Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO
BAB 2


__ADS_3

"dave, tania" kata desi saat melihat mereka datang.." kalian ngpain ksini" tanya desi..


dave tidak menjawab dan langsung masuk kedalam kamar desi diikuti tania dibelakang nya.. desi yang melihat 2 orang itu pun kesal dibuatnya..


"kita kesini mau nagih janji lo" kata tania dan dianggukan oleh dave.. desi terlihat bingung karna seingat dia tidak berjanji apapun kepada mereka.


"janji apasih tan" tanya desi bingung..tania dan dave langsung menatap desi. " apa dia lupa" batin tania


"kata tania lo mau cerita sesuatu tadi mkanya lo dateng kekantor.. lo mau crita apa des" kata dave.. desi langsung teringat tadi dia memang mau bercerita kpada mereka tapi ini bukan waktu yang tpat pikir desi..


" kalian berdua mending pulang dulu dehh.. besok gue critain" kata desi.. dave yang mendengar ucapan desi malah semakin penarsaran dan malah merebahkan badan nya.


"tidak mau" kata dave sambil berbaring di kasur desi..


"oh ayolah dave gue janji besok akan cerita" desi langsung menarik tangan dave.. tapi dia tetp tidak mau pergi.. desi menatap tania memohon agar mengajak dave pulang..


"tan ayolah ajak dave pulng besok gue bakal cerita" desi memohon pada tania.. tania pun juga penasaran knpa desi benar2 ingin mereka pulang. apa sebenar nya yang terjadi.


"sebenernya ada apa sih des" tanya tania.. baru saja desi mau menjawab tiba2 pintu kamar nya diketuk


toktoktok!! desi langsung beranjak membuka pintu dan ternyata jo yang memgetuk pintu.. jo melihat ada dave dan tania disana..


"dave, tania.. ada apa kalian kemari" jo bertanya saat sudah masuk kedalam kamar adiknya itu. dave langsung bangkitt dan duduk menatap jo..


" gapapa kak.. dave sama tania. cuma pengen maen aja kesini.. iyakan tan" kata dave dan hanya dianggukan oleh tania.. "owh" kata jo


jo melihat desi dan bertanya.


"kamu sudah siap" kata jo


"siaap gak siap bukanya desi harus tetp siap"kata desi sambil memonyongkan bibir nya.. membuat yang melihatnya semakin gemass. dave dan tania akhirnya mereka coba bertanya kpada jo..


"kak sebenernya desi mau kmna.. knpa desi haru siap2" tania bertanya kepada jo


" tidak kemana2 tapi calon suami nya akan datang.. jadi dia harus siap2 lah.." kata jo.


"APA!!" dave dan tania bertriak bersamaan dindepan jo dan membuat jo terlonjak kaget.


"heyy apa2an kalian ini triak2 ..apa desi tidak bercerita kpada kalian.. masalah sepenting ini tumben sekali kalian blum mengetahuinya." kata jo. tania dan dave langsung menatap tajam ke arah desi.. dan desi hanya menunjukan cengiran kudanya. tania dan dave berjalan mendekati desi..


pletakk! dave langsung menyentil kening desi dan tania menjewer telinga desi..


"aww.. dave, tan apa yang kalian lakukan kenapa menyentil dan menjewerku.. itu sakit sekali" kata desi sambil mengelus kening dan telinga nya..


"bodoh knpa hal seperti ini lo gak cerita sama kita hah" teriak dave. dan tania hanya mengangguk.


"kan gue tadi bilang mau cerita tapi besok sekarang bukan waktunya tadi juga gue mau certa sama lo berdua di kantor tapi lu nya lagi kaya gitu keadaan nya dave" desi menjelaskan pada mereka..


"yasudah lah" kata dave


" kita akan disini sampai calon suamimu itu datang" kata tania..


"oke.."


