DIJODOHKAN DENGAN MOST WANTED

DIJODOHKAN DENGAN MOST WANTED
chapter 12


__ADS_3

Chapter 11


Cuplikan sebelumnya...


"Humm...HUWWAAAAA.........."


___________________________________________


"Humm...HUWWAAAAA.........." teriak Lia.


"Hush, diam aku masih mau tidur" ucap Rian mengeratkan pekukannya.


"Ihh...Rian lepasin gak!" Ucap Lia meronta-ronta.


"Diam atau aku cium!" Ucap Rian mengalihkan pandangannya ke muka Lia.


Kini wajah mereka hanya berjarak 5 cm. Rian mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Lia, namun...


"Aaww.....aaaww.....iya iya aku lepas iya iya" ucap Rian menringis. Kesempatannya untuk mendapat first kiss Lia telah gagal karna Lia mencubit pinggang Andrian dengan kuat.


"Rasaiin, makanya jangan niat main nyosor anak orang aja" ucap Lia cuek.


Lia beranjak dari ranjang lalu keluar untuk mengambil pakaian cadangannya.


"Mah, Alan mana" ucap Lia.


"Dia lagi pakai baju, gak tau deh koq lama banget. Coba kamu cek dan baju kamu ada sama dia" ucap mama sambil mepersiapkan bahan makanan.


"Oke ma" ucap Lia.


Lia kekamar yang sudah diberitahu mama dimana Alan berada.


Cekleek...


"Alan, kakak mau ambil baju" ucap Lia mebuka pintu.


"Ya allah, kirain udh pakai baju" ucap Lia menggeleng kepala.


Alan kesulitan mengunakan kemeja mini.


"Hehe" ucap Alan denga cengengesan sambil menunjukkan deretan giginya.


"Sini kakak bantuin!" Ucap Lia


Lia langsung mengancingkan baju Alan layaknya seorang ibu yang memakaikan bauju anaknya.


"Oke sudah, eh baju kakak mana?" Tanya Lia.


"Disitu" jawab Alan sambil menunjukkan tas berisi pakaian dengan jari telunjuknya.


Lia hanya mengangguk pelan lalu mengambil pakaiannya. Dikarenakan pembalutnya ada dikamar Ria, ia kembali kekamar Rian untuk mengambil pembalut.


Bukan Lia namanya kalau dia tidak malas, ia sebenarnya malu untuk mandi dikamar Rian tapi karna pembalutnya disana dan ia tidak mau bolak-balik jadi dia memutuskan untuk mandi dikamar Rian.


Yah begitulah, kemalasan Lia melebihi rasa malunya.

__ADS_1


15 menit kemudian...


Lia sudah selesai dengan ritual mandinya dan kini giliran Rian untuk mandi.


Skiip...


Jam 17.00!


Semua telah melaksanakan sholat maghrib dan isya terkecuali Lia.


Sekarang Mama Rian tengah menyiapkan makanan dan dibantu oleh Lia.


(Bi Lasminya disuruh istirahat)


Skiip, saat makan...


Semuanya telah berkumpul dimeja makan.


"Mah, tumben masak banyak?" Tanya Rian duduk di kursi.


"Iyalah, kan ada mantu" ucap mama dengan PDnya.


"Yeee, sekali sama anaknya, palingan dimasakin telur ceplok doang. Sekali mantunya, masak aja banyak" ucap Rian sambil memanyun-manyunkan bibirnya yang mebuat Lia gemez ingin mencubit pipinya lantaran saat cemberut Rian malah jadi imut.


Tapi, Lia hafal dengan kondisi saat itu. Dia akan malu bila melakukannya.


"Sudah sudah, ayo kita makan" ucap Papa Rian melerai.


Kini semuanya sedang makan malam. Tidak ada suara yang keluar saat makan. Mereka lebih nyaman makan tanpa bicara karna inhin menikmati makanan.


