Dijodohkan Dengan CEO

Dijodohkan Dengan CEO
Bab 13


__ADS_3

" Hahaha emang dasar tuh yah si Bos sukanya marah-marah doang" ucap Ghea dan padahal teman-temannya sudah memberikan kode untuk diam


"Siapa yang kamu bilang sukanya marah-marah doang?" tanya Arya yang ada di belakang Ghea


Ghea terkejut dan matanya melotot yang tiba-tiba sudah ada Arya dibelakangnya. Posisi Ghea kini berhadap-hadapan dengan Arya yang melipat kedua tangannya dan menatap tajam ke Ghea


"Emmmm. . . gak ada pak"jawab Ghea dengan senyum-senyum


"Hebat yahh kamu. . . dikasih tugas malah gosipin saya,"ucap Arya marah


"Enggak kok pa,emang saya gisipin bapak apa?" Tanya Ghea sok polos


"Sekarang kamu ikut ke ruangan saya cepat."Ucap Arya dan langsung pergi ke ruangannya


"Aduhh gimana yah? Gue deg degan nih. Lo sih gak bilang kalo ada pa Arya di belakang gue tadi" Ucapnya dan mulai panik.


Arya menghentikan langkahnya dan menengok ke belakang melihat Ghea yang belum berjalan mengikuti Arya ke ruangannya, kemudian mata Arya melotot tajam ke Ghea


"Udah sana pak Arya liatin lo mulu tuh" ucap Citra


"iya iya gue kesana" ucap Ghea dan berjalan menyusul Arya yang sudah didepan


Kemudian Ghea berjalan mengikuti Arya menuju ruangannya.


"Aduhhh mati gue sama pak bos"Ghea hanya bisa pasrah dan berdoa semoga hukumanya tidak berat.


Dan Ghea mulai memasuki ruangan Arya dengan detak jantung yang begitu cepat


rasanya ia ingin kabur dari ruangan Arya secepatnya.


"Permisi pak" Ucap Ghea sambil menundukan kepalanya


Disitu sudah ada arya yang berdiri di depan mejanya yang melipat kedua tangannya dan menatap sinis Ghea


"Sini kamu" perintah Arya


"iya pak" jawab Ghea


Ghea berjalan ke arah Arya dengan perasaan takut. sedangkan Arya terus menatap tajam Ghea


"Bisa-bisa nya kamu yah, saya kasih tugas malah menggosipi saya, kalo kamu sudah tidak mau di beri tugas saya silahkan kamu keluar dari kantor ini." ucap Arya marah


"Maaf pak" ucap Ghea


"Maaf?saya tidak butuh maaf kamu" ucap arya


"Sekali lagi saya minta maaf pak," ucap Ghea pelan


"Saya akan maafkan kamu tapi dengan syarat bersihkan ruangan saya sebersih mungkin dan rapikan semuanya" perintah Arya


Kemudian Ghea yang mendengar perintah Arya dia langsung melototkan matanya ke Arya dan protes


"Apa pak?kan bapak punya OB pak? protes Ghea


"Di rumah gue udah capek bersihin semua ruangan masa di kantor gue harus bersih-bersih lagi,, ahhh udah kaya pembantunya gue" Batin Ghea kesal

__ADS_1


"Kenapa gak mau?!"Tanya Arya dengan sedikit bentakan


Dan Ghea protes ke Arya lgi pada saat Ghea bicara ucapanya langsung di potong oleh Arya


"Tapi pak. . saya kan dirumah u. . "ucap Ghea dan langsung diam


"Udah bersih-bersih?capek? jangan mentang-mentang kamu istri saya kamu bisa membantah perintah saya, dikantor anggap aja kita bukan suami istri" ucap arya tegas


"iya pak" jawab Ghea


"Sekali lagi kamu protes saya akan tambahin tugas kamu" ucap arya tegas


"Baik pak" ucap Ghea


Kemudian Ghea mulai membersihkan ruangan Arya, dan merapikan berkas-berkas Arya, membersihkan dari debu-debu


"ini kenapa masih banyak debunya?" tanya Arya


"iya pak maaf" ucap Ghea


"Kamu kalo bersihin yang benar dong" bentak Arya


"Iya pak maaf" ucap Arya


"Hihhhhh apaan sih? orang udah bersih, coba kalo dia bukan bos gue udah gue lempar nih sulak ke muka dia " Batin Ghea kesal


Selesai Ghea membersihkan debu-debu, kemudian ia menyapu dan mengepel lantainya.