"sudah ayo kita semua turun mereka pasti sudah datang" kata jo.. dave dan tania ragu untuk ikut tapi desi menarik tangan mreka ketika hendak menuruni tangga tiba2 dave dan tania berhenti dan membuat deai juga berhenti


" kenapa" tanya desi jo yang melihat mereka berhenti pun menghampiri mereka lagi " ada apa knpa kalian berhenti" tanya jo


"kita sebaiknya tidak usah ikut kak kita pulang aja"kata tania dan diangguki oleh dave..


"tidak2 kalian sudah disini jadi kalian ikut kami makan sekalian ayolah dave, tan"kata desi ..


"iya dave tan .. lbih baik kalian ikut makan dulu ayok" jo menarik tangan dave agar mau ikut makan.. setelah sampai di meja mkan ternyata mereka semua sudah berkumpul dan sudah ada kluarga winata juga disana..


vano dan kluarganya bingung mana gadis yang akan dijodohkan dengan dia karna ada 2 gadis yang dihadapanya. bukankah papahnya bilang jika hermawan hanya memiliki 1 anak dan perempuan dan 2 laki2 tapi knpa ini ada 2 perempuanya.. dan yang mana yang bernama desi pikirnya..


"eh jeng yang mana ini calon mantuku" tanya rita kpada lasmi..


" yang ini jeng" kata lasmi sambil menarik desi... rita langsung berjalan kearah desi dan langsung memeluk desi.


"wahh cantik sekali calon menantu ku ini" kata rita dan desi hanya tersenyum..


"kalian duduk dan ayo kita makan malam dulu" kata hermawan.. dan semua sudah duduk dan memulai makan malam nya..

__ADS_1


mereka semua sudah selesai dengan acara makan mlam mereka dan mereka sedang membicarakan tentang pernikahan desi dan vano.. vano menatap desi dan desi dia tidak sengaja juga menatap kearah vano.. tatapan mereka bertemu.. tapi desi langsung memalingkan wajahnya.. vano beranjak dari duduk nya..


" tante om apa saya boleh ngobrol berdua sama desi.." kata vano.. desi langsung melihat kearah vano " mau ngmng apa dia" vikir desi .


"tentu kalian ngobrolah dihalaman belakang" kata hermawan.. dan vano langsung mengajak desi.. desi berjalan lebih dulu dan vano di belakang nya..


setelah sampai halaman belakang meereka duduk di kursi yang ada di situ .. desi melirik kearah vano.. karna vano dari tadi hanya diam saja desi bingung karna tadi vano bilang mau bicara.. tapi setelah sampai sini malah hanya diam.. akhirnya desi bertanya kepada vano..


"sebenernya kmu mau ngmng apa knpa dari tadi cuma diem.. kalo gaada yang mau diomongin aku mau balik lagi kesana" kata desi.. desi bangkit dari duduk nya ingin pergi dari situ tapi tangan vano langsung menahan nya. dan dia duduk kembali." bicaralh" kata desi


"apa kamu setuju dengan perjodohan ini" kata vano


"kamu fikir" bukanya menjawab desi malah balik bertanya


" ya aku fikirr kamu setuju"


"knpa kamu berfikir seperti itu"


"aku lihat tidak ada penolakan darimu"


"kata siapa"


"kata ku"


desi membuang nafasnya kasar. "huhh"


"apa kamu fikir aku bisa menolak perjodohan ini.. kalau aku bisa menolak aku sudah menolaknya" kata desi.. "lalu kamu sendiri apa kamu setuju dengan perjodohan ini" tambah desi..


" tentu saja tidak.. dan aku ini mempunyai kekasih"


"apa.. kekasihh.. lalu knpa kamu mau dijodohkan denganku"


" ya karna aku juga tidak bisa menolak. kalau aku sampai menolak aku tidak akan dianggap anak lagi oleh orang tua ku.. mereka tidak menyukai kekasih ku makanya mereka menjodoh kanmu dengan aku.."


