Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO
Bab 10


__ADS_3

Saat mereka pesan Ramen favorit mereka di Kaffe tersebut, Ghea menaiki anak tangga dan menuju ke balkon lantai dua, Ghea menghentikan langkah kakinya ketika dia melihat Arya yang sedang duduk termenung sendirian disana. Kedua temannya datang dari belakang dan mengagetkan. Ghea


"Ghe!" panggil Ica dan Citra dengan suara keras


"Wait . . .wait . . .wait lo lagi merhatiin Pak Bos yah tadi?" Tanya Citra


"Mana Pak bos?" tanya Ica


"Noh. . . disonoh " jawab Citra sambil menengokan kepalanya ke arah Bosnya


" E . . .cieee sampe segitunya banget nih yeee" Ledek ica


"Apaan sih kalian,,udah yuk kita duduk" Ajak Ghea salting


Kemudian mereka duduk di tempat yang berjarak satu meja dengan meja arya, Ghea terus melirik ke arah Arya yang masih melamun,


"Apa yang sedang Pak Arya lamunin? apa dia sedang memikirkan bagaimana cara membatalkan pernikahan" batin Ghea


kemudian Ghea berhenti merhatikan Arya, karena ia tidak mau di ejek lagi oleh kedua temanya. Dan mereka menikmati makananya


Hari sudah sangat malam, mereka keasikan mengobrol dan bergosip sampai melupakan waktu, padahal besok mereka harus bekerja lagi. dan setelah mereka menghabiskan makanannya kemudian mereka pulang, Kerena ruamah ica dan Citra searah mereka pulang bareng menggunakan motor


Ghea pulang sedirian,, saat Ica dan Citra sudah pulang, ternyata motor Ghea tidak bisa di nyalakan Ghea mencoba menyalakan motornya lagi tapi tetap saja tidak bisa.


Kemudian Arya keluar dari kaffe dan melihat Ghea yang sedang bersusah payah mencoba menyalakan motornya. ia tidak tega kemudian Arya membantu Ghea tapi tidak bisa, dan Arya mengajak Ghea pulang bareng. kemudian motor Ghea dititipkan ke satpam kantor Arya.


Arya mengantarkan Ghea pulang kerumahnya dan saat diperjalanan sama seperti biasanya tidak ada obrolan sama sekali diantara mereka berdu. Kemudian agar susana tidk hening Ghea memulai obrolannya.


"Emmm. . . Pak sebelumnya saya minta maaf pak, kenapa bapak mau menerima perjodohan ini pak?sedangkan bapak kan gak cinta sama saya? bukannya pernikahan itu terjadi karena dua insan yang saling mencintai? lantas tujuan bapak apa menerima perjodohan ini?maaf pak kalau pertanyaan saya lancang" Tanya Ghea dengan menundukan kepalanya


Bahkan Ghea tidak berani memandang wajah Arya, ia takut jika tiba-tiba Arya membentaknya. Ghea terus menunggu jawaban dari Arya, Tapi Arya sama sekali tidak menjawab pertanyaan Ghea, Arya terus menghadap ke depan fokus mengendarai mobilnya bahkan Arya menambahkan kecepatan mobilnya.


Kini fikiran Ghea semakin bertanya-tanya tentang Arya, ia ingin sekali mengeluarkan unek-uneknya ke Arya tapi dengan pertanyaan yang itu saja Arya tidak menjawab sama sekali,


Beberapa menit kemudian sampai di halaman rumah Ghea, dan Ghea mengucapkan terimakasih ke Arya


"Terimakasih banyak Pak" Ucap Ghea sambil menundukan kepalanya


Dan sama seperti sebelumnya Arya tidak merespon Ghea sama sekali,ia hanya menganggukan kepalanya.dan tanpa basa basi ia langsung pergi begitu saja.


Ibu Ghea sudah menunggu diruang tamunya kalau Ghea pulang malam,

__ADS_1


" Tadi kamu sama nak Arya yah?kok gak disuruh masuk dulu?" Tanya ibu


"Gak mau bu" jawab Ghea


"Padahal gue gak basa-basi ke Bos suruh masuk dulu,, Ah lagian percuma dia gak bakalan mau,, males gue ngomong sama dia kalo ujungnya gak ada redpon dari dia" Batin Ghea


"Terus motor kamu kemana?" Tanya ibu


"Mogok bu, terus ditinggal di kantor" Jelas Ghea


" Yaudah sana beres-beres terus tidur" ucap ibu Ghea


Kemudian Ghea masuk kedalam kamarnya dan menyalakan tv, ia terus memikirkan Calon suaminya yang cuek itu.


