Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO
Bab 25


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, hari ini Arya bangun lebih awal dari biasanya, bahkan saat Arya terbangun Ghea masih tertidur di kamarnya, Arya menyiapkan sarapan untuk Ghea.


Arya sedang memasak nasi goreng spesial untuk Ghea sebagai tanda permintaan maafnya untuk Ghea,


"Kali ini gue harus buat Ghea senang, dan masakan gue harus enak biar dia suka" Batin Ghea


Arya belajar masak dari mamahnya sedari kecil, karena masakan mamahnya yang enak membuat ia ingin seperti mamahnya yang pintar memasak, walaupun dia seorang laki-laki dia tidak ingin selalu mengandalkan perempuan untuk menyiapkan makanan, ia selalu ingat perkataan mamahnya dulu bahwa " Rumah tangga itu tugas bersama, antara suami dan istri dan Memasak juga termasuk tugas bersama, bukan hanya istri saja." jadi sedari dulu Arya berinisiatif untuk belajar memasak agar ia bisa membantu istrinya.


Ghea keluar kamar dan melihat Arya yang sedang memasak di dapur, lalu Ghea menghampiri Arya dan meminta Arya untuk ia saja yang melanjutkan masaknya.


"Sini pak biar aku saja yang masak" ucap Ghea


"Gak usah, sana kamu siap-siap aja sana mandi, oh iya hari ini kamu ke kantor sama saya ya,," ucap Arya lembut


"Emmm iya pak, tapi sini biar saya aja yang masak" Perintah Ghea sambil meminta sepatula di tangan arya


Tetapi Arya kekeh ingin melanjutkan masaknya untuk Ghea, walaupun Ghea tidak yakin hasil masakan Arya.


"Sanah kamu siap-siap, biar saya yang nyiapin kamu sarapan" ucap Arya sambil memasak


Ghea masih berdiri di samping Arya, sambil melihat Arya yang sedang memasak. mata Ghea melirik Arya yang memakai celemek" Mirip penjual nasi goreng pinggir jalan ih Pak Arya hahaha" Gumam batin Ghea


"T-tapi pak. . ." ucap Ghea sambil melirik Arya


"Tapi apa? kamu gak yakin sama hasil masakan saya?" tanya Arya


"Enggak pak "ucap Ghea sambil cengir-cengir


"Masa iya sihh Pak Arya bisa masak nasi goreng? Aduhhhh gak yakin deh gue sama dia" batin Ghea


"Hemmmm yaudah kamu liat aja nanti hasilnya" ucap Arya


Ghea pergi meninggalkan Arya dan kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap ke kantor.


Beberapa menit kemudian Arya selesai memasak, ia langsung pergi ke kamarnya untuk mandi dan bersiap-siap ke kantor, dan Ghea pun menunggu Arya di meja makan untuk sarapan bersama.


kemudian Arya datang dengan menggunakan pakaian sangat rapi dan memegang jas di tangannya.


"Kalau kamu nunggu saya lama, kamu bisa makan dulu gak papa" perintah Arya

__ADS_1


Sikap Arya seolah-olah berubah jadi 360 derajat, yang tadinya cuek, bodoamat, sekarang menjadi peduli dan lembut.


" Iya pak" jawab Ghea


"Ini kenapa yah Pak Arya?Kok tiba-tiba dia jadi baik ke gue kayak gitu?"Batin Ghea sambil melirik matanya ke Arya yang ada di sampingnya


Beberapa menit kemudian Arya dan Ghea selesai sarapan dan mereka berangkat ke kantor bersama, hari ini Ghea menolak ajakan Faris karena Ghea tidak mau Faris terus berharap ke Ghea. walaupun Ghea sudah merasakan kenyamanan saat bersama faris tapi mau tidak mau ia harus jaga jarak dari Faris, Ghea tidak ingin terjebak dalam perasaannya sendiri, ia masih menghormati suaminya, menghargai keberadaannya.


