
dirumah besar hermawan terlihat seorang wanita paruh baya sedang memasak bersama pelayan dirumahnya..
"morning mom" kata desi langsung menghampiri mamahnya dan mencium nya.
"morning sayang" balas mamah desi.
"sayang pnggil kak nick dan kak jo ya mamah akan panggil kan papah"tambah mamah desi.
"ya mah" kata desi lalu pergi kekamar jo
sesampai di kamar jo dia mengetuk2 puntu kamar kakak nya itu..
toktoktok!! dan pintu pun terbuka ceklek!!
"ada apa des" kata jo
"mamah nyuruh sarapa"jawab desi langsung pergi meninggal kan kakak nya itu.
dan di kamar nick desi pun mengetuk pintu nya dulu
toktoltok!! "ya sebentar" triak nick dari dalam
ceklekk! nick membuka pintu."ayo" kata nick
"kmana kak" jawab desi bingung karna dia blm mngatakan apa2 kakak nya sudah mengajak dia pergi.
"kamu panggil kakak buat sarapan kan" tanya nick
"iya"
"yaudah ayok"
"kakak tau kalau desi mau ngajakin sarapan"
" ya tau lah bontot"
desi sebal dengan nick karna nick sering memanggilnya bontott... mereka sudah berkumpul di meja makan dan melakukan sarapan.. tidak ada yang bersuara jika sedang makan suasana pun hening.
dirumah winata kluarga nya sudah berkumpul dan sedang melakukan sarapan juga.. setelah selesai sarapan vano bangkit dari duduk nya dan berpamiyan kepada papah dan mamah nya.
"mah, pah vano berangkat dulu" pamit vano
"tunggu van" panggil papah
"knpa pah"
"jangan lupa. nanti malam kita ada pertemuan sama kluarga om hermawan membahas rencana perjodohanmu"
" ya pah.. kalau gitu vano berangkat dulu"
sampai di depan rumah andra sudah menunggu nya do situ dari tadi.. karna ini sudah memasuki jam kantor maka andra harus bersikap profesional..
andra adalah asisten sekaligus sahabat vano mereka berteman dari kecil... jadi kalau bukan jam kantor dia akan bersikap layaknya sahabat..
"silahkan tuan" andra membukakan pintu untuk vano dan vano masuk kedalam mobil. dan andra pun ikut masuk dia mengendarai mobil dengan kecepatan sedang..
dirumah hermawan mereka sudah selesai sarapan..
"desi" panggil hermawan
"ya pah knpa"
" kamu nanti harus bersiap2"
" untuk apa pah"
" kita ada acara sama kluarga om winata membicarakan perjodohanmu dengan vano"
" pah bahkan desi gak knal sama vano tapi papah mau jodohin desi sama dia"
"kamu kan bisa kenalan setelah pertemuan nnti malam dan dalam waktu seminggu kalian akan menikah"
"whatt!! pah ayolah desi gamau itu. mahhh.. kak.." desi berharap mamahnya atau kakak nya mau membantu dia.. tapi mereka semua hanya mengatakan "maaf"
"sudah lah desi mau kekampus dulu ayo kak nick" desi bangkit dari duduk nya dan langsung menarik tangan nick.. tanpa berpamitan dengan papah dan mamahnya karna dia masih sebal..
desi dan nick menaiki mobil mereka menuju kekampus...
skipp
di kampus desi mencari keberadaan dua sahabatnya itu tapi dia tidak melihat nya dia berjalan ke taman belakang sekolah hanya ada tania saja disaana dimana dave dia bertanya pada dirinya sendiri.
"tania" panggil desi.. tania pun menolehh
"iya... sini des" jawab tania.. dan hanya diangguki oleh desi.
__ADS_1
mereka duduk disitu hampir setengah jam tapi dave tidak juga menunjukan batang hidungnya kmna sebenarnya dia..
tania dan dave adalah sahabat terbaik desi... mereka berteman sejak kecill walau usia mereka berbeda namun mereka selalu bersama.. mereka bisa berteman sampai sekarang karna sifat mereka yang sama2 tertutup dan mereka bisa menutupi kekurang satu sama lain.. mereka tidak pernah mau urusanya diketahui orang lain..
"tan si dave kmna si dari tadi gue ga liat dia" desi bertanya dengan tania..
" gatau gue dari kmaren susah dihubungin.. lagi sibuk ama kerjaanya kali.. wajar sih diakan ceo iya gak" jawab tania
"ya sih tapi masak sampe gak ngabarin gitu.. padahal ada yang mau gue ceritain nih ama kalian" tania langsung menatap desi.. dia penasaran apa yang mau dikatakan sahabatnya itu..
" lo mau ngomong apa emang udh cerita aja sama gue"
"gue gamau.. nnti aja nunggu dave."
"yaelah kelamaan des."
" eh gimana klo kita kekantor dave aja sekarang" tambah tania
"ya ide bagus.. ayok"
"ehh tunggu dulu gue masih ada pelajaran nihh. lo tunggu sini aja dulu ya palingan juga bentar ok" dan desi langsung pergi masuk kekelas..
setelah benerapa jam menungu akhirnya desi pun kluar dan menghampiri tania.. nick melihat adik nya terburu buru pun langsung menarik tangan adiknya itu.