"Ahhhhhh kenapa sihhh gue harus dijodohin sama diaaaaaa" Teriak Ghea


Lalu ibu Ghea yang mendengarnya datang ke depan kamar Ghea


"Kenapa Nak?" Tanya Ibu Ghea


"Enggak bu ini suara Tv " Jawab Ghea


"Oh yasudah" ucap ibu Ghea


Hari sudah berganti dan Ghea bersiap-siap pergi ke kantor,,ia lupa bahwa motornya ada dikantor kemudian Angel memesan Ojek online,, Pagi ini Ghea sedang tidak enak badan ia sangat lemas, dan Gheaa datang ke kantor menggunakan ojek online, pada saat ia masuk kedalam kantor arya berada di belakangnya yang habis memarkirkan mobil di samping kantor,


Ghea berjalan dengan sangat pelan, kepala ia terasa sakit dan badannya yang lemas membuat Ghea hampir pinsan, Ghea terjatuh dan Arya yang berada di belakangnya reflek langsung merangkul Ghea dan mengantar ghea berjalan tertatih menuju meja kerja Ghea, Ghea yang setengah sadar tidak tau bahwa yang merangkulnya adalah Bos galaknya Arya.


Setelah sampai di meja kerja Ghea, Arya yang mengantarnya menyuruh Raya untuk memberikan Teh hangat ke Ghea.


"Tolong kamu Berikan teh hangat ke temanmu ini, dia tadi hampir pinsan" Ucap Arya


"Baik pak, saya buatkan Teh hangat" jawab Raya


Kemudian Arya pergi meninggalkan meja kerja Angel, saat berjalan menuju ke ruangannya Arya berpapasan dengan Ica dan Citra


"Pagi Pak" Sapa mereka berdua


Dan Arya hanya menganggukan kepalanya


"Ah sudah biasa" ucapal ica

__ADS_1


"Tumben banget si Bos pagi-pagi udah ke tempat kerja karyawannya, biasanya kan dia langsung ke ruangannya" ucap Citra kepo


Kemudian mereka berjalan menuju meja kerja mereka, Ica dan Citra merasa kasihan melihat Ghea dengan wajah pucatnya


"Lo sakit apa Ghe?" tanya Citra


"Biasa masuk angin" jawab Ghea dengan suara lemasnya


Kemudian Raya datang membawa Teh hangat untuk Ghea


"ini Ghe minum dulu Teh nya" ucap Raya sambil mengasihkan secangkir teh hangat untuk Ghea


"Makasih ya Ray" Ucap ghea


"Eh ray lo apain nih besti gue?" Tanya Ica dengan pura-pura emosi


"Tanya tuh sama Pak bos, tadi dia yang bawa Ghea kesini" Ucap Raya


"what what what what???? tunggu dulu Pa Bos yang tadi bawa Ghea kesini?"


Kepo Ica


"Ghe lo habis di apain sama pak Arya?" tanya Citra so kaget


"Apaan sihhhh gilaaaaa gak usah mulai deh kalian" Jawab Ghea kesal


" Iyah,, tadi Pak Bos yang ngerangkul Ghea kesini,, uhhhhh kalian gak liat sih tadi sossssweeeet banget dah kaya princess sama pangeran" Ledek Raya


"Pantesan tadi pak Bos datang dari arah sini" ucap citra


"Udah diem pala gue sakit denger kalian ngoceh mulu" keluh ghea


Dan waktu sudah hampir jam 7 pagi, kantor sudah ramai dan mereka mempersiapkan pekerjaan mereka.


Hari yang di tunggu-tunggu tinggal menghitung jam lagi tetapi Arya masih saja disibukan dengan banyaknya pekerjaan yang menumpuk di ruang kerjanya, Tentunya hal ini sudah biasa bagi Arya, dari kecil ia sudah di didik oleh papahnya untuk bertanggung jawab terhadap pekerjaanya.


.


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN YAH...


Selamat membaca🙏😍


__ADS_2