Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO
Bab 29


__ADS_3

Waktu menunjukan jam 8 malam dan hujan turun sangat deras, ibu Ghea mengajak Ghea untuk makan malam, tetapi Ghea masih di dalam kamarnya sedari Citra pergi. lalu ibunya memasuki kamar Ghea yang tidak terkunci.


" Nak. . .ayo makan sayang, ibu sudah masakin masakan kesukaan kamu" ucap Ibu Ghea.


Ibunya melihat Ghea dan menghampiri Ghea yang sedang berbaring di ranjang, sambil memeluk boneka kesayangan pemberian bapaknya dulu.


" Hmmm iya Bu," jawab Ghea dengan suara lesu


"Kamu kenapa bilang sama ibu, gak usah sungkan-sungkan," Ucap ibu Ghea sambil mengusap halus rambut Ghea


" Gak papa Bu, Ghea cuma ngantuk, " Jawab Ghea sambil menatap wajah ibunya, kini wajah ibu dan Ghea saling berhadapan


" Mungkin mulut kamu bisa membohongi ibu, tapi mata kamu gak bisa bohong sama ibu." ucap ibu sambil memeluk Ghea yang ada di hadapannya.


"Bu . . .Ghea gak papa bu," Ucap Ghea sambil mendekap di pelukan ibunya. "Ghea gak mau membebani fikiran ibu, Ghea gak mau ibu sakit lagi karena mikirin masalah Ghea." Batin Ghea. Tak terasa air mata Ghea menetes dan Ghea langsung mengusapnya. Ia tidak mau jika ibunya tau apa yang terjadi pada dirinya.


"Apakah suami mu sudah mengabari kalau urusannya sudah selesai apa belum? Tanya ibu Ghea


" Emmm belum Bu, HP Ghea juga mati Bu, mungkin dia nanti langsung kesini" ucap Ghea sambil senyum dan melepas pelukannya.


" Yaudah makan duku yuk, ibu sah masakan sambal ati balado kesukaan kamu" Ajak ibu


"Iya Bu, nanti Ghea makan, Ghea belum lapar Bu hehe soalnya tadi siang makan banyak sama Citra" ucap Ghea sambil senyum ke ibunya.


" Ibu tinggal dulu yah" ucap ibu Ghea sambil mengelus rambut Ghea.


Kemudian ibunya Ghea pergi meninggalkan kamar Ghea,


" Maaf Bu, Ghea gak bisa ceritain masalah Ghea, karena ini soal rumah tangga Ghea dan Ghea gak mau membebani fikiran ibu" Gumamnya dalam hati.


Disisi lain Arya masih bersama Angel, ia masih di Apartemen Angel, saat bersama Angel Arya tidak memperdulikan istrinya. ia hanya memikirkan kesenangan dengan kekasihnya itu.


" Baby . . . aku pulang dulu yah, udah malah aku juga ngantuk banget," ucap Arya sambil menggenggam tangan Angel

__ADS_1


" Enggak. . .pulangnya nanti dulu sayang" Rengek manja Angel dan langsung mendekap ke Arya dan Arya membalasnya dengan pelukan yang sangat erat.


"Tapi udah malam Baby . . . Kamu tahu kan tadi Ghea lihat kita disana, aku takut dia ngadu ke ibunya. Nanti yang ada aku malah di marahin sama bokap, kalau sampai bokap tau. Udah besok aja yah nanti aku kesini lagi" ucap Arya sambil mengelus rambut Angel .


"Hmmm yaudah sih sayang gakpapa gak usah pikirin Ghea lagi,, mending sama aku disini" Ucap Angel


"Gak bisa sayang, aku harus pulang, besok pulang kerja aku kesini lagi, aku pulang yah . . ." Ucap Arya sambil mengecup kening Angel


" Beneran yah, jangan bohong, iya sayang Hati-hati di jalan sayang" Ucap Angel sambil melepas dekapan Arya


"Iya sayang. . ." ucap Arya


Arya meninggalkan Apartemen Angel, dan ia berniat untuk meminta maaf ke Ghea, "Kali ini gue harus cari cara biar Ghea mau maafin gue, jangan sampai dia ngadu ke ibunya" Arya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, hujan yang deras disertai petir tidak membuat Arya takut, ia malah menambah kecepatan mobilnya.


Beberapa menit kemudian Arya sampai dirumahnya, saat berada di depan rumah Arya melihat rumahnya seperti rumah kosong, melihat lampu depan rumah yang belum di nyalakan dan di dalam rumah juga tidak ada lampu yang di hidupkan, Arya punya firasat jika Ghea tidak ada di rumah.


Arya memutar balikan mobilnya, ia langsung pergi lagi tanpa masuk dulu ke rumahnya.


Arya berniat menghubungi Ghea, diam-diam Arya menyimpan nomor Ghea, sebelum ia menikah, mamanya memberikan nomor Ghea ke Arya agar Arya bisa mendekati Ghea, tapi Arya tidak menghubunginya sama sekali. Arya menelfon Ghea tapi tidak ada jawaban dari Ghea, nomor Ghea tidak aktif, beberapakali Arya menghubunginya tetapi masih sama. "Kemana gue harus cari dia, sedangkan nomor Hp nya aja gak aktif, Apa gue nyoba kerumah ibunya aja yah, siapa tau Ghea disana". Gumamnya


Arya mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, Arya bingung harus kemana ia mencari Ghea, " Selama ini gue udah buka hati untuk Ghea, di saat gue udah mulai ada rasa sayang sama dia gue selalu ingat Angel dan Angel selalu ada tempat di hati gue." Gumamnya dalam hati.


Jangan paksakan hati kamu untuk menerima orang baru, jika orang lama selalu punya tempat tersendiri di hati kamu.


Beberapa menit kemudian Arya sampai di rumah Ghea, Arya memarkirkan mobilnya di depan halaman rumah ibu Ghea. rumahnya terlihat sepi karena hanya ada ibunya Ghea yang tinggal di rumah sendirian. Arya turun dari mobilnya dan lari kecil menuju rumah karena hujannya yang masih deras disertai petir.


Tok!Tok!Tok!


Arya mengetuk pintu, dan Ghea yang mendengar suara ketukan pintu, ia langsung datang menghampirinya. Ghea membukakan pintu dan melihat Arya yang basah kuyup ia langsung menyuruh Arya masuk kedalam.


" Pak Arya. . ." Ghea terkejut melihat suaminya yang tiba-tiba datang dengan keadaan badannya yang basah kuyup.


"Assalamualaikum" ucap Arya

__ADS_1


"Walaikumssalam . . . nak Arya ayo masuk nak, Kami ini Ghe, kenapa ada suamimu malah bengong gak di suruh masuk? " jawab ibu Ghea yang datang dari dalam menghampiri Ghea dan Arya


" Silahkan masuk Mas . . . aku buatkan minuman hangat untuk kamu dulu " ucap Ghea sambil pergi ke dapur dan diikuti oleh Arya di belakangnya.


" Aku boleh pinjem baju kamu?baju aku basah kuyup" Tanya Arya


" Biar aku Carikan dulu baju Alam Bapak yg masih bagus," ucap Ghea dan pergi ke kamar ibu nya untuk mencari baju bapaknya yang masih bagus untuk dipakai Arya


Setelah Arya ganti baju, Ghea sudah menyiapkan minuman hangat untuk Arya di ruang tamu


Ghea langsung pergi ke kamarnya, ia sengaja menghindar dari Arya agar Arya tidak membahas masalahnya.


Beberapa menit kemudian Arya memasuki kamar Ghea yang tidak terkunci itu.


Ghea duduk di tepi ranjang dekat dengan jendela kamarnya.ia melihat hujan yang turun sangat deras sambil memikirkan hubungan dengan suaminya yang tidak pernah se bahagia orang lain.


" Ghe. . ."Panggil Arya dan mendekati Ghea


Ghea hanya diam, ia tidak menyadari Arya sudah Ada di belakangnya.


" Ghe. . . maafin saya" ucap Arya sambil berjalan ke arah Ghea dan duduk di samping Ghea.


Ghea masih melamun saat Arya mulai mengusap-usap rambutnya dengan lembut Ghea tersadar dari lamunannya dan melihat wajah Arya dan menatap matanya dengan lembut, kini mereka saling bertatapan.


.


.


.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN YAH...


Selamat membaca🙏😍

__ADS_1


__ADS_2