kamu harus membayar ganti rugi kepada perusahaan 1 milyar dan kujamin tidak akan ada perusahaan yang mau menerimamu bekerja".


"Hahahaha....bapak putra yang terhormat jangan khawatir, saya akan bayar ganti ruginya". sambil menulis cek yang memang selalu kubawa dalam tasku.


"Dan oh ya...mengenai perusahaan yang tidak menerimaku,,,,Ckk saya meragukannya karena tidak semua pimpinan perusahaan sepicik anda!!!"


Hanum setengah berlari kearah lift takut airmatanya jatuh disaksikan oleh orang-orang yang tidak tepat. Depan pintu lift aku bertemu dengan Risa.


"Num....lo kenapa???muka hancur kayak gitu..."


"Aku pulang dulu, Ris....ceritanya nanti aja, ya...bye"


Ingin rasanya aku terbang keparkiran dan meninggalkan tempat ini. Tempat yang masuk dalam daftar hitamku.

__ADS_1


Skip


"Halo pa...boleh Hanum kekantor papa sekarang???"


"Ya boleh dong sayang, langsung aja keruangan papa dilantai 17".


"Ok pa...".


Setelah perjalanan hampir 30 menit, tibalah dikantor papa untuk pertama kalinya. Karena selama ini identitas ku yang sengaja kusembunyikan.


"Permisi mba....boleh ketemu dengan bapak Atma Wijaya???"


"Maaf mba...sudah janji sebelumnya???"


"Belum mba...".


"Aturan dikantor ini harus buat janji dulu, baru bisa ketemu dengan CEO kami".


"Kalo begitu sebentar ya, aku telpon dulu pak Atma Wijaya".


Si resepsionis melihatku dengan sinis yang ternyata namanya Vika sesuai dengan name tag didada kirinya.


Seketika raut wajah resepsionis itu pucat pasi mendengarku bicara. Bersamaan dengan telpon dimejanya berbunyi. Dengan tangan gemetar dia mengangkat telponnya.


Setelah drama singkat dilobby akhirnya aku sampai diruangan papa.


"Wooowww pa....ruangannya nyaman banget luas lagi...."


"Tumben anak kesayangan papa datang berkunjung???"tanyanya tanpa memperdulikan perkataanku.


"Lagi pingin aja, pa...nggak boleh, ya???"rajukku


"Boleh dong, tapi kan ini masih jam kerja, memangnya kamu bolos kerja???"


"Aku udah keluar pa...ada sedikit persoalan yang tidak bisa kuselesaikan".


"Tumben anak papa cepat menyerah..."


"Bukan menyerah papa sayang....hanya memang Hanum lelah lahir bathin...karena Hanum keluar sebelum 1 tahun maka Hanum dikenakan denda 1 milyar pa, dan Hanum bayar pakai cek dari papa....hehehe". jelasku panjang lebar sambil menggaruk pipi yang tidak gatal.


"Dan kompensasi untuk papa, apa dong,,,,"

__ADS_1


"Bulan depan pada pesta ulang tahun papa, papa boleh memperkenalkan Hanum sebagai pewaris tunggal papa dan sekaligus Hanum siap mengelola perusahaan papa".


"Kamu sudah mantap lahir bathin, sayang???atau ada sesuatu dibalik keputusanmu....hmmm???"


"Ckk...papa tau aja deh".


"Coba cerita sayang kenapa sampai kamu memutuskan hal sebesar ini dalam sekejap".


Akupun menceritakan semuanya ke papa termasuk hubunganku dengan boss perusahaan Wiwaro group.


"Tapi tolong pa,,,,ini rahasia antara kita. Mama nggak perlu tau".


"Demi anak papa, apapun pasti akan kulakukan".


"Oh ya pa,,,mulai hari ini aku akan belajar mengelola perusahaan, papa harus mengajariku sampai mahir. Aku harus menguasai semuanya dalam satu bulan ini".


"Kamu pasti bisa sayang,,,,kecerdasanmu diatas rata-rata...jangan lupakan itu".


Skip


Dikantor Wiwaro


Aaaaarrrgghhhh putra meremas rambutnya dengan frustasi sepeninggal Hanum.


"Dit...kosongkan jadwalku hari ini dan carikan sekertaris baru buatku".


"Baik boss".


"Dan satu lagi...pastikan Tasya tidak diterima diperusahaan manapun dinegara ini ataupun dinegara asia lainnya. Pastikan dia kembali kekantor ini bekerja kembali".


waduhhh boss apa mungkin nona Hanum mau kembali bekerja disini lagi???harga diri nona Hanum terlalu tinggi boss dan lagi nona hanum bisa aja kembali keamerika... bukannya selama ini nona Hanum disana dan boss tidak bisa menemukannya???dumel Adit lagi-lagi dalam hati.


"Kenapa malah bengong disitu,,,,cepat kerjakan!!!!"perintah putra dengan dingin.


"Baik boss,,,"adit secepat kilat pergi dari ruangan bossnya.


Putra POV


Bertahun-tahun aku mencarimu dan setelah ketemu dan merasakan bahagia tapi nasib mengharuskan kita berpisah lagi. Siapa sebenarnya dirimu Sya....kenapa begitu susah mencari informasi tentang dirimu. Semua tingkah lakumu dari dulu sampai sekarang selalu bermartabat tinggi menandakan kamu bukan gadis kebanyakan, tapi kenapa semua akses mengenai dirimu jadi buntu.


Bahkan ketika kamu keluar negripun beberapa tahun lalu tidak bisa terlacak. Apakah kamu dilindungi oleh orang yang berpengaruh dinegri ini????tapi siapa..Hanya om Atma yang bisa melakukannya tapi beberapa waktu lalu ketika rapat dengan om Atma mereka tidak saling kenal.

__ADS_1


__ADS_2