
"Bisa gak sih, lo gak ngeliatin gue terus?" Ucap Lia kesal dan membuat teman²nya menoleh.
"Andrian, lu tumben natap cwe biasanya lo langsung buang muka, atau jangan² lu suka ya sama Lia?" Ucap Galang menggoda Andrian.
"Ya iyalah, namanya juga calon istri." ucap Andrian santai yang menarik perhatian temannya.
"Andrian, lu gak demam kan? Lu, mana yang sakit?" ucap Jibran.
"Gue mau pingsan ngeliat Andrian" ucap Dimas lebay.
"Alah, alay bat sih lo Dim Dim" ucap Daffa.
Plak!
Ada suara tamparan yang membuat semua orang dikantin menoleh melihat nya. Rupanya, itu Silsi yang sedang membully anak cupu. Lia yang geram dengan tingkah laku Silsi pun bertindak.
Plak!
Plak!
__ADS_1
Lia menampar kedua pipi Silsi hingga tersungkur dan mengeluarkan darah. Semuanya sudah tahu bahwa nanti Lia tak kan bisa lepas dari Silsi karena perilakunya terhadap Silsi.
"Lu itu udah menor, pake pelet, bully lagi, apakah ini yang dinamakan anak guru?" ucap Lia meremehkan.
"Emang kenapa? Dia gak pantes sekolah disekolah ternama ini, bisa hancur nama sekolah kita. Karna lo udah nampar gue, gue gak akan kepasin lo dan gue akan gue lepasin" ucap Silsi menunjuk anak yang di bully dan akan menampar Lia, sebelum itu tangan Silsi ditahan oleh...
"Lepas gak!" ucao Silsi
"Ku nyentuh Lia seujung jari gue bakal pastiin ku keluar dari sekilah ini!" Ancam Andrian, ya papa Andria adalah pemegang saham terbanyak di Hugh Scholl.
"Kamu koq belain dia sih bukan aku?" ucap Silsi menghempas tangan Andrian. Andrian tak pedulu dan langsung menarik Lia ke balkon sekilah yang biasanya dijadikan untuk siswa/i untuk bolos. Andrian dan Lia duduk disebuah kursi yang bermeja, memang disediakan untuk siswa/i.
"Lia! Abdrian! Astagfirullah, nanti aja ngelakuin itunya pas udah nikah." ucap Fathan. Andrian hanya berdecik kesal karna Fathan (kecuali teman Lia) mengganggu kesempatannya. Lia yang mendapat kesempatan pun mendadak lari dan pergi ke kelas.
"Ish, lu sih ngacau aja ck!" ucap Andrian kesal dan turun dari balkon.
"Aelah koq gue ditinggalin? Dasar, punya temen gak bisa ditahan banget nafsunya, hadeuh" ucap Fathan langsung menyusul Andrian.
Esoknya, disekolah saat jam pelajaran!
__ADS_1
Dimohon kepada siswi bernama Adelia Faranisa A untuk keruang guru.
Lia yang mendengar itupun langsung pergi keruang guru sedangkan Andrian tak mendengar karena fokus pada pelajaran. Saat Lia sampai diruang guru dengan muka datar sambil mendobrak pintu.
Brak!
Semua terkejut karna tingkah Lia, Lia yang melihat Silsi diruang pun tahu bahwa semua itu perbuatan Silsi. Bu Siska adalah ibu Silsi.
"KAMU INI, SUDAH MENAMPAR ANAK SAYA, MASUK DOBRAK PINTU MEMANG GAK SOPAN KAMH YA!" ucap bu Siska
"Oh" ucap Lia santai.
"Langsung ke intinya, kenapa kamu menampar anak saya? Kamu tahu saya ini guru disekolah ini, saya bisa keluarkan." ucap bu Siska sombong.
"Karena dia salah dan ibu mau ngeluarin saya? Hahahahaaa...saya yang akan mengeluarkan ANDA!" ucap Lia menekan kan kata 'anda'.
Brak!
"Ada apa ini? Kenapa ribut-ribut?" ucap .....
__ADS_1
Halo readears, apa kabar?