"mungkin mereka tidak suka dengan kekasih mu karna dia tidak sopan kpada kluargamu" jawab desi asal.. vano langsung menatap desi..


"kamu tidak perlu sok tau kamu tidak mengenalnya" kata vano


" baca ini" vano memberi sebuah map pada desi.. dan desi membukanya dan membaca .. setelah membaca surat itu dia langsung menatap vano dengan penuh amarah


"heyy kau fikir pernihanan itu mainan hah.. knpa harus menggunakan surat perjanjian hah"


"mau tidak mau kau harus menandatangani surat itu"


"baiklah aku akan tandatangani surat ini. tapi aku ingin mengajukan persyaratan"


"persyaratan apa"


"walaupun kita sudah menikah kau tidak boleh menyentuhku"


" baiklah aku setuju karna aku juga tidak mau menyentuh barang bekas"


"apa yang kau maksut barang bekas"


"sudah lah ayo kita kembali.." vano langsung pergi meninggal kan desi.. dan desi juga langsung bangkit dan kembali keruang kluarga..


diruang kluarga mereka sudah berkumpul desi tidak melihat dave disitu kmna dave pikir desi.. tidak berapa lama dave pun muncull


"dari mana lo dave"tanya desi


"toilet." dave berjalan kearah tania."tan balik yok udah malem besok gue harus kekantor pagi2"..


"yaudah ayok kita pamitan dulu" mereka pun pamitan kpada smua nya.


"om tante . smuanya kami pamit pulang dulu ya" dave berpamitan kpada smuanya.


"kmu tidak nginep aja dave tan" kata lasmi


"ahhh gausah tante besok dave ada kerjaan pagi2 dikantor dan dave juga skarang harus balik kekantor dulu" kata dave


"iya tante kita pulang aja" timpal tania.


" yasudah kalau gitu kalian hati2 ya" kata lasmi. dave dan tania kluar dari dalam rumah dan diantar oleh desi ketika hendak masuk mobil dave berbalik menatap desi.

__ADS_1


"gue denger semuanya" bisik dave ditelinga desi.


"maksut lo" tanya desi karna dia bingung apa yang dimaksut dave.. tapi dave tidak menjawab dan langsung pergi begitu saja..


ya tadi dave memang tidak sengaja mendengar desi dan vano berbicara di halaman belakang waktu dia mau ke toilet..


desi pun kembali kedalam dan duduk.. kluarga vano langsung berpamitan untuk pulang..


setelah kluarga vano pulang desi langsung masuk kekamrnya dan merebahkan badan nya di kasur kesayanganya itu.. tanpa menunggu lama dia langsung terlelap mungkin karna sangking lelah nya...


skipp! seminggu kemudian!


hari ini di sebuah hotel berbintang sedang ada pesta mewahh pesta pernikahan desi dan juga vano.. pernikahan itu diadakan dengan sangat mewah semua orang yang ada disana pun sangat bahagia kecuali vano dan desi merka sama sekali tidak bahagia di hari pernikahan ini..


vano sudah duduk di depan penghulu menunggu pengantin wanita yang belum juga datang..


setelah beberapa menit menunggu akhirnya sang pengantin wanita pun turun.. dia terlihat sangat cantik dan anggun menggunakan gaun putih dan panjang dia turun ditemani oleh mamah nya dan sahabatnya tania untuk membantu desi mengangkat gaunya karna itu memang sangat panjang. dan membuatnya susah berjalan


orang2 disana menatap desi kagumm bagaimana tidak desi terlihat sangat2 cantik sekali bahkan dia terlihat seperti putri kerajaan.. orang2 yang berada disitu banyak yang bilang kalau vano sangat beruntung memiliki istri seperti desi.. nick, dave dan jo pun kagum sekali dengan wanita itu desi memang cantik tapi hari ini dia terlihat lebih cantik.. andra juga sangat kagum melihat calon istri sahabat sekaligus bosnya itu.