"Rian, kamu anterin Lia pulang gih!" Perintah mama.


"Oke ma, Rian siap² dulu" ucap Rian.


Dalam lubuk hati ia sedih karna Lia akan pulang. Tapi, dia tahu kalau nantinya ia dan Lia akan tinggal bersama. Tapi yg membuatnya sedih adalah menunggu waktu.


"Oke, ayo!" Ucap Rian.


Lia hanya mengagguk kecil.


Saat dijalan, Alan ingin dipangku Lia. Mungkin karna kelelahan ia ingin bersadar pada orang. Tak lama kemuadian Alan tertidur di pangkuan Lia dengan dia menghadap Lia. Atomatis yang menjadi batalnya adalah dada Lia.


Rian yang melihat hal tersebut pun hanya bisa menangis didalam hati. Karna ia sudah didahului oleh anak kecil.


Saat itu Lia tak keberatan. Yah, dia berpikir Alan hanya anak kecil jadi dia it's okay aja.


"Kenapa gue didahului sama anak kecil hikss...hikss...hikss" batin Rian menangis.


Brak!


Lia menutup pintu mobil, sebelumnnya ia sengaja membuka jendele mobil.


"Thanks ya" ucap Lia dari luar lewat jendela yg ia buka.


"Iya iya" balas Rian

__ADS_1


Lia pun berbalik memasuki rumahnya dengan menggendong Alan. Sebelum ia menutup pintu, ia sempat melambai sekilas pada Andrian.


"Ukh...ginjal ku tertusuk, kenapa dia selalu manis sekali?!" Ucap Rian didalam mobil.


Rian pun melajukan mobilnya menjauh dari rumah Lia.


Lia mengintip mobil Rian yang sudah mulai menjauh dari rumahnya.


"Udah, besok juga ketemu disekolah" ucap mama Lia mengaduk minumannya.


"Apaan sih ma" ucap Lia pipinya memerah sedikit.


"Kamunya, besok kan ketemu. Gak usah kangen gitu" ucap mama santai menyeruput minuman


"Udah lah ma, Lia cape' mau tidur" ucap Lia.


"Eh, tunggu besok..." belum sempat mama bicara Lia sudah memotong.


"Bla..bla...blaa..." ucap Lia lalu menutup pintu kamarnya.


"Dasar, ya udah. Besok juga tau" ucap mama.


Dikamar Lia!


"Huft...cape' nya" ucap Lia merebahkan badannya dikasur.


Lia pun beranjak dan membersihkan tubuhnya dikamar mandi, Lalu tidur.


Lia pun tertidur dengan pulasnya.


Pagiinya...


"Hoaam..." Lia terbangun dari mimpi indahnya dn bersiap untuk sekolah.


"Eh, tumben. Koq gue bangun pagi ya? Biasanya mama yang bangunin, au ah." Barin Lia dikamar mandi.


Lia keluar dari kamar mandi dan mengeringkan rambutnya lalu berpakaian.


"Lia!! Turun, sarapa" teriak mama dari bawah.


"Iya ma" balas Lia sambil turun.


"Eyyou curut, apa kabar"


Mata Lia terbelak.


"Huwaaa...kapan pulangnya? Lia kangen tau" ucap Lia memeluk...


Nama ig : @joyaangelista nnti thor follback


Kirim pesan : "anak manga"


Follow manga aku, caranya gimana? Caranya klik profil di novel, lalu klik mengikuti & klik nama 'Joya Falencia Angelista'.


Para readears ;) maaf kalau jarang update soalnya authornya banyak tugas. Nuhun ya'. Author minta dukungan dari kalian semua kalau ad alur yg jelek kasih tau thor, kalau ad yg kurang menarik, nnti thor ubah jdi bagus dan semampu author. Maklumlah, author itu manusia biasa. Jangan lupa like dan vote sebanyak mungkin.

__ADS_1


Bye bye (@_@) ;)P


__ADS_2