
" apa "kata desi.. apa dia tidak salah dengar.. vano langsung gugup dengan apa yang ditanyakan istrinya knpa dia bisa sebodoh itu..
"ahh tidak aku tidak bicara apa2" kata vano..
"lalu mau apa kau dikamarku.." tanya desi
" bereskan barang2 mu dan pindah kan kekamar ku.. atau kau bisa menyuruh susi untuk membantumu"kata vano santai
"apa... untuk apa aku memindahkan barang2 ku ke kamarmu..aku tidak mau"
"kau harus mau karna besok mamah dan nita akan datag kesini dan aku tidak mau smpai mamah tau kita tidak sekamar.. kau tau kan sejak kejadian itu mamah memintaku untuk berubah" .. ya memang sejak kejadian sebulan lalu mamah vano sudah memaafkan vano dengan syarat dia harus memutuskan tasya dan vano mengiyakan walau pun sebenarnya dia blm memutuskan tasya.
"kau harus nya bisa jujur pada mamah jangan terus membihonginya" kata desi
"sudah tidak ush bnyak bicara cepatlah bereskan barang2mu"
"aku tidak mau tidur denganmu"
"kau tnang saja aku tidak akan menyentuhmu"...."kalau tidak hilaf" kata vano sambil berjalan keluar....desi yang mendengar pun merasa takut.. mana mungkin vano bisa mengendalikan diri nya saat tidur brsama seorang wanita sedangkan dirinya sering melakukan hal itu.. desi benar2 takut tapi dia harus melakukannya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
mamah vano dan nita sudah berada di halaman rumah vano setelah mengantar papah vano ke bandara.. vano dan desi menyambut kedatangan mamah dan adiknya itu.. vano memang hari ini tidak masuk kekantor karna dia ingin istirahat dirumah bersama kluarganya..
mamah vano langsung memeluk desi erat..
"sayang mamah rindu sekali denganmu nak.. knpa kau tidak pernah kerumah mamah" kata mamah vano
" mah maafkan desi .. beberapa hari ini desi memang sedang sibuk dengan tugas kuliah desi.."
" yasudah mamah maafkan.. " akhirnya mereka semua duduk ... desi bingung bagaimana cara dia berpamitan kpada mereka semua.. karna desi harus mengantr dave kebandara.. dia tidak mungkin tidak mengantarkan sahabatnya itu..
" emmm... maaf mah desi hari ini mau pamit untuk keluar sebentar apa boleh." tanya desi menatap mamah mertuanya itu.
"kamu mau kemana sayang mamah kan baru dateng" vano menjawab desi.. desi memblalakan matanya sejak kapan vano memanggilnya sayang.. ahh tapi mungkin itu hanya ekting saja pikirnya..
"iya sayang kmu mau kmna " kata mamah rita..
"maaf mah, van aku harus mengantar temanku kebandara "
'"siapa" tanya vano..
"dave" jawab desi..
"mamah mengizinkan kamu tapi biar diantar vano ya..kata mamah.. desi menatap vano dan vano menganggukan kepalanya..
" baik mah... kalau gitu desi permisi mau siap2 ya mah.."
"iya nak".. desi pun meninggalkan mamah suami dan adik iparnya di ruang kluarga..
"kak apa kak desi belum hamil... sepertinya hubungan kalian sudah dekat kan.." kata2 nita berhasil membuat vano kaget....
pletakk!! vano menyentil kening adik nya itu.
"apa2an kamu ini aku dan desi baru 1 bulan menikah jadi mungkin belum diberi.. kami sedang berusaha." kata vano.. nita dan mamah nya nampak tersenyum mendengar kata berusaha itu artinya vano sudah pernah melakukannya dengan istrinya.. padahal itu cuma kata2 asal saja dari mulut nya .
"bagaimana kalau kalian berusaha sambil berbulan madu saja.. biar desi tidak trlalu memikirkan tugas kampusnya dan kamu juga tidak terlalu memikirkan pekerjaan kantor biar bisa cepat memberi mamah cucu dan ponakan untuk adikmu.. " ucap mamah rita.. vano tidak menyangka kalau mamahnya justru akan menyuruhnya berbulan madu.. saat vano akan menjawab kata2 vano terpotong karna desi memanggilnya dan dia sangat kagum melihat istrinya yang begitu cantikk..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
setelah sampai direstoran tempat ketiga sahabat itu berjanjian desi mencari2 keberadaan dua sahabat nya itu.. dan dia langsung menghampiri mereka dan memeluk mereka secara bergantian.. stelah selesai berpelukan dave dan tania menatap bingung kpada desi knpa desi membawa vano...
"des.. knpa lu sama suami lu" tanya tania..
"ahh iya gue lupa van sini duduk.." vano pun duduk disebelah desi dan besalaman kpada tmna2 istrinya itu...
" des bukanya lu mau nganter gua ya.." kata dave
"iya.." jawab desi sambil memakan kentang goreng didepanya..
" trus knpa sama suami lu.. emng nya dia gak kekantor" kata dave
"aduh dave bawell lu.. biarin si palingan juga dia mau refresing.." kata desi sambil melirik ke arah vano..
" benar kata istri saya ini.. saya butuh refresing .." kata vano.. dave hanya menganggukan kepalanya dan mengajak mereka semua berangkat..
"ayo supir gue udh nunggu nih.." kata dave..
__ADS_1
" ish dave makan juga belom gue" ketus desi.. tanpa mau lama2 dave menarik tangan desi.. dan vano yang melihat itu langsung memegang lengan desi.. dan dave berbalik menatap vano dan desi..
"knpa.. ayo buruan" kata dave.. sebenarnya penerbangan nya masih nanti siang tapi dia ingin jalan2 dulu bersama kedua sahabatnya yang akan dia tinggal itu
" lebih baik kita makaan dulu apa kamu tidak lihat desi sudah kelaparan.." kata vano.. dave menatap desi dan desi menganggukan kepalanya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
selesai makan mereka berangkat kebandara karna mereka tidak jadi jalan2 dan hanya menghabiskan waktu di restoran.. desi tidak satu mobil dengan kedua sahabatnya karna dia bersama vano...
setelah sampai di bandara mereka semua turun termasuk juga vano yang ikut turun dn brjalan di belakang desi..
mereka bertiga berpelukan desi dan tania pu menangis mereka tidak rela dave pergi selama itu.. karna bagi mereka kalau tidak ada dave tidak akan asikk.. begitupun dave dia berat meninggalkan kedua sahabatnya itu.. ya begitulah mereka bertiga.. jika bertemu sering sekali bertengkar tapi kalau salah satu nya pergi seperti akan lehilangan setahun saja..
vano menatap mereka bertiga geleng2 knpa bisa ada tman yang berlebihan seperti itu.. apa lagi dave.. dia laki2 tapi menangis juga...
"dave lu janji yahh jangan lama2" kata desi sambil memeluk erat tubuh dave.. diantara mereka bertiga desi lah yang pling manja.. bahkan kedua sahabatnya itu harus extra sabar menghadapi desi..
"iya des gue janji gak lama" kata dave sambil membalas pelukan sahabatnya itu..
vano yang melihat dave dan desi berpelukan seperti itu sedikit merasa cemburu karna dia blum pernah berpelukan dengan desi seperti itu..
" awas ya dave sampe gue denger lu darengin jalang itu lagi abis lu sama gue" kata tania sambil memeluk dave..dave membalas pelukan tania..
"iya2 gue gaakan nemuin dia kok"... klo ga lupa tapi hehe"
"DAVE" tania dan desi memelototi dave dan dave hanya tersenyum kikuk melihat mata sahabatnya itu seperti mau keluar saja..
"iya2" kata dave.
"dave sungguh gue gak bisa lama2 dari lu nnti siapa yang akan ngasih makan gratis dan yang akan ngajak gue liburan gratiss" kata desi.. dave merasa gemas dengan sahabat nya yang paling kecil dan manja ini dia mengacak2 rambut desi.. dan membuat desi memanyunkan bibirnya .
vano yang menyaksikan drama tiga sahabta itu di buat geleng2 dan dia tersenyum merasa lucu melihat tingkah desi yang manja pada teman2 nya itu.. bahkan pada dirinya desi tidak pernah memprlihatkan sikap manjanya ituu.. yah wajar bukan kalau desi seperti itu.. kpada dave sama dengan kpada kakak nya sendiri sedangkan vano dia seperti masih asing bagi desi..
"oh yaampun jdi itu yang bikin lu takut gue tinggal lama2 ..sudahlah gue pergi dulu ya gays... byy sampai bertemu nannti ya.." kata dave pergi dari hadapan mereka berdua.. desi dan tania pun menangis melihat dave pergii..
setelah pesawat dave sudah lepas landas mereka akhirnya pulang.. desi meminta agar vano mau mngantar tania erlebih dahulu dan vano pun mengiyakan...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
vano melirik desi ... desi yang menyadari kalau vano melirik ny pun langsung menatap vano..
"kenapa kau melirikku " tanya desi... vano bingung mau jawab apa..
"aku hanya memastikan kalau kau tidak mati.. karna dari tadi kau tidak bersuara bhkan nafasmu pun tidak terdengar.." jawab vano asal.. desi langsung menatap kesal kpada vano itu sama saja vano mendoakan desi mati kan..
" kau sendiri dari tadi hanya diam kan bahkan nafasmu juga tidak terdengar.."ketus desi.. vano tidak menjawab dia hanya trsenyum...
keheningan pun kembali tercipta...
"apa kau tidak ingin kerumah orang tuamu.. sudah 3 minggu kau tidak berkunjung ksana" kata vano sambil fokus menyetir.. desi langsung berbalik menghadap vano dengan mata yang berbinar2 bak anak kecil yang diberi es krimm
"apa aku boleh kesana" kata desi
"tentu ..mereka juga orang tua mu mereka pasti merindukanmu.. tapi ..." vano menggantungkan kata2nya..
"tapi apa"
"kau kesana ku antar dan tidak boleh sendiri.."
"baiklah itu tidak masalah mereka juga akan senang aku ksana bersamamu"
"yasudah kalau gitu kiya kesana sekarang "
"apa... lalu mamah dan nita.. mereka ada dirumah kita sekarang"..
"kita kerumah lrang tuamu hanya berkunjung bukan menginap.. jadi tak apa pasti mamahku mengerti.."
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
setelah sampai di halaman rumahnya desi langsung di sambut oleh pak maman satpam di rumah itu.. desi menyapa pak maman..
"hay pak maman ap kabar." kata desi..
"bapak baik non"
"yasudah desi masuk dulu ya pak.." dan pak maman pun mengiyakan..
__ADS_1
desi masuk bersama vano yang berjalan di belakang desi.. baru beberapa langkah dia masuk dia melihat nick sedang menonton tv.. jiwa jail nya pun seketika muncul dia langsung berlari dan memeluk nick dari belakang.. nick yang kaget dan tidak siap pun akhirnya jatuh kelantai bersama desi..
vano pun tertawa melihat tingkah istrinya yang dianggap nya kekanak2an itu..
"aduhh kakak knpa kau bodoh sekali sihh aku jadi jatuh." kata desi... nick berdiri dan menatap desi dengan kesal..
bukk"" nick melempar bantal kemuka desi..
"kakakkk!!!" triak desi..
"apa.. kau yang bodoh desi.. kau membuatku kaget dan membuat snackku jatuhh" kata nick kesal..
" knpa kau dari dulu selalu menyebalkan kakak apa kau tidak rindu dengan adikmu yang super cantik ini" dengan PD.ny desi bicara seperti itu.. ya memang bnar sih dia sangat cantik..
"kau yang memyebalkan desi.. untuk apa aku rindu kita sering sekali bertemukan di kampus.." kata nick..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
mamah papah dan jo pun yang mendengar keributan dari luar langsung turun dari tangga dia melihat putrinya sedang ribut dengan kakak nya..mereka geleng2 melihat putrinya itu baru datng sudah berantem dengan kakak nya.. mamah pun akhirnya menghampiri desi vano dan juga nick.. vano yang melihat mertuanya mengahmpirinya pun menyalami mereka..
"nak vano apa kalian sudah dari tadi disini.." tanya papah hermawan..
"belum pah.. kami baru sampai dan desi langsung bertengkar dengan kakaknya" jawab vano.. papah dan mamah desi pun tersenyum..