" cantik sekali " batin andra.. vano pun tak kalah kagum dia benar2 terpesona dengan kecantikan calon istrinya itu saking asiknya memperhatikan desi dia sampai tidak sadar kalau desi sudah berada didekatnya... vano kaget waktu pak penghulu memanggilnya..


penghulu: bagaimana tuan vano apa anda sudah siap..


"ya saya sudah siap"


"baik kalau begitu jabat tangan saya" dan ijab qobul pun dimulai


skipp


acara pernikahan pun berjalan lancar sampai selesai.. vano dari tadi celingak celinguk mencari keberadaan tasya karna dari tadi dia tidak melihat tasya..


"apa kekasihku tidak datang" vano bertanya pada andra.


"maksutmu si wnita manja itu" ketus andra


"heyy jaga bicaramu dia itu kekasih ku"


"yayaya.. mungkin dia tidak datang" setelah menjawab andra langsung pergi begitu saja tanpa mendengar jawaban vano lagi.. karna dia sangat males jika membicarakan tasya.. andra sangat membenci tasya karna dia tau tasya bukan wanita baik.. mungkin nnti jika waktunya tepat dia akan memberi tau vano..


acara pun sudah selesai dan sumua orang sudah pulang tinggal kluarga kedua mempelainyang tersisa di hotel itu mereka berencana bermalam disana dan besok baru mereka kembali kekediaman masing2..


sang pengantin baru pun sudah memasuki kamar..


sampai dikamar desi berusaha membuka kancing gaunnya itu tapi susah sekali tangan nya tidak sampai kebelakang..


ceklek! pintu kamar mandi pun terbuka dan desi melirik kearah situ dan melihatkan vano keluar dari dalam.. desi minta tolong sama vano..


"apa kamu bisa bantu aku melepaskan ini" kata desi sambil menunjuk arah kancing bajunya.. tanpa menjawab vano langsung mendekat dan membuka kancing itu.. dan memperlihatkan punggung desi glekk vano menelan ludahnya sendiri ketika menatap punggung desi " knpa hanya punggung saja membuatku tergoda " batin vano.. desi yang merasa vano lama sekali pun mencoba bertanya "sudah belum" tanya desi.. dan vano langsung menggelengkan kepalanya membuyarkan lamunanya sendiri..


"su...sudah" jawab vano gugup.


"apa kau sedang gugup" desi bertanya kpada vano karna vano terlihat sngat gugup


"tidak, sudah sana apa kau tidak mau membersihkan badanmu.. kau itu bau sekali sekarang"kata vano


"apa kau bilang bau.. tidak mungkinn aku bau"ketus desi.. dan langsung pergi kekamr mandi..


setelah selesai mandi desi langsung merebahkan badanya diranjang awalnya dia ragu karna ada vano juga diranjang itu. tapi dia sangat lelah. tanpa mau pikir pnjang dia langsung saja berbaring disebelah vano.. vano yang belum tidur pun merasakan kalau ada orang di sebelah nya dia langsung membuka matanya..


"knpa kau tidur disini tidur di sofa saja sana" vano menyuruh desi tidur disofa desi yang mendengar kata2 vano langsung duduk menatap vano.


"apa kau gila menyuruh wanita tidur di sofa aku tidak bisa tidur disofa kalau kau mau kau saja aku mau tidur.." desi langsung berbaring lagi tanpa mendengarkan jawaban vano.. vano pun jengkel melihat tingkah desi.. akhirnya dia mengalah saja dan ikut terlelap ke alam mimpi .


skipp! pagi!


desi bangun dan mengerjap2 kan matanya badanya terasa sangat berat seperti ada tangan yang menindih perutnya dia melihat kesamping dan dia terkejutt melihat vano memeluk nya.. dia langsung teriakk dan membuat vano kagett


maafin author ya klo ceritanya jelek atau mungkin ga nyambung.. author mmasih baru ini juga karya pertama author..


slam author: wulan😍😍😍


selamat membaca smoga kalian suka ya😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2