"mau kemana"kata nick sambil menarik tangan sang adik.. dan desi langsung berbalik
"kakak.. desi mau kekantor nya dave"
"mau ngapain inget des kamu gaboleh pulang sore2 kamu galupa kan"
"iya2 kak desi ga pulang sore kok.. makanya desi pergi sekarang yah bayy" desi pun berlari.. tapi nick masih mengejar desi karna dia gamau dimarah papah nya sampe pulang gak sama adik nya.. desi lari2 dan gak ngeliat jalan sampai akhirnya dia nabrak orang
bugghh! desi langsung jatuh
"aduhhh sakit tauk" desi mengaduh
"heh lo kalo jalan pake mata dong" ketus pria yang di tabrak desi.. desi berdiri dan menjawab perkataan pria barusan
"heh jalan ya pake kaki masa pake mata" jawab desi.. tania dan nick yang melihat perdebatan itu pun langsung menghampiri desi dan minta maaf pda pria tadi.. desi yang tanganya di tarik2 pun tidak trima. dia mengipatkan tangan kakak nya
"apaan sih kak.. lepasin!!"
"udah ayo pulang" kata nick
"kak desi mau kekantor dave dulu bntran aja."
" yaudah kakak anterin" desi dan tania saling tatap dan mereka bertriak "yess!!"
"yaudah ayo naik"ajak nick.. tania dan desi pun langsung masuk mobil menuju kantor dave..
dikantor vano sedang berkutik didepan laptop saat dia tengah asik tiba2 pintu nya di ketukk oleh seseorang
toktoktok! "
"masuk" vano triak dari dalam.. dan orang itu pun langsung masuk .. ketika pintu dibuka vano sedikit melirikan matanya melihat siaap yang datang dan dia langsung tersenyum saat melihat siapa yang datang..
"sayang" kata orang yang datang itu.. dia adalah tasya kekasih vano.. mereka sudah 2bulan tidak bertemu karna katanya tasya ada pemotretan di luar negri.
"iya sayang" vano langsung berdiri dan memeluk tasya.. mereka duduk dan mengobrol sampai sore..
nick, tania dan desi sudah sampai dikantor dave mereka ke resepsionis dan menanyakn dave
"mbak apa pak dave ada di dalam" desi bertanya kepada resepsionis
" oh pak dave ada di dalam mbak.. apa mbk desi sma mbk tania udh buat janji" tanya resepsionis.. tania dan desi saling tatap pasalnya tidak biasanya resepsionis seperti itu biasanya mereka tidak perlu buat janji...desi dan tania pun menggelengkan kepalanya
"maaf mbak tpi saya takut pak dave akan marah jika kalian masuk" kata resepsionis itu
"tapi kami sahabat nya" kata desi.
"iya biasanya juga gapake janji kan" timpal tania
"tapi maaf mbak sepertinya pak dave sedang tidak baik2 saja jadi saya tidak berani" kata resepsionis itu dan semakin membuat desi dan tania panik knpa bisa dave tidak baik2 saja apa yang membuatnya tidak baik2 saja.. mereka langsung pergi meninggalkan meja resepsionis dan langsung menuju liftt... resepsionis pun langsung menelfon dave memberi tahu kedatangan mereka..
setelah sampai ke ruangan dave tanpa mengetuk mereka langsung masuk karna panik dengan dave.. dan benar saja waktu mereka masuk mereka langsung kaget melihat dave yang acak2an bau alkohol dimana2 dan banyak sekali botol2 itu.. sepertinya dave habis mabukk.. desi menghampiri dave
plakkk!! desi menampar dave dan dave langsung memegang pipinya.. tania juga geram dengan dave dia mendorong dave sampai dave jatuh.. dave menatap kedua wanita yang ada di hadapanya dengan tatapan sendu.. tania dan desi langsung memapah dave memasuki kamar di ruangan nya mereka menyuruh dave mandi.. dan dave menuruti mereka berdua.. mereka dari tadi tidak bertanya apapun pada dave karna mereka masih tersulut emosi melihat kondisi dave..
dave pun sudah kaluar sari kamar mandi dan sudah menggunakan pakaian lengkap nya.. desi dan tania langsung menatap dave.. dave yang sadar dengan tatapan kedua wanita itu langsung duduk di tengah2 dan merangkul mereka.. tapi mereka langsung menjauh dari dave.. dave yang melihat itu diam saja.. dia tidak mau berbicara sebelum mereka bertanya.. tania yang menyadari kalau desi tidak akan mau bertanya lebih dulu dan dave juga yang tak mau berbicara lebih dulu akhirnya dia menghela nafass panjang "hummmh" dan mencoba membuyarkan kesunyian
"ehemm" tania membuyarkan kesunyian dengam berdehem.
dave dan desi menatap tania.
"apa yang terjadi dave" tania mencoba bertanya kepada dave.. dan dave langsung berdiri dan menghela nafas panjang dan membuangnya kasar "huuuh" lalu dia mengusap wajah nya dengan kasar.. dia menatap dua wanita itu secara bergantian dia menatap tania yang meminta penjelasan darinya dan menatap desi yang sangat marah pada dirinya itu dia mulai berbicara.
