DIJODOHKAN DENGAN MOST WANTED

DIJODOHKAN DENGAN MOST WANTED
Chapter 7


__ADS_3

Mama Andrian bingung melihat anaknya mengenakan pakian rapi untuk pergi.


"Rian, kamu mau kemana? Koq rapi banget?" ucap mama menyelidik.


"Mau jalan sama calon mantu mama" ucap Andrian dengan senyumnya yang manis.


"Kamu, kamu gak sakit, kan?" ucap mama yang bingung melihat anaknya.


"Ya enggaklah ma, masa anaknya mau jalan sama calon mantu dibilang sakit" ucap Andrian


"Emangnya kamu mau jalan kemana nanti?" tanya mama


"Gak tau" ucap Andrian santai, mama hanya mengeleng-geleng dengan jawaban dari anaknya.


"Sudah dulu ma, Andrian mau pergi" ucap Andrian menyalami mama dan pergi


"Hati-hati, jaga Lia baik-baik" ucap mama mengantar Andrian sampai teras rumah, Andrian mengangguk tanda 'iya'.


Skip, saat dirumah Lia!


Tin..tin!


Tin..tin!


(Anggep ajalah suara mobil)


"Iya, sebentar" ucap mama Lia


Ceklek!


"Iya, cari siapa?" ucap mama Lia lembut.


"Halo tante, saya mau ngajak Lia jalan. Boleh gak?" ucap Andrian sambil menyalami mama Lia.


"Oooooo, boleh dong. Masuk dulu Andrian." ucap mama Lia. Andrian mengangguki dan masuk kedalam.


"Liaaa, siap-siap pakai baju bagus" ucap mama Lia didalam kamar Lia, Lia tengah bermain gadget di gawaii nya.


"Emang mau kemana maa?" ucap Lia bingung.


"Sudah, kamu siap-siap aja. Pakai baju bagus, dandan yang cantik dan eeemmm... pakai minyak wangi" ucap mama Lia sambil menghitung jari.


"Iya ma iya, emang mau kemana sih?" ucap Lia bingung.


"Sudah, kamu siap-siap aja, atau jatah jajan kamu mama potong! Mau?" ancam mama Lia.


"Iya iya ma, tapi jangan dipotong uang jajan Lia" ucap Lia cengengesan sambil mempersiapkan diri.


Mama pergi menutup pintu dan memberikan Andrian cemilan sambil menunggu Lia.


Ceklek!

__ADS_1


Tap!


Tap!


Tap!


"Maa, Lia sudah siap, emang kita mau kemana sih?" ucap Lia.


Deg!


Deg!


Andrian terpesona melihat Lia menggunakan pakaian casual tapi indah dimata Andrian.



"Eh, lo ngapain disini?!" Woii!" ucap Lia.


"Lia, jangan gitu dong, kan kamu mau jalan sama Andrian." goda mama Lia.


"Hah?! Sejak kapan?" ucap Lia.


Andrian yang tersadar dari lamunannya pun berkata...


"Jadi, tante saya sama Lia pergi dulu." ucap Andrian.


"Oke, Andrian jaga Lia baik-baik ya" ucap mama Lia.


"Ssstt....gak ada tapi-tapian, kalau kamu nolak mama bakal potong uang jajan kamu!" Ancam mama yang membuat Lia tak berkutik.


Andrian dan Lia pun pamit pergi, Andrian yang sedari tadi dimobil senyum² sedangkan Lia menatap kuar jendela.


Buk!!


Buk!!


Buk!!


"Aaaa, ampun jangan pukul saya lagi hikss...hikss...hikss..."


"ANDRIAN!! BERHENTI!!" ucap Lia mendadak.


Ckiit!


"Kenapa Lia?" Tanya Andrian


Lia yang tak mengubris ucapan Andrian dan pergi melawan para preman yang memalak seorang anak kecil.


"HEI, KALIAN!? Sok kuat banget, lawan anak kecil, kalau berani sini, lawan!" ucap Lia meremehkan.


"Heh! Boleh juga nih cewe" ucal preman A

__ADS_1


"Iya, kita bawa pulang aja yuk!" ucap preman B


"Neng cantik, main sama abang aja yok" ucap preman C menggoda.


Andrian, yang melihat Lia digoda oleh preman pun murka dan menuju tempat tersebut. Namu nihil, Andrian kalah cepat dengan Lia yang sudah menghajar para preman.


Buk!!


Buk!!


Bruk!!


Kraak!!


Begitulah perkelahian antara Lia dan para preman tersebut. Andrian terkejut karna tak menyangka Lia pandai bela diri. Ya, Lia telah menguasai berbagai macam seni bela diri yaitu silat dan tekwondo. Lia dengan sigap mengendong anak tersebut, dan lari menghampiri Andrian yang mematung, Lia menarik Andrian dan Andrian sadar dari lamunannya. Andria, Lia dan anak tersebut sudah berada didalam mobil.


"Lia kita mau kemana?" ucap Andrian.


"Sudah jalan saja, kita cari tempat makan. Sepertinya ank ini kelaparan." ucap Lia melihat anak tersebut yang duduk dipangkuan Lia sambil memeluk Lia ketakutan.


"Tapi kan kita..." ucap Andrian tapi sudah dipotong oleh jari Lia.


"Sudah, nanti aku turuti kemauan mu" ucap Lia, Andrian pun tersenyum.


Andrian, Lia dan anak tersebut sedang dalam perjalanan menuju tempat makan untuk makan malam bersama anak tersebut. Tiba-tiba...


"Hikss...hikss...hikss...kak...jangan lukai aku hikss...hikss" ucap anak tersebut.


"Tenang dek, kaka gak bakal lukain kamu koq, kamu sudah makan belum?" Tanya Lia.


"Dua hari lalu terakhir saya makan kak" ucap anak tersebut tertunduk.


Andrian dan Lia yang melihat tersebut pun iba dan mereka telah memutuskan ke mall untuk membeli pakaian untuk anak tersebut.


"Oh iya dek, nanti kita beli baju dulu terus makan, nama kamu siapa?" ucap Lia membelai rambut anak itu.


"Beneran kak?!" ucap nya yang diangguki Lia.


"N..nama aku Alan Goerge kak, orangtua aku udah meninggal akibat kebakaran dirumah kami. Aku selamat dari kejadian tersebut tanpa ada yang mengetahui, tapi orang tua aku meninggal." ucap Alan tertunduk mehingat kejadian tersebut.


Andrian dan Lia mendengar ucapan Alan merasa iba.


"Oke, kalau gitu kita jalan-jalan ya. Biar kamu gak sedih lagi, nanti kakak beliin mainan buat Alan, iyakan Andrian?" ucap Lia dengan eyes pupy nya membuat Andrian tersipu malu dan mengangguk.


"Nama kakak, kak Lia. Dia kak Andrian, jadi kita langsung jalan-jalan." ucap Lia dan dengan antusiasnya Alan menyetujuinya.


Skip, saat di mall!


Andrian, Lia dan Alan pergi berbelanja beberapa pakaian untuk Alan karna bajunya saat itu sangat kusam.


"Alan lapar gak? Kalau lapar kita makan" ucap Lia yang diangguki Alan.

__ADS_1


__ADS_2