
Sore itu ketika Nara sedang asik memasak di dapur,tiba tiba pak Rudi menghampirinya.
"Sudah siap makanannya?"tanya nya ke Nara.
"Belum yah,bentar lagi.Tinggal masukin ikannya saja."Jawabnya.
ni orang ngapain masuk dapur? Tumben tumbenan.
Ahh,,,palingan udah lapar.
Makanya kalau mau makan cepat itu,suruh tu nyonya Ratu yang siapin.Bukannya nungguin aku terus uuuhhh.Ngomelnya dalam hati.
Nara yang tengah sibuk dengan masakannya,tiba tiba jadi kaget menyadari pak Rudi sudah ada dibelakangnya.
Tangannya sibuk seperti mencari sesuatu di almari bagian atas yang kebetulan tempatnya di atas kepala nya Nara.
Jika difikir kan kembali kalau memang benar pak Rudi itu ingin mengambil sesuatu disana,seharusnya dia bisa menyuruh Nara untuk minggir sebentar.Atau dia bisa menyuruh Nara sendiri yang mengambil barang yang diingini nya itu.
Nara yang dari tadi diam segera menghindar berdiri agak jauh dari posisinya pak Rudi.
Merasa ada hal yang tidak wajar,karena lama kelamaan pak Rudi tambah mendekatkan tubuhnya ke Nara.Dan kalau dilihat dari belakang,pamannya itu sudah seperti memeluk Nara.
Melihat aksi Nara yang menghindar,pak Rudi jadi tegang sendiri.Dan tangannya pura pura lagi mencari barang di almari tadi.
Suasana yang tadinya sangat mencekam Bagi Nara,hilang dengan kemunculan bu Elis.
"Lis, lihat obat racun serangga tidak?
dari tadi dicari kok nggak ketemu."
"kalau dicarinya sampai besok disana juga nggak bakalan ketemu.Memangnya untuk apa?"tanya bu Elis.
"Itu didepan banyak semut,takut masuk kerumah.Kasihan kan Nola nanti digigit."
"Obatnya kan ada di kamar bukan disana.
__ADS_1
Makanya,jangan sering sering nggak pulang.
Sekarang lupa tempat obat,besok besoknya lupa pulang nya kemana".sindir bu Elis.
Bu Elis yang sudah mau melangkah kedepan berhenti karena melihat suaminya yang masih mematung disana.
"loh kok masih diam,itu obatnya buruan diambil."perintah bu Elis.
"Iya iya..
Lalu pak Rudi pun ikut dengan bu Elis meninggalkan tempat itu.
Harus nya tu dirumah ini bukan cuman semut aja yang di basmi.Sekalian tu serangga raksasa dihapus dari muka bumi ini.Biar nggak merusak hidup orang lain.
"Ya tuhan... Cobaan apa lagi ini?" keluh Nara dengan mata yang mulai memerah menahan agar air matanya tidak mengalir.
Tidak ingin terlalu memikirkan kejadian buruk tadi,cepat cepat dia coba menenangkan dirinya.
"Tenang Nara tenang...
tidak terjadi apa apa,kamu baik baik saja.Tenang, tenangggg.Gumamnya dalam hati.
Menatap Nara dengan pandangan yang sangat tajam seperti ingin menelan nya hidup hidup.
"Ngapain ayah mu tadi disini?
dia ada melakukan sesuatu padamu?"
tanya bu Elis dengan sorot mata yang tajam.
Mati aku,jangan jangan dia liat lagi apa yang dilakukan suaminya tadi.Apa aku jujur saja?
Tapi apa dia akan percaya padaku?
Astagaa aku harus apa?
__ADS_1
"Kenapa diam? tidak punya mulut untuk bicara?"bentak bu Elis.
"Dia bukan mau cari obat kan tadi?
Atau tadi dia ada berbuat macam macam sama kamu? ayo jawab!!!"
"Tidak ada apa apa bu.Kan tadi ayah sudah bilang mau cari apa disini."
"Jangan bohong kamu.Terus kenapa mata kamu merah begini?"sambil mengarahkan jarinya ke mata Nara.
Bu Elis yang tidak puas dengan jawaban Nara semakin mempererat tangannya yang dari tadi dipegangnya.
Nara yang merasa sedikit kesakitan,dengan gugup menjawab,
"ahhh i..ini tadi kena asap bu."Jelasnya lagi.
"Ingat ya,jangan coba coba berbuat yang tidak tidak dirumah ini!
Aku tau seperti apa suamiku itu.Dia tidak akan peduli kamu itu anaknya atau bukan.
Ingat,jika kamu masih ingin ada masa depan yang baik,jangan coba coba dekat dengannya mengerti!!!
Jika sudah tau seganjen apa suami mu, kenapa* masih bertanya padaku?
Dan sekarang kau ini sedang perhatian padaku atau sedang mengancamku* ???
Bu Elis melepaskan tangan Nara lalu pergi beranjak dari situ,meninggalkan Nara yang masih berdiam diri.
Tapi sebelum berlalu bu Elis sempat menoleh dan berkata,
"Atau mungkin kamu memang senang ya
dipeluk peluk seperti tadi?
Sontak mendengar itu membuat Nara yang kaget jadi menatap ke arah bu Elis.Ternyata dia sempat menyaksikan perlakuan suaminya terhadap Nara.Tapi tadi dia malah bersikap seperti tidak melihat apa apa.
__ADS_1
"Jangan jadi seperti mama mu,selalu haus dengan sentuhan laki laki!!!"
Bersambung...