Bahkan saat bersama Faris, Ghea selalu memikirkan Arya, peran dia sebagai istri orang tidak baik rasanya jika sampai keluar bersama laki-laki lain, tapi harus gimana lagi, apa yang dilakukan Arya membuat Ghea ingin balas dendam ke Arya, ia ingin Arya merasakan sakit hati yang Arya berikan kepadanya


"Aku tidak sebaik apa yang kamu kira dan aku tidak sebaik apa yang kamu fikirkan" Ghea melamun saat di dalam mobil dan tiba-tiba Arya menyadarkan lamunannya


"Ekhemm. . . " Suara Arya yang keras menyadarkan Ghea, sontak membuat Ghea langsung menengok ke arah Arya yang ada di sampingnya


"Kenapa Pak?" Tanya Ghea


"Harusnya saya yang tanya sama kamu, kenapa kamu pagi-pagi udah nglamun?"Tanya Arya


"Siapa yang ngelamun?orang liatin jalanan kok" Ucap Ghea cuek


"Brati selama perjalanan Pak Arya merhatiin gue dong,," Batin Ghea


"Gak" jawab Ghea singkat


"Kok Pak Arya tau sih kalo gue lagi lamunin dia"


Arya mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang dan diiringi suara musik untuk memecahkan keheningan, diantara mereka arya memulai obrolannya.


"Mulai hari ini kamu berangkat dan pulang kantor sama saya yah" perintah Arya sambil melirik Ghea


"Heemmm" jawab Ghea


"Semakin kesini saya pengin lebih dekat sama kamu Ghe,, Maafin sikap saya selama ini yah "Batin Arya


Ghea hanya menganggukan kepalanya ia sibuk memainkan HP nya agar ia terlihat sibuk saat bersama Arya.


"Tuhh kan kenapa sih Pak Arya?kesambet setan apa sih dia? kok tiba2 jadi baik kaya gini" Gumam Ghea dalam hati


"Kamu juga makan siangnya sama saya " Perintah lagi Arya

__ADS_1


Ghea yang sedang sibuk memainkan HP nya seketika terkejut dan melototkan matanya ke arah Arya


"Lohhhh kok gitu?" tanya Ghea dengan tatapan tajam


"Kenapa?kamu kan istri saya" Jawab Arya dengan tenang


"Tapi kan kalo di kantor saya cuma karyawan bapak, profesional kerja dong pak" protes Ghea


"Kalo kayak gini gak bisa lah, yang ada teman-teman aku pada curiga, ngapain juga sih Pak Arya minta makan siang bareng" Batin Ghea semakin tidak tenang


"Kenapa?kan saya CEO jadi terserah saya dong mau kaya gimana" jawab Arya


Cuma ini yang bisa gue lakuin agar kamu gak pergi makan siang bareng Faris itu.


Mentang-mentang CEO jadi seenaknya sama karyawan, "Kok bapak jadi gini sih?" tanya Ghea mulai emosi


"Pokoknya gue harus nolak perintah Pak Arya yang ini, daripada ketahuan sama teman-teman, yang ada gue beneran di bully sama mereka,, oh my god tak bisa ku banyangkan mereka bakal se kaget apa kalau mereka tau gue istrinya Bos Galak " Gumanya dalam hati


"jadi gimana Ghe?" tanya Arya lembut


"Gak" jawab Ghe cuek


"Kalau kamu gak nurut sama sauami dosa loh" ucap Arya


"T-tapi kan beda Pak, kalo di kantor bapak Bos saya tapi kalo di rumah baru saya isteri bapak" Jelas Ghea


"Sama saja, kalo karyawan itu harus nurut sama atasannya." ucap Arya


"Terserah bapak lah, percuma aja saya gak bakal menang kalo nglawan bapak." ucap Ghea


Beberapa menit kemudian mereka sampai di kantor, Ghea langsung turun dari mobil Arya karena sikap Arya yang mulai sedikit berubah membuat Ghea jadi ingin cepat-cepat menghindar dari Arya.


.


.


.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN YAH...

__ADS_1


Selamat membaca🙏😍


__ADS_2