
Emosi Clara meluap sembari mengepalkan tangannya.
"Baiklah, kalau itu maumu Brian... Jangan sampai menyesal... Kamu nggak tau apa-apa soal Author" kata Clara
"Author? Aku udah nggak percaya lagi soal cerita dongeng seperti itu, Clara" kata Brian menunjukkan wajah kebingungan
Sebisa mungkin, Brian harus menutup rapat soal kehadiran Author di rumahnya, agar Clara tidak terus mencari tau. Tetapi Clara tetap yakin bahwa Brian lah pelaku pencurian ponsel Author miliknya. Clara harus mencari cara agar dia bisa mendapatkan ponsel Author kembali.
*****
Clara membereskan apartemennya yang semalam belum sempat ia bersihkan karena serangan perampok.
Dalam keadaan terpuruk karena baru saja dipecat, kerampokan, dan kehilangan Author, Clara tetap memegang mesin penyedot debu di tangan kanannya untuk membersihkan lantai, dan memegang ponsel di tangan kirinya, lalu membuka instagram Brian untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Dasar Brian... Dia udah menghapus semua fotoku di instagramnya" gumam Clara
Clara juga gagal fokus dengan update status, yang baru saja diupload oleh Brian. Status Brian sangat singkat...
CLBK
"Apa maksudnya? Cinta Lama Bersemi Kembali?" gumam Clara
Setahu Clara, satu-satunya orang yang pernah berpacaran dengan Brian adalah dirinya. Kecuali ada satu orang, yang sudah pernah 'lenyap' dimunculkan kembali.
"Aku mengerti... Jadi begitu... Brian sudah menghidupkan kembali Ivana dengan bantuan Author. Berarti memang dialah pelakunya... Watak Brian memang sudah busuk dari awalnya" gumam Clara yang sama sekali tidak menyadari bahwa karakternya sendiri juga busuk.
Sambil mencari tau info soal Ivana, Clara terus-menerus mengscroll instagram Brian ke bawah untuk melihat foto lamanya hingga ke foto 5 tahun yang lalu, sampai akhirnya Clara menemukan ada 1 foto yang menjadi petunjuknya.
Terlihat Brian sedang berfoto bersama dengan seorang wanita berparas oriental juga, dan menggendong seorang anak perempuan berusia 1 tahun.
"Siapa anak ini? Apakah Brian sudah berkeluarga?" gumam Clara sambil menekan icon komentar, dan membaca setiap komentar dari kerabat Brian
"Wah Brian udah cocok jadi ayah" kata salah satu netizen
__ADS_1
Clara mengerti, bahwa anak itu bukanlah anak Brian, Lalu siapa wanita ini? Clara terus mengscroll komentar yang berjumlah ratusan itu dan membaca setiap komentar dengan teliti.
"Anaknya lucu banget, pengen nyubit @ivana.liu" kata netizen
Clara terkejut dengan sebuah tag dengan nama Ivana. Tanpa berpikir panjang, Clara mengklik link tag untuk segera menuju ke halaman instagram Ivana.
Ivana adalah seorang gadis berusia 25 tahun, lebih tua 2 tahun diatas Clara, berparas oriental sama seperti Brian, dan selalu memakai busana yang modis dengan fotonya jalan-jalan ke luar negeri yang selalu intagramable.
Clara melihat Ivana selalu berfoto seorang diri, artinya anak berusia 1 tahun itu bukanlah anak mereka. Ivana juga mengupload foto yang sama, yaitu foto dimana mereka selfie bertiga, 5 tahun yang lalu.
Clara juga melihat Ivana berfoto selfie di kamarnya sendiri, dengan deskripsi foto "Nggak bisa bobo #palmsview", dimana Palms View adalah sebuah nama apartemen mewah, yang tidak jauh dari apartemen Clara.
"Kapan foto ini diambil?" gumam Clara
Foto ini diambil 1 bulan yang lalu. Artinya Ivana kemungkinan besar masih bertempat tinggal di apartemen tersebut. Clara juga menemukan informasi bahwa kantor tempat Ivana bekerja sedang membutuhkan tenaga marketing.
"Hahaha... Sepertinya keberuntungan masih berada di pihakku..." tawa seorang karakter protagonis bernama Clara yang telah berubah menjadi karakter antagonis.
