Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO
BAB 4


__ADS_3

mereka semua terkejut melihat tasya disana kecuali vano dan desi.. tasya yang kaget karna pintu di dobrak pun langsung berbalik kearah pintu.. mamah vano bnar2 emosi dia mendekati tasya..


plakkk!! mama vano menampar tasya.. dan vano yang melihat itu langsung menghampiri mamahnya dan menarik tasya kedalam pelukanya.. desi dan nita pun menenangkan mamahnya


" dasar wanita ******" ucap mama vano..


tasya menangis tersedu2 disitu..


" mah apa yang mamah lakukan" triak vano kpada mamahnya


" kak jaga ucapan mu kau tidak perlu triak2 di depan mamah" ucap nita dengan geram karna vano bertriak di depan mamahnya..


" vano kau benar2 keterlaluan..!! knpa kau lakukan ini.. apa kau tidak menghargai istrimu hah! kau benar2 membuatku murka vano!!" ucap mamah vano dengan nada yang begitu tinggi..mamah vano sudah benar2 malu kepada desi atas apa yang di lakukan vano.. mamah vano menatap desi dan memeluk desi dengan erat..


" mah mamah jangan marah2 itu ga baik buat kesehatan mamah.. desi gapapa mah.." ucap desi sambil menangis.. dia sebenarnya juga merasa sakit hati dengan vano.. tapi dia tetap mencoba tegar dan seolah tidak apa2.. andra dan intan pun melihat desi menangis merasa kasihan.. tapi andra tidak berani ikut campur jadi dia hanya diam saja..


" cukup!! kalian semua kluar dari sini " triak vano..


" nita kau bawa mamah pukang sekarang juga" tambah vano... nita yg marah karna kakak nya mengusir mereka pun langsung berjalan kearah vano dan menjambak rambut tasya.. dan tasya pun tidak mau melawan karna dia ingin vano merasa kasihan padanya..


vano pun memegang erat tangan nita dan mengipatkan nya sampai dia terjatuhh.. desi dan andra tidak habis fikir dengan vano knpa dia tega memperlakukan kluarganya sendiri sepwrti itu demi kekasihnya.. desi berdiri dan menghampiri vano..


plakkk! tiba2 desi menampar vano.. vano langsung menatap desi tajam.. dan ingin berbalik menampar desi andra yang melihat vano mulai mengangkat tanganya pun sudah tidak bisa tinggal diam dia lari dan langsung memegang tangan vano..


" apa yang kau lakukan apa kau mau aku pecat hah!!" triak vano pada andra..


" cukup van. lo udah bner2 keterlaluan" ucap andra merasa kesal pada vano..


vano pun akhirnya memilih memvawa tasya kluar dan mengantarkan ny pulang..


" mah mamah gapapa kan... nita kamu gpapa kan" desi menghampiri mamah dan iparnya itu


" mamah tidak apa sayang ".." maafkan vano sayang mamah benar2 malu dengan apa yang tlah dia lakukan terhadapmu" mamah vano berkata sambil menangis.. desi langsung memeluk mamahnya..


"tidak mah.. mamah tidak perlu minta maaf" kata desi menenangkan mamahnya..


" nak apa kamu masih mau melanjutkan pernikahanmu" tanya mama rita..


" iya mah desi akan tetap bertahan.. dan desi akan membuat vano mencintai desi mah" desi berkata sambil memeluk mamahnya.. nita dan andra benar2 kagum dengan desii..


setelah berbincang2 pun akhirnya desi menyuruh andra mengantarkan mertuanya pulang..


skipp\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


vano sudah pulang kerumah dan dia terlihat sangat marah dia berjalan kearah kamar desi


bralk!! vano membuka kamar desi.. desi yang sedang tiduran langsung kaget dan melihat kearah vano.. dia benar2 takutt sebenarnya melihat vano seperti itu tapi dia mencoba untuk tenang dan agar tidak terlihat takutt.. tapi vano semakin mendekat dan dia sudah tidak bisa lagi menahan rasa takut nya.. vano tiba2 mendorong desi sampai desi jatuh tersungkur dia berjongkok dan langsung memegang dagu desi.. desi pun meringis kesakitan dia berusaha melepaskan tangan vano dari dagu nya..


"lepaskan aku vano.." kata desi sambil menahan sakit nya..


"apa katamu lepaskan" vano semakin memper erat cengkraman nya.." ini tidak sebanding dengan apa yang dialami kekasih ku tadi pagi ".. kata vano dia melepaskan cengkramannya ...


"apa salah ku" kata desi matanya sudah mulai berkaca kaca


" apa salahmu!!!.. salahmu adalah datang di kehidupanku" kata vano..


"jika aku bisa memilih aku tidak akan pernah mau datang kekehidupanmu.. aku juga tidak pernah bermimpi untuk bisa bersamamu."..


" hemh mungkin orang tuamu menjodohkan mu dengan ku karna kau adalah wanita kotor dan mereka takut jika tidak ada yang mau lagi denganmu kan"


" jaga bicaramu tuan vano winata.. aku bukan wanita seperti itu.. dan kau tidak perlu membawa2 nama orangtuaku"..