Arya menyuruh jessica memanggilkan Raya untuk menyerahkan laporannya.


"Halloo. . . ada yang bisa saya bantu pak?" Tanya Jessica


"Oke baik pak" ucap Jesicca


Kemudian jessica menyampaikan ke Raya dan beberapa menit kemudian Raya pun datang


TOK!TOK!TOK


"Masuk" Ucap Arya


Ghea yang sedang mengepel lantai ada saja yang keluar masuk ke ruangan Arya. alhasil hukuman Ghea tidak selesai-selesai


" Aduhhh sialan nih Bos kayaknya sengaja mau buat gue malu di depan bestii-besti gue" Batin Ghea


"Permisi pak ini laporan saya yang kemaren bapak perintah" ucap Raya sambil menyerahkan laporannya


Kemudian Arya pun mengeceknya


"Oke bagus kerja kamu,, Gini dong jadi karyawan kalo dikasih tugas langsung dikerjakan bukannya malah nge gosip. Sindir Arya dengan melirikan matanya ke Ghea


"ihhhh sialan nyindir gue lagi" Batin Ghea dan matanya melirik ke sumber suara


"Kalau gitu saya permisi dulu pak" ucap Raya


"Tunggu dulu. . .Tolong kamu panggilkan ica suruh ke ruangan saya, suruh bawa proposal dan suruh dia langsung masuk " perintah Arya

__ADS_1


Tuhhhhh kannnn. . . emang bener yah ini Bos ngerjain gue dan ini ica lagi yang dipanggil. yang ada habis ini gue di buli habis-habisan nih sama tuh bocah. Ah nyebelin banget sih Pak Arya jadi orang. Gumamnya pelan dan melirik Arya


"Baik pak, saya permisi dulu" ucap Raya


saat raya berpapasan dengan Ghea yang mengepel ia membisik pelan ke telinga Ghea, entah itu ejekan atau nyemangatin beneran


"Semangat" ucap Raya pelan


"Setelah Raya pergi Ghea harus mengepel kembali lantai bekas pijakan Raya, yang ghea lakukan berulang-ulang sampai Arya tidak memanggil orang untuk masuk saat Ghea masih mengepel.


Setelah raya pergi beberapa menit kemudian ica datang dan ia terkejut saat melihat Ghea sedang mengepel, mata ica melotot dan menahan ketawa, ketika ica melihat wajah Ghea ia menahan tawanya


" Permisi pak, ini propisal nya pak" ucap Ica sambil memberikan proposalnya ke arya


" Oke nanti saya koreksi, Kamu bisa meninggalkan ruangan saya"


"Baik pak,, saya permisi keluar"


Dan Arya hanya menganggukan kepalanya


Ghea sudah seperti OB di kantor dan seperti pembantu dirumahnya,. Wajah Ghea sudah kusut karena ulah Arya yang menghukumnya


"Pak sudah selesai semuanya, apa saya bisa kembali ke meja kerja saya?" Tanya Ghea


"Entar dulu saya liat" ucap arya dan menyusuri setiap sudut ruangannya


Kini ruangannya sangat bersih dan rapi, sama seperti dirumahnya saat di bersihkan oleh Ghea.


Karena arya orangnya sngat bersih dan rapi, tempat kerjanya bahkan rumahnya pun harus bersih dan rapi,


"Tidak salah saya menyuruh dia membersihkan ruangan saya, hingga se bersih ini." batin Arya


" Tunggu dulu. . hukuman kamu belum selesai, masih ada satu hukuman lagi untuk kamu," ucap Arya


" WHAT THE. .? Bgumam Ghea pelan sambil melototkan matanya ke arya


Rasanya tidak mungkin jika Ghea mengucapkan kata-kata kasar ke Arya jadi ia hanya menggumam pelan saja


"Hukuman apa lagi pak?" ucap Ghea pasrah


"Tolong kamu bikinkan saya kopi kaya kemaren kamu bikin" perintah Arya


"Ada lagi pak?" Tanya Ghea


"nggak" ucap Arya


"Baik pak saya permisi dulu" ucap Ghea


Kemudian Ghea pergi meninggalkan ruang kerja Arya untuk menaruh pel-pelan dan membuatkannya kopi.


.


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN YAH...


Selamat membaca🙏😍


__ADS_2