__ADS_1
"gue...." desi yang mendengar dave hanya menggantungkan kata2 nya pun semakin geram dan menghampiri dave.
"lo kenapa hah. apa lo udah gila. lo mau mati. jawab gue bodoh" triak desi didepan dave. dan dave hanya tersenyum melihat gadis kecil didepannya itu sedang marah.
"dave lo gausah jadi orang paling bodoh diantara kita ya.. knpa lo nglakuin ini lo tau kan knpa gue marah sama lo hah!"tambah desi.. dave memegang pundak desi dan menjawab desi.
"ya gue tau knpa kalian marah sama gue" jawab dave
"teruss .. sekarang jelasin apa yamg terjadi" tanya tania
" aulia selingkuh dari gue " kata dave sambil menundukan kepalanya dia benar2 sakit hati mengingat itu .. hatinya sperti terbakar rasanya.
"dave pliss jangan bodoh.. gue sama tania kan udh sering bilang sama lo.. dia bukan cewek baik.." kata desi..
"apa yang bikin lo sampai sekecewa ini" tambah nya lagi.. dave menatap desi dan tania..
"dia udah bener2 ngehianatin gue.. dia maen sama om gue sendiri des tan.. gue liat mereka di kamar hotel dan gie bahkan nyaksiin mereka berdua lagi bercinta itu bener2 bikin gue sakit.. gue gak nyangka.. knpa harus om gue.. gue gak bisa liat tante gue nangis.. karna lo berdua tau kan tante gue itu udh gue anggp nyokap gue sendiri" dave berkata sambil menangis.. tania dan desi pun langsung menghampiri dave dan memeluk nya..
toktoktok!!
suara ketukan pintu dari ruangan dave membuat mereka semua kaget.. mereka langsung berdiri.. dan dave membuka pintu karna tadi dikunci oleh tania..
ceklekk!!
dave kaget melihat siapa yang mengetuk pintu..
"nick" kata dave
"lo ngapain disini" tambah dave.. desi dan tania langsung menghampiri dave.
"gue nyari desi lah tadi gue yng nganter dia ksini"
"kakak" desi datang dan melihat kakak nya
"ayo sudah waktunya pulang" kata nick sambil menarik tangan adik nya.
"ihh nanti dulu kak"
"des udh sore kakak takut papah marah udah ayok"
"iya2 gays gue pamit dulu byy" desi langsung pergi meninggalkan mereka berdua..
dave dan tania melihat kepergian desi dan mereka menatap satu sama lain.. dave bertanya.
"knpa desi tumben dia disuruh pulang jam segini ada apa sama dia" tanya dave.. tania juga bingung knpa desi di suruh buru2 pulang padahal biasanya kalu pergi dengan dave dan tania papah nya ga oernah kawatir..
"gue juga ga tau.. tapi tadi sebelum kesini tu sebenernya dia mau cerita sesuatu gitu" kata tania.
"cerita apa"tanya dave
"yahh gue gatau lah orng dia blum crita.. dia maunya cerita kalo kita udh ngumpul.. eh ternyata sampe sini malah kita liat keadaan lo yang kaya orang gila.. dasar g****k gara2 cwe aja gila" kata tania dan langsung meninggalkan dave.. dave langsung mengejar tania.
"kerumah desi yuk.. penasaran nihh gue" dave membujuk tania
"lu kan masih kerja dave.. lagian besok juga ketemu dikampus atau nnti kita vc aja kan bisa" kata tania
"dihh males ah tan.. ayok sekarang aja sumpah gie penasarann" bujuk dave... tania memberhentikan langkah nya dan menatap dave.
" oke kita kesana.. tapi lo jangan aneh2 ya dave"
"siap" kata dave
"ayo" mereka langsung pergi meniggal kan kantor menuju rumah desi
vano sudah pulang dari kantor dan sudah mengantarkan tasya pulang..
"mah pah. vano pulang" teriak vano.. dan yang muncul malah adik nya
"kakak udah pulang.. buruan mandi trus siap2 kak kita udah mau berangkat.. cpet kak.."
"iya2 bawel bngt kmu nit" jawab vano langdung pergi menuju kamar ny dan langsung mandi..
setelah selesai mandi dia langsung bersiap2 menuju ruang kluarga diasana sudah ada mamah papah dan adik nya berkumpul..
vano duduk tapi belum sampai dia mendudukang bokong nya papah nya langsung mengajak mereka semua berangkat. akhirnya mereka berangkat menuju kekediaman hermawan calon mertuanya itu..
dirumah hermawan desi sudah cantik sekali dengan make up yang tidak terlalu mencolok dia masih di kamar nya ketika dia sedang bersantai tiba2 kMr ny diketuk..
toktoktok!!
desi membuka pintu kamar dan betapa kagetnya dia melihat siapa yg dtng!
maaf ya klo ceritanya mungkin kurang baguss karna ini masih karya pertama authorr..
nama author:wulanπππ
__ADS_1
selamt membaca semoga suka yaππ