"Permisi kak, mau tanya soal lowongan... apa masih ada buat tenaga marketing?" tanya Clara
tidak menunggu lama, 5 menit kemudian Clara mendapatkan balasan "Iya kak, masih. Coba aja kirim lamarannya langsung" kata Ivana
Clara tersenyum licik seperti sedang merencanakan sesuatu.
*****
Keesokan paginya Clara segera datang ke kantor Ivana untuk melamar posisi sebagai tenaga marketing di perusahaan traveling tempat Ivana bekerja.
"Pantas saja foto Ivana sering berada di luar negeri, kerjanya saja di perusahaan traveling" gumam Clara
Tidak dipungkiri bahwa Clara tetaplah membutuhkan uang untuk hidup sehari-hari. Tetapi satu-satunya yang membuat Clara tertarik bekerja disitu adalah Ivana.
Karena hanya Ivana lah orang yang paling dekat dengan Brian saat ini. Artinya hanya Ivana yang memiliki peluang besar bagi Clara untuk bisa mendapatkan kembali ponsel Author miliknya, entah bagaimana cara 'Detektif Clara' akan menemukannya nanti.
__ADS_1
*****
Brian saat ini sangat menikmati kehidupannya bersama dengan Author dan kekasihnya. Dia tidak ingin kehilangan kehidupan seperti ini lagi, karena itulah, Brian menjaga hubungan baik dengan Author, dan menyimpan ponsel Author dengan baik.
Berbeda dengan Clara yang menyimpan ponsel Author di dalam brankas, Brian justru membeli rak besar, dan diisi dengan mainan-mainan murah. Jika Ivana bertanya kenapa dia membeli banyak mainan? Brian akan menjawab bahwa dia ingin mengenang masa kecilnya.
Dengan jeniusnya, Brian meletakkan ponsel pink Author yang terlihat seperti ponsel mainan itu diantara mainannya yang lain, sehingga siapa pun yang melihatnya, tidak akan menaruh curiga.
Brian juga membuat perjanjian dengan Author, bahwa selama Brian tidak menghubungi Author, maka Author jangan pernah menghubunginya lewat ponsel tersebut. Karena akan terlihat sangat aneh dilihat oleh orang lain, jika 'ponsel mainan' itu berbunyi sendiri, dan melakukan panggilan. Author pun menyetujuinya.
*****
Hari pertama Clara bekerja sebagai tenaga marketing, Clara diminta untuk rapat dengan para marketer lain untuk membahas rencana promosi perusahaan.
"Selamat pagi, saya Thomas... Manager Tiketing. Hari ini kita akan membahas rencana jangka panjang. Tapi sebelumnya, kita ucapkan selamat datang pada Clara yang baru saja bergabung bersama kita" kata manager tiketing
Semua orang yang berjumlah kurang lebih 20 orang itu bertepuk tangan untuk menyambut Clara, dan sebagian orang yang duduk tidak jauh dari Clara mengajaknya bersalaman.
"Sebelumnya, untuk mengetahui latar belakang dari dari apa yang akan kita bahas, terlebih dahulu kita mendengarkan penjelasan dari manager marketing kita, ibu Ivana. Silahkan..." kata manager tiketing
"Ivana? Ada Ivana disini?" gumam Clara dalam hati
"Selamat pagi, saya Ivana Liu, Manager Marketing" kata Ivana
Mata Clara berbinar-binar melihat Ivana ada di depan matanya. Apalagi Ivana adalah seorang manager marketing. Itu artinya Clara akan bekerja bersamanya setiap hari.
"Ivana menjadi atasanku? Tidak masalah... Aku sudah terbiasa menjadi bawahan seseorang. Asalkan aku bisa mendapatkan ponsel Author, menjadi budakmu pun, aku rela..." gumam Clara
Clara memutuskan untuk memberikan seluruh kemampuannya pada perusahaan ini, sehingga akan lebih mudah menarik perhatian Ivana untuk mengenalnya lebih dalam.
Rencana Clara adalah agar Ivana suatu hari membawa dirinya ke rumah Brian, sehingga Clara dapat mencuri ponsel Author dari rumah Brian.
Dengan senyuman khas karakter antagonis, Clara bergumam "Ivana... Sejujurnya kali ini aku nggak memiliki niat buruk ke kamu. Aku juga sudah bukan milik Brian... Tapi kekasihmu sudah melakukan kesalahan yang besar"
__ADS_1