
Ghea memalingkan wajahnya, seketika di fikiran nya mengingat kejadian tadi siang, saat Arya pergi bersama Angel.
" Saya menolak seseorang yang mencintai saya demi bersama dia, ternyata dia lebih memilih orang lain" Gumamnya dalam hati.
Ghea menjaga jarak duduknya dengan Arya tetapi Arya terus mendekati Ghea
"Kenapa kamu menjauh dari saya?" Tanya Arya
" Gapapa" Jawab Ghea cuek
" Pulang yuk, besok saya ada meeting pagi sama clien jadi saya harus pulang," Ucap Arya
" Bapak pulang aja sendirian, saya masih mau disini dulu" Ucap Ghea, ia tidak ingin pulang ke rumah Arya dulu, karena dirumah ibunya lah ia merasa tenang, tanpa harus memikirkan sesuatu yang tidak penting.
" Kalau kamu disini aku juga akan disini" ucap Arya
"Bapak pulang aja, saya gak mau balik lagi ke rumah bapak" ucap Ghea, Setelah Ghea mendapat saran dari Citra soal pertanyaannya tadi siang, ia sudah memikirkan matang-matang kalau dia akan meminta cerai ke Arya.
" Kenapa kamu gak mau pulang lagi ke rumah saya?
" Lebih baik saya pergi daripada saya ada tapi tidak dihargai keberadaan saya, Saya mau minta cerai pak" ucap Ghea
" Apa kamu bilang?Gak! saya gak bakal cerain kamu" ucap Arya tegas dan Arya terkejut saat Ghea meminta cerai darinya,
" Gak! gue gak bisa cerain Ghea dulu sebelum gue dapetin warisannya" Gumamnya dalam hati piciknya itu
" Tapi saya gak bisa pak, terus-terusan kaya gini, jadi benalu di kehidupan dua orang yang sudah lama bersama." jelas Ghea sambil mengerucutkan bibirnya
" Dan saya gak bisa cerain kamu, kalau kita tiba-tiba cerai apa yang orang tua kita pikirkan? pernikahan kita baru kemaren. " ucap Arya
" Kenapa? Bapak malu?Apa bapak gak malu masih berhubungan sama Angel sedangkan bapak sudah punya istri?" ucap Ghea tegas, Kali ini Ghea akan membuat Arya malu di hadapannya.
" Apa kamu gak kasihan sama ibu kamu kalau nanti ibu kepikiran sama masalah kita, yang ada nanti ibu jadi sakit." Ucap Arya, Arya selalu punya cara agar Ghea tidak punya pilihan lain.
" Gak usah mengalihkan pembicaraan." ucap Ghea penuh dengan kekesalannya ke Arya
" Iya . . .iya saya minta maaf, saya benar-benar gak mau pisah sama kamu, aku udah mulai sayang sama kamu, jadi tolong beri aku kesempatan untuk merubah sikap aku jadi lebih baik lagi." Ucap Arya lembut.
__ADS_1
"Kalau Bapak mau pulang silahkan, saya mau tetap disini." ucap Ghea sambil berdiri menepi di denjela kamarny
" Lalu begitu saya pulang dulu, besok ada meeting pagi jadi saya gak bisa menginap disini." ucap Arya sambil berdiri di samping Ghea
" Hmmm" Ghea tidak memperdulikan Arya yang mau pergi
Kemudian Arya keluar dari kamar Ghea dan ia berpamitan ke ibunya Ghea untuk pulang dulu, ibu Ghea yang sedari tadi di ruang tengah sedang menonton TV, kemungkinan beliau mendengar suara keributan dari dalam kamar Ghea.
"Bu, Arya pamit pulang duluan ya Bu, ' Ucap Arya dan menyalami ibu Ghea
Tapi hujan semakin deras disertai angin yang sangat kencang dan suara petir gemuruh.
" Apa gak nginep dulu di sini nak Arya, gak baik ini sudah malam dan hujannya sangat deras, ibu gak mau kamu kenapa-kenapa, nginep disini dulu yah. "Perintah ibu dan ibu menahan tangan Arya saat Arya mau berpamitan pulang.
suara angin kencang dan petir yang menyambar mengurungkan niat Arya untuk pulang.