"apa aku salah bicara.. bukankah kau itu ****** " vano tersenyum sinis pada desi..


" aku bukan ****** tuan vano.. kekasih mu lah yang ******.. dia rela melebarkan paha nya untuk lelaki yang bukan suami nya.." kata desi dia tak kalah tersenyum sinis kpda vano... vano yang tidak trima dengan perkataan desi pun langsung menarik desi dan mendorong nya.. desi terbentur tembok dan di dahinya mengeluarkan darah.. dia langsung tidak sadarkan dirii..


vano yang sadar atas perbuatanya pun langsung panik dan membopong tubuh desi.. dia membawa desi kerumah sakit...


skipp! rumah sakit


dokter oun kluar dari ruangan desi.. vano langsung mendekati dokter..


"apa yang terjadi pada istri saya dok " kata vano


"istri anda tidak apa2 tuan dia hanya syok saja dan bisa langsung di bawa pulang" kata dokter


" baiklah kalau begitu" ..

__ADS_1


vano masuk keruangan desi dan menghampiri desii.. desi melihat vano ada rasa takut dirinya saat melihat vano.. vano duduk di sebelah desi dia menatap desi.. dia melihat kalau desi ketakutan dengannya..


" apa kau takut denganku" tanya vano dan desi hanya mengangguk.. vano menarik nafasnya dan membuangnya kasar


" aku minta maaf... aku tidak akan mengulanginya lagi.. aku benar2 tidak sadar apa yang aku perbuat tadi.." vano berkata sambil menundukan kpalanya.. desi tidak menjawab apapun dia hanya diam.


" ayo kita pulang" vano menarik tangan desi tapi desi tidak bangkit dari duduk nya..


" knpa.. apa kau tidak mau pulang" tanya vano dan desi menggelengkan kpalanya


"apa kau masih takut denganku" tanya vano kali ini dia menatap desi dan desi lagi2 hanya mengangguk.. vano akhirnya pun berjongkok di hadapan desi dia memegang tangan desi..


" aku benar2 minta maaf aku janji tidak akan melakukan ini lagi.. ayo kita pulang kamu tidak perlu takut dengan ku" akhirnya desi pun mau pulang bersama vano..


skipp \=\=sebulan kemudian


vano dan desi sudah satu bulan menikah dan semenjak kejadian itu desi merasa takut pada vano dia selalu menghindari vano.. dia selalu berangkat kekampus pagi2 sekali dan pulang kampus dia memilih bekerja agar dia bisa pulang larut malam.. tapi tetap saja setiap dia pulang vano selalu saja menunggu dia.. vano pun sedikit demi sedikit perhatian pada desi dan itu membuat desi menaruh hati padanya.. tapi vano juga msih ttp berhubungan dengan tasya.. desi sebenarnya selalu merasa sedih jika tasya datang kerumahnya.. bahkan dia selalu menangis di malam hari jika tasya bermalam di situ. .


pagi ini dia tidak kekampus karna ini wekend dia ingin meminta izin kpada vano untuk jalan2 dengan sahabatnya..


toktoktok.


desi mengetuk kamar vano ceklek! vano membuka pintu kamarnya dan melihat desi disitu..


" ada apa" tanya vano


"emh a..ak..aku." desi berhenti berbicara..


"ayo masuk.." vano menarik desi memasuki kamarnya.. dan mereka duduk di sofa..


" katakan.. kau mau bicara apa" tanya vano sambil menatap desi..


" a...ak...aku ingin minta izin" jawab desi gugup dia takut vano marah..


" meminta izin untuk apa" tanya vano lembut sambil mengelus kepala desi..


" aku ingin jalan2 bersama teman2 ku apa boleh " desi menjawb sambil menundukN kepalanya


" heyy kau tidak sopan sekali kalau sedang bicara itu tatap orangnya.. memangnya kau bicara pada lututmu.." kata vano sambil mengangakat dagu desi... tatapan mereka bertemu.. vano menatap desi dan desi juga menatap vano..


"knpa dia maniss sekali jika sepeerti ini.." batin vano.. vano semakin mendekatkan wajahnya pada wajah desi.. dan desi memejamkan matanya..


"knpa" tanya vano bingung


" kau knpa mengambil ciuman pertama ku" kata desi dengan mata berkaca kaca.. vano pun kaget mendengar desi mengatakan hal itu tapi juga dia senang karna dia orang pertama yang mengambil ciuman itu..


"apa kau benar jika itu ciuman pertamamu" dan hanya diangguki desi.. vano langsung tersenyum dan memeluk desi.. desi kaget karna vano tiba2 memeluknya..


" aku tidak mengizinkanmu pergi tapi kau boleh u dang mereka kemari.." kata vano


" benarkah"dan diangguki oleh vano.. desi langsung memeluk vano dan vano pun membalas pelukan desi.. desi melepaskan pelukanya dan langsung lari keluar.. vano melihat tingkah desi benar2 gemas..


skipp


teman2 desi sudah datang mereka sedang bekumpul dihalaman rumah vano.. mereka duduk ditaman di bawah pohon mangga dan sambil bercanda ria..


" cuy gue mau ngmng ama lu berdua " kata dave menatap kedua temannya..


" ngomong paan si.. ngomng aja kalik"kata tania.. dan diangguki oleh desi..


" gue serius des tan.. jangan makan mulu dong." desi dan tania menatap dave dan melihat kalau dave memang sedang serius..


" knpa sih dave.. lu mau ngmng apa sbenrny kok serius gtu " kta desi..


dave menatap kedua nya dia menarik nafass dan membuangnya kasar..


" lusa gue mau ke singapore " kata dave


"APA!!" triak desi dan tania bersamaan.. dave mengangguk..


"dave lo mau ngpain sih kesana " tanya tania..


" perusahaan papah gue sedang ada masalah disana dan gue harus turunn tangan sendiri kesana.." jawab dave sambil menundukan kepalanya..


" bneran alesan lo cuma itu.. dave kita gamau kalo lo sampe temuin cwe ****** itu lagi ya " kata tania dan diangguki desi..


" iya gue gak nemuin dia kok tenang aja" jawab dave..

__ADS_1


" brapa hari lo disana dave" tanya desi


" paling lama sebulan." kata dave


" dave itu lama banget loh"kata desi


" iy gmna lagi.." jawb dave. " yaudah sini peluk" kata dave sambil merentangkan tangan nya agar dipeluk oleh desi dan tania.. mereka bertiga pun berpelukan..


vano ternyata dari tadi memperhatikan mereka bertiga dia sedikit iri dengan dave.. dave bisa bercanda dan bisa melihat senyuman desi setiap mereka bersama bahkan dengan bebas berpelukan dengan istrinya tapi dia juga sangat bahagia melihat istrinya itu tertawa lepas dngan kedua sahabat nya..


entah perasaan apa yang saat ini dia rasakan yang jelas dia bahagia ketika melihat desi tersenyumm.. saat sedang asik melamun tiba2 suara tlfon membuyarkan lamunannya dia melihat ternyata tasya yang menelfonya..


MODE TELFON


tasya: hallo sayang


vano: iya ada apa


tasya: sayang hari ini aku harus berangkat ke australia papahku menyuruh ku pulang.. apa kamu mau mengantarku ke bandara..


vano:knpa mendadak


tasya: maaf sayang sebenarnya tidak mendadak tapi aku baru sempat memberi tahumu..


vano:ysudah aku ksana..


setelah mematikan tlfonya vano langsung bergegas menjemput tasya..


sampai dirumah tasya vano langsung masuk kerumah tasya.. dia melihat tasya sudah duduk menunggunya..


"ayo" ajak vano.. tasya langsung berdiri dan berjalan mengikuti vano.. mereka sudah masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya..


" berapa lama kau di sna" vano bertanya pada tasya..


" mungkin 4 bulan syang.."


" yasudah" jawab vano.. tasya merasa aneh pada vano.. knpa vano sangat cuek padanya .. dia mencoba menggoda vano.. dengan memainkan jari nya di dada vano...


" diam lah aku sedang mengemudi atau kau ingin kita kecelakaan" kata vano..


" sayang knpa kau cuek sekali apa kau marah karna aku akan pergi dalam waktu lama" dan vano hanya diam saja...


setelah menempuh perjalanan selama 30 menit akhirnya mereka telah tiba..


" sayang aku berangkat dulu ya"kata tasya dan langsung memeluk vano..


"iya hati2 lah " kata vano.. tasya langsung mencium bibir vano dan langsung meninggalkan vano..


vano kembali lagi kedalam mobil dan langsung mengendarai mobil nya untuk pulang


skippp.


vano sudah tiba dirumahnya dan trnyata tman2 istrinya itu sudah pulang dia langsung masuk kedalam rumah.. saat dia ingin masuk kedalam kamar nya dia melihat pintu kamar desi tidak dikunci dan dia masuk kedalam kamar desi.. trnyata desi tidak ada di dalam vano mendengar suara gemercik air di dlam kamar mandi akhirnya vano memutuskan menunggu desi disitu.. saat dia sedang bermain ponselnya tiba2 ada telfon masuk..


*mamah* ternyata mamah nya yang menelfon..


MODE TELFON


vano :halo mah


mamah: vano besok mamah dan nita akan menginap dirumahmu untuk beberapa hari karna papah mau keluar negri..


vano:baik lah mah tidak papa


mamah: vano kalian tidur satu kamar kan..


vano: i..iy..iya mah..


mamah:yasudah kalau begitu..


.


.


desi sudah kluar dari kamar mandi dan sudah memakai piamanya.. dia kaget melihat ada vano di situ vano melihat desi dan memperhatikanya dari atas sampai bawahh... "cantik"kata2 itu tiba2 kluar dari mulutnya..


maaf ya kalau ceritanya kurang bagus ini karya pertama authorr πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


salam author: wulan😍😍😍


selamat membaca😘😘😘


__ADS_2