" yah begitulah nak mereka seperti kucing dan tikus ketika bertemu jarang akur.." kata mamah lasmi..
" ayo duduk nak " ajak papah hermawan dan mereka pun duduk desi menemlel kpada dua kakak nya karna desi menyuruh jo dam nick duduk dikursi panjang dan desi ditengah2 mereka.. vano tersenyum geli melihat tingkah desi yang super manja baginya.. tpi aneh nya ketika bersama vano desi tidak pernah seperti itu...
"kak ayolah apa kakak gak ingin ngajak aku jalan2 makan bakso nya mang tatang" kata desi kepada jo.. karna jo lah yang sering nlaktir desi makan bakso.. bakso adalah makanan vavorit desi..
" tidak.. kali ini kakak mau kamu yang tlaktir kakak.. kakak tidak punya uang" jawab jo..
" hahaha kakak ini Ceo mana mungkin tidak punya uang... ayolah kak desi ingin makan disana" desi menangkupkan tangan nya di depan jo..mereka semua tertawa melihat tingkah desi termasuk vano.. entah mengapa hari ini rasanya dia sangat bahagia bisa bersama desi seharian dan melihat tingkah2 konyol desi yang tak pernah dia tau..
" kakak akan membawamu kesana tapi kamu yang membayar." kata jo..
"aku setuju.. biar desi yang bayarr ayo kita semua berangkat" timpal nick.. ketika nick dan jo berdiri desi menarik tangan keduanya agar duduk kembali... nick dan jo menatap desi..
"ada apa "tanya mereka bersamaan..
"kakak aku tidak punya uang" kata desi.. vano yang mendengar itupun kaget knpa desi mengatakan hal itu.. bukanya vano sudah pernah memberi atm tanpa batas... nick dan jo saling pandang dan menatap vano...
vano yang mengerti arti tatapan dari kakak2 istrinya itu pun menjelaskan..
"aku memang tidak pernah memberi uang cash tapi aku sudah memberi desi atm tanpa batas" setelah mendengar penjelasan vano mereka berdua kembali menatap desi.. dan desi hanya menunjukan cengiran nya kala di tatap kakak2nya itu..
"iya2 desi punya uang tapi nanti bisa2 uangku habis kalau untuk mentlaktir kalian semua kak... mah pah tolong desi.. aku gamau tlaktir kalian.." mamah dan papah pun tertawa mendengar permohonan putrinya ..
akhirnya mereka memutuskan untuk tidak jadi makan bakso dan hanya makan dirumah saja.. mereka semua sedang melakukan makan malam... setelah selesai makan mereka kembali keruang kluarga mengobrol2 bersama.. desi tetap duduk di tengh kakak2 nya dan vano duduk bersampingan dengan papah desi..
"kalian menginap saja ya" kata hermawan
"maaf pah tapi dirumah nya vano ada mamah rita jadi kita harus pulang.." kata desi.. dan vano hanya menganggukan kpalanya..
" desi knpa kmu memanggil suami mu dengan sebutan nama panggil dia mas atau sayang" kata mamah lasmi... vano tersenyum mendengar titah mertuanya untuk istrinya itu... memng itu yang dia harapkan di panggil dengan sebutan mas atau sayang lebih baik..desi memblalakan matanya kpda mamah nya..
"mah desi gak terbiasa desi malu" kata desi..
" pokok nya mamah gamau tau kamu harus memanggil suamimu dengan sebutan itu.." dan desi hanya bisa pasrah...
hari sudah larut malam akhirnya desi dan vano memutuskan untuk pulang
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
sesampainya dirumah mereka disambut oleh susi kepala asisten di rumah itu..
"bi susi mamah dimana ya" tanya desi
" nyonya ada dikamar non sedang istiraht bersama non nita.." jawab susi
desi dan vano pun menuju kamar nya.. tapi desi lupa kalau kamar nya sudah pindah kekamar vano.. vano yang melihat desi berjalam kearah kamarnya pun menarik desi.. desi yang kaget pun tidak bisa menyeimbangkan badanya dan akhirnya jatuh dalam pelukan vano...
maaf yah kalau ceritanya gak naymbung ini karya pertama author... author juga madih baru..πππππ
salam kenal : wulanπππ
semoga suka yaπππ
__ADS_1