
Jam menunjukkan angka 14.20,
Tiba-tiba dari pintu depan terdengar suara seseorang memanggil manggil.
"Mbak, ohhh mbak Elissss
ada orang nggak ni didalem?"
Sambil mengendor gendor pintu.
Nara yang menyadari ada yang datang lansung membukakan pintu,
Iya,sebentar...
kreeeekkk....
ahhhh dia la dia lagi,
Ngomelnya dalam hati,sedikit kesal dengan tamu satu ini.
"Ehh tante sumi,silakan masuk.
cari ibu ya? tanya nya lagi dengan senyum terpaksa.
Pasti datang mau bergosip lagi,tiap tiap hari ada aja ceritanya.fikir Nara.
Lalu dari belakang datang ibu Elis,
"Eh ada Mila,apa kabar.ada apa kemari?
Ahhh pura pura nggak tau lagi,apa lagi kalau bukan gosipin orang.kan itu emang cemilan nya tiap hari.gumamnya dalam hati sambil kembali berjalan kebelakang,karena kerjaan nya ada yang belum beres.
"Nara,nanti bikinin teh buat tante sumi mu ini."
__ADS_1
dengan suara sedikit keras,karna tau Nara sudah kebelakang.
Tante ku??
nggak sudi kaleee,
kesini cuma nambah kerjaan aja,terus ngehabisin gula lagi.nggak tau apa kalau gula itu mahal.kesalnya dalam hati.
Selesai menghidangkan teh,Nara kembali melanjutkan tugas nya yang tadi tergendala akibat iklan gosip yang satu ini.
Dari belakan terdengar jelas semua kata kata bu elis dan tante gosip** ah salah tante Sumi
(jangan ketawa),
Yang ducerita bu elis tetap hal yg sama,
Tentang bagaimana dia susah dari kecil,menikah punya anak dan bla bla bla blaaaa...
Nara sendiri sudah tau semua cerita yang disaji kan ke para tamunya yang datang kerumah.ya walaupun ada yang ditambahin dan dikurangin dikit la ke orang yang berbeda.
Bukanya tidak suka,Nara hanya kesal setiap kali bercerita nama mama nya selalu dibawa bawa.
"Ya begitulah Sum,mama nya Nara udah lama nggak ngirimni uang buat keperluan nya sehari hari.semuanya saya yang nanggung.
Nara itu udah kayak Anak yatim piatu aja tau nggak Sum.untung aja ada aku yang ngasih makan,kalau enggak ehmm... nggak tau la gimana"dengan wajah pura kasihan dengan nasib nya Nara.
mah,apa kau dengar kata kata kakak mu itu?
kenapa mama masih membiarkan aku tersiksa disini? apa benar mama memang nggak mau aku? tangisnya dalam hati,yang tampa dia sadari air matanya pun sudah membanjiri pipinya.
"benar itu mbak,kasihan sekali dia ya,
mbak elis tu emang baik banget deh udah bantu jagain dia.ngasih dia hidup enak disini,dia itu beruntung banget loh punya tante sebaik mbak.katanya sambil memuji muji.
__ADS_1
Padahal satu kelurahan tahu bagaimana sikap bu Elis ke Nara.yang membingungkan cuma ketika lagi bergosip nggak ada yang mau membela Nara.atau memberi saran ke bu Elis supaya memperlakukan Nara dengan lebih baik lagi.
"Nara,Naraaa"teriak bu Elis lagi
Nara yang dari tadi diam akhirnya tersadar dari lamunannya.segera menghapus air matanya dan pergi kedepan menemui bu Elis.
"Kenapa bu?"
"Itu si Ivan kamu cari suruh dia pulang,dari tadi kan dia belum makan" jelas bu Elis.
Mungkin dia ada di sebelah,"tambah nya lagi.
"Baik bu"
Nara kemudian pergi kerumah sebelah mencari ivan.
Vannn Ivann,ibu mu suruh pulang tu.
makan dulu katanya.seru Nara.
"Iya iya bentar."jawab Ivan dari dalam.
Nara pun kembali kerumah,tapi tiba saja dipandang sinis oleh bu Elis,
ketika ingin masuk kekamarnya,
"Kau bilang apa tadi waktu panggil Ivan?
Ibu mu? kau bilang ibu mu?
Memangnya aku ini bukan ibu mu hanya ibu nya Ivan dimata mu? iya? lancang sekali mulutmu itu."dengan kesal ke Nara.
bukanya tadi kau sendiri yang bilang kalau aku ini cuma anak yatim piatu?
__ADS_1
kenapa bisa tergores dengan kata kata ku,aneh.
Ingin sekali rasanya Nara melontarkan kata kata itu,tapi diurung kan niat nya.karna sudah sangat letih jiwa dan raganya melewati hari ini.