Dibuang Suami Dinikahi Duda

Dibuang Suami Dinikahi Duda
Penasaran


__ADS_3

"Baiklah, aku akan memberimu uang cash. Berapa yang kau mau?" tanya dion.


Air mata dinda langsung menetes tanpa aba-aba. Bagaimana tidak?? Saat ini ia sedang menjual harga dirinya.


Rasa sakit dijebak dan di jerumuskan seperti ini sungguh sangat menyayat hati. Namun mengingat ucapan tedy yang menuduhnya ******, maka tak ada salahnya mewujudkan tuduhan jahat itu kan?


"Berapa saja yang ada di dompetmu" jawab dinda sembari menghapus kasar air matanya.


"oke, aku akan berikan yang kamu mau. Duduklah dulu dan tenangkan dirimu" jawab dion, mencoba bersikap santai.


Dinda yang duduk di sebelah dion lantas kembali menangis. Sungguh dadanya terasa sangat sesak, sebab ini adalah awal dari kehancuran dirinya.


Dia sudah menjadi janda, dan sudah pasti kehilangan semuanya. Surat perjanjian itu sangat menguntungkan mantan suaminya. Dan ia harus mengikhlaskan itu. mau menempuh jalur apapun dinda tetap akan kalah. Ia merasa bersalah karena


Telah menghianati sang suami. Meskipun ia tak tahu, ini jebakan atau tidak. Yang jelas ia telah tidur dengan pria lain.


"Apa pria tadi suamimu?" tanya dion.


"ya, tapi sekarang tidak lagi. Dia sudah menceraikanku." jawab dinda sedih.


"Apa kau sering menghianatinya?" tanya dion kepo.


"Itu bukan urusanmu. Kita tidak saling kenal. Aku juga tidak berminat untuk tahu siapa dirimu. Jadi sebaiknya kita selesaikan masalah kita saja. Aku butuh uangku, sekarang berikan hakku!" jawab dinda kesal.


Dion terdiam. Tak ingin melanjutkan perdebatan, dion pun menghubungi seseorang dan meminta orang tersebut untuk mengirimkan sejumlah uang padanya.


"Kamu makanlah dulu, sebentar lagi orang ku datang membawakan uang yang kau inginkan." ucap dion lagi.


jujur saja, ada rasa kasihan saat melihat dinda yang menangis dalam diam. Namun ia juga tak bisa berbuat apa-apa. dinda sangat tertutup padanya. Membuat dion tak memiliki celah untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


Dion juga penasaran. Apa benar wanita ini adalah wanita nakal?

__ADS_1


Mengingat saat bercinta semalam, berkali-kali dinda menyebut nama tedy. Dion yakin jika pria yang di sebut-sebut oleh dinda adalah pria yang menceraikannya tadi.


Lima belas menit menunggu, akhirnya orang yang dion tunggu datang juga. Orang tersebut membawa satu kantong plastik uang cash yang dinda inginkan.


"itu uangmu, silahkan ambil dan urusan kita selesai" ucap dion singkat.


Dinda sama skali tak melihat uang itu. Namun ia tetap membawanya pergi tanpa pamit sedikitpun.


Sungguh sesuatu yang tak pernah ia sangka, diperlakukan seperti ini oleh orang yang ia percayai.


Dikamar hotel, dion masih tak faham mengapa ia mendapatkan masalah seperti ini. Jujur saja, ia fikir dinda adalah wanita nakal yang sengaja menggodanya. Dia tak tahu bahwa dia terjebak dalam skenario yang sangat menjijikkan.


Tiba-tiba saja, jiwa penasaran dion tergelitik ingin mengetahui siapa sebenarnya dinda dan apa hubungannya dengan pria itu. Lalu kenapa harus dirinya yang ikut terjebak. Apa maksud dari semua ini? Apakah semua ini Adalah konspirasi??


Tak ingin terjerumus terlalu dalam oleh jebakan ini, Dion pun menyuruh seseorang mencari tahu siapa sebenarnya dinda, dan siapa dalang dari semua ini. Dion ingin tahu, apakah kejadian ini akan berimbas pada bisnisnya atau tidak.