" Disini dulu satu malam, besok aja pulangnya, " Perintah lagi ibu
" Emmm iya Bu, Arya nginep disini aja dulu, hujannya juga tambah deras dan anginnya kencang, kalau gitu Arya permisi pamit masuk kamar Ghea dulu yah Bu,"Pamit Arya dan pergi memasuki kamar Ghea
" Iya nak. . . " ucap ibu.
" Hmmm" Respon Ghea singkat.
Arya berdiri dan berjalan menghampiri Ghea, yang masih duduk ditepi ranjang samping jendela kamarnya.
" Gak habis fikir saya sama Bapak, bisa-bisanya saya terlalu percaya sama Bapak, padahal sudah jelas di hati Bapak cuma ada Angel, dan . . . bodohnya Saya percaya kalau perubahan sikap bapak ke saya itu tulus ternyata cuma kasihan sama saya." Ucap Angel sambil menahan kesal sekaligus kekecewaannya.
" Maafin saya, bukan maksud saya membohongi kamu, tolong kamu dengerin penjelasan saya dulu" Ucap Arya sambil memegang tangan Ghea dan Ghea menepisnya.
"Penjelasan apalagi? Gak usah dijelasin Pak." Ucap Ghea sambil menundukkan kepalanya.
"Rasanya gak mungkin, jika aku terusin hubungan ini, aku udah capek sama semuanya dan aku gak mau di permainkan kaya gini". Batin Ghea
" Tolong dengerin penjelasan saya dulu, Emang dari awal saya izin ke kamu itu ada urusan sama teman saya, saat dijalan teman saya minta untuk janjian di mall saja karena teman saya mengajak istri beserta anaknya, karena ini weekend. tapi saat urusannya udah selesai saya ketemu sama Angel di mall dan dia minta anterin ke toko perhiasan. Mau gak mau saya harus nerima ajakan Angel, karena di situ ada teman saya, gak enak juga kalau saya nolak. udah gitu doang gak lebih . . . kamu percaya kan sama saya? Jelas Arya sambil menyakinkan Ghea,
"Kali ini Ghea pasti percaya lagi sama gue, dia kan orangnya gampang di bohongin." Gumamnya dalam hati piciknya
__ADS_1
" Terus kenapa sampai Bapak suapin Angel waktu di Restoran?" tanya Ghea dengan penuh emosi
" Ohh itu,kamu cemburu yah?ayo ngaku?Tanya Arya sambil menggelitik pinggang Ghea dan Ghealangsung menepis tangan Arya
"Enggak" jawab Ghea singkat
"Waktu itu Angel minta nyobain makanan aku, dan dia minta di suapin, udah habis itu terus saya pulang" Ucap Arya lembut agar Ghea percaya dengan apa yang ia bilang
"Maafin saya yah . . ." ucap Arya sambil mendekat ke Ghea dan menggenggam tangan Ghea
Ghea hanya menggangukan kepalanya dan wajah Arya yang semakin mendekat dan dengan tatapan mata Arya yang lembut, jantungnya kini berdebar sangat kencang.
" Maafkan saya Ghe. . ." ucap lembut Arya sambil mengelus pipi kanan Ghea
Ghea hanya menganggukkan kepalanya terus menatap lembut wajah Arya, wajah Arya semakin mendekati bibir Ghea yang sangat manis itu,
Cup . . !
Arya tiba-tiba mengecup bibir Ghea, dan Ghea memalingkan wajahnya ia tersipu malu karena Arya yang tiba-tiba mengecupnya.
"Kenapa . . .?" Tanya Arya lembut dan Tangan Arya menagkup wajah Ghea dengan kedua tangannya
"Gakpapa " ucap Ghea sambil menatap wajah Arya lagi
Cup . . .!
Kini bibir Arya mendarat dengan sempurna di bibir Ghea, Ghea lalu membuka mulutnya, lidah Arya mulai masuk kedalam rongga mulut Ghea, mereka berdua menikmati permainan lidahnya hingga terbawa suasana.
Suara hujan dan suhunya yang dingin membuat mereka hanyut dalam permainan lidah itu.
.
.
.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN YAH...
__ADS_1
Selamat membaca🙏😍