Kini dion sedang duduk dengan seorang pria yang ia percaya untuk mencari tahu tentang masalah yang tengah membelitnya.


Banya pertanyaan yang berputar di benak dion, hingga ia tak mampu mengabaikan itu. Baru kali ini ia tidur dengan seorang wanita dan membuat masalah. Biasanya semua akan selesai dengan uang. Tapi kasus ini berbeda, ia terlihat buruk dimata banyak orang. Sehingga uang tak bisa melakukan tugasnya.


"Baik pak, akan segera saya kerjakan!" ucap pria dengan postur tinggi tegap itu.


"Jangan sampe media atau orang terdekatku tahu jika aku terlibat dalam masalah bodoh seperti ini. Aku nggak mau mami sama papi tahu. Kamu tau sendiri seperti apa mereka!" pinta dion khawatir.


"siap pak, saya tidak akan mengecewakan pak dion" jawab pria itu.


Berbekal foto dinda yang dion ambil diam-diam, pria itu pun segera menjalankan tugasnya. Sedangkan dion? Pria itu memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Sebab sudah satu minggu dia tidak bertemu dengan Raka, putra semata wayangnya dari seorang wanita yang masih sangat ia cinta hingga detik ini.


...****************...


Di suatu tempat.

__ADS_1


Dinda menangis sejadi-jadinya dibawah guyuran air shower. Ia merasa jijik karena telah membiarkan tubuhnya dijamah oleh pria yang bukan mahromnya. Dinda jijik pada dirinya sendiri sebab ia menjadi sosok yang sangat nakal saat melewati malam panas bersama orang yang tak ia kenali. Ditambah, pria itu membayarnya dengan sejumlah uang. Sungguh, ini sangat melukai harga dirinya.


Satu jam dinda mengurung dirinya di kamar mandi. Tentu saja itu membuat Nia, sahabat baiknya itu Khawatir.


"Dinda, Keluarlah... Mari kita bicarakan ini baik-baik. Percayalah, aku akan terus membantumu." bujuk nia.


Dinda masih diam tak mau keluar, membuat Nia takut. Tak ingin terjadi sesuatu yang tak di inginkan, Nia pun memberanikan diri masuk ke dalam kamar mandi.


Betapa terkejutnya dia saat menemukan dinda yang pingsan dibawah guyuran air shower.


"Astaghfirullah hal Adzim Dindaa.... Ya Allah Dinda, bangun din" Nia berusaha membangunkan sahabatnya itu namun hasilnya Nihil.


Tanpa berfikir panjang, nia bergegas mencari bantuan. Beruntung nia bertemu dua orang anak kos yang lagi duduk santai.


Berkat kerja sama, akhirnya mereka pun berhasil membawa dinda ke ranjang.


"Terima kasih yaa, maaf aku suda merepotkan" ucap Nia tak enak hati.


"iya, sama-sama" balas keduanya bersamaan, sambil melangkah berpamitan.


Selepas mengganti pakaian dinda, Nia duduk disamping sahabatnya itu sambil menatapnya iba. Jujur saja Nia bingung. Apa yang sebenarnya terjadi pada dinda?? Sebab dinda tak mengatakan apapun sejak ia datang. Sahabatnya itu hanya menangis. Tatapannya kosong, dan membawa Sebuah kantong plastik yang ternyata isinya adalah uang dengan jumlah yang tak sedikit.


"Sebenarnya kamu kenapa din?


ada masalah apa hingga kamu jadi seperti ini?" lirih Nia dengan mata berkaca-kaca..


Ingatannya kembali ke saat-saat dinda datang tadi.


Tok tok tok tok.


"Siapa??" tanya Nia bingung, karena seseorang dibalik pintu hanya diam.

__ADS_1


Tak berapa lama, pintu kosan nia kembali di ketuk hingga wanita cantik itu memutuskan untuk membukanya. Betapa terkejutnya Nia saat mendapati Sosok Dinda dalam keadaan yang sangan memperihatinkan. Rambut acak-acakan, mata bengkak diselingi air mata yang terus mengalir tanpa henti..


Sungguh, Nia tak Faham apa yang sebenarnya terjadi pada sahabatnya itu..